Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Peningkatan Kreatifitas Mahasiswa dalam Memanfaatkan Mikroorganisme untuk Bahan Pangan dan Lingkungan Melalui Project Based Learning

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa pada pemanfaatan mikroorganisme untuk pangan dan lingkungan. Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengaitkan konsep mikroorganisme dengan penerapan praktis pada bidang industri pangan dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest dengan satu kelompok. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berjumlah 10 butir soal berbobot 10 poin untuk setiap jawaban benar. Subjek penelitian adalah mahasiswa pada mata kuliah Mikrobiologi Industri. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 29 mahasiswa. Data dalam penelitian ini dianalisis secara kuantitatif menggunakan skor n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test mahasiswa sebesar 54,82 dengan standar deviasi 12,13, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat signifikan menjadi 80,17 dengan standar deviasi 8,28. Analisis N-gain diperoleh skor 0,63 yang termasuk dalam kategori sedang. Peningkatan ini menunjukkan bahwa PjBL mampu memberikan dampak positif terhadap hasil belajar sekaligus mendorong munculnya ide-ide kreatif mahasiswa, seperti pemanfaatan mikroorganisme dalam produk fermentasi, biokonversi limbah organik, serta bioremediasi lingkungan

    Pengembangan Prototipe Instrumen Asesmen Membaca Permulaan bagi Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Luar Biasa

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil identifikasi kebutuhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) terhadap prototipe asesmen kemampuan membaca permulaan secara tepat bagi siswa tunagrahita ringan. Rumusan masalah dalam artikel ini adalah 1) bagaimana tingkat kebutuhan guru terhadap pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?, 2) bagaimana rancangan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?, 3) bagaimana kelayakan produk pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB?. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB. Pendekatan yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), namun penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap Development sesuai fokus kebutuhan produk. Penelitian dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia dengan responden berupa guru-guru yang mengajar siswa tunagrahita ringan di SLB. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tingkat kebutuhan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB termasuk kategori tinggi, 2) Rancangan pengembangan prototipe instrumen asesmen membaca permulaan melalui kajian teori dan hasil penelitian. 3) hasil uji kelayakan produk melalui validasi ahli, validasi uji keterbacaan pengguna, dan FGD menunjukkan produk layak digunakan untuk melakukan asesmen membaca permulaan bagi siswa tunagrahita ringan di SLB. Sebagai saran kebijakan dan program, peneliti merekomendasikan agar guru, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan luar biasa menerapkan asesmen membaca permulaan sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran membaca yang tepat. Dengan adanya asesmen yang sesuai, kemampuan membaca anak tunagrahita ringan dapat dikembangkan secara optimal

    Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi di Sekolah Dasar: Pengembangan Model Konseptual

    No full text
    Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar. Meskipun adopsi TIK meluas, berbagai hambatan teknis, psikologis, sosial, budaya, dan kebijakan masih menjadi kendala dalam berbagai konteks lokal, khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan adopsi TIK dalam pembelajaran di Sekolah Dasar dengan mengeksplorasi 18 artikel tinjauan literatur, termasuk analisis bibliometrik, tinjauan sistematis, tinjauan pustaka, tinjauan pelingkupan (scoping review), dan tinjauan komprehensif. Berdasarkan hasil sintesis tinjauan literatur, faktor-faktor ini dapat dikelompokkan menjadi tiga tingkatan: (1) Individu, termasuk pengetahuan dan keterampilan, psikologi, pelatihan, dan demografis guru; (2) Organisasi, termasuk kebijakan sekolah, sumber daya (perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan), budaya organisasi, dan dukungan manajemen; dan (3) Lingkungan, termasuk dukungan komunitas, kebijakan pemerintah, dan perkembangan teknologi. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah mengembangkan model konseptual holistik adopsi TIK dengan mengintegrasikan ketiga tingkatan. Model konseptual yang dikembangkan menggambarkan hubungan antara faktor-faktor dari tingkatan Individu, Organisasi dan Lingkungan terhadap perilaku adopsi TIK di Sekolah Dasar. Pengembangan model ini diharapkan mampu menjadi kerangka teoritis dalam kajian adopsi TIK di Sekolah Dasar selanjutnya

    Upaya Guru Pendidikan Pancasila dalam Penguatan Karakter Nasionalisme melalui Lagu Nasional

