Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
1371 research outputs found
Sort by
Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal: Studi di SMA Islam Progresif Daarussalam
Pencapaian keberhasilan tujuan nasional pendidikan dapat ditandai dengan implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan, baik secara internal maupun eksternal, di suatu lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan sistem penjaminan mutu internal dan eksternal di SMA Islam Progresif Daarussalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait sistem penjaminan mutu di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil riset mini yang dilakukan, SMA Islam Progresif Daarussalam telah menerapkan sistem penjaminan mutu internal dan eksternal. Mutu internal di sekolah ini ditandai dengan adanya Surat Keputusan (SK) tentang penjaminan mutu internal, yang kemudian diimplementasikan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan program penjaminan mutu, pelaksanaan evaluasi mutu, serta penguatan kompetensi guru dan karyawan. Sementara itu, mutu eksternal dijalankan berdasarkan proses akreditasi yang dilakukan oleh BAN-PDM. Namun, hingga saat ini, hasil akreditasi tersebut belum diterbitkan oleh badan terkait. Selain itu, penjaminan mutu eksternal juga dilakukan melalui umpan balik dari orang tua siswa terhadap kualitas pendidikan di SMA Islam Progresif Daarussalam
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Studi Deskriptif di Sekolah Menengah Atas
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji secara mendalam mengenai bagaimana rangkaian konsep strategi yang diterapkan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memberikan penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Studi kasus berawal dari ditemukan fenomena peserta didik yang kurang mengamalkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila terutama pada dimensi pertama yang berkaitan dengan akhlak ditandai dengan penurunan kualitas akhlak peserta didik terutama akhlak terhadap Guru dan sesama teman serta menurunnya semangat dan minat belajar peserta didik dan juga mengalami kejenuhan pada peserta didik saat mengikuti pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Guru PAI, dan informan meliputi Wakakurikulum dan peserta didik kelas X. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh Guru PAI dalam penguatan profil pelajar Pancasila, yaitu melalui upaya pembiasaan shalat Dhuha, shalat Dzuhur berjamaah dan membaca Al-Qur’an one day one surah. Saat pembelajaran Guru PAI berperan aktif berinteraksi dengan peserta didik dan melakukan upaya mengelola kelas dalam mempersiapkan lingkungan belajar dan peserta didik dengan kondusif. Kemudian memadukan penggunaan metode yang bervariasi antara metode pendidikan akhlak dan metode mengajar saat pembelajaran, dan juga dengan memadukannya dengan penggunaan multmedia dan sumber belajar yang bervariasi
Heutagogi: Korelasi Pemahaman Konsep IPAS Rangkaian Listrik Sederhana terhadap Prosedural di Sekolah Dasar
Penerapan heutagogi, pembelajaran sains tidak lagi sekadar menyerap pengetahuan yang diajarkan oleh guru. Sebaliknya, siswa diharapkan dapat merancang jalur pembelajaran sendiri, dengan dukungan teknologi pendidikan dalam mengakses informasi secara mandiri. Namun banyak siswa mengalami misskonsepsi terkait mata pelajaran IPAS dengan materi khusus rangkaian listrik sederhana, yang terkesan mudah namun banyak yang tidak memahami karena berbagai faktor, seperti dasar pemahaman konsep yang kurang. Melalui penelitian ini, diharapkan mampu membuka wawasan baru terkait pemahaman konsep secara matang akan membantu proses kinerja prosedural secara konkrit. Artikel ini menggunakan (SLR) Tinjauan Literatur Sistematis, dengan prosedur desain PRISMA (Preferred Item for Systematic Review and Meta-Analysis) terdiri dari 20 artikel dengan rentang tahun 2014–2024, untuk memudahkan peneliti juga menggunakan PoP (Publish or Perish). Dari analisis yang sudah dilakukan diperoleh masih kurangnya pemahaman konsep dasar rangkaian listrik secara mendalam khususnya di sekolah dasar, sehingga berpotensi menghambat pemahaman prosedural. Oleh karena itu perlu menanamkan pondasi konsep dasar kepada siswa agar pengetahuan bisa di kembangkan lebih luas
Evaluasi P5RA Tema Suara Demokrasi sebagai Upaya Menanamkan Pendidikan Demokrasi di Pesantren
