Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal di SDS Al I’tishoom Karawang. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan berbagai fenomena dan segala sesuatu yang berhubungan dengan tujuan penelitian. Data-data maupun fakta diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap narasumber dan mengkaji dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis untuk menggambarkan serta menganalisis implementasi SMPI dan SPME di lokasi penelitian. Analisis data dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan. Pada bagian penelitian ini, peneliti merujuk pada peraturan dan pedoman umum sistem penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah yang diterbitkan oleh Dirjen Pendidikan Dsar dan Menengah Kemendikbud tahun 2016. Dokumen tersebut kemudian dijadikan instrumen untuk menganalisis implementasi SMPI dan SPME di SDS Al I’tishoom. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penjaminan utu internal maupun eksternal di SDS Al I’tishoom telah terlaksana. Kegiatan diawali dari perencanaan kemudia berlanjut pada pelaksanaan, monitoring, serta evaluasi. Mutu pendidikan dapat dikatakan sudah baik namun ada beberaoa hal yang masih bisa ditingkatkan, misalnya perlu adanya ketua tim SPMI. Selain itu juga bisa dilakukan pendataan terhadap kepuasan pengguna lulusan. Jika pengguna lulusan sudah puas dengan kualitas lulusan SDS Al I’tishom maka ini semakin menegaskan bahwa mutu sekolah memang sudah baik menurut penilaian internal sekolah maupun pihak eksternal satuan pendidikan

    Perbandingan Hasil Belajar Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping dan Student Facilitator and Explaining di Sekolah Menengah Atas

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan hasil belajar keterampilan berpikir kritis siswa antara model pembelajaran Mind Mapping dan Student Facilitator and Explaining pada mata pelajaran Geografi, khususnya materi Dinamika Atmosfer, di kelas X IPS SMAN 63 Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan total populasi 70 siswa, terdiri dari 35 siswa di setiap kelompok eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes yang diberikan setelah siswa menerima perlakuan sesuai model pembelajaran. Analisis menggunakan uji independent t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran (p = 0,001 < 0,05), sehingga hipotesis penelitian (H1) diterima. Rata-rata nilai kelas dengan model Student Facilitator and Explaining adalah 90, lebih tinggi dibandingkan kelas dengan model Mind Mapping yang memperoleh rata-rata nilai 88. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Student Facilitator and Explaining lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan model Mind Mapping. Temuan ini memberikan implikasi bagi guru untuk mempertimbangkan penggunaan model pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif dalam mendukung pencapaian hasil belajar siswa

    Tata Kelola Program Paket C dalam Membangun Kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI)

    Get PDF
    Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memainkan peran penting dalam pemberdayaan masyarakat melalui beragam program pembelajaran kesetaraan. PKBM menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang mencakup berbagai program pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Kesetaraan (Paket A, B, C), hingga Pendidikan Keterampilan dan Pemberdayaan. Dengan adanya program seperti Paket C, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan formal kini dapat meraih impian mereka dan berkontribusi lebih besar dalam pembangunan negara. PKBM juga berperan dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui kegiatan usaha produktif. Unit usaha PKBM, kelompok belajar usaha, serta penciptaan lapangan kerja baru merupakan beberapa contoh usaha yang dilakukan untuk memberdayakan ekonomi komunitas dan meningkatkan produktivitasnya. Melalui penggunaan metode studi kasus di PKBM Al Amiria, penelitian ini akan menganalisis berbagai aspek tata kelola PKBM termasuk struktur organisasi, manajemen sumber daya manusia, serta metode pembelajaran yang diterapkan. Selain itu, penelitian ini juga akan mengevaluasi bagaimana kolaborasi dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dapat ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan program Paket C. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi kepada beberapa informan penelitian yakni, pengelola, dan tutor serta tenaga administrasi di PKBM Al Amiria. Maka, hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan kesetaraan Paket C yang paling berpotensi untuk dilaksanakan adalah Program Kesetaraan Paket C, praktik manajerial penyaluran lulusan juga membuka peluang penelitian tata kelola lembaga pendidikan nonformal dalam membangun kolaborasi dengan industri, yang penting untuk pengembangan sumber daya manusia di era modern. PKBM Al Amiria berusahan melakukan kolaborasi untuk dapat menyiapkan lulusannya agar memperoleh pekerjaan dengan membangun kemitraan bersama dunia usaha dan industri.  Salah satunya terbukti bahwa PKBM ini melakukan kolaborasi dengan PT. Goldena inti dinamika (perusahaan outsourcing tenaga kerja) antara lain; 1). Lulusan paket C diseleksi, yang memenuhi persyaratan dan minat yang sesuai akan diproses selanjutnya, 2). Perekrutan oleh PT Goldena Inti Dinamika, 3). Penyaluran tenaga kerja oleh PT. Goldena Inti Dinamika. Umumnya sebagai tenaga dasar sperti OB, cleaning service, 4). Kolaborasi dilakukan,. Dengan demikian Pada perencanaan kurikulum, ditambahkan ketrampilan lunak (softskill) untuk meningkatkan kompetensi peserta didik agar memiliki kesiapan dalam memasuki dunia usaha dan industri