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya Guru Pendidikan Pancasila dalam memperkuat karakter nasionalisme melalui media lagu nasional. Tedapat fenomena melemahnya karakter nasionalisme di SMA Negeri 1 Pedes Kabupaten Karawang akibat dari era globalisasi yang ditandai dengan maraknya konten-konten lagu modern seperti lagu barat dan lagu K-Pop di ruang digital. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan mekanisme mengumpulkan data secara mendalam, melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan siswa dan guru sebagai informan, serta analisis terhadap penerapan kurikulum dalam Pendidikan Pancasila. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa strategi guru dalam upaya penguatan karakter nasionalisme siswa menggunakan lagu nasional sebagai media pembelajaran dengan cara pembiasaan atau habituasi yang diintegrasikan melalui berbagai kegiatan sekolah dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang makna lagu nasional, tetapi juga dapat memupuk semangat nasionalisme dalam diri siswa. Upaya guru meliputi perancangan pembelajaran berbasis nilai, kolaborasi dengan guru seni dan pembina ekstrakurikuler serta rutinitas melantunkan lagu nasional dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam lagu nasional. Penelitian ini mengungkapkan bahwa lagu nasional berfungsi sebagai simbol kenegaraan, sekaligus sebagai media efektif dalam menguatkan karakter nasionalisme siswa di era globalisasi

    Pengaruh Pengembangan Kompetensi Teknis Melalui Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara: Systematic Literature Review

    No full text
    Kajian ini bertujuan menilai secara sistematis besaran dan pola pengaruh kompetensi teknis terhadap kinerja ASN pada dimensi mutu, kuantitas, ketepatan waktu, serta efisiensi/efektivitas proses. Pendekatan Systematic Literature Review (SLR) mengikuti PRISMA 2020 dengan penelusuran pada Scopus, Web of Science, Dimensions, DOAJ, Google Scholar, dan repositori kebijakan (2019–2025). Kriteria mencakup studi sektor publik/ASN dengan indikator kompetensi–kinerja yang jelas dan naskah teks penuh; eksklusi mencakup opini non-peer reviewed, sektor privat tanpa relevansi administrasi publik. Hasil menunjukkan konsensus kuat bahwa kompetensi teknis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN, paling menonjol pada mutu hasil, ketepatan waktu penyelesaian tugas, dan efisiensi proses dan efek tersebut menguat pada lingkungan kerja dengan intensitas digitalisasi layanan yang tinggi. Analisis tematik mengidentifikasi dua jalur: (i) jalur langsung melalui penurunan kesalahan prosedural dan percepatan siklus kerja; (ii) jalur tidak langsung melalui peningkatan efektivitas proses, disiplin, dan kepuasan kerja yang memperjelas peran dan koordinasi lintas fungsi. Variasi kekuatan efek dipengaruhi moderator organisasional dan karakteristik job family/digital skills. Simpulan menegaskan kompetensi teknis sebagai variabel kendali strategis dalam peningkatan kinerja ASN dan akuntabilitas layanan; temuan mengindikasikan perlunya standardisasi pengukuran kompetensi teknis dan perluasan indikator kinerja yang objektif untuk memperkuat validitas eksternal kebijakan pengembangan kompetensi

    Student Organisations as Epistemic Spaces for the Cultivation of Critical Awareness: A Study in the Philosophy of Science

    No full text
    This study aimed to understand both conceptually and empirically how student organisations functioned as epistemic spaces in fostering critical consciousness through the lens of the philosophy of science. The focus of the research encompassed three main dimensions: ontology, epistemology, and axiology. The study employed a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as in-depth interviews, activity observations, and documentation conducted at the IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Commissariat of Muhammadiyah University of Surabaya. The findings revealed that, ontologically, the IMM Commissariat existed as a social entity that played an active role in the dynamics of campus and community life. Epistemologically, it served as a dialectical space for members to acquire and validate knowledge through cadre development, intellectual forums, and service activities. Axiologically, the IMM Commissariat implemented scientific and Islamic values in the form of concrete contributions through socially beneficial activities. This entire process cultivated members who not only thought critically but also possessed social awareness and moral integrity. Thus, the IMM Commissariat proved to be a relevant epistemic space in developing critical consciousness, both within the academic environment and in broader societal contexts

