Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Transformasi Pendidikan Melalui Sekolah Berpola Asrama Gratis untuk Menekan Angka Putus Sekolah di Papua Selatan

    No full text
    Fenomena anak putus sekolah di Kabupaten Merauke merupakan persoalan mendesak yang dipengaruhi oleh faktor geografis, sosial-ekonomi, dan keterbatasan akses transportasi. Banyak siswa tinggal jauh dari pusat kota, harus menempuh perjalanan panjang dan mahal, sehingga meningkatkan risiko berhenti sekolah. Salah satu pendekatan yang dikembangkan pemerintah daerah adalah model sekolah berpola asrama gratis (boarding school) yang menyediakan layanan pendidikan sekaligus tempat tinggal, bimbingan karakter, dan pengasuhan dalam lingkungan terpadu. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sekolah berpola asrama gratis dalam menekan angka putus sekolah, mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat implementasinya, dan menggali implikasi manajerial bagi kebijakan pendidikan di Merauke. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dihimpun pada empat sekolah berpola asrama SMA Negeri Plus Satap 1 Merauke, SMA Negeri Plus Satap 4 Senayu, SMP Negeri Satap Wasur, dan SMP Negeri Satap 2 Merauke, melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, pengelola asrama, guru, siswa, dan orang tua; observasi kegiatan belajar serta kehidupan sehari-hari siswa di asrama; dan telaah dokumen berupa data kehadiran, laporan BOS asrama, serta kebijakan Dinas Pendidikan. Analisis data dilakukan secara sistematis menggunakan NVivo 15 untuk memudahkan proses pengkodean, kategorisasi tema, dan visualisasi pola hubungan antar data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah berpola asrama mampu meningkatkan kehadiran siswa, mengurangi hambatan jarak dan biaya transportasi, serta memperkuat motivasi belajar melalui rutinitas terstruktur dan dukungan teman sebaya. Pola asrama gratis juga efektif sebagai wahana pendidikan karakter yang menumbuhkan disiplin, kemandirian, tanggung jawab, dan dukungan psikososial melalui peran guru dan pengelola. Temuan penelitian memperlihatkan tren menurunnya angka putus sekolah di lokasi studi, sehingga pola asrama relevan sebagai strategi intervensi di daerah terbatas akses. Namun demikian, keterbatasan fasilitas, ketidakstabilan pendanaan, dan tantangan adaptasi siswa masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menegaskan bahwa sekolah berpola asrama berpotensi menjadi strategi efektif di wilayah 3T apabila didukung manajemen profesional, kebijakan pemerintah yang konsisten, dan keterlibatan masyarakat berkelanjutan

    Hubungan Game Online Terhadap Fokus Belajar Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Fokus belajar siswa sekolah dasar seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah keterlibatan mereka dalam bermain game online. Fenomena meningkatnya minat siswa terhadap game online menimbulkan kekhawatiran akan potensi dampaknya terhadap konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara game online dengan fokus belajar siswa kelas V SDN 82 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 35 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert, yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan linear dan signifikan antara game online dengan fokus belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa game online berpengaruh terhadap variasi tingkat fokus belajar, meskipun pengaruhnya tidak sepenuhnya dominan karena masih terdapat faktor lain yang turut memengaruhi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa game online merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memahami dinamika fokus belajar siswa sekolah dasar

    Actualizing Ethnoscience in Physics Education: A New Pathway to Foster Academic Creativity through Local Traditions

    No full text
    Strengthening academic creativity is an urgent need in 21st-century physics education, which is characterized by complex challenges and global changes. This study aims to actualize ethnoscience as a contextual approach that can enhance student creativity through the integration of local cultural values into physics learning. Using a combined framework of Systematic Literature Review (SLR) and field surveys, this study analyzed 10 relevant articles and collected quantitative data from 50 high school students. Descriptive and inferential analysis results show that positive perceptions of ethnoscience-based learning (r = 0.472) and appreciation of local culture (r = 0.352) are significantly related to high levels of student academic creativity. In addition, linear regression results reveal that these two variables together explain 31.3% of the variance in student creativity. These findings indicate that physics learning based on local wisdom is not only culturally relevant but also pedagogically effective in encouraging creative, reflective, and contextual thinking. Therefore, future educational strategies need to consider ethnoscience as a core approach in the design of culture-based curricula

    Peran Bursa Kerja Khusus SMK dalam Meningkatkan Keterserapan Lulusan di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran Bursa Kerja Khusus (BKK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam meningkatkan keterserapan lulusan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengumpulkan dan menelaah berbagai hasil studi yang relevan dari jurnal nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2015 hingga 2025. Analisis dilakukan dengan meninjau kontribusi BKK terhadap peningkatan kompetensi siswa, kerja sama dengan dunia industri, serta inovasi dalam layanan penempatan kerja berbasis digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa BKK berperan strategis sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, terutama dalam membangun sinergi dengan industri untuk menyediakan pelatihan berbasis kebutuhan pasar. Namun, efektivitas BKK masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan akses informasi, kurangnya adaptasi terhadap teknologi digital, serta rendahnya integrasi program BKK dengan sistem pendidikan berbasis kompetensi abad ke-21. Dalam konteks Society 5.0, peran BKK perlu diperluas menjadi pusat pengembangan karier yang adaptif terhadap transformasi digital, dengan menekankan pentingnya literasi teknologi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis bagi lulusan SMK. Dengan demikian, optimalisasi fungsi BKK menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK agar mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi

    Peran Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren Imam Bukhari dalam Membentengi Santri dari Paham Radikal dan Terorisme

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentengi santri dari paham radikalisme di Pondok Pesantren Imam Bukhari, Karanganyar. Fenomena radikalisasi yang mengatasnamakan agama, khususnya Islam, menjadi isu penting yang harus dihadapi oleh lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali peran PAI dalam menanggulangi paham radikal dengan fokus pada metode dan materi pembelajaran yang diterapkan di pesantren. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan narasumber kunci, observasi terhadap proses pembelajaran, dan dokumentasi terkait kurikulum serta kebijakan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Imam Bukhari menjalankan pendidikan berbasis tashfiyah dan tarbiyah, dengan penekanan pada pemahaman manhaj salaf dan pengajaran aqidah, fiqih, akhlak, serta bahaya radikalisme. Selain itu, integrasi nilai-nilai Islam moderat melalui pembelajaran dalam kelas, pembinaan di luar kelas, dan keteladanan para guru berhasil membentuk karakter santri yang kokoh dalam ajaran Islam yang damai, toleran, dan rahmatan lil alamin. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan Islam sebagai sarana preventif terhadap radikalisasi dan sebagai upaya menciptakan generasi yang lebih moderat dan berakhlak mulia

    Implementasi Metode Pembelajaran CAS (Creativity, Activity, Service) dalam Menanamkan Kesadaran Psikomotorik Fikih Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah

    Get PDF
    Artikel ini membahas tentang implementasi metode pembelajaran Creativity, Activity, Service (CAS) dalam mengembangkan kemampuan psikomotorik fikih peserta didik di Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan di sekolah tersebut, khususnya terkait dengan ibadah sholat, di mana peserta didik kelas VII cenderung malas hingga berkaburan pada saat jam sholat tiba dan belum menghafal bacaan sholat dengan baik. Untuk mengatasi permasalahan ini, kepala sekolah menginisiasi implementasi metode CAS sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan creativity, activity, service. Metode ini bertujuan untuk membantu peserta didik mengembangkan keterampilan psikomotorik mereka dalam melaksanakan praktik ibadah, khususnya dalam aspek fikih sholat. Dalam penelitian ini, penulis bertindak sebagai peneliti yang mengamati implementasi metode CAS dalam menanamkan kesadaran psikomotorik fikih pada peserta didik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran Creativity, Activity, Service  CAS dalam menanamkan kesadaran psikomotorik fikih peserta didik kelas VII Mts Ma'arif NU Wawasan Lampung Selatan Kec. Tanjungsari dilakukan telah melalui tahapan pelaksanaan dan penilaian yang menggambarkan dinamika interaksi, pengalaman belajar yang mendalam serta refleksi peserta didik terhadap praktik ibadah yang dijalankan dengan baik

    Pengembangan Model Kegiatan Ekstrakurikuler Untuk Meningkatkan Prestasi Non-Akademik Siswa di Sekolah Menengah Pertama

