Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
1371 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Penggerak Terhadap Kinerja Guru melalui Kepuasan Kerja di Sekolah Dasar
Kinerja guru merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Kepala sekolah melalui kepemimpinannya punya potensi untuk meningkatkan kepuasan dan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: 1) Kepemimpinan kepala sekolah penggerak terhadap kepuasan kerja guru, 2) Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah penggerak terhadap kinerja guru, 3) Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja guru, dan 4) Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah penggerak terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif jenis kausal. Variabel penelitian terdiri dari kepemimpinan kepala sekolah penggerak sebagai variabel independen, kinerja guru sebagai variabel dependen, dan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Populasi adalah semua guru Sekolah Dasar Negeri Samarinda yang dipimpin kepala sekolah dari guru penggerak. Jumlah sampel sebanyak 118 orang guru. Analisis data menggunakan analisis jalur dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa 1) Terdapat pengaruh positif kepemimpinan kepala sekolah penggerak terhadap kepuasan kerja guru, 2) Terdapat pengaruh positif kepemimpinan kepala sekolah penggerak terhadap kinerja guru, 3) Terdapat pengaruh positif kepuasan kerja terhadap kinerja guru, dan 4) Terdapat pengaruh tidak langsung kepemimpinan kepala sekolah penggerak terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja. Kepemimpinan kepala sekolah penggerak mempunyai peran strategis dalam meningkatkan kepuasan kerja guru, dan berdampak pada peningkatan kinerja guru. Hasil penelitian ini dapat digunakan kepala sekolah sebagai acuan untuk meningkatkan kinerja guru dengan cara memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan kepuasan kerja, karena kepuasan kerja mampu menguatkan pengaruh kepemimpinan kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru
Implementasi Pendidikan Karakter P5 dalam Kelas Konvensional Berbasis Montessori Islami
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kelas konvensional berbasis Montessori Islami dalam meningkatkan karakter Profil Pelajar Pancasila (P5) di TA Al Falach Kota Malang. Pendekatan Montessori yang digabungkan dengan nilai-nilai Islami diaplikasikan dalam pembelajaran anak usia dini berbasis Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas Montessori Islami mampu membentuk karakter anak sejak dini, terutama karakter tawadhu’ dan mandiri. Pengembangan karakter dilakukan melalui kegiatan praktik kehidupan sehari-hari, pembelajaran sensorik, dan keterlibatan orang tua dalam program parenting holistik. Kegiatan belajar berlangsung dalam suasana menyenangkan dan interaktif, di mana anak-anak memiliki kebebasan memilih aktivitas yang sesuai dengan minat dan perkembangan mereka. Lingkungan belajar yang disiapkan secara terstruktur dan fungsional serta peran guru sebagai fasilitator turut mendukung keberhasilan penguatan karakter anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan Montessori dengan nilai-nilai Islami dalam Kurikulum Merdeka dapat menjadi model pembelajaran karakter yang efektif dan berkelanjutan pada pendidikan anak usia dini
Kontribusi Supervisi Akademik dan Kinerja Guru Terhadap Mutu Sekolah Dasar Negeri
Kenyataan yang menunjukkan bahwa mutu sekolah masih rendah. Supervise akademik kepala sekolah yang belum dilaksanakan dengan baik dapat mempengaruhi mutu sekolah. Kinerja guru yang belum baik juga dapat mempengaruhi mutu sekolah sehingga tidak tercapaianya tujuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh supervisi akademik dan kinerja guru terhadap mutu sekolah dasar negeri di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Populasi penelitian ini adalah semua guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang yang berjumlah 202 guru. Sampel yang digunakan adala 134 guru yang ditentukan menggunakan tekhnik proporsional random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian expost facto. Hasil Penelitian ini adalah sebagai adalah terdapat pengaruh yang signifikan supervisi akademik terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dalam persamaan Ŷ= 45,587 + 0,863X1 dengan kontribusi 0,725= 72,5%. Kinerja guru berpengaruh terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dalam persamaan Ŷ= 57.111 + 0,644X2 dengan besaran kontribusi 0,622 = 62,2%. Supervise akademik bersama kinerja guru memberikan pengaruh terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dalam persamaan dengan persamaan Y= 22,493 + 0,585 X1 + 0,247 X2 dengan kontribusi sebesar 0,802 atau 80,2 %. 19,8% dipengaruhi faktor lain
How Beliefs and Performance Influence Professional Identity Formation: Insight from Indonesian ELT Graduate Student
Master's programs present a unique challenge to professional identity development. Students concurrently engage in academic pursuits, research activities, and frequently part-time employment. This confluence of responsibilities creates a dynamic environment where role conflict can disrupt the clarity and coherence of their developing professional identity. The purpose of this research was to explore the development of professional identity among Master's students, focusing on the interplay between their beliefs about their identity image and their actual performance in identity development activities. This study explored two key aspects of ELT graduate student development: How do ELT graduate students envision themselves as future educators? and What strategies do ELT graduate students employ to develop their professional competence? This study utilized a qualitative approach to amplify the data derived from participants' own words through in-depth descriptions of their experiences. The data for this study was ELT graduate students who actively pursued master's programs. Moreover, the researchers s used interactive model analysis to analyze the data. This study revealed two key findings related to the research question: 1) Students envision themselves as effective teacher: 2) Professional identity development through academic and non-academic activities. This study implies that PID is a continuous process requiring ongoing learning and growth. ELT graduate students should actively engage in professional development and utilize structured self-reflection (e.g., journals, portfolios) to identify strengths and weaknesses
The Correlation between Students’ Metacognitive Reading Strategies and Reading Comprehension
