Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
1371 research outputs found
Sort by
Efektivitas Pemanfaatan Media Kuartet Card Terhadap Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Sekolah Dasar
Pembelajaran Bahasa Inggris, terutama pembelajaran kosa kata di sekolah dasar, menunjukkan banyak perkembangan positif, meskipun masih ada beberapa masalah. Banyak pengalaman belajar akan membuat pembelajaran lebih mudah dan menyenangkan. Dengan ini peneliti akan mengenalkan sebuah media pembelajaran guna untuk menambah keterampilan siswa dalam penguasaannya tentang kosa kata Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan sebuah media kuarted card dalam penguasaan kosakata Bahasa Inggris terhadap tingkat partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan Pre-Eksperimental, design penelitian One-Group Pretest-Posttest. Teknik penentuan sampel dengan rumus Solvin yaitu jumlah sebanyak 39 siswa, 20 anak sebagai kelas eksperimen, dan 19 anak sebagai kelas non eksperimen pada kelas II SD Negeri 3 Rejosari Grobogan. Penelitian dilakukan kurang lebih 4 minggu, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tiga langkah yaitu Pretest, sebelum dilakukan pemberian perlakuan atau treatment, tindakan setelah pemberian perlakuaan atau Posttest. Pengisian kusioner efektivitas media dan tingkat partisipasi siswa saat pembelajaran. Hasil penelitian, penggunaan kuartet card sebagai media kosa kata meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris, seperti yang ditunjukkan oleh nilai t hitung dibandingkan dengan hasil t tabel, dengan taraf signifikansi 5% (10.510 > 2,085) dan nilai sig. dua sumbu, yaitu 0,000 > 0,05. Ini menunjukkan bahwa penelitian ini memiliki perubahan atau pengaruh pada media kuartet card khususnya penguasaan kosa kata Bahasa Inggris terhadap partisipasi belajar siswa Sekolah Dasar
The Integration of Islamic Values in the History of Islamic Civilization into English Language Teaching
This study explores the integration of Islamic values derived from the history of Islamic civilization into English language teaching in madrasahs. The research employs a literature review methodology, analyzing secondary data from scholarly sources to develop a comprehensive framework for this integration. By utilizing materials such as the contributions of Muslim scholars, Islamic architectural heritage, and the development of Islamic civilization, the study aims to contextualize English learning while fostering students’ religious character. The findings highlight that integrating Islamic values enhances the relevance and engagement of English learning, making it more meaningful for students. However, challenges such as students' resistance to integrative approaches are noted, which can be mitigated through innovative strategies like teacher collaboration and contextual teaching methods. The study underscores the theoretical and practical implications of this integration, contributing to holistic education theory and providing educators with practical guidelines. Limitations of the research, including its conceptual nature and focus on madrasahs, necessitate further empirical studies to validate and refine the proposed model
Pengembangan Pendidikan Karakter dan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Kegiatan Parents Day
Penelitian ini mengkaji pengembangan keterampilan sosial sebagai bagian dari pendidikan karakter melalui kegiatan Parents Day di SMP Alfa Centauri, Bandung. Program ini fokus pada sinergi antara keluarga dan sekolah dalam membangun keterampilan seperti komunikasi, kerja sama, empati, dan tanggung jawab. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengeksplorasi pelaksanaan program, aktivitas siswa, serta dampaknya terhadap karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Parents Day secara signifikan meningkatkan keterampilan sosial siswa, seperti kemampuan berkomunikasi efektif, empati, dan bekerja dalam tim. Meskipun belum sepenuhnya berhasil, program ini memberikan kontribusi positif dalam upaya menanamkan keterampilan sosial sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa. Selain itu, penelitian ini juga menghadirkan kebaruan dalam pengembangan pendidikan karakter dan keterampilan sosial siswa. Hasilnya diharapkan berkontribusi pada pengembangan keilmuan di bidang ini
Pemanfaatan Artificial Intelegence (AI) ChatGPT dalam Pembelajaran Menulis Puisi di Sekolah Dasar
Penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT, dalam pengajaran menulis puisi di sekolah dasar menawarkan peluang signifikan untuk meningkatkan keterampilan menulis, kreativitas, dan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilakukan melalui metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengeksplorasi berbagai sumber pustaka yang membahas pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan dasar, khususnya dalam konteks pembelajaran menulis kreatif. Melalui analisis literatur yang sistematis, ditemukan bahwa integrasi AI dapat memberikan umpan balik personal kepada siswa, membantu mereka memahami struktur bahasa, teknik artistik, dan elemen kreatif dalam menulis puisi. Lingkungan belajar yang dinamis yang diciptakan oleh AI juga dapat meningkatkan motivasi, minat, serta keterlibatan siswa dalam proses menulis. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti plagiarisme, orisinalitas karya, serta etika penggunaan AI dalam pendidikan. Peran guru sangat penting dalam mengintegrasikan teknologi ini secara efektif, yang memerlukan pengetahuan tentang literasi teknologi AI dan metode pengajaran kreatif. Dengan kombinasi teknologi, metode pendidikan, dan kreativitas individu yang seimbang, penggunaan AI dapat menciptakan pengalaman belajar yang inspiratif, autentik, dan produktif, serta membantu siswa mengeksplorasi potensi artistik dan ekspresi kreatif mereka secara autentik dan orisinal
Peran Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana motivasi intrinsik dan ekstrinsik berkontribusi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Motivasi intrinsik, yang bersumber dari dorongan internal seperti rasa ingin tahu dan kepuasan pribadi, serta motivasi ekstrinsik, yang dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti penghargaan atau pengakuan, menjadi fokus utama kajian ini. Dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi di kelas, dan analisis dokumen, untuk mengeksplorasi peran kedua jenis motivasi tersebut dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik mendukung pemahaman nilai-nilai agama secara mendalam serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, motivasi ekstrinsik berfungsi sebagai pendorong awal yang mendorong partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Penelitian ini menyoroti pentingnya penggunaan strategi pengajaran yang mengintegrasikan kedua jenis motivasi untuk mengoptimalkan hasil belajar. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang efektif dan berkesinambungan
Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Literasi membaca Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komik digital berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan literasi baca siswa sekolah dasar secara kuantitatif. Literasi baca meliputi mengenali, memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dalam teks, yang penting di era digital saat ini. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian sebanyak 50 siswa kelas IV SD Negeri Banjarejo yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes literasi baca yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS. Hasil uji validitas menunjukkan 18 dari 20 soal valid (p<0,05) dengan nilai reliabilitas (Cronbach's Alpha) sebesar 0,845. Data dianalisis menggunakan uji t-sample berpasangan untuk mengukur peningkatan skor literasi baca. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor literasi membaca siswa, dengan skor rata-rata pretest 65,2 meningkat menjadi 82,5 pada posttest (t = 8,932; p < 0,001). Selain itu, 90% siswa menunjukkan pengucapan yang jelas, dan 84% merasa lebih percaya diri saat membaca. Temuan ini menunjukkan bahwa komik digital berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi membaca dan membangun rasa percaya diri siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan komik digital sebagai alat pembelajaran yang inovatif dan relevan, serta perluasan studi dalam berbagai konteks pendidikan untuk mengoptimalkan manfaatnya
Pemetaan dan Analisis Bibliometrik: Tren Penelitian Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mengatasi Kesulitan Membaca
