Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Potensi Microlearning Game dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penggunaan microlearning game dalam meningkatkan motivasi belajar matematika pada siswa kelas V di SDN 1 Lestari, Kecamatan Patianrowo, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 28 siswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan microlearning game mampu meningkatkan motivasi belajar matematika siswa secara signifikan. Berdasarkan hasil angket motivasi belajar, terjadi peningkatan skor rata-rata dari 63,5 sebelum intervensi menjadi 82,3 setelah penggunaan game, menunjukkan peningkatan sebesar 18,8 poin. Siswa menunjukkan peningkatan minat terhadap materi, rasa percaya diri yang lebih tinggi, serta penurunan tingkat kecemasan terhadap pelajaran matematika. Elemen-elemen dalam game, seperti tantangan yang berjenjang, sistem penghargaan (rewards), dan umpan balik instan, terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan antusiasme siswa dalam proses belajar. Selain itu, penggunaan game memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar secara mandiri dengan ritme yang sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. Meskipun terdapat beberapa tantangan, seperti kebutuhan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan game agar sesuai dengan kemampuan beragam siswa, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa microlearning game memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran matematika di sekolah dasar. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa guru dapat mengintegrasikan microlearning game sebagai salah satu strategi pembelajaran inovatif berbasis teknologi untuk meningkatkan motivasi dan efektivitas pembelajaran matematika, khususnya pada jenjang pendidikan dasar

    Meaningful Learning Practices in Islamic Education: A Qualitative Exploration of Planning, Implementation, and Evaluation

    Get PDF
    This research explores the implementation of meaningful learning in Islamic Religious Education (PAI) classes at two Islamic-based senior high schools in Bandung: SMA OMNI Bintang Madani and SMA Mutiara Bunda. Using a qualitative descriptive approach, the study examines planning, implementation, and evaluation stages of meaningful learning as applied in both schools. The findings reveal that both institutions apply contextual, student-centered, and value-based learning strategies, supported by continuous teacher training, integrated curriculum design, and holistic assessments. SMA OMNI adopts a structured PDCA model, while SMA Mutiara Bunda emphasizes flexibility and student agency. The results suggest that meaningful learning not only strengthens religious understanding but also enhances students’ reflective thinking, creativity, and character development. This study provides a practical model for integrating Ausubel’s theory with 21st-century skills and Islamic education values

    Pengembangan Alat Peraga Kapal Berbasis Arduino Sebagai Media Pembelajaran di Politeknik Ilmu Pelayaran

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah alat peraga kapal berbasis mikrokontroler Arduino sebagai media pembelajaran interaktif di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Alat ini dirancang untuk merepresentasikan sistem kerja kapal secara sederhana namun fungsional, sehingga dapat membantu taruna memahami prinsip dasar navigasi, pengendalian kapal, serta pemanfaatan teknologi digital dalam dunia maritim. Sistem dikendalikan menggunakan Arduino UNO dan dilengkapi dengan komponen seperti motor DC sebagai penggerak utama, servo motor untuk sistem kemudi, serta sensor-sensor pendukung seperti sensor jarak (ultrasonik), suhu, dan cahaya untuk memperkaya pembelajaran berbasis data. Proses pengembangan meliputi tahap desain, perakitan fisik alat, pemrograman, serta pengujian fungsi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat peraga dapat beroperasi dengan baik, memberikan umpan balik visual dan gerakan yang responsif, serta mampu mensimulasikan pengendalian kapal dalam skala kecil. Implementasi alat ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman praktis taruna terhadap sistem kapal dan teknologi Arduino secara menyeluruh, serta mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi di bidang pendidikan maritim

    Rancangan Program Intervensi Konseling Perilaku bagi Anak Usia Dini Berisiko Disleksia Fonologis dengan Potensi Twice Exceptional (2E)

