Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Implementasi Pembelajaran yang Akomodatif Bagi Peserta Didik: Dampak Implementasi Inklusi di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Pendidikan inklusif telah menjadi fokus utama dalam pengembangan sistem pendidikan modern, mengedepankan kesetaraan dan inklusivitas bagi semua peserta didik. Penelitian ini mengkaji implementasi praktik inklusif di Sekolah Dasar, dengan fokus pada bagaimana praktik ini menciptakan lingkungan belajar yang menerima bagi semua siswa. Studi ini menganalisis dampak praktik inklusif terhadap prestasi akademik, perkembangan sosial dan emosional siswa, sikap guru, dan peran serta lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi praktik inklusif memberikan dampak positif yang signifikan terhadap  peningkatan prestasi akademik, perkembangan sosial dan emosional siswa, serta perubahan sikap guru.  Penggunaan  strategi  pembelajaran  yang  berpusat  pada  siswa,  seperti  penggunaan  media  visual,  penyesuaian  kurikulum,  dan  pendekatan  individual,  telah  membantu  siswa  dengan  kebutuhan  khusus  untuk  berkembang  secara  optimal.  Lingkungan  belajar  yang  inklusif  juga  menumbuhkan  rasa  percaya  diri,  meningkatkan  interaksi  sosial,  dan  mengembangkan  keterampilan  sosial  siswa.  Meskipun  menghadapi  berbagai  tantangan,  seperti  keterbatasan  sumber  daya  dan  resistensi  dari  guru  dan  orang  tua,  sekolah  berhasil  mengatasi  hambatan  tersebut  melalui  kolaborasi  yang  baik  antara  berbagai  pihak

    Penerapan Neuro Linguistic Programming dalam Meningkatkan Motivasi Siswa: Tinjauan Pustaka Sistematis

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan Neuro Linguistic Programming (NLP) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. NLP, sebagai pendekatan yang memfokuskan pada hubungan antara pikiran, bahasa, dan perilaku, menawarkan teknik-teknik yang dapat mengubah pola pikir dan perilaku siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review. Penelitian dilakukan dengan menganalisis 11 artikel terkait penerapan NLP terhadap Motivasi siswa dengan database elektronik Google Scholar, scopus, Garuda, dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan kajian bahwa siswa yang menerima intervensi NLP mengalami peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar, ditandai dengan peningkatan minat, semangat, dan kepercayaan diri dalam belajar. Temuan ini menunjukan bahwa kajian-kajian mengenai penerapan NLP dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan motivasi siswa melalui teknik yang digunakan pada NLP yaitu diantaranya reframing, anchoring, rapport, criteria, cause and effect, complex equivalence, presuppositions, pacing current experience, neuro logical level dan mirroring

    Parenting Device Management in Developing Parental Educational Awareness

    Get PDF
    This study aims to obtain parental insight data on the management of gadgets through parenting carried out in the Anak Bangsa Kindergarten and to awaken parents’ education consciousness. The research uses Mixed Methods with an Explanatory Design. Starting from the quantitative method first in full both at the stage of data collection, data analysis and results, and then entering the mixed method, where the quantitative results of 14 respondents are needed for clarification in selecting participants or research subjects as many as 3 people. Enter the qualitative method, namely by collecting data, analyzing data, and results. Interpretation emphasizes quantitative results where qualitative results serve to explain and elaborate quantitative results. The results of the study show that the majority of parents of Anak Bangsa Kindergarten students are very familiar with the principles of education (44%), very well understood with the positives and negatives of gadget use (43%), very well understood with the concept of gadget management (81%), and very well understood with the application of gadget management (86%). Qualitatively, through in-depth interviews, it shows that they have a good understanding of parenting and gadget management and have implemented effective strategies and solutions from what they understand: understand the three domains of education; understand the positive and negative sides of gadget use; understand the concept of gadget management, and; understand in implementing gadget management. The study found that the consistency of understanding and actions of gadget management is paradoxical with the results of previous research, namely the inconsistency of parental understanding obtained from parenting the use of gadgets with their daily application. The conclusion of this research narrows down to one novelty, namely the idea that a combination of three sciences (psychology, sociology, pedagogy) is needed to become a frame in gadget management and to observe further and delve deeper into the phenomenon of consistency and inconsistency of parenting in gadget management

    Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Langkah Polya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan langkah Polya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon yang berjumlah 19 orang. Instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa kelas VIII-C SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon yang memiliki kemampuan tinggi sebanyak 31,5%, kemampuan sedang 31,5%, dan kemampuan rendah 37%; (2) subjek berkemampuan tinggi mampu menguasai 4 langkah Polya untuk 3 soal cerita, yaitu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah, dan memeriksa kembali serta menarik kesimpulan; (3) subjek berkemampuan sedang mampu menguasai 4 langkah Polya pada soal nomor 1 dan 2, sedangkan pada soal nomor 3 subjek hanya mampu menguasai 2 langkah Polya pertama; (4) subjek berkemampuan rendah hanya mampu menguasai 4 langkah Polya pada soal nomor 1, sedangkan untuk soal nomor 2 dan 3 subjek tidak mampu menguasai langkah Polya dikarenakan tidak menjawab soal yang diberikan

    Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Android dan Kompetensi Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Menengah Pertama

    Get PDF
    Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa bahan ajar yang berbasis digital dan memiliki muatan kompetensi abad XXI pada materi teks deskripsi kelas IX. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Four-D (4-D) sebagai dasar pengembangan yang terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) define, (2) design, (3) develop, dan (4) disseminate. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini meliputi satu ahli materi, satu ahli media pembelajaran,  10 peserta didik kelas  IX SMPIT Nurul Ilmin sebagai uji coba kelompok besar pengguna (user), 3 peserta didik kelas  IX SMPIT Nurul Ilmin sebagai uji coba kelompok kecim pengguna (user), dan 1 praktisi yaitu guru bahasa Indonesia kelas IXA SMPIT Nurul Ilmi. Jenis data yang diperoleh adalah data kuantitatif berupa skor angket validasi produk dan data kualitatif berupa komentar dan saran pada angket validasi produk. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini berupa bahan ajar berbasis digital dan kompetensi abad XXI pada materi teks deskripsi kelasIX yang divalidasi oleh validator ahli dan praktisi serta respon peserta didik dengan tujuan untuk mengetahui kevalidan dan kemenarikan produk yang dihasilkan. Menurut penilaiaan ahli materi, ahli media, produk bahan ajar memperoleh rata-rata 4,5 Sedangkan dengan kategori sangat valid, dan hasil uji coba produk yang dilakukan kepada 10 peserta didik kelompok besar dan 3 peserta didik kelompok kecil siswa kelas IX SMPIT Nurul Ilmi dan 1 praktisi yaitu guru bahasa Indonesia kelas IX SMPIT Nurul Ilmi didapatkan rata-rata 4,24 dengan kategori sangat menarik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis digital dan kompetensi abad XXI pada materi teks deskripsi kelas IX dinyatakan valid dan menarik serta dapat digunakan dalam pembelajaran

    Strategi Sekolah dalam Mengantisipasi Perundungan Melalui Program Keagamaan

    Get PDF
    Maraknya kasus perundungan yang terjadi di berbagai kalangan, tidak terkecuali di lingkungan pendidikan, menjadi isu yang harus disikapi secara serius. Lingkungan pendidikan seharusnya menjadi tempat yang bebas akan kasus kekerasan dan menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menuntut ilmu. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskrisikan upaya untuk mengantisipasi praktik perundungan di lingkungan sekolah melalui kegiatan keagamaan yang dilakukan di Sekolah Dasar. Secara khusus penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) Rancangan program keagamaan, (2) Implementasi program keagamaan, (3) Peran pembelajaran PAI, (4) Hasil dari pelaksanaan program keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan melibatkan kepala Sekolah, siswa kelas 4, 5 dan 6, guru PAI, dan seluruh guru SD Negeri 1 Sedongkidul. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil dari  penelitian ini menunjukkan bahawa melalui kegiatan keagamaan seperti pembiasaan membaca surat pendek, asmaul husna, selawat dan silsilah Nabi serta nasihat-nasihat yang diberikan setiap pagi dapat memperkuat sikap postif siswa. Selain itu, penyuluhan dari kepolisian dapat mendorong siswa untuk berperilaku baik. Pembelajaran PAI juga memiliki peranan penting dalam menekan siswa untuk berperilaku dan memiliki akhlak yang baik. Melalui jurnal catatan amal saleh siswa dapat merefleksikan perilaku sehari-harinya sehingga dapat menciprakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis di lingkungan sekolah

    Pandangan Guru Terhadap Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran: Studi Deskriptif pada beberapa SMA di Kota Kupang

    No full text
    Pendidikan memiliki peran penting dalam pembangunan suatu bangsa. Pendidikan harus mampu mengakomodasi kebutuhan insan pembelajar agar mempunyai kesiapan dalam menghadapi perubahan zaman. Penanaman nilai-nilai kearifan lokal pada proses pembelajaran di sekolah khususnya dalam pembelajaran sosiologi, dianggap dapat membendung degradasi moral dan dapat mewujudkan manusia Indonesia yang berkarakter dan berdaya saing tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep kearifan lokal berdasarkan perspektif guru sosiologi dan mendskripsikan strategi integrasi kearifan lokal yang dilakukan oleh guru sosiologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah guru sosiologi pada 6 SMA di Kota Kupang. tertentu. Metode pengumpulan pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data mengkuti langkah-langkah yang dikemukakan oleh Milles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa guru sosiologi memahami konsep kearifan lokal denagn baik dan benar. Perspektif yang benar dan pemahaman konsep yang tepat akan mampu memberikan arah dalam melakukan integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran dengan lebih baik. Adapun strategi integrasi kearifan lokal yang dilakukan oleh guru sosiologi diantaranya melalui pembelajaran tatap muka pemaparan materi kearifan lokal, integrasi dalam kegiatan P5, integrasi melalui kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan nilai-nilai budaya dilingkungan sekolah

    Implementasi Kurikulum Merdeka: Analisis Dampak Terhadap Kualitas Pendidikan Pada Pendidikan Menengah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di jenjang pendidikan menengah, khususnya di MTs N 1 Bandung, serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran dan menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mendalami implementasi Kurikulum Merdeka di MTs N 1 Bandung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Validitas hasil diperkuat melalui teknik triangulasi dan proses analisis yang dilakukan secara iteratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan berhasil meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi, serta memperkuat karakter siswa sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Meskipun implementasi Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, beban administratif yang tinggi bagi guru, dan resistensi terhadap perubahan kurikulum. Untuk mengatasi kendala ini, diperlukan dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan pengembangan infrastruktur pendidikan. Dengan evaluasi yang konsisten dan sinergi antara pemangku kepentingan, Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara nasional

    Students’ Attitudes and Behavioral Intentions in Using Moodle for German Language Learning: A TAM-Based Study

    Get PDF
    This study aims to examine how how students in the German Language Education Program at Universitas Pendidikan Indonesia perceive and intend to use Moodle as a learning platform. A quantitative approach was employed, utilizing a survey based on the Technology Acceptance Model (TAM) to assess students' attitudes and behavioral intentions toward Moodle. The questionnaire assessed students' attitudes and behavioral intentions using a 4-point Likert scale, and the data were analyzed using Spearman's rho correlation. The findings revealed that students showed a generally positive attitude towards Moodle, with an average score of 3.62, indicating their recognition of the platform’s utility and its potential to engage them in the learning process. Moodle features such as discussion forums, quizzes, and multimedia materials were identified as key contributors to enhancing the learning experience. Moreover, students demonstrated strong behavioral intentions to continue using Moodle, with an average score of 3.57. Spearman’s rho analysis revealed a significant positive correlation between students’ attitudes and their behavioral intentions (r = 0.679). These findings support the TAM assumption that individuals' attitudes significantly influence their willingness to adopt technology. While this study is limited to the German Language Education Program, the results offer valuable insights for optimizing technology-based learning platforms. Further qualitative research is suggested to gain deeper insights into students’ learning experiences with Moodle

    Periodisasi Kebijakan Kurikulum Pendidikan Agama Islam

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji periodisasi kebijakan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia dari masa kemerdekaan hingga era digital kontemporer. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini menganalisis dinamika perkembangan kurikulum PAI yang mencerminkan perubahan sosial, politik, dan budaya bangsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kurikulum PAI telah bertransformasi dari pendekatan normatif-doktriner menjadi lebih kontekstual, integratif, dan berorientasi pada kompetensi. Dimulai dari perjuangan pengakuan pada masa awal kemerdekaan, penguatan posisi pada era Orde Lama dan Orde Baru, hingga diversifikasi dan personalisasi pembelajaran di era Reformasi dan digitalisasi. Tantangan utama dalam implementasi kurikulum PAI meliputi kesenjangan literasi digital, pengaruh konten negatif, dan kesiapan tenaga pendidik dalam mengadaptasi teknologi pembelajaran. Sementara itu, integrasi teknologi membuka peluang pengembangan pembelajaran PAI yang lebih interaktif dan personalisasi. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman komprehensif tentang evolusi kebijakan kurikulum PAI dan menawarkan kerangka konseptual untuk pengembangan pendidikan agama yang adaptif dengan tuntutan zaman sambil tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman yang esensial

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