Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Motivasi Belajar Siswa: Peran Kepuasan Belajar sebagai Mediasi Lingkungan Belajar dan Dukungan Orang Tua

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kesadaran bahwa motivasi belajar mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga sangat bergantung pada dukungan eksternal seperti lingkungan belajar dan peran orang tua. Lingkungan akademik yang kondusif dengan fasilitas memadai, suasana kampus yang nyaman, serta interaksi yang baik antara dosen dan mahasiswa diyakini mampu meningkatkan semangat belajar. Demikian pula, dukungan orang tua melalui perhatian, dorongan moral, maupun pemenuhan kebutuhan akademik menjadi fondasi penting yang mendorong mahasiswa untuk tetap berkomitmen dalam proses belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar memiliki peran dominan dalam meningkatkan motivasi maupun kepuasan belajar mahasiswa, sedangkan dukungan orang tua lebih kuat pengaruhnya terhadap pembentukan motivasi dibandingkan kepuasan belajar. Temuan lain juga mengindikasikan bahwa kepuasan belajar tidak selalu menjadi jembatan yang efektif dalam memperkuat hubungan antara faktor eksternal dan motivasi. Dengan demikian, motivasi mahasiswa lebih banyak dipengaruhi oleh pengalaman nyata yang mereka temukan di lingkungan akademik serta dukungan langsung dari keluarga.Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penciptaan lingkungan belajar yang kondusif serta keterlibatan orang tua secara konsisten merupakan kunci penting untuk membentuk mahasiswa yang termotivasi dan berprestasi. Selain memberikan kontribusi teoritis dalam memperluas pemahaman tentang faktor eksternal yang memengaruhi motivasi, penelitian ini juga menawarkan implikasi praktis bagi perguruan tinggi dan keluarga untuk bersinergi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkualitas

    Buku Edukasi Ramah Anak (BERANI): Inovasi Literasi untuk Pencegahan Kekerasan Verbal pada Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Kekerasan verbal menjadi salah satu bentuk tindakan buliying yang jarang disadari. Di sekolah dasar, edukasi tentang kekerasan verbal belum terfasilitasi denan baik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Buku Edukasi Ramah Anak, No Intimidasi (BERANI) sebagai media literasi untuk pencegahan kekerasan verbal pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Produk yang dikembangkan berupa buku cerita bergambar dengan judul BERANI yang terdiri dari 3 sub tema buku yaitu Berani Bilang “Julukan yang Menyakitkan”, Berani Bicara “Kata-kata yang Menyakiti”, dan Berani Jadi Diri Sendiri. Hasil validasi ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan bahwa ketiga buku memperoleh persentase kelayakan di atas 90% dengan kategori “sangat valid”. Uji keterbacaan yang melibatkan 18 siswa SD menghasilkan rata-rata skor respons di atas 91,3% dengan kategori “sangat baik”. Dan dari respon Guru sebesar 97,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa buku BERANI memiliki relevansi tinggi dengan pengalaman sehari-hari siswa, menggunakan bahasa sederhana, ilustrasi menarik, serta pesan moral yang jelas sehingga efektif sebagai sarana edukasi anti kekerasan verbal. Produk yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan di sekolah dasar untuk mendukung penguatan karakter positif sekaligus mencegah praktik kekerasan verbal di lingkungan sekolah. Buku BERANI mampu menjadi solusi edukasi dan pengatasan kekerasan verbal di sekolah dasa