    Get PDF
    Pada anak usia dini, disleksia fonologis ditandai oleh hambatan dalam mengenali, membedakan, dan menghubungkan fonem dengan huruf, meskipun tidak terdapat gangguan pada kecerdasan, pendengaran, maupun kualitas pengajaran. Kondisi ini menjadi lebih kompleks pada anak dengan profil Twice Exceptional (2E), yaitu individu dengan potensi kecerdasan tinggi yang disertai hambatan belajar, karena kesulitan fonologis mereka kerap tidak teridentifikasi secara tepat pada tahap perkembangan awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan konseling perilaku berbasis kekuatan dalam mendukung perkembangan perilaku adaptif dan kesadaran fonologis pada anak usia dini dengan potensi 2E yang berisiko mengalami disleksia fonologis. Penelitian dilakukan terhadap satu subjek, yaitu seorang anak perempuan berusia 3 tahun di Sumedang, yang diidentifikasi memiliki kecenderungan tantrum intens, kesulitan dalam struktur bahasa ekspresif, serta hambatan dalam kesadaran fonologis. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan orang tua, dan konsultasi dengan Laboratorium Ortopedagogik di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) guna memperkuat identifikasi karakteristik disleksia fonologis. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui enam tahapan metodologis, yaitu: (1) asesmen awal perilaku dan fungsi fonologis, (2) analisis ABC (Antecedent–Behavior–Consequence), (3) pemberian penguatan positif dan diferensiasi stimulus, (4) shaping perilaku, (5) pelatihan regulasi diri, dan (6) pelibatan orang tua dan guru sebagai co-therapist. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan perilaku adaptif, keterlibatan akademik awal, dan kemampuan regulasi diri anak. Selain itu, kolaborasi antara rumah dan sekolah terbukti menjadi faktor pendukung penting dalam keberhasilan intervensi. Penelitian ini dibatasi pada analisis efektivitas pendekatan konseling perilaku berbasis kekuatan sebagai strategi pendukung anak usia dini dengan risiko disleksia fonologis dan potensi 2E

    The Manajemen Strategik Membangun Brand Image Untuk Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan: (Studi Multi Situs di SMPN 1 Basarang dan SMPN 2 Basarang)

    No full text
    Pertumbuhan lembaga pendidikan yang semakin pesat di era modern. Meningkatkan persaingan dalam menyediakan layanan pendidikan yang memerlukan strategi bagi lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana manajemen strategik membangun brand image guna meningkatkan daya saing lembaga pendidikan di SMP Negeri 1 Basarang dan SMP Negeri 2 Basarang. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi yang hasilnya saling dibandingkan dan dikonfirmasi untuk memperoleh data yang akurat dan dapat dipercaya. Metode analisis data menggunakan model Miles & Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini dikaji formulasi, implementasi dan evaluasi manajemen strategik membangun brand image untuk meningkatkan daya saing lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategik membangun brand image  dilaksanakan di kedua sekolah  dengan membentuk Tim Pengembang Sekolah untuk melakukan analisis lingkungan, merumuskan visi, misi dan tujuan, menentukan Segmentation, Targeting dan Positioning serta menentukan brand identity. Dalam implementasinya sekolah melaksanakan program unggulan, pendidikan karakter, meningkatkan prestasi, menjalin kemitraan dan publikasi. Adapun kegiatan evaluasi dilaksanakan melalui penilaian program, pengukuran kinerja, dan penyusunan rencana tindak lanjut

    Implementasi Kebijakan PPDB Tingkat SMA Negeri di Jawa Barat dalam Perspektif Pemerataan Pendidikan

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan teori Hill & Hupe (2002), yang mencakup tiga dimensi utama: managing policy process, managing inter-organizational relations, dan managing internal and external contacts. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga SMA negeri di lima kabupaten/kota. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PPDB masih menghadapi tantangan pada aspek struktural, teknis, dan sosial. Pendekatan top-down dan lemahnya koordinasi antarlembaga menghambat verifikasi data dan keadilan distribusi jalur afirmasi. Masyarakat cenderung hanya dilibatkan secara administratif, meskipun terdapat inisiatif lokal yang adaptif melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan bergantung pada sinergi antaraktor, adaptasi kontekstual, dan tata kelola yang inklusif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan menyeluruh model Hill & Hupe yang dikaitkan dengan aspek input, output, dan outcomes dalam konteks pendidikan menengah di wilayah dengan karakter sosial-geografis yang beragam

    Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Full Day School terhadap Prestasi Akademik dan Pembentukan Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengelolaan pembelajaran dalam sistem Full Day School dan dampaknya terhadap prestasi akademik serta pembentukan karakter peserta didik di SDIT Nur Hidayah Surakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran Full Day School di SDIT Nur Hidayah dilakukan secara terstruktur dengan memperhatikan keseimbangan antara kegiatan akademik dan non-akademik, penggunaan media pembelajaran variatif, serta pengaturan jadwal yang fleksibel untuk menghindari kejenuhan. Penerapan strategi pembelajaran aktif dan kontekstual terbukti mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi peserta didik. Dampak positif dari sistem ini terlihat dari peningkatan nilai akademik, keterampilan berpikir kritis, serta penguatan karakter religius, disiplin, dan tanggung jawab peserta didik. Meski demikian, tantangan berupa kejenuhan dan kelelahan fisik masih ditemukan, sehingga diperlukan inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan pembelajaran harian. Secara keseluruhan, sistem Full Day School memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh. Selain aspek akademik, Full Day School memberikan kontribusi terhadap penguatan karakter peserta didik, terutama dalam hal religiusitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab

    Studi Eksplorasi Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar Kota Bandung, dengan fokus pada asesmen awal, perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen akhir. Latar belakang penelitian ini adalah masih terbatasnya penelitian yang mengkaji praktik diferensiasi dalam PAI di tingkat sekolah dasar, padahal pembelajaran PAI memiliki karakteristik khas yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi di tiga sekolah dasar yang mewakili sekolah negeri, swasta, dan Islam terpadu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru PAI sudah mulai mengimplementasikan prinsip-prinsip diferensiasi dalam pembelajaran, meskipun dengan tingkat kematangan yang berbeda-beda. Pada tahap asesmen awal, guru berupaya memetakan kesiapan, minat, dan gaya belajar siswa, namun masih menghadapi keterbatasan instrumen. Pada tahap perencanaan, guru di sekolah swasta dan Islam terpadu lebih kreatif dalam menyusun variasi konten, proses, dan produk dibandingkan dengan sekolah negeri. Pelaksanaan pembelajaran menunjukkan dampak positif pada keaktifan, motivasi, dan internalisasi nilai religius siswa, meskipun pelaksanaannya belum konsisten karena kendala waktu, sarana, dan manajemen kelas. Asesmen akhir belum sepenuhnya mencerminkan prinsip diferensiasi, dengan sebagian guru masih menggunakan tes seragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan diferensiasi dalam PAI sudah berkembang ke arah positif namun memerlukan dukungan lebih lanjut berupa pelatihan berkelanjutan, sarana pembelajaran yang memadai, dan kebijakan sekolah yang mendukung. Temuan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi teoritis dan praktis untuk pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih inklusif dan bermakna

    Fostering Critical and Creative Thinking Skills Using Differentiated Student Worksheet (LKPD) in Primary Science Education

    Get PDF
    The research study investigates the impact of differentiated student worksheets (LKPD) on the development of critical and creative thinking skills among fifth-grade students in elementary science learning (IPAS). The research employed a quasi-experimental design involving students from District IV, Klaten Regency SDN 1 Tambongwetan, Kalikotes District, Klaten Regency. Data were collected through pretest and posttest assessments using validated test instruments, and analyzed using both descriptive statistics and inferential analysis. The findings reveal a significant improvement in students’ critical thinking skills, with an average increase of 24.2 points, and in creative thinking skills, with an average increase of 26.03 points, following the implementation of differentiated LKPD. Furthermore, hypothesis testing using a multivariate test showed a significance value of 0.0001 (< 0.05), confirming that differentiated LKPD had a statistically significant positive effect on both critical and creative thinking abilities in simultanly. These results highlight the potential of differentiated learning materials to foster higher-order thinking skills in primary school students, supporting a more personalized and effective science education experience

    Upaya Meningkatkan Keterampilan Menyimak Dongeng Berbantuan Media Audiovisual Berbasis YouTobe pada Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Menyimak merupakan keterampilan berbahasa yang melibatkan berbagai proses penerimaan, memahami dan menafsirkan informasi yang disampaikan. Keterampilan menyimak memerlukan kemampuan konsentrasi terhadapap informasi yang diberikan melalui media audio visual berbasis Youtobe. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mendengarkan cerita pada kelas III SDN 2 Mranti. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengadopsi model dari Kemmis dan McTaggart. Data dianalisis dengan dua pendekatan, yaitu deskriptif kualitatif untuk data observasi, dan kuantitatif untuk hasil tes yang dihitung dengan rumus tertentu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus pertama adalah 76,05, yang kemudian meningkat menjadi 86,26 pada siklus kedua. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio-visual berbasis YouTube memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan menyimak siswa serta meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