    Optimalisasi Strategi Sekolah dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi optimalisasi sekolah dalam mengimplementasikan P5 di SMPN 21 Mataram, dengan fokus pada tantangan kurangnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan strategis yang komprehensif. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang. Analisis dilakukan menggunakan metode interaktif Miles dan Huberman, dengan validasi data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa optimalisasi penerapan P5 di SMPN 21 Mataram melibatkan revisi kurikulum, pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta kolaborasi aktif dengan orang tua dan komunitas. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) dan penyesuaian materi ajar yang relevan dengan kehidupan siswa terbukti efektif dalam mendorong penginternalisasian nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, berpikir kritis, dan kemandirian, dalam lingkungan belajar yang kontekstual

    Student’ Perception of the Use Artificial Intelligence (AI) Technology in Student Creativity Completing Academic Tasks

    Get PDF
    In the digital era Artificial Intelligence (AI) can help complete work quickly, especially in the academic field used by students. The purpose of this study is to determine students perceptions and the usefulness of using AI in helping to complete academic tasks. The object of this research is at Universitas Muhammadiyah Surakarta, while the subjects are UMS students. The method in this research is to use mixed method with sequential exploratory approach, the data collection techniques used observation, interviews, documentation (qualitative), and questionnaires (quantitative). The number of informants was 12 students (qualitative), and 157 respondents (quantitative). The results of this study show that the perception of the use of AI is needed to help students complete academic tasks including : articles, proposals, practice reports, citations and bibliographies, transating, making presentation. While the types of AI that are often used by students are ChatGPT, Google Scholar, Canva, Perplexity, Mendeley, Grammarly, Google Gemini, Poe AI, Blackbox AI, and Cici AI. For the usefulness of AI 56,7% for working on articles, 50,3% for working on papers or essays, 33,1% for working on proposals, 32,5% for working on final reports, 26,8% for working on presentations, 26,1% for writing, 0,6% for other tasks

    Transformasi Kurikulum di Pondok Pesantren Modern: Integrasi Pendidikan Islam dan Umum dalam Era Globalisasi

    Get PDF
    Pondok Pesantren Modern mengintegrasikan pendidikan Islam tradisional dengan metode pendidikan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kurikulum di Pondok Pesantren Modern, menyoroti implementasi dan implikasi perubahan tersebut terhadap pendidikan santri. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan pengelola pondok pesantren, guru senior, dan alumni, serta observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran di kelas dan kegiatan ekstrakurikuler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kurikulum berhasil meningkatkan pemahaman santri terhadap ilmu pengetahuan modern dan agama, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta mengembangkan karakter yang lebih baik. Transformasi ini juga membantu pesantren bersaing secara sehat dengan lembaga pendidikan lain tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pesantren. Namun, implementasi kurikulum modern menghadapi beberapa tantangan, termasuk kebutuhan akan sumber daya yang memadai dan potensi perubahan budaya pesantren tradisional. Dengan demikian, kurikulum pesantren modern harus mampu menjawab kebutuhan santri di era globalisasi yang tidak hanya cakap dalam ilmu agama tetapi juga memiliki ilmu pengetahuan umum dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan

    Internalisasi nilai Sifat Ash-Shiddiq melalui Teaching With Love untuk Penguatan Karakter Siswa

    Get PDF
    Kejujuran  merupakan  sebuah  nilai  yang  sangat  berharga, sebab salah satu nilai utama yang perlu ditanamkan dalam proses pendidikan sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Banyak penelitian tentang pendekatan teaching with love, namun tidak secara komprehensif membahas spesifik menjelaskan penerapan metode Teaching with Love yang difokuskan kepada internalisasi sifat as-shiddiq. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan metode Teaching with Love dalam menginternalisasikan nilai Ash-Shiddiq pada siswa di MTsN 4 Bandung Barat sebagai upaya penguatan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Teaching with Love mampu meningkatkan sikap jujur siswa, yang tercermin dari transparansi komunikasi, tanggung jawab akademik, dan konsistensi tindakan. Kesimpulannya, metode ini memberikan kontribusi signifikan dalam pendidikan karakter berbasis kasih sayang, yang dapat diadopsi untuk pembelajaran lainnya

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