    Framework Pembelajaran Adaptif Berbasis Sosial Media pada Pembelajaran Berbasis Teknologi Lingkup Perguruan Tinggi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menyusun framework pembelajaran adaptif berbasis sosial media sebagai pedoman dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE, namun pelaksanaannya difokuskan hanya sampai tahap Analysis dan Design. Tahap analisis dilakukan melalui sintesis temuan penelitian sebelumnya dan kajian literatur untuk mengidentifikasi kebutuhan mahasiswa, dosen, dan institusi terhadap pembelajaran adaptif berbasis media sosial. Tahap desain dilakukan dengan merumuskan struktur dokumen framework, mengembangkan lima komponen utama (kurasi konten edukatif, integrasi CPMK (aktivitas, asesmen, jalur adaptif, SOP institusional, dan toolkit evaluasi), serta menyusun draft dokumen sebagai blueprint awal. Hasil penelitian berupa dokumen draft framework yang telah disusun secara sistematis dan dilengkapi dengan instrumen pendukung seperti rubrik penilaian, tabel pemetaan CPMK, serta draft SOP. Dokumen ini masih berada pada tahap working draft sehingga belum difinalisasi maupun diuji dalam konteks pembelajaran nyata. Meskipun demikian, framework yang dihasilkan telah memberikan kontribusi konseptual dan praktis dengan menawarkan solusi atas kebutuhan integrasi media sosial ke dalam pembelajaran berbasis teknologi di perguruan tinggi. Penelitian lanjutan diperlukan untuk memasuki tahap Development, Implementation, dan Evaluation guna menguji efektivitas framework dalam meningkatkan kualitas pembelajaran adaptif

    Quality Management of Indonesian Education Services in the Digital Era: A Systematic Literature Review

    No full text
    This research aims to analyze the quality of educational services in Indonesia in the digital era by highlighting the application of the SERVQUAL dimension in digital education quality management. The research method used is a systematic literature review based on the PRISMA protocol, by identifying and synthesizing 21 scientific articles published in 2020–2025 that are relevant and indexed nationally and internationally. The results of the study revealed that the use of digital technology contributes significantly to improving accessibility, administrative efficiency, and learning flexibility; However, service gaps are still found in the aspects of reliability and tangibles due to limited infrastructure and digital literacy. On the other hand, the dimensions of responsiveness, assurance, and empathy can be strengthened through educator training, strengthening digital governance, and providing personalized technology-based services. The implications of this study emphasize the importance of continuous innovation, data-driven quality measurement, and multi-stakeholder collaboration so that educational institutions are able to meet students' expectations and increase competitiveness; meanwhile, further research is suggested to highlight the personalization of AI-based services and the effectiveness of digital evaluation models across educational levels

    Institutional Strategies to Increase Retention Indigenous Papuan Students (OAP) At Musamus University

    No full text
    StudyThis study uses a qualitative approach with a case study design to explore the institutional strategies implemented by Musamus University to increase retention of Indigenous Papuan (OAP) students. Data collection methods included semi-structured interviews and focus group discussions (FGDs) with 15-20 Indigenous Papuan students selected through purposive sampling. The data were analyzed using Voyant Tools to identify key patterns and themes in students' perceptions of institutional support.ResultsResearch shows that non-academic students respond positively to program orientations that help them adapt to the academic environment. Academic support, such as tutoring and access to educational resources, is considered crucial to their academic success. Furthermore, active involvement in the campus community increases students' sense of belonging to the university, which contributes to increased retention. Discussionrevealed that strategies involving financial support through scholarships, as well as moral and academic mentoring, are essential for increasing student motivation. Data analysis also showed that positive interactions between students and lecturers play a crucial role in creating a supportive learning environment. Recommendations from this study include developing a more comprehensive scholarship program, improving moral support, and adapting educational programs to better suit the needs of indigenous students. In conclusionMusamus University plays a crucial role in creating an inclusive and supportive academic environment for Indigenous Papuan students. By implementing a holistic institutional strategy, the university can not only improve student retention but also contribute to the empowerment of the Indigenous Papuan community as a whole. This research is expected to serve as a reference for better education policies in the future

    The Implementation of Meaningful Learning in Enhancing Conceptual Understanding of Fifth-Grade Students in Mathematics

