Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Fostering Critical Thinking and Patriotism via a Local Wisdom-Based Pancasila Education Module for Fifth Grade Students

    Get PDF
    This research aims to develop: (1) a feasible local wisdom-based Pancasila education learning module to improve the critical thinking skills and patriotics character of fifth-grade students, (2) a practical local wisdom-based Pancasila education learning module for the same purpose, and (3) an effective local wisdom-based Pancasila education learning module to enhance students’ critical thinking and patriotics character. This research and development study was conducted at SDN 2 Tambakan, SDN 3 Joton, SDN 1 Kraguman, SDN Prawatan, and SDN 1 Granting in Jogonalan District, Klaten Regency, Central Java Provience. The development procedure was adapting from Borg and Gall (2003) model, which consist of ten steps: (1) preliminary study, (2) planning, (3) development of initial product, (4) initial field testing, (5) product revision, (6) main field testing, (7) product revision, (8) operational field testing, (9) final product, and (10) dissemination. The research subjects were fifth-grade students and teachers. Data were collected through interviews, observations, product validation, and feasibility questionnaire validation. Data were analyzed using both qualitative and quantitative methods. The effectiveness of module was examined through n-gain scores and the Mann Whitney U test at a 5% significance level. The findings show that (1) the module meets the criteria of feasibility based on expert validation in contect and media, (2) the module is practical according to teacher and student assessment, and (3) the module is effective in enhacing students’ critical thinking and patriotic character. The experimental class outperformed the control class in both ciritical thinking and patriotic character based on the N-gain scores. The t-test and Mann Whitney U test results yielded a signifivance value of <1%, indicating a significant effect of the module on improving students’  ciritical thinking and patriotic character

    Manajemen Kurikulum Merdeka di Sekolah Luar Biasa: Studi di SLB 12 Jakarta Selatan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 12 Jakarta Selatan yang merupakan salah satu sekolah penggerak di wilayah DKI Jakarta. Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan baru dalam sistem pendidikan nasional memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk merancang pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SLB Negeri 12 Jakarta Selatan dilaksanakan melalui manajemen yang komprehensif, mencakup perencanaan berbasis data peserta didik, pengorganisasian fleksibel melalui komunitas belajar, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi yang kontekstual dan partisipatif, serta evaluasi berkelanjutan melalui supervisi dan refleksi komunitas guru. Keterlibatan orang tua sangat tinggi, mendukung terciptanya pembelajaran yang berkesinambungan antara sekolah dan rumah. Kendala yang dihadapi antara lain manajemen waktu dan kompleksitas diferensiasi pembelajaran dalam satu kelas. Meskipun demikian, koordinasi yang kuat antar pihak sekolah dan kolaborasi aktif dengan orang tua menjadi kunci keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan perlunya studi lanjutan yang melibatkan lebih dari satu SLB serta pendekatan longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang implementasi Kurikulum Merdeka terhadap perkembangan peserta didik berkebutuhan khusus

    Implementasi Metode Punishment Reward dalam Penanaman Profil Pelajar Pancasila Gotong Royong dan Bernalar Kritis pada Pembelajaran PPKn

