IPMAFA Journals (Institut Pesantren Mathali'ul Falah)
Not a member yet
599 research outputs found
Sort by
Living Qur’an Pesantren: The Process and the Background of Khataman Al-Qur’an Tradition
The tradition of khataman al-Qur’an is vital for students, alumni, and Zainul Hasan Genggong Pesantren followers. This tradition is held every haul of the Kiai. This study aims, First, to explain how the process of the khatam al-Qur’an tradition held by students, alumni, and followers of the Zainul Hasan Genggong Pesantren. Second, to find out the background of Khataman al-Qur’an tradition. This research is qualitative research using ethnographic studies. Data collection techniques using participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis uses the Miles and Huberman model, known as data reduction, data presentation, and conclusion. To find out the validity of data using triangulation techniques, combining source and technique triangulation. The research results are as follows; first, the khataman al-Qur’an Tradition among students is held togetherly through three stages, pre-ceremony, ceremony, and post-ceremony. Meanwhile, among alumni and followers, the process of khataman al-Qur’an is held offline and online, coordinated by Alumni organizations known as the Zainul Hasan Pesantren Alumni and Santri Association (Tanaszaha). Second, the background of Khataman al-Qur’an tradition is based on the al-Qur’an, al-Hadith, Qoul 'ulama,' and is inspired by other Pesantren ceremonies
Kampung Sehat Ramah Anak; Peningkatan Hidup Bersih dan Sehat di Desa Sumberrejo
Kampung sehat ramah anak adalah kampung yang penduduknya dalam hal ini kader PKK, posyandu, dan keluarga memiliki kemauan dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan dalam rangka menjamin dan memenuhi hak-hak anak. Di Desa Sumberrejo Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara masih terdapat warga yang belum memiliki kesadaran hidup bersih dan sehat.. Berdasarkan hasil survei dan wawancara permasalahan mitra diantaranya belum adanya gugus tugas desa ramah anak, kualitas pelayanan posyandu masih kurang, belum tersedianya tempat sampah yang memenuhi standar ramah anak, pos PAUD belum sesuai standar nasional pendidikan, sarana bermain belum sesuai standar, dan keterlibatan orangtua dalam mendukung kampung sehat ramah anak masih rendah. Pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi, pelatihan, parenting, dan pendampingan. Solusi yang ditawarkan yaitu memfasilitasi pembentukan gugus tugas desa ramah anak di tingkat desa, meningkatkan kualitas posyandu melalui pelatihan pada kader posyandu, memberikan sosialisasi PHBS dan menyediakan tempat sampah ramah anak, memberikan pelatihan penyelenggaraan Pos PAUD sesuai 8 standar PAUD, memfasilitasi sarana bermain di Pos PAUD sesuai standar pelayanan minimal sarana PAUD, dan melakukan Parenting tentang Kampung sehat ramah anak pada orangtua di Pos PAUD
Gerakan Mengajar yang Membahagiakan melalui Safari Inspirasi di SDN Patuk 2 Gunungkidul
Permasalahan pendidikan di Indonesia amat kompleks. Salah satunya adalah kurangnya literasi dan pembelajaran yang kurang membahagiakan. Untuk menghadapi permasalahan tersebut, perlu bantuan semua kalangan. Termasuk akademisi atau mahasiswa yang merupakan kaum intelektual. Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, jurusan PAI Angkatan 2015 berinisiasi membuat sebuah gerakan yang bertujuan memberikan dampak pada pendidikan. Kegiatan ini dinamai Safari Inspirasi, yakni gerakan sehari memberi inspirasi kepada anak setingkat sekolah dasar dan berfokus pada pembelajaran yang menyenangkan, pemberian motivasi, penguatan literasi dan pentingnya mempunyai cita-cita. Metode yang digunakan adalah PLA (Participatory Learning and Action). Kegiatan ini dilakukan di SDN Patuk 2, Gunungkidul. Gerakan ini hampir sama dengan Merdeka Belajar yang punya tujuan agar mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan interpersonal sekaligus mendapatkan pengalaman mengajar