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian adalah untuk menggambarkan model penguatan tata kelola ekstrakurikuler di unit-unit Sekolah Menengah Katolik Swasta Katolik di Keuskupan Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan melalui kuesioner untuk mendapatkan data yang lebih lengkap tentang kondisi tata kelola ekstrakurikuler di masing-masing sekolah. Hasil dari penelitian adalah bahwa 1) selama ini sekolah-sekolah Katolik tingkat SMP di wilayah Keuskupan Sibolga telah menerapkan Tata Kelola Ekstrakurikuler yang baik berdasarkan fungsi-fungsi manajemen yang umum: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi; 2) terdapat keinginan sekolah melalui pendapat para kepala sekolah dan guru bahwa diperlukan penguatan tata kelola yang lebih baik dan teratur, yaitu dengan menambahkan satu fungsi yang selama belum maksimal diimplementasikan yaitu fungsi pengendalian; 3) ketiga fungsi yang pertama seperti perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, telah diimplementasikan dengan baik walaupun sangat dirasa bahwa seluruh fungsi tersebut belum secara maksimal dikelola dengan baik dan terorientasi, karena banyak kegiatan ekstrakurikuler lebih dilakukan sebagai kesempatan bagi siswa untuk mengisi waktu luang di luar jam sekolah dan belum dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk pengembangan diri dalam hal minat, bakat dan potensi yang dimiliki; 4) untuk memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler yang baik demi pencapaian prestasi non akademik siswa, maka diperlukan tambahan fungsi pengendalian yang lebih terorganisasi dan disiplin yang mewarnai seluruh proses tata kelola ekstrakurikuler tersebut

    Analisis Metode Pembelajaran Bahasa Arab: Studi Kasus di Pondok Pesantren

    Get PDF
    Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa yang penting untuk dipelajari dalam konteks keagamaan dan budaya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pembelajaran bahasa Arab pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pondok Pesantren Imam Bukhari. penelitian ini mencoba mengidentifikasi metode pembelajaran yang paling efektif untuk meningkatkan keterampilan bahasa arab tingkat SMP. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan para pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap metode memiliki karakteristik serta kekuatan dan kelemahan yang berbeda-beda. Oleh karenanya lembaga terkait perlu memilih metode yang tepat serta tenaga pendidik yang mencukupi dari sisi kualitas dan kuantitas, agar tujuan pembelajaran bisa tercapai. Penelitian ini merekomendasikan integrasi metode komunikatif dan teknologi dalam kurikulum pembelajaran bahasa arab di tingkat SMP untuk mencapai hasil yang lebih optimal

    TIGER (Tiga Kata Bersembunyi dalam Gambar): Alternatif Inovasi Strategi Pembelajaran Berbicara Teks Eksplanasi Siswa Fase F

    Get PDF
    Siswa masih mengalami berbagai kendala dalam mengembangkan keterampilan berbicaranya sehingga diperlukan strategi pembelajaran berbicara yang tepat. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan pendefinisian kebutuhan dalam pembelajaran berbicara dan (2) mendeskripsikan perancangan strategi TIGER (Tiga Kata Bersembunyi dalam Gambar) dalam pembelajaran berbicara teks eksplanasi berbantuan media visual interaktif untuk siswa fase F. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate, tetapi karena keterbatasan waktu, penelitian ini dibatasi pada define dan design. Peneliti melakukan studi literatur dan observasi lapangan di sebuah SMK di Malang untuk mengetahui permasalahan yang dialami siswa dalam kegiatan presentasi. Peneliti merancang strategi pembelajaran sesuai dengan hasil observasi dan kajian teori. Penelitian ini menghasilkan strategi TIGER (Tiga Kata Bersembunyi dalam Gambar) dalam pembelajaran berbicara teks eksplanasi berbantuan media visual interaktif untuk siswa fase F. Strategi TIGER terdiri atas tahap T (temukan topik), I (identifikasi), G (gambar tiga kata), E (eksplorasi dan eksplanasi), dan R (refleksi dan umpan balik)

    Implementasi Gerakan Literasi Sekolah: Analisis Bibliometrik Lintas Negara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melalui pendekatan bibliometrik lintas negara selama periode 2014-2024. Dengan menggunakan data dari database Scopus, penelitian ini mengkaji tren publikasi, pola kolaborasi, dan perkembangan topik penelitian terkait GLS. Metodologi penelitian melibatkan analisis bibliometrik dengan fokus pada tiga aspek: (1) analisis tren publikasi dan penulis produktif, (2) pola kolaborasi antara penulis, institusi, dan negara, serta (3) analisis co-occurrence kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi GLS, terutama sejak 2020, dengan Amerika Serikat dan Indonesia sebagai kontributor utama. Pola kolaborasi menunjukkan adanya kesenjangan produktivitas antar negara namun juga mengindikasikan munculnya hub penelitian baru di negara berkembang. Analisis kata kunci mengungkapkan pergeseran fokus dari literasi tradisional menuju literasi digital dan teknologi. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik GLS, serta memberikan rekomendasi untuk penelitian masa depan dalam bidang literasi sekolah

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