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi metode Punishment Reward dan hambatannya dalam Penanaman Profil Pelajar Pancasila Gotong Royong dan Bernalar Kritis yang diterapkan guru pada Pembelajaran PPKN. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus untuk mendapatkan data dan sumber data yang relevan di SDN Klumprit 03. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan pengumpulan informasi melalui tahapan observasi, wawancara serta data dokumentasi yang ditemukan peneliti pada saat penelitian sehingga peneliti dapat menarik kesimpulan. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan tiga tahap  yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode Punishment Reward dalam menanamkan profil pelajar pancasila gotong royong dan bernalar kritis oleh guru memberikan dampak  dan respon positif terhadap siswa kelas IV SDN Klumprit 03 dalam Pembelajaran PPKN. Pemberian Reward seperti penambahan nilai berbentuk bintang  memberikan dampak positif pada siswa seperti meningkanya semangat berkompetisi antar siswa yang ermotivasi mendapatkan tambahan nilai dari guru dan berani aktif beprndapat dalam kegiatan tanya jawab. Di sisi lain penggunaan punishment seperti teguran, pengurangan nilai, dan hukuman edukatif mendorong siswa bisa terlibat dalam aktivitas belajar kelompok agar siswa terdorong untuk mencerminkan gotong royong dan memperbaiki perilaku siswa agar tidak mengganggu ketertiban saat pembelajaran berlangsung. Namun hambatan tersebut dapat diatasi dengan strategi yang efektif yaitu dengan selalu melakukan pemantauan terus pada aktivitas siswa baik kelompok maupun individu serta melakukan kombinasi atau kolaborasi dengan pendekatan yang lain

    Representasi Kearifan Lokal Dalam Pappaseng Bugis Dan Kontribusinya Terhadap Profil Pelajar Pancasila

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kearifan lokal dalam pappaseng Bugis serta kontribusinya terhadap Profil Pelajar Pancasila (P5) di MTsN 1 Bone. Data penelitian terdiri atas representasi kearifan lokal yang berwujud ungkapan atau peribahasa dalam teks pappaseng Bugis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, baca-simak, wawancara, pencatatan, dan pengamatan. Analisis data menggunakan metode analisis isi yang mencakup tahap identifikasi, klasifikasi, analisis, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi kearifan lokal dalam pappaseng Bugis mencakup sepuluh aspek utama. Pertama, kearifan lokal terkait ketuhanan, seperti mappésona ri déwata séuwaé (Ketuhanan). Kedua, penghormatan terhadap tanda-tanda alam. Ketiga, kearifan lokal dalam lingkungan hidup/pertanian melalui pemahaman peredaran waktu. Keempat, nilai pendidikan yang menekankan kecendekiaan dan kepandaian. Kelima, nilai pada upacara perkawinan dan kelahiran, seperti kerja keras, tanggung jawab, dan kesabaran. Keenam, kearifan lokal dalam makanan, yang menekankan kesederhanaan dan ketabahan. Ketujuh, siklus kehidupan manusia dan watak, meliputi kejujuran, saling menghargai, siri (malu), kekeluargaan, tata krama, kerja keras, ketegasan, kesabaran, keberanian, serta konsistensi antara kata dan perbuatan. Kedelapan, nilai kesehatan berupa kebersihan lahir batin. Kesembilan, nilai pekerjaan berupa ketelitian. Kesepuluh, nilai perdagangan, seperti kejujuran, kemampuan bergaul, dan kecakapan. Temuan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal pappaseng Bugis berkontribusi positif terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), khususnya dalam aspek beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, bergotong royong, serta memiliki semangat kebinekaan global. Dengan demikian, pappaseng Bugis berperan penting sebagai sumber pendidikan karakter yang relevan dengan tuntutan kurikulum modern

    Marketing Strategy of Islamic Educational Institutions in Indonesia: Systematic Literature Review

    Get PDF
    This study aims to explore effective marketing strategies to maintain the existence of Islamic Educational Institutions in Indonesia, The method used in this study is a literature review (Systematic literature review) whose data is obtained by reviewing articles on the Google Scholar database site. The results of the study concluded that there are 5 steps of marketing strategy for Islamic educational institutions. First, Determining Customer Value (School Vision and Mission). Second, Determining Segmenting, Targeting, and positioning. Third, Determining the Marketing Mix (Excellence of Educational Products or Services, Competitive Prices, Selection of Strategic School Locations and Comfortable Rooms for Learning, Efficient and Effective Promotion, Competent Human Resources, Complete Infrastructure, Accountable, Friendly, Fast and Quality Educational Service Process). Fourth, direct marketing is achieved by creating a website, optimizing IG, TikTok, and YouTube, installing banners, distributing brochures, and advertising on radio and newspapers. Fifth, Indirect Marketing Through Soft Community Service, Student Achievement, the number of alumni who enter their favorite schools/PTN/Education Abroad, and job matching with companies so that alumni can get job access