Pendidikan demokrasi yang diterapkan sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan sikap demokratis generasi muda. Sebagai respons terhadap berbagai permasalahan di dunia pendidikan seperti diskriminasi, bullying, ketidaksetaraan, dan polarisasi sosial, pemerintah meluncurkan program P5RA untuk memperkuat nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin guna menciptakan siswa yang berakhlak mulia, toleran, dan menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) dengan tema suara demokrasi sebagai upaya menanamkan nilai-nilai pendidikan demokrasi di lingkungan pesantren modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikembangkan oleh Stufflebeam. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P5RA dirancang dengan perencanaan yang matang, melibatkan berbagai pihak seperti guru, fasilitator, dan siswa. Tahapan pelaksanaan P5RA suara demokrasi meliputi persipan, pengenalan, kontekstualisasi, aksi dan refleksi. Evaluasi konteks menyoroti dukungan pesantren yang kuat terhadap program ini. Evaluasi input mencakup optimalisasi sumber daya manusia serta pengembangan materi pembelajaran yang sesuai. Evaluasi proses menunjukkan keberhasilan program dalam menciptakan interaksi positif antara siswa, guru, dan lingkungan sekitar. Evaluasi produk mengungkapkan dampak positif berupa peningkatan pemahaman siswa tentang demokrasi, penguatan nilai musyawarah, dan pembentukan karakter demokratis. Program P5RA tema suara demokrasi efektif efektif dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi di pesantren modern dan relevan untuk memperbaiki kualitas demokrasi indonesia di masa mendatang
Pemanfaatan Media Song Maker sebagai Strategi Kreasi Musik Bagi Siswa Sekolah Dasar
Musik memiliki peran penting dalam pendidikan, namun banyak guru di sekolah dasar menghadapi kesulitan dalam mengimplementasikan strategi kreasi musik yang efektif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji strategi kreasi musik sederhana menggunakan media digital, khususnya Song Maker dari Chrome Music Lab, yang dapat diakses oleh guru untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data akan dilakukan dengan pendekatan analisis tematik untuk data kualitatif dan analisis statistik deskriptif untuk data kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi ini tidak hanya meningkatkan keterampilan musik siswa, tetapi juga memperkuat kemampuan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Siswa menunjukkan peningkatan dalam kerjasama, disiplin, dan rasa tanggung jawab, serta kemampuan mendengarkan dan konsentrasi yang lebih baik. Pentingnya pengalaman langsung dalam pembelajaran musik dan bagaimana strategi yang dikembangkan dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum secara praktis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak guru untuk mengadopsi pendekatan kreatif dalam pengajaran musik, sehingga siswa dapat merasakan manfaat holistik dari pendidikan musik
Mapping Science Teacher Professionalism in Junior High Schools
Teacher certification is a fulfillment of professional competence. In Bengkulu City, many junior high school science teachers are still uncertified. Therefore, mapping is needed to see the number of the junior high school science teachers who are certified and uncertified in Bengkulu City. This research uses descriptive qualitative methods through observation and interviews. The results showed that 109 junior high school science teachers in Bengkulu City are already certified and 65 are uncertified. There are 114 junior high school science teachers in Bengkulu City who are civil servants and 60 non-civil servants who teach in 47 junior high schools in Bengkulu City. Meanwhile, teachers who are called to join the in-service certification program must pass the Teacher Competency Test (UKG), which causes some teachers to fail to follow the next stage in the in-service teacher training program (PPG). Therefore, in order to fulfill the mandate of the Teachers and Lecturers Law 2015, it is recommended that the Bengkulu City Goverment and the Ministry of Education and Culture implement an accelerated teacher certification program to ensure that teachers are professional
Integrating Technology in English Language Teaching: A Study on Teachers' Digital Competencies
The integration of technology in English Language Teaching (ELT) has emerged as a critical component of modern education, offering innovative tools to enhance learning experiences. This study aimed to explore the role of technology in ELT by examining teachers' digital competencies through a systematic review of 45 peer-reviewed articles published in the last decade. The research identifies key technologies utilized in ELT, such as online learning platforms, language learning applications, and interactive media, highlighting their advantages and challenges. The findings reveal significant variations in teachers' digital competencies, categorized as high, moderate, or low, with the majority requiring additional training to utilize digital tools effectively. Factors influencing technology adoption, including institutional support and teachers' attitudes, were also analyzed. However, the study underscores gaps in the literature, such as the absence of standardized frameworks for assessing digital competencies, limited research on the long-term impact of technology on learning outcomes, and insufficient attention to challenges faced by educators in developing countries. These findings emphasize the need for targeted professional development programs and robust infrastructure to bridge the digital competency gap. While advancing scientific knowledge on technology integration in ELT, the study acknowledges limitations related to geographic focus and reliance on secondary data. Future research should expand to diverse contexts and explore emerging technologies to enhance ELT practices globally