    No full text
    This study aims to analyze the implementation of meaningful learning in improving fifth-grade students' conceptual understanding of mathematics at Dabin Werkudara Elementary School, Bumijawa District, Tegal Regency. The research approach used was a qualitative case study method involving five elementary schools: Dukuhbenda 01 Elementary School, Dukuhbenda 02 Elementary School, Dukuhbenda 04 Elementary School, Muncanglarang 02 Elementary School, and Sigedong 02 Elementary School. Data were collected through in-depth interviews with teachers and students, as well as direct observation during the learning process. Data analysis was conducted using an interactive model that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that meaningful learning helps students connect mathematical concepts with real-world experiences, thereby enhancing conceptual understanding and learning motivation. Teachers play a crucial role in creating a contextual learning environment through the use of concrete media, discussions, and collaborative activities

    Penerapan Model Problem-Based Learning (PBL) Berbasis Industri Marmer untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Kepedulian Lingkungan Siswa pada Materi Larutan Asam-Basa

    No full text
    Pembelajaran kimia di tingkat SMA sering kali masih berorientasi pada hafalan konsep, sehingga pemahaman konseptual siswa terhadap fenomena kimia nyata masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis industri marmer dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan kepedulian lingkungan siswa pada materi larutan asam-basa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Campurdarat, Tulungagung. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas XI, guru kimia, dan kepala sekolah. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, analisis dokumen, dan hasil kerja siswa dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang disusun berdasarkan lima sintak PBL. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis konteks industri marmer mampu meningkatkan keterlibatan aktif dan pemahaman konseptual siswa secara signifikan. Pada tahap penyelidikan, siswa mampu menghubungkan hasil pengukuran pH limbah marmer (pH 7–8 pada industri dan 8–9 pada usaha rumah tangga) dengan konsep asam-basa dan sistem netralisasi dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Melalui diskusi dan refleksi, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan menjelaskan konsep larutan asam-basa dalam konteks kehidupan nyata serta tumbuhnya kesadaran ekologis terhadap pengelolaan limbah industri. Dengan demikian, penerapan PBL berbasis industri lokal tidak hanya memperkuat pemahaman konsep kimia, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan literasi ilmiah yang relevan dengan Kurikulum Merdeka

    Analisis Persepsi Siswa SMK Terhadap Pengajaran Bahasa Inggris Melalui Metode Task Based Language Learning Berbasis Aplikasi Wordwall

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa aspek dalam pendidikan yang meliputi: aspek pedagogi (rendahnya keterlibatan siswa dan relevansi pembelajaran dengan dunia kerja), aspek teknologi (kebutuhan penggunaan aplikasi digital, seperti aplikasi wordwall untuk pembelajaran yang terstruktur) dan aspek kontekstual (pentingnya pengembangan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa SMK di daerah untuk mengurangi kesenjangan pendidikan). Penelitian ini menggunakan desain mixed methods sequential explanatory dengan pendekatan quasi experiment (non equivalent control group). Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMK di Kabupaten Tana Toraja. Data dikumpulkan melalui tes bahasa Inggris, skala persepsi, observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) hasil uji Wilcoxon Signed Rank (Z = −4.782, p < 0.001) r= 0,87, dimana skor post-test lebih tinggi dibanding skor pre-test, sehingga disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test pada kemampuan bahasa Inggris siswa Selain itu, hal ini juga mengindikasikan bahwa metode pengajaran TBLL memiliki dampak yang positif pada peningkatan skor bahasa Inggris siswa; (2)hasil uji U-Mann Whitney sebesar 98.0, p < 0.001 (Z = -5.624). Nilai p < sig.0.05 mengindikasikan terdapat perbedaan yang signifikan antara gain score kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, sehingga disimpulkan bahwa metode TBLL berbasis aplikasi wordwall lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa SMK; (3)hasil analisis tematik menunjukkan adanya peningkatan kosakata dan kemampuan berbicara aktif siswa, serta persepsi positif terhadap metode ini. Implikasi penelitian ini menghasilkan kerangka praktis untuk menerapkan metode TBLL berbasis aplikasi wordwall dalam konteks pembelajaran vokasi