    Inovasi Penggunaan Model Contextual Teaching And Learning (CTL) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan model CTL dalam pembelajaarn PAI serta menganalisis efektivitas model CTL dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian literatur kepustakaan (library research) dengan rangcangan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Namun, proses pembelajaran PAI di sekolah dasar seringkali menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya motivasi siswa dan metode pengajaran yang tidak menarik. Untuk mengatasi masalah ini, inovasi dalam metode pembelajaran menjadi sangat diperlukan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah model Contextual Teaching and Learning (CTL), yang berfokus pada penghubungan materi pelajarandengan konteks kehidupan sehari-hari siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL berhasil meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan mampu mengaitkan materi PAI dengan pengalaman sehari-hari mereka. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan sarana prasarana dan kesiapan guru, solusi yang tepat dapat membantu mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan metode pembelajaran PAI di sekolah dasar. Kata kunci: Model Contextual Teaching and Learning(CTL), Pembelajaran PA

    Perbandingan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Menggunakan Model Think Pair Share dengan Model Problem Based Learning Pada Bidang Studi Sejarah Kebudayaan Islam

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dua model pembelajaran Think Pair Share dan Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII di MTsN 8 Agam. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental dan faktorial 2x2, penelitian ini melibatkan 58 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok: 29 siswa untuk Think Pair Share dan 29 siswa untuk Problem Based Learning. Data dikumpulkan melalui tes essay dan dianalisis dengan uji t untuk menentukan perbedaan antara kedua kelompok, dengan mempertimbangkan kemampuan awal siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa model Problem Based Learning lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dibandingkan Think Pair Share, terutama untuk siswa dengan kemampuan awal tinggi (P = 0,048). Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada siswa dengan kemampuan awal rendah (P = 0,91). Secara keseluruhan, siswa dalam kelompok Problem Based Learning memiliki skor rata-rata keterampilan berpikir kritis yang lebih tinggi (56,38) dibandingkan dengan siswa dalam kelompok Think Pair Share (45,17), dengan perbedaan signifikan antara kedua model (P = 0,03)

    Islamic Fundraising: Increasing Donor Participation in the Development of Islamic Educational Institutions

    Get PDF
    This study examines the implementation of Islamic fundraising strategies to enhance donor participation in the development of Islamic educational institutions. In the context of globalization and increasing competition, Islamic educational institutions often face financial constraints that hinder educational development and quality. Through a qualitative approach based on a comprehensive literature review, this research analyzes the concepts, methods, and principles of Islamic fundraising and their impact on Islamic educational institutions. The findings indicate that Islamic fundraising, rooted in the Quran and Hadith, is not only effective in raising funds but also strengthens Islamic identity and values in education. Direct and indirect fundraising methods, combined with strategies such as face-to-face interactions, direct mail, special events, and campaigns, prove to increase donor participation. Principles such as education, ethics, professionalism, and transparency are key to building donor trust and loyalty. Significant impacts of implementing Islamic fundraising include increased financial resources, donor satisfaction, positive institutional image, and encouragement of innovation and creativity in the educational environment. This study concludes that integrated and technology-based Islamic fundraising strategies can effectively enhance donor participation and support the sustainability of Islamic educational institutions. Recommendations for future research include exploring innovative fundraising strategies and improving inter-institutional collaboration to create a sustainable Islamic education ecosystem. The study also finds that the financial independence of Islamic educational institutions through income diversification and operational efficiency is crucial to complement Islamic fundraising strategies