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Sejarah Menggunakan Google Sites pada Materi Proklamasi Kemerdekaan untuk Siswa Sekolah Menengah Atas

    Get PDF
    Google sites merupakan salah satu platform untuk membuat website yang dimana dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran yaitu sebagai media pembelajaran. Urgensi penggunaan media ini terletak pada kemampuannya dalam menyesuaikan pembelajaran abad 21 yang menekankan literasi digital dan pembelajaran mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan peserta didik terhadap media pembelajaran pada mata pelajaran Sejarah di kelas XI SMA Negeri Jumapolo, mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, serta menilai kelayakan media pembelajaran berbasis Google Sites yang dikembangkan untuk mendukung proses pembelajaran Sejarah di kelas XI SMA Negeri Jumapolo. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah memiliki fasilitas teknologi yang memadai, tetapi pembelajaran sejarah masih didominasi metode ceramah yang kurang interaktif. Pengembangan media dilakukan menggunakan model ADDIE hingga tahap pengembangan, dengan menyajikan konten visual dan fitur interaktif seperti ArcGIS Story Maps, virtual tour, dan kuis Kahoot. Validasi dari ahli media (89,7%), ahli materi (98,5%), serta guru sejarah (media 100%, materi 95,4%) menunjukkan media sangat layak digunakan. Uji coba kepada peserta didik menunjukkan hasil positif dengan skor 77,4% (one-on-one), 85% (terbatas), dan 88% (kelas penuh), semuanya dalam kategori “layak”. Dari hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran berbasis Google Sites yang dikembangkan terbukti layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas pembelajaran sejarah di kelas XI SMA Negeri Jumapolo

    Analisis Nilai-Nilai Nasionalisme Iwa Kusuma Sumantri Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis nilai-nilai nasionalisme Iwa Kusuma Sumantri sebagai sumber belajar dan pedoman nilai dalam pembelajaran sejarah sebagai penguatan perofil pelajar Pancasila. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana perjuangan Iwa Kusuma Sumantri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. 2) Bagaimana nilai-nilai nasionalisme Iwa Kusuma Sumantri yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar dan pedoman nilai dalam pembelajaran sejarah sebagai penguatan profil pelajar Pancasila. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif desain deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah studi literatur, pengumpulan data dilakukan dengan menelaah buku, karya ilmiah, serta berbagai sumber tertulis yang masih memiliki relevansi dengan permasalahan yang akan dikaji. Hasil penelitian ini menunjukan nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam sejarah perjuangan Iwa Kusuma Sumantri meliputi nilai religius, berkebhinekaan global, gotong royong, berpikir kritis, dan mandiri yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pendidikan nilai , selain itu nilai-nilai nasionalisme Iwa Kusuma Sumantri dapat diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran sejarah sebagai sebuah pembentukan karakter peserta didik

    Pengaruh Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Minat Baca Siswa di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental jenis one-group pretest-posttest design. Sebanyak 30 siswa kelas V SDN Madugondo terlibat sebagai subjek penelitian. Data minat baca dikumpulkan menggunakan angket yang diberikan sebelum (pre-angket) dan sesudah (post-angket) implementasi GLS. Analisis data meliputi statistik deskriptif dan uji-t berpasangan (paired sample t-test) untuk mengetahui perbedaan minat baca sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan minat baca siswa setelah penerapan Gerakan Literasi Sekolah. Sebelum GLS, mayoritas siswa (40%) memiliki minat baca kategori "Sedang", dengan sebagian kecil pada kategori "Sangat Tinggi" (6.67%) atau "Sangat Rendah" (10%). Setelah GLS, proporsi siswa dengan minat baca "Tinggi" meningkat menjadi 43.33% dan "Sangat Tinggi" menjadi 23.33%, serta tidak ada siswa yang berada dalam kategori "Sangat Rendah". Skor rata-rata minat baca siswa meningkat dari 65.50 (pre-angket) menjadi 78.20 (post-angket). Uji-t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed = 0.000) yang kurang dari 0.05, sehingga H0 ditolak. Ini mengindikasikan perbedaan signifikan pada minat baca siswa sebelum dan sesudah GLS. Peningkatan rata-rata skor sebesar 12.70 poin menegaskan bahwa Gerakan Literasi Sekolah memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat baca siswa