    Peran Istri Hadratussyaikh M. Hasyim Asy’ari dalam Keberhasilan Pendidikan dan Perjuangan Kebangsaan

    No full text
    Hadratussyaikh M. Hasyim Asy’ari adalah salah satu ulama dan ada yang mengatakan pendidik terbaik di Indonesia. Seluruh kehidupan Hadratussyaikh M. Hasyim Asy’ari didedikasikan untuk berjuang dan pengabdian kepada agama dan bangsa. Hadratussyaikh M. Hasim Asy’ari berjasa besar bagi bangsa Indonesia, selain menyikapi situasi sosial politik pada masanya, beliau juga aktif berjuang untuk bangsa Indonesia dan turut serta dalam peperangan, sehingga tidak heran jika beliau ini adalah salah satu pemeran utama dalam pendidikan nasional. Selain itu, beliau juga mendirikan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang kini terkenal dan memiliki banyak pengikut di seluruh dunia. Peranan Hadratussyaikh M. Hasyim Asy’ari yang terpaparkan diatas tidak lepas dari peranan istri-istri beliau yang mampu membantu dan mendukung perjuangan beliau. Penelitian ini menggunakan bertujuan untuk memahami fenomena tentang proses yang dilakukan oleh subjek penelitian dengan landasan sumber kepustakaan, yaitu sumber yang digali melalui informasi perpustakaan seperti buku, jurnal ilmiah, majalah, surat kabar dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis domain untuk memperoleh gambaran subjek peneleitian, serta analisis taksonomi untuk menguraikan data menjadi lebih rinci, data tersebut yang di peroleh dari informasi kepustakaan. Dalam penelitian ini memunculkan kesimpulan bahwa Bu Nyai Nafiqah dengan kecakapannya berperan sangat penting dalam mendampingi Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari sebagai tokoh Islam dalam lingkup nasional. Selain itu pemikiran majunya telah diwariskan oleh putra putrinya hingga mereka berhasil menghadirkan pembaharuan, serta mengubah wajah pesantren menjadi lebih inklusif dan mampu melahirkan kader-kader kiai yang cakap di bidang pergerakan nasional. Sepanjang hayatnya, Bu Nyai Nafiqah telah dikaruniai sepuluh putra-putri dengan Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, sebelum wafat pada tahun 1920. Sedangkan Nyai Masrurah dimasa hidupnya mampu menggantikan peran serta posisi yang sebelumnya telah di tinggalkan atau di gagas oleh Bu Nyai Nafiqah

    Strategi Kepala Sekolah dalam Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Kejuruan

    Get PDF
    The issue of weak implementation of character education at SMK Muhammadiyah Lemahabang, Cirebon Regency, is reflected in student behaviors inconsistent with moral and religious values, such as low discipline and negative environmental influences. This study aims to analyze the principal’s strategies in implementing character education, identify supporting and inhibiting factors, and evaluate the success of the implemented programs. This research employs a qualitative method with library and field approaches. Data were collected through in-depth interviews with the principal, teachers, and students, along with document analysis such as school policies and evaluation reports. Direct observations of routine school activities were conducted to understand the applied character education strategies. The data were descriptively analyzed to provide a systematic overview of the program’s implementation. The results reveal that the principal's strategies include integrating religious values into routine activities such as prayer recitation, Qur’an reading, congregational prayers, and programs like BTQ (Reading and Writing the Qur’an) and Qur’an memorization. Supporting factors include the principal's commitment, parental and community support, and adequate infrastructure. Main obstacles involve limited time, negative environmental influences, and the presence of stalls near the school. Evaluations indicate improvements in students' religiosity and discipline, although strengthening control over the external environment is necessary. Character education programs should be optimized with better time management and stronger collaboration with the community

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