    Students' Perception and Satisfaction toward EELP

    Get PDF
    The role of English in higher education is increasingly critical, particularly in non-English-speaking countries like Indonesia, where students often enter universities with varying levels of English proficiency. Addressing this challenge, the Extended English Language Program (EELP) at Universitas Islam Kadiri Kediri aims to support students in developing foundational English skills essential for academic and professional success. This study examines students' perceptions of the teaching methods, learning materials, and support services provided by EELP, as well as their overall satisfaction with the program. Using a quantitative descriptive design, data were collected through a structured questionnaire with Likert-scale items, and responses from 30 first-semester students were analyzed using descriptive statistics to identify trends in perceptions and satisfaction. The results indicate that most students positively perceived EELP, highlighting interactive teaching methods, effective instructional delivery, and opportunities for practice and engagement as key strengths. Improved English grammar understanding and increased confidence in speaking were among the reported outcomes. However, 13% of students expressed mild dissatisfaction with certain teaching methods, suggesting areas for refinement to better accommodate diverse learning preferences. Overall, the findings underscore the program's success in enhancing students’ foundational English skills while identifying opportunities for improvement. These insights contribute to the theoretical and practical understanding of language education, emphasizing the importance of tailored and interactive approaches to bridging proficiency gaps in higher education

    Pengembangan E-Modul Interaktif Pada Mata Pelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Salah satu keterampilan 4C yang diperlukan siswa untuk menghadapi tantangan abad ke-21 adalah kemampuan berpikir kritis. Namun, rendahnya kemampuan berpikir kritis di kalangan siswa sekolah dasar masih menjadi kendala yang membutuhkan solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis project-based learning (PjBL) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 3 SD. E-modul ini dirancang dengan pendekatan interaktif yang mencakup elemen visual, audio, serta latihan soal berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan 4-D dari Thiagarajan, yang meliputi empat tahap: pendefinisian, perencanaan, pengembangan, dan diseminasi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas 3 SD di salah satu sekolah di Kota Cimahi, dengan kelas 3A sebagai kelompok kontrol dan kelas 3B sebagai kelompok eksperimen. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa e-modul ini memenuhi kriteria "sangat valid" dengan rata-rata skor 3,823. Uji coba awal dan operasional juga mendapatkan respons "sangat baik" dari siswa dan guru. Selain itu, uji efektivitas menggunakan independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, dengan nilai Cohen’s d sebesar 2,54 yang termasuk dalam kategori efek besar. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-modul berbasis PjBL efektif sebagai media pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21

    Pendidikan Multikultural di SMP Katolik Jambi: Perspektif Guru dengan Beragam Agama

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggali perspektif tiga guru di SMP Katolik di Jambi mengenai penerapan pendidikan multikultural di sekolah. Guru yang dilibatkan memiliki latar belakang agama yang berbeda, yaitu Islam, Kristen, dan Katolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara yang mengandung pertanyaan mengenai sudut pandang masing-masing agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun para guru memiliki latar belakang agama dan budaya yang berbeda, toleransi dan nilai multikultural sudah terinternalisasi dengan baik di SMP ini. Sekolah ini, yang telah dikenal sebagai "Sekolah Multikultural" di Jambi, telah menerapkan pendidikan multikultural sejak puluhan tahun lalu dan telah menjadi bagian dari program kurikulum Merdeka

    Strategi Belajar Berdasarkan Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) pada Santriwati Berprestasi di Pondok Pesantren Imam Bukhari

    Get PDF
    Tipe kepribadian merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi perilaku individu untuk menentukan gaya dan strategi dalam meningkatkan proses belajar demi tercapainya keberhasilan belajar. Adanya teori belajar MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) menjadi peluang terbukanya pemahaman terkait gaya dan strategi belajar individu yang secara khusus dikaitkan dengan tipe kepribadian. Penelitian ini bermaksud untuk mengeksplorasi strategi belajar melalui teori gaya belajar berdasarkan MBTI yang digunakan oleh peserta didik berprestasi khususnya yang berada di lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan triangulasi metode dalam pengumpulan data yakni wawancara, observasi, dan studi dokumen. Dari hasil analsis data diperoleh temuan berupa penjelasan dan penjabaran yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan tipe gaya belajar MBTI pada santriwati berprestasi pondok pesantren Imam Bukhari, diantaranya  INTJ, INTP, ISTJ, ISFJ, ISFP, ENFJ, ENFP, ESTJ, dan ESFP. Dari sembilan gaya belajar yang ditemukan, gaya belajar yang dominan pada santriwati berprestasi adalah tipe yang ideal bagi pembelajar di pondok pesantren, yakni introvert dominan sensing. Lebih lanjut, rumusan strategi belajar yang dihasilkan berdasarkan gaya belajar MBTI pada santriwati berprestasi ini secara khusus dapat memberikan gambaran yang diperlukan untuk menunjang keefektifan dan hasil belajar peserta didik meskipun pada hakekatnya strategi ini tidak dapat dijadikan acuan secara pasti

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