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis perkembangan penelitian pembelajaran berdiferensiasi dalam mengatasi kesulitan membaca di sekolah dasar melalui pendekatan bibliometrik. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi tren publikasi dan penulis produktif, pola kolaborasi antar penulis, institusi, dan negara, serta menganalisis tren topik penelitian berdasarkan co-occurrence kata kunci selama periode 2014-2024. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan data dari database Scopus, mencakup 300 artikel dari jurnal terindeks Q1-Q4 sebagai sumber data penelitian. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk visualisasi jaringan bibliometrik dan pemetaan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan signifikansi tren penelitian sejak 2020, dengan dominasi kontribusi dari Amerika Serikat dan Eropa. Souvignier, E. dan Seifert, S. teridentifikasi sebagai peneliti paling produktif, sementara University of Texas at Austin dan University of Münster muncul sebagai institusi terdepan dalam penelitian ini. Analisis co-occurrence kata kunci menunjukkan evolusi fokus penelitian dari remediasi tradisional menuju integrasi asesmen dan personalisasi pembelajaran, dengan penekanan pada pemahaman dan kelancaran membaca. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran berdiferensiasi, menyoroti kebutuhan akan penguatan kolaborasi internasional dan eksplorasi implementasi dalam konteks budaya yang lebih beragam. Pemetaan ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian dalam aspek teknologi pembelajaran dan asesmen berbasis data, yang perlu dikembangkan lebih lanjut
Implementasi Pembelajaran Etika Pergaulan Islami untuk Meningkatkan Resiliensi Sosial Siswa Korban Bullying
Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan serius yang berdampak negatif pada perkembangan psikososial siswa, terutama bagi mereka yang menjadi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran etika pergaulan Islami untuk meningkatkan resiliensi sosial siswa korban bullying di SMP Negeri 35 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data kuesioner dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa korban bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran etika pergaulan Islami meliputi etika berinteraksi dengan orang yang lebih tua, etika terhadap yang lebih muda, etika dengan teman sebaya, serta etika dalam berhubungan dengan lawan jenis. Hal tersebut telah meningkatkan resiliensi sosial dalam tiga aspek yaitu: self reliance sebesar 24%, social support sebesar 32%, dan self control sebesar 33%. Hasil ini menunjukkan pentingnya pembelajaran etika pergaulan Islami dalam meningkatkan resiliensi sosial dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman sehingga siswa memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola emosi dan merespons tekanan secara bijak
Persepsi Mahasiswa dalam Pembelajaran Mata Kuliah Kewirausahaan Pada Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Semarang
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis persepsi mahasiswa mengenai proses pembelajaran kewirausahaan dan kendala dalam pembelajaran kewirausahaan pada Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Teknik penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran mata kuliah kewirausahaan berlangsung secara efektif dan interaktif, penggunaan media dan metode pembelajaran telah sesuai dengan kebutuhan pada masa kini, kemudian terdapat kendala yaitu pemahaman materi pembelajaran dan penerapan teori menjadi praktek dalam berwirausaha. Mata kuliah kewirausahaan pada Prodi Pendidikan Sejarah perlu diterapkan untuk menciptakan wirausaha muda yang memiliki kompetensi sangat baik
Gastronomi Makanan Tradisional Mbojo (Bima-Dompu) dalam Pembelajaran Menulis Teks Narasi
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gastronomi makanan tradisional Mbojo (Bima-Dompu) dalam pembelajaran teks narasi yang erat berhubungan dengan budaya serta kearifan lokal yang ada. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi langsung dan wawancara. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu pengumpulan data, analisis data dan penyajian analisis data. Data yang diperoleh berupa data lisan dan data tulis. Data lisan bersumber dari warga Mbojo (Bima-Dompu), data tulis diperoleh dari berbagai jenis tulisan, seperti resep makanan, koran, majalah, tabloid dan wawancara tokoh adat setempat. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara simak catat. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskriptif analisis melalui tiga langkah, yaitu (1) mereduksi data, (2) menyajikan data, serta (3) menarik kesimpulan. Langkah-langkahnya antara lain menentukan tujuan dan ruang lingkup penelitian, mencari sumber seperti jurnal, buku, dan artikel, menetapkan kriteria inklusi dan eksklusi, membaca dan menyaring informasi yang relevan, mengorganisasikan data berdasarkan topik, dan mengorganisasikan informasi. Berdasarkan data yang diperoleh terdapat aspek gastronomi berupa kuliner sebagai identitas budaya, kuliner sebagai seni, dan kuliner dalam selera publik yang dapat diintegrasikan peserta didik dalam menulis teks narasi. sebagai seni, dan kuliner dalam selera publik yang dapat diintegrasikan peserta didik dalam menulis teks narasi