    Media Pembelajaran CANVA untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Poster Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review

    Get PDF
    Kemampuan berpikir kreatif menjadi kompetensi krusial dalam pendidikan abad 21, terutama pada materi visual seperti poster. Namun, implementasi pembelajaran online selama pandemi menunjukkan keterbatasan dalam stimulasi kreativitas. Canva sebagai media desain intuitif berpotensi mengatasi tantangan ini, tetapi belum ada sintesis sistematis tentang efektivitasnya secara khusus untuk peningkatan berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Mengkonsolidasi bukti empiris tentang dampak Canva terhadap indikator berpikir kreatif (fluency, flexibility, originality, elaboration) dalam pembelajaran poster di jenjang SD. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) mengikuti protokol PRISMA dengan pencarian di 4 database (ERIC, Google Scholar, ScienceDirect, SAGE Journals). Kriteria inklusi: studi empiris (2018-2023), partisipan siswa SD, intervensi Canva untuk proyek poster, pengukuran indikator kreativitas. Dari 1.044 studi teridentifikasi, 50 memenuhi kriteria seleksi ketat. Hasil Utama:  Peningkatan signifikan 14.2% pada originality dan elaboration; Peningkatan motivasi intrinsik (93% studi) dan kepercayaan diri (87% studi); Kolaborasi kelompok kecil (4-5 siswa) sebagai desain aktivitas optimal; Ketimpangan infrastruktur sebagai penghambat utama di daerah rural. Canva efektif meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SD pada materi poster melalui tiga mekanisme kunci: scaffolding desain visual, penguatan motivasi intrinsik, dan kolaborasi. Keberhasilan implementasi bergantung pada pelatihan guru dan dukungan infrastruktur

    Moderasi Beragama: Internalisasi Nilai-Nilai Multikulturalisme dan Toleransi Beragama di Sekolah Menengah Pertama

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai multikulturalisme dan toleransi beragama di lingkungan sekolah, mengidentifikasi faktor penghambat, serta mencari solusi atas hambatan tersebut Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan informan penelitian guru dan siswa. Penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikulturalisme dan toleransi beragama diinternalisasikan melalui pembelajaran agama yang sesuai keyakinan siswa, kegiatan lintas agama seperti pemberian salam dan kerja sama dalam kebersihan lingkungan, serta kebijakan khusus, seperti penutupan kantin selama Ramadan. Faktor penghambat dalam implementasi nilai-nilai ini mencakup kekurangan guru agama yang kompeten, rendahnya kesadaran siswa dalam memperdalam nilai agama, serta keterbatasan sarana prasarana. Solusi yang diusulkan meliputi optimalisasi fasilitas yang ada, peningkatan kegiatan keagamaan yang inklusif, dan kerja sama dengan orang tua untuk mendukung pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sekolah dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat moderasi beragama melalui pengintegrasian nilai-nilai multikulturalisme dalam pembelajaran, kegiatan sosial, dan kebijakan pendidikan. Dengan upaya ini, SMP Negeri 9 Kota Binjai mampu membentuk generasi muda yang toleran, menghargai keberagaman, dan siap hidup harmonis dalam masyarakat multikultural

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