Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berorientasi Education for Sustainable Development pada Materi Green Chemistry

    Get PDF
    Penerapan pembelajaran berdiferensiasi berorientasi ESD  pada materi green chemistrysangat penting pengembangan modul ajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA Islam YMI Wonopringgo Kabupaten Pekalongan untuk pengembangan modul ajar berdiferensiasi berorientasi ESD.metode yang digunakan adalah metode pengembangan (R&D) dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total sampel adalah 36 siswa.instrumen yang digunakan dibuat berdasarkan 5 indikator menurut Ennis berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 soal 1) memberikan penjelasan sederhana (elementary clarification), 2) membangun kemampuan dasar (Basic Support), 3) menarik kesimpulan (inference), 4) memberikan argumen dan penjelasan (advanced clarification), dan 5) mengatur taktik dan strategi (strategie and tactics).Hasil penelitian didapat kevalidan berdasarkan hasil uji instrumen oleh ahli instrumen mendapat persentase 97% dengan kategori sangat valid dan keefektifan instrumen berdasarkan hasi uji N-Gain memeroleh nilai rata-rata 0,66 dengan kategori keefektifan sedang. Hasil penelitian ini digunakan untuk pengembangan modul berdiferensiasi berorientasi ESD pada materi Green Chemistry untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa

    Penguatan Kualitas Penelitian melalui Optimalisasi Teknologi Digital dan Kecerdasan Buatan dalam Penulisan Karya Ilmiah

    Get PDF
    Kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam penulisan karya ilmiah, memberikan peluang untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan orisinalitas. Artikel ini membahas bagaimana teknologi digital dan AI dapat dioptimalkan untuk mendukung penulisan karya ilmiah berkualitas tinggi, serta memberikan panduan praktis untuk memanfaatkan alat seperti Mendeley, Grammarly, Turnitin, dan Jenni AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka untuk menganalisis pemanfaatan teknologi ini sekaligus strategi mencari referensi bereputasi, baik melalui AI maupun secara manual di platform seperti Google Scholar. Artikel ini juga menekankan pentingnya menjaga integritas akademik dan etika penulisan untuk memastikan penggunaan AI tetap bertanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi teknologi digital dan AI mampu meningkatkan produktivitas, menjaga keaslian karya, dan memperluas akses terhadap sumber daya berkualitas. Artikel ini menawarkan panduan strategis yang dapat diimplementasikan untuk mendukung peneliti dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi, berbasis data, dan sesuai standar akademik

    Peningkatan Hasil Belajar Bangun Datar melalui Media Benda Konkret pada Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi adanya kesulitan guru dalam pembelajaran matematika. Kurangnya kemampuan guru dalam merancang dan menerapkan metode, menjadi kendala dalam keberhasilan anak dalam proses belajar matematika. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan kreativitas guru dalam mengelola pembelajaran matematika dengan menggunakan metode demonstrasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemanfaatan media benda konkret pada pembelajaran matematika, apakah terdapat peningkatan pada hasil belajar atau tidak. Metode dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tahapan pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 87 dan pada siklus 2 naik menjadi 95. Dengan demikian kesimpulannya bahwa penggunaan media benda konkret pada pembelajaran matematika pokok bahasan Bangun Datar bentuk mampu meningkatkan hasil belajar siswa siswa Kelas II SDN Bengle II

    Analisa Kesiapan Sekolah dalam Pemanfaatan Teknologi untuk Pembelajaran

    Get PDF
    Pemanfaatan teknologi memiliki potensi besar untuk memberikan kemudahan dan inovasi yang mendukung kegiatan pembelajaran. Namun, kesiapan sekolah, tenaga pendidik, serta fasilitas sekolah menjadi elemen penting dalam mendukung proses ini. Peran pendidik sangat vital dalam memastikan keberhasilan penerapan teknologi dalam pendidikan. Mereka harus memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai tentang teknologi yang digunakan serta mampu beradaptasi dengan metode pengajaran modern. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan profesional bagi tenaga pendidik sangat diperlukan agar teknologi dapat diintegrasikan secara efektif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, peserta didik dapat memperoleh manfaat maksimal dari penerapan teknologi.Tenaga pendidik juga perlu terus memperbarui pengetahuan mereka tentang teknologi pendidikan untuk mengikuti perkembangan terkini. Penelitian ini membatasi ruang lingkupnya pada analisis kuesioner yang diberikan kepada guru-guru kompeten untuk mengevaluasi kesiapan sekolah dalam memanfaatkan teknologi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif, berfokus pada tiga aspek utama: Proses, Teknologi, dan Organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek Proses, peningkatan keterampilan dalam kurikulum masih diperlukan. Di sisi lain, keterlibatan pemangku kepentingan dan metode penilaian sudah berjalan baik. Pada aspek Teknologi, perhatian lebih diperlukan pada penyimpanan digital dan analisis inovatif untuk mendukung kemajuan dalam era digital dan industri 4.0