Reading comprehension is an essential skill for academic success, particularly for students developing literacy through reading. Nevertheless, lack of awareness or ineffective reading strategies frequently lead to students encountering challenges in understanding texts. Metacognitive strategies have been considered important means to improve students’ Reading comprehension. This study aims to analyze the relationship between metacognitive reading strategies and reading comprehension using a quantitative approach with a correlational design. The study employed the Survey of Reading Strategies (SORS) developed by Mokhtari to measure metacognitive strategies and a reading comprehension test compiled based on language assessment theory. Data were collected from 98 students at a Vocational School in Batam, Kepulauan Riau, Indonesia. The Spearman Rho non-parametric correlation method was used to analyze the data. The findings imply no statistically significant relationship exists between metacognitive reading strategies and students' reading comprehension. This study provides important insights into the effectiveness of learning strategies in educational contexts. Therefore, it is recommended that further research be conducted to investigate other factors that may contribute to reading comprehension and evaluate more comprehensive learning approaches in improving students' reading skills. The practical implication of this study is the importance of integrating metacognitive strategies in reading learning to enhance students' learning outcomes
Evaluasi Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Fase C dengan Pendekatan Model CIPP
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Fase C di kelas V SD Negeri Jombor Kapanewon Piyungan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif dari angket. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas V, serta dokumen dan produk hasil projek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konteks, pelaksanaan projek sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penguatan karakter siswa. Pada aspek input, modul dan perangkat pembelajaran tersedia, namun pelatihan guru dan sarana pendukung masih terbatas. Aspek proses menunjukkan keterlibatan aktif siswa dan peran guru yang baik, meskipun refleksi belum terlaksana secara optimal. Aspek produk menunjukkan bahwa projek berdampak positif terhadap karakter siswa, tetapi belum ada keberlanjutan program. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model evaluasi berbasis sekolah terhadap implementasi kurikulum merdeka, khususnya dalam memperkuat praktik evaluasi pendidikan karakter secara komprehensif di tingkat sekolah dasar
Penerapan Prinsip-Prinsip Pembiayaan Pendidikan di Satuan Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip pembiayaan pendidikan di SD Negeri 2 Mergowati Temanggung, dengan fokus pada empat prinsip utama: keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Keempat prinsip ini merupakan landasan penting dalam menciptakan sistem pengelolaan keuangan pendidikan yang inklusif, efektif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus di satuan pendidikan dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa SD Negeri 2 Mergowati telah menerapkan prinsip keadilan melalui pemberian bantuan kepada siswa kurang mampu, efisiensi melalui pemanfaatan anggaran untuk program prioritas seperti pelatihan guru dan pengadaan buku, transparansi melalui pelaporan keuangan terbuka kepada masyarakat, serta akuntabilitas melalui pelaporan dan evaluasi penggunaan anggaran secara berkala. Implementasi keempat prinsip tersebut secara sinergis berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Temuan ini dapat menjadi model praktik pembiayaan pendidikan yang baik untuk diterapkan di satuan pendidikan lainnya
Evaluasi Program Sleeping Time Terhadap Fokus Belajar Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas
Program Sleeping Time adalah salah langkah baru dalam program pembelajaran yang diterapkan di SMAS IT Al-Madaniyah Samuda sebagai hasil terhadap penurunan fokus belajar siswa terutama pada jam-jam pelajaran siang. Penelitian ini bertujuan untuk bisa mengevaluasi pelaksanaan program tersebut menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara yang dilaksanakan semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari sisi konteks, program ini sangat sesuai dengan kebutuhan siswa, ditunjukkan oleh tingginya tingkat ketercapaian dengan angka 86,25%. Pada aspek ketercapaian angka 80,6% mencerminkan perlunya selalu ada peningkatan fasilitas dan sosialisasi. Proses pelaksanaan berjalan cukup efektif dengan angka 91,9%, ditandai oleh keterlibatan aktif guru dan struktur kegiatan yang rapi. Sementara itu, aspek produk mencatat dengan angka 85%, yang menunjukkan adanya sebuah perubahan yang positif dalam fokus belajar, semangat mengikuti pelajaran, dan kesadaran siswa terhadap pentingnya tidur siang. Secara umum, program ini terbukti memberikan dampak nyata dan bermanfaat bagi siswa, serta layak untuk dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah lain yang ingin menerapkan pendekatan serupa dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Iklim Organisasi, dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Guru SD Negeri
Prestasi kerja guru dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun kontribusi kepemimpinan transformasional, iklim organisasi, dan motivasi kerja belum banyak dijelaskan secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung ketiga variabel tersebut terhadap prestasi kerja guru. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional pada 184 guru SD Negeri di Kecamatan Selat yang dipilih melalui teknik simple proportionate random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, analisis jalur, dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel berada pada kategori sedang. Kepemimpinan transformasional dan iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan prestasi kerja guru. Selain itu, motivasi kerja terbukti memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan iklim organisasi terhadap prestasi kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan transformasional dan penciptaan iklim organisasi yang kondusif untuk meningkatkan motivasi dan prestasi kerja guru
Desain LKPD Berbasis Canva untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar
Penelitian ini mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Canva sebagai media interaktif untuk pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 044825 Gundaling 1 Berastagi (n = 19). Tujuannya adalah mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan efektivitas LKPD dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket kepraktisan, angket motivasi, dan tes hasil belajar. Hasil validasi ahli menunjukkan skor rata-rata 4,80 (sangat valid), sementara uji kepraktisan menunjukkan respon guru 87% (sangat praktis) dan respons siswa pada kategori praktis hingga sangat praktis. Analisis motivasi mengindikasikan peningkatan keterlibatan dan minat belajar siswa, dan uji pretest–posttest menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 62,63 menjadi 78,95 (N-Gain = 0,44, kategori sedang) dengan uji-t signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis Canva merupakan media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa.