Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Integrasi Sound Design dalam Kurikulum Musik: Studi Kualitatif di Universitas Pendidikan Indonesia

    No full text
    Perkembangan industri musik digital menuntut pendidikan musik untuk beradaptasi, khususnya dalam aspek teknologi seperti sound design untuk live performance. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model kurikulum sound designyang relevan dengan kebutuhan industri di Program Studi Musik, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang ada masih dominan berfokus pada teori musik dan instrumen tradisional, sementara pembelajaran terkait teknologi musik modern belum diakomodasi secara optimal. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas laboratorium yang mendukung praktik sound design, kurangnya alokasi waktu dalam struktur mata kuliah, serta minimnya pendekatan berbasis praktik dalam pembelajaran. Mahasiswa menyatakan kebutuhan akan pembelajaran yang lebih aplikatif dan berorientasi industri, termasuk penguasaan perangkat lunak digital audio dan perangkat keras yang umum digunakan dalam pertunjukan musik modern. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis praktik, peningkatan fasilitas laboratorium, serta integrasi sound design sebagai bagian dari kompetensi inti dalam pendidikan musik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pembaruan kurikulum musik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri musik digital masa kini

    An Evaluation Study on the Transparency of Secondary Education Financing Based on the Discrepancy Model (Provus)

    No full text
    This study aims to evaluate the transparency of educational financing at SMPN 203 Jakarta by focusing on information availability, public involvement, accessibility, financial reporting, internal monitoring, and external auditing, using the Discrepancy Evaluation Model (Provus). A qualitative research approach was employed, involving 15 purposively selected participants comprising internal school stakeholders and external auditors. The findings reveal that the availability of financial information remains limited to offline formats, lacking support from digital platforms. Public involvement is primarily consultative, with restricted participation from the school committee and class coordinators. Information accessibility is suboptimal due to the absence of a digital information system. Financial reporting complies with existing regulations, internal monitoring is conducted by a designated team through regular inspections, and external audits are effectively carried out by the Regional Education Office II of East Jakarta and the Education Department. The implications of this study underscore the need to develop a digital information system and enhance public participation to bridge the transparency gaps identified. Furthermore, it emphasizes the importance of strengthening accountable and sustainable financial governance in education. These findings offer significant contributions to the theoretical and practical development of educational financing transparency in secondary schools

    Pengaruh Penggunaan Media Blog Terhadap Kemandirian Belajar dan Kreativitas Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media blog terhadap kemandirian belajar dan kreativitas siswa  di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dengan pendekatan kuantitatif dan desain eksperimen semu (quasi-experimental), penelitian ini membandingkan dua kelompok: satu yang menggunakan blog sebagai media pembelajaran dan satu lagi yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, masing-masing dengan 19 siswa, yang diberi pretest dan posttest untuk mengukur kemandirian belajar dan kreativitas sebelum dan setelah perlakuan. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji t-test digunakan untuk menganalisis perbedaan hasil antara pretest dan posttest pada kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan blog mengalami peningkatan signifikan dalam kedua variabel tersebut, dengan p-value 0.0001 untuk kemandirian belajar dan kreativitas. Sebaliknya, kelompok kontrol  secara statistik perubahan yang tidak signifikan karena melebihi alpha 0.05, dengan p-value 0.05 untuk kemandirian belajar dan 0.08 untuk kreativitas. Temuan ini menunjukkan bahwa media blog dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar dan kreativitas siswa, yang sangat penting dalam mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja. Penelitian ini menyarankan agar blog digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat memperkaya pengalaman belajar siswa di SMK

    Keefektifan Puzzle Accounting Game dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Siswa SMK pada Mata Pelajaran Akuntansi

    No full text
    Tantangan pengembangan Higher Order Thinking (HOT) siswa SMK pada era Society 5.0 masih tinggi, ditandai dengan 85% guru yang mengalami kesulitan dalam menciptakan media pembelajaran akuntansi yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan puzzle accounting game sebagai media inovatif untuk meningkatkan HOT pada pembelajaran akuntansi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif ex post facto dengan sampel 140 siswa AKL SMK Negeri 1 Nglegok yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert 1–4 yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha 0,702 untuk media dan 0,758 untuk HOT). Analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 12,872 + 0,575X, dengan nilai R² = 0,182 yang menunjukkan bahwa puzzle accounting game menjelaskan 18,2% varians peningkatan HOT. Koefisien beta terstandarisasi 0,427 menegaskan kontribusi pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap kemampuan analisis (C4) dan evaluasi (C5) siswa. Hasil ini membuktikan bahwa puzzle accounting game efektif digunakan sebagai media pembelajaran yang mampu mengembangkan HOT dan menciptakan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa vokasi. Temuan penelitian memberikan implikasi penting bagi pengembangan media berbasis game based learning sebagai strategi untuk menjawab tuntutan Kurikulum Merdeka dan kebutuhan keterampilan abad ke-21

    Design and Validation of Context-Based Perpuz Learning Media to Support Periodic Table Learning

    No full text
    Chemistry learning at the senior high school level tends to prioritize the mastery of theoretical concepts, often neglecting the practical application of chemistry in real-world contexts. This condition is reflected in the use of learning media that do not fully integrate theory with relevant real-world examples. Based on this urgency, this study aims to develop and validate context-based Perpuz learning media to support learning of the periodic table. This study employs the Research and Development (R&D) method, utilizing a development model that is limited to only three main stages of the 4D development model: define, design, and develop, without incorporating the disseminate stage. The data collection instruments used are validation sheets, product assessments, and student questionnaires. The validation results show that the learning media is declared to be highly valid because it has met the criteria and feasibility in various aspects, including: content, context, presentation, appearance, typography, media organization, language, and communication. The assessment by chemistry teacher reviewers has shown that the media obtained an overall score of 91%, indicating that it has been verified by learning practitioners and deemed feasible and practical for supporting the periodic table learning process. The results of the student response questionnaire suggest that the media aligns with student needs and has a high degree of uniqueness and appeal, as evidenced by an ideal percentage of 92%, characterized by high student enthusiasm during the learning process. Thus, this study has successfully developed innovative Periodic Puzzle learning media to support the learning process of the periodic table

    Model Pembudayaan Karakter Religius dan Etika Melalui Program Pesantren di Sekolah Menengah Pertama

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai respons terhadap krisis moral dan degradasi nilai di kalangan pelajar. Program pesantren siswa dipandang sebagai strategi efektif untuk mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pembinaan spiritual di sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembudayaan karakter religius dan etika dalam program pesantren siswa di SMP Muhammadiyah 1 Gatak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi, melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, dengan validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembudayaan karakter religius dan etika dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: (1) perencanaan program yang bersifat partisipatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, pembina, dan orang tua serta berorientasi pada visi sekolah dan indikator karakter Islami; (2) pelaksanaan program melalui kegiatan ibadah, tahfidz, kajian keislaman, pembiasaan etika, dan keteladanan guru yang mendukung internalisasi nilai religius dan etika siswa; serta (3) pengendalian program melalui evaluasi rutin, monitoring perilaku, dan pemberian umpan balik dari guru dan orang tua. Secara keseluruhan, program pesantren siswa terbukti efektif dalam membentuk karakter religius dan etika peserta didik melalui penanaman kesadaran beribadah, kedisiplinan, tanggung jawab sosial, dan sikap sopan santun

    Pengembangan Media Video Pembelajaran Praktik Dessert Pineapple Flambe Bagi Siswa Program Keahlian Kuliner SMK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan media video pembelajaran praktik pembuatan Pineapple Flambé bagi siswa kelas XI Program Keahlian Kuliner di SMKN 3 Blitar. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket, dengan analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menggambarkan tingkat kelayakan dan efektivitas media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media video pembelajaran memperoleh nilai rata-rata dari ahli materi sebesar 94%, ahli media 93%, dan ahli bahasa 96%, seluruhnya termasuk kategori “sangat layak.” Uji coba terbatas pada 10 siswa menghasilkan skor rata-rata 95,00%, sedangkan uji coba lapangan pada 35 siswa meningkat menjadi 95,83%. Hasil ini menunjukkan bahwa video pembelajaran dinilai menarik, mudah dipahami, dan membantu siswa dalam memahami langkah-langkah pembuatan Pineapple Flambé secara visual dan mandiri. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, media video pembelajaran dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai media alternatif dalam pembelajaran praktik kuliner di sekolah kejuruan. Disarankan agar guru memanfaatkan video ini sebagai pendukung pembelajaran praktik, dan sekolah mengembangkan media serupa untuk kompetensi kuliner lainnya

    Fresh Voices on Extensive Reading: A Narrative Study of Indonesian University Students

    No full text
    Extensive reading (ER) is an instructional approach to reading pedagogy that helps to encourage students to engage in a large amount of reading without being burdened by the concept of being assessed. The purpose of this study is to investigate university-level students’ perceptions of how the implementation of extensive reading inside their classroom and their suggestions about the implementation of extensive reading inside their classroom. Qualitative research was used as the design of this study, consisting of 3 freshman students of one University in Malang, East Java, Indonesia, as the participants. The research data was collected through interviews of those students, and the interview was recorded and transcribed by the researcher. The data was analyzed using narrative analysis based on the data collected from the interview conducted before. The analyses revealed that students’ perceptions towards the implementation of extensive reading are mostly positive, and students suggested that the task should be changed or removed. The study provides implications for the lecturer to carefully implement extensive reading as an approach to help students learn to read and build their reading habits. The lecturers should also sufficiently analyze and implement the characteristics of extensive reading in order to fully optimize the implementation of extensive reading in the classroom

    Kelayakan Instrumen Tes Tata Boga bagi Guru Kejuruan: Analisis Validitas dan Reliabilitas

    No full text
    Instrumen penilaian memiliki peran penting dalam pendidikan kejuruan, khususnya bidang tata boga yang menuntut penguasaan teori dan praktik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan instrumen tes tata boga yang digunakan dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bidang kuliner. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 75 peserta PPG. Analisis dilakukan terhadap validitas butir, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, serta efektivitas distraktor menggunakan uji korelasi Pearson dan Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% dari 63 butir soal memenuhi kriteria valid dengan nilai validitas berkisar 0,20–0,62, dan reliabilitas instrumen tinggi (α = 0,84). Tingkat kesukaran berada pada kategori mudah–sedang, sedangkan daya beda rata-rata 0,42 menunjukkan kemampuan instrumen dalam membedakan peserta berkemampuan tinggi dan rendah. Sebagian besar distraktor berfungsi baik, meskipun masih ditemukan butir yang memerlukan revisi, terutama pada aspek pengecoh yang tidak bekerja optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen tes tata boga layak digunakan sebagai alat evaluasi kompetensi guru kejuruan, meskipun penyempurnaan tetap diperlukan untuk meningkatkan ketepatan pengukuran. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih valid dan reliabel dalam pendidikan kejuruan serta menjadi acuan bagi lembaga PPG dalam meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran

    The Effectiveness of Task-Based Language Teaching in Improving High School Students' English Listening and Speaking Skills: A Mixed Method Study

    No full text
    This study investigates the effectiveness of Task-Based Language Teaching (TBLT) in enhancing the listening and speaking skills of senior high school students in Indonesia. In this context, the development of communicative competence continues to face ongoing challenges. To comprehensively evaluate the impact of TBLT, the study employed a sequential mixed-methods explanatory design. The quantitative phase employed a quasi-experimental pre-test/post-test design with 77 students from three private schools, while the qualitative phase utilized interviews to deepen the Understanding. Quantitative results indicated that TBLT significantly improved listening (W = 461.5, p < .001) and speaking (W = 11.0, p < .001). However, the impact on speaking was statistically much stronger and consistent across school contexts. Thematic qualitative findings revealed that TBLT's effectiveness was strongly mediated by its ability to create a positive affective-motivational core; students and teachers reported increased enjoyment, confidence, and engagement as key factors for pedagogical success. It is concluded that TBLT is a highly effective approach, especially for productive skills. However, its success is context-dependent and strongly mediated by its ability to construct a psychologically supportive learning environment, underscoring the importance of careful pedagogical scaffolding

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