    Manajemen Stres Semester Akhir: Memahami dampaknya pada Kualitas Hidup dan Kesejahteraan Mental Mahasiswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat stres yang dialami mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi, serta strategi yang digunakan untuk mengelola stres selama proses penyusunan skripsi. Data kuantitatif diperoleh melalui angket yang mencakup 30 butir pernyataan, yang menghasilkan 24 pernyataan valid untuk mengukur tingkat stres, faktor penyebab stres, dan strategi coping mahasiswa. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam yang memberikan wawasan lebih dalam mengenai pengalaman dan persepsi mahasiswa terkait stres akademik. Penelitian ini penting karena stres akademik yang dialami mahasiswa tingkat akhir dapat berdampak pada keberhasilan akademik mereka, seperti penurunan prestasi, keterlambatan kelulusan, dan kurangnya motivasi belajar. Selain itu, stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan emosional mahasiswa, yang berpotensi menghambat perkembangan akademik dan profesional mereka di masa depan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap strategi coping yang digunakan mahasiswa sangat krusial untuk membantu mereka mengelola tekanan akademik secara lebih efektif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa deadline ketat, beban tugas akademik, dan masalah pribadi adalah penyebab utama stres pada mahasiswa. Strategi coping yang paling banyak digunakan adalah dukungan emosional dan sosial, terutama dari teman sebaya, serta strategi kognitif seperti perencanaan dan perubahan cara pandang terhadap situasi stres. Temuan ini mengindikasikan pentingnya dukungan sosial dan program manajemen stres di lingkungan kampus. Rekomendasi bagi institusi pendidikan mencakup penyediaan dukungan sosial dan pelatihan manajemen stres untuk membantu mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan menjaga kesejahteraan mental mereka

    Strategi Guru dalam Membentuk Kedisiplinan Salat pada Santri di Lembaga Pendidikan Pesantren

    Get PDF
    Kedisiplinan dalam melaksanakan salat merupakan aspek penting dalam pendidikan karakter bagi santri di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang diterapkan oleh guru dalam membentuk kedisiplinansalatsantri di SMP Pondok Pesantren Imam Bukhari Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SMP Ponpes Imam Bukhari Karanganyar menerapkan berbagai strategi untuk membentuk kedisiplinan salat santri, antara lain melalui memberikan teladan, pendekatan personal, pemberian bimbingan praktek salat, nasehat, penegakan aturan, bekerja sama dengan santri pilihan, pemberian hadiah dan pengawasan yang berkesinambungan. Guru juga memanfaatkan kegiatan ekstrakurikuler muhadharah untuk   ibadah di lingkungan sekolah yang religius untuk mendukung upaya tersebut. Selain itu, kerjasama antara guru, orang tua, dan pihak sekolah juga berperan penting dalam membentuk kedisiplinan salat santri. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan salat santri, yang ditunjukkan oleh peningkatan jumlah santri yang rutin melaksanakan salat berjamaah dan kesadaran akan pentingnya salat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pendidikan agama Islam yang lebih efektif dalam membentuk karakter santri yang taat beribadah