Dynamics of Muslim and Catholic Communication in Building a Pluralist Village of Deliksari Semarang
The research aims to find out how the Deliksari Village community fosters the value of pluralism through communication. To gain a more comprehensive understanding, the author conducted field research using a phenomenological approach. To obtain information, the author conducted in-depth interviews with a number of religious figures, community leaders and the public. The results show that the pluralism that developed in Deliksari Village occurred because intense and harmonious communication was built by religious leaders and community leaders and there was no rejection from the community. Everyone works together to understand each other, both Muslim and Catholic communities discuss and deliberate to reach common ground when discussing a problem. In the researchers' findings, parents and religious leaders in the village provide a foundation for their children by involving children in reciting the Koran from an early age, learning prayer practices, and regular recitation for children. Apart from that, children are included in religious activities in the community, such as yasinan-tahlilan, IPNU-IPPNU, routine recitations for each RT, congregational prayers, grand recitations, and others. In major Islamic religious activities, church youth often take part, such as during recitations, etc. The interactions that occur in the Deliksari community are forms of interpersonal, inter-personal and group communication that alternate indirectly and are very intense
Penanganan Siswa Hiperaktif di Sekolah Dasar melalui Model Contextual Teaching Learning (CTL) Berbantuan Metode Self Instruction
Hyperactive students are a challenge for teachers in learning because they can interfere with the learning process. Teachers can choose the right learning model and learning method so that learning can run well. This study aims to determine the implementation of the Contextual Teaching Learning (CTL) model assisted by the Self Instruction method in dealing with hyperactive students. This type of research is qualitative research with a case study approach using descriptive qualitative methods. Data collection techniques in this study used observation, questionnaires and interviews. The research subjects were 1st grade students totaling 2 children out of 29 students. The results of this study indicate that the use of the CTL learning model assisted by the self-instruction method creates a more effective atmosphere in learning. It is proven that during learning, an interactive classroom atmosphere is created conducive to the teacher's efforts in explaining the material to all students. The use of instruction through positive affirmation sentences is able to encourage students to consider their own decisions regarding the behavior they do
Pengaruh Membaca dan Menonton Konten LGBT terhadap Orientasi Seksual dalam Pandangan Agama Islam
Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender (LGBT) is a form of sexual deviation that is more than adultery and sexual immorality. The presence of LGBT people in Indonesia is increasing in quantity, although the exact number is not known. The circulation of various LGBT content on social media is increasing, for example in films and various kinds of stories. This research aims to explore how much influence reading and watching LGBT content has on changes in sexual orientation. The research results show that there is an influence of reading and watching on sexual orientation. This can be seen from the results of the questionnaire, there were 3 out of 40 respondents who stated that they liked people of the same sex as a result of the influence of the reading/shows that contained LGBT elements that they read.