Pengembangan Game Edukasi Berbasis Kahoot Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Untuk Pengembangan Keterampilan Kolaborasi Siswa Madrasah Aliyah
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilakukan di MA Mazra'atul Ulum Paciran dengan validasi produk oleh pakar media, ahli materi, dan guru. Uji coba dilakukan dalam kelompok kecil (4 siswa) dan kelompok besar (24 siswa). Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi dan kuesioner siswa. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, Uji T Sampel Berpasangan, dan linieritas. Hasil analisis Paired Sample T-Test menunjukkan p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang membuktikan bahwa penggunaan Kahoot secara signifikan meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa. Temuan ini mencerminkan bahwa integrasi media digital interaktif seperti Kahoot dalam proses pembelajaran tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa secara individual, tetapi juga memperkuat dinamika kerja sama antar siswa. Dalam konteks teori kolaborasi, penggunaan Kahoot mendorong terjadinya interaksi sosial, tanggung jawab bersama, dan pengambilan keputusan kelompok yang menjadi inti dari keterampilan kolaboratif. Hal ini menunjukkan pentingnya pendekatan pembelajaran yang partisipatif dan berpusat pada siswa dalam mewujudkan kompetensi abad ke-21, khususnya dalam membentuk karakter kolaboratif yang adaptif dan komunikatif. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa permainan edukatif berbasis Kahoot terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa secara signifikan, dan berpotensi menjadi strategi pembelajaran inovatif dalam pendidikan Pancasila di tingkat menengah
Do English Language Textbooks Represent Cultural Diversity? A Critical Discourse Analysis
The representation of moral value in English language textbooks remains an underexplored issue, especially in relation to cultural diversity. This study investigated how moral values, as indicator of cultural diversity, was represented in junior high school English textbooks. Data were collected through documentation of the English for Nusantara Grade VIII textbook and supported by semi-structured interviews with three English teachers. The study employed Critical Discourse Analysis (CDA) based on Fairclough’s (2001) framework within a qualitative approach. Moral values were analyzed using six indicators proposed by Patel and Sharma (2021). The findings revealed that five of these indicators were present in the textbook, with responsibility being the most prominent. Other values such as honesty, fairness, compassion, and self-discipline appeared less frequently. Simplicity as the moral value also found in this study. The teachers emphasized the crucial role of integrating moral values to foster students' social behavior, including empathy, tolerance, respect, and collaboration. This study contributes to understanding how English textbooks promote cultural values and offers insights for enhancing the effectiveness of moral education in language learning
Trends in Deep Learning Research as an Instructional Approach: A Bibliometric Analysis
This bibliometric analysis aims to uncover and elucidate trends in research with the application of deep learning as a pedagogical tool in education. The study employs bibliometric methodologies using Biblioshiny (RStudio) and VOSviewer software to evaluate publication data obtained from the Scopus database for the years 2015–2024. An examination of 116 research publications indicates an annual growth rate of 17.44%, reflecting a consistent and increasing interest in the academic discipline. A keyword co-occurrence analysis revealed seven prospective research clusters: sustainable higher education and learning methodologies, technology-enhanced learning and digital education, integration of technologies into pedagogical frameworks, learning strategies and assessment techniques, educational psychology, collaborative and active learning, and the incorporation of deep learning in project-based learning methodologies. These findings demonstrate diverse study themes and trends, highlighting the significance of technology integration and new methodologies in education. The findings obtained offer direction for future study, especially in promoting cross-cluster multidisciplinary studies and enhancing international research connections