    Kompetensi Pedagogik dan Motivasi Belajar: Sebuah Meta-Analisis

    No full text
    Penelitian meta-analisis ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kompetensi pedagogik dan motivasi belajar berdasarkan ukuran efek (effect size) yang diperoleh dari sejumlah studi sebelumnya. Analisis dilakukan dengan pendekatan meta-analisis terhadap data yang dikumpulkan melalui mesin pencari daring, seperti portal jurnal nasional, Portal Garuda, dan Google Scholar. Data yang diperoleh menjadi dasar dalam proses analisis. Kajian ini mengacu pada temuan-temuan dari jurnal elektronik nasional Indonesia, dengan 20 artikel yang dipilih sebagai sampel layak. Hasil perhitungan gabungan menunjukkan nilai p kurang dari 0,001 dan estimasi effect size sebesar 0,768. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kompetensi pedagogik dan motivasi belajar, dengan kekuatan hubungan berada pada kategori sedang. Nilai estimasi sebesar 0,978 mengindikasikan bahwa variansi antar studi yang dianalisis sangat tinggi. Uji heterogenitas (I²) menunjukkan nilai yang jauh melampaui 50%, menandakan bahwa data bersifat heterogen. Temuan yang signifikan juga terlihat pada subkelompok jenjang Sekolah Menengah Atas dengan nilai p < 0,001 serta pada kelompok Perguruan Tinggi dengan estimasi 0,698 dan nilai p sebesar 0,010. Secara keseluruhan, hasil meta-analisis ini menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogik pendidik cenderung berbanding lurus dengan tingkat motivasi belajar peserta didik

    Hubungan antara Kualitas Desain Massive Open Online Course, Kemandirian Belajar, dan Keterlibatan dengan Ketercapaian Learning Outcomes

    No full text
    Karakteristik Massive Open Online Courses (MOOC) yang terbuka dan masif seringkali menyebabkan kurangnya intervensi dari Subject Matter Expert (SME), sehingga berkontribusi terhadap rendahnya tingkat penyelesaian courses dalam pencapaian learning outcomes yang sudah ditargetkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kualitas desain MOOC berdasarkan Quality Matters Rubric, kemandirian belajar, dan keterlibatan peserta didik dengan ketercapaian learning outcomes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan melibatkan 140 peserta didik sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dan analisis data learning analytics pada platform ICE-I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas desain MOOC berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar (β = 0,900; p < 0,05) dan keterlibatan peserta (β = 0,884; p < 0,05). Kemandirian belajar (β = 0.562; p < 0,05) dan keterlibatan (β = 0,403; p < 0,05) secara signifikan berpengaruh terhadap ketercapaian learning outcomes. Nilai R² sebesar 0,782 untuk kemandirian belajar, 0.809 untuk keterlibatan, dan 0,874 untuk ketercapaian learning outcomes menunjukkan model memiliki kekuatan prediktif yang tinggi. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan desain MOOC yang lebih efektif guna meningkatkan pengalaman belajar daring peserta didik

    Implementasi Pembiasaan Moderasi Beragama Sebagai Pencegahan Sikap Intoleransi: Studi Kasus Sekolah Menengah Pertama

    No full text
    Era teknologi saat ini mengancam penurunan karakter dan toleransi beragama peserta didik. Situasi ini berdampak pada peningkatan kerentanan akan sikap intoleransi peserta didik. Untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan pendekatan edukatif serta pembiasaan untuk menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi praktik moderasi beragama melalui pembiasaan moderasi beragama di SMP Negeri 8 Yogyakarta. Model penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah Wakil kepala sekolah urusan kurikulum, guru mata pelajaran PPKN, dan guru pendidikan agama. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan praktik moderasi beragama dilakukan melalui kegiatan pendidikan dan pengajaran, kegiatan ekstrakurikuler, peringatan hari besar keagamaan, dan pembiasaan secara kultural peserta didik. Disimpulkan bahwa pelaksanaan praktik pembiasaan dalam menumbuhkan moderasi beragama melalui giat keagamaan pagi sebagai pencegahan sikap intoleransi tergolong sangat baik dengan pelaksanaan yang efektif dalam menanamkan nilai toleransi, keseimbangan dan keadilan

    Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Education for Sustainable Development Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) yang berbasis Education for Sustainable Development (ESD) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran matematika. Metode yang dipakai adalah kuasi eksperimen dengan desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel terdiri dari siswa kelas IV SD Negeri Hegarmukti 02 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes esai terbuka yang mengukur empat aspek berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Mann-Whitney, serta perhitungan N-gain. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis antara kelompok eksperimen dan kontrol (p < 0,05), dengan kelompok eksperimen mencatat skor rata-rata post-test lebih tinggi. Nilai N-gain kelompok eksperimen sebesar 0,5254 tergolong sedang dan lebih unggul dibandingkan kelompok kontrol yang sebesar 0,3456. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan CTL berbasis ESD efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan isu keberlanjutan

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