Keywords: Islamic Education; Local Wisdom; Muslim Tradition
Peningkatan Pemahaman Akad Syariah Dalam Fiqih Muamalah Pada Masyarakat Desa Mejobo Kudus
Peningkatan pemahaman Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Mejobo Kudus, karena masyarakat dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat dilepaskan dari praktik Akad Syariah. Melalui sebuah kegiatan Peningkatan pemahaman Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Mejobo Kudus dalam Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah baik secara konsep maupun implementasi dalam kehiupan sehari-hari. Tim pengabdian memberikan Peningkatan pemahaman Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah dengan tujuan memberikan pengetahuan bagi masyarakat Desa Mejobo Kudus. Pada kegiatan Peningkatan pemahaman ini dibantu dengan narasumber yang menjelaskan terkait dengan konsep Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah dan jenis Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah. Setelah peserta mendapatkan materi tentang konsep Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah dan jenis Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah, peserta diminta untuk berfikir kritis terkait dengan implementasi Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah dalam kehidupan sehari-hari. Hasil yang dicapai dalam kegiatan Peningkatan pemahaman Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah bagi masyarakat Desa Mejobo Kudus adalah peserta memahami konsep Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah dan pentingnya pemahaman Akad Syariah dalam Fiqih Muamalah bagi masyarakat Desa Mejobo Kudus. Secara keseluruhan mitra pengabdian merasa puas dengan kegiatan ini, baik dalam sisi pelaksanaan, materi yang disampaikan dan partisipasi abdimas dalam kegiatan
A Critical Analysis of Auguste Comte's Positivism for Islamic Digital Research
Auguste Comte's Positivism, a philosophical paradigm that originated in the early 19th century, has been widely discussed and debated among scholars in various fields. In recent years, this issue has gained increasing attention in the context of Islamic digital research. This paper aims to critically analyze Comte's Positivism and its impact on Islamic digital research. In Islamic digital research, Positivism has been criticized for its lack of cultural and historical context and its disregard for the role of ethics and values. This article illustrates how positivism's emphasis on empirical observation and data is compatible with the Islamic digital research paradigm. Given the vast data generated by digital technologies, the scientific method provides a convincing foundation for comprehending complicated phenomena in the digital world. Findings indicate that applying positivism as a research paradigm in digital research is beneficial. However, digital researchers are advised to be cautious of the weaknesses of the paradigm they would adopt for a study
Childfree dalam Perspektif Islam (Studi Kasus Konten Kreator youtube Gita Savitri Devi)
Childfrelel melnjadi selbuaih isu yang hangait dipelrbincangkan khususnya di meldia sosial masyarakait Indonelsia. Salaih satu konteln krelator belrnama Gita Savitri Delvi melbahas melngelnai anak Gita sav melngungkapkan bahwa dirinya melmilih untuk childfrele. Belbelrapa ada yang melndukung kelputusan Gita namun tak banyak juga yang melnayatakan tidak seltuju. hadirnya felnomelna childfrelel ini pada dasarnya tidak telrlelpas dari adanya pelrulbahan cara pandang masyarakat telrhadap pelrkawinan. Lalul bagaimana jika pasangan yang suldah melnikah malah melmilih ulntulk tidak melmiliki anak dalam pelrnikahannya apabila ditinjaul dari pelrspelktif pandangan agama Islam. Jelnis pelnellitian dalam pelnellitian ini adalah pelnellitian kulalitaitif dan menggunakan pelnellitian pulstaka (litelratulrel relselarch). Pelndelkatan yang pelnullis gulnakan dalam pelnellitian ini adalah pelndelkatan normatif dan sosiologis. Telknik analisis data pada pelnellitian ini adalah delskriptif kulalitatif. Dapat disimpulkan bahwa Melmiliki keltulrulnan adalah selbulah anjulran dalam Islam bulkanlah selbulah kelwajiban. Ayat al-qulr’an melnganjulrkan manulsia ulntulk melmiliki keltulrulnan yang sah dari hasil pelrnikahan. Hal ini dikatakan dalam Al-Qulr’an ulntulk melncapai pelrnikahan yang sakinah, mawaddah, warahmah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan penelitian terkait pernikahan sukarela tanpa anak di Indonesia.
 
Pendampingan Advokasi Hak Kesehatan Terhadap Korban Pelanggaran HAM Berat Lansia Tahun 1965 di FOPPERHAM Yogyakarta.
The purpose of the study are to find out which way done fopperham advocacy and shape the success of done fopperham 1965 human rights to the victim. The research is research field research namely research who takes primary data in the field, in the location. Studi field work was carried out by selecting fopperham institutions in Yogyakarta. While the types and approach research used in this research was descriptive qualitative, because in this research produce conclusions in the form of who described in detail, which is in the form the figures is not data. The result of the research indicated. First, violations of human rights on a victim advocacy fopperham heavy 1965 it can be seen from a number of ways, ranging from reading park give education, give the shape of advocacy of a policy of, and give the shape of health services. Second, the form of the success of fopperham in engage in advocacy of clients can be seen from micro approach, mezzo, and macro.It is held to find out the form of the success of conducted by fopperham