Al-Isyraq - Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam
Not a member yet
384 research outputs found
Sort by
DAMPAK JUDI ONLINE TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA
Gambling is a pathological activity that is still carried out by many members of society, including students. Online gambling has become an increasingly disturbing phenomenon among college students, with potentially serious impacts on their mental health. This research aims to determine the impact of online gambling on mental health in students. This research is library research or Library Research which is carried out in order to collect information and data through various sources including journals, books, documents, mass media, and so on. The results of this study show that online gambling has a negative impact on the mental health of students, including causing stress, anxiety, depression, disturbed sleep patterns, dependency and decreased academic performance
PENGALAMAN PSIKOLOGIS NARAPIDANA NARKOBA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP IMPLEMENTASI KONSELING SUFISTIK
A person's falling into drug abuse, consuming and distributing them, is an action that is categorized as a crime. The consequence is that those caught by the authorities have to spend time in a correctional institution, an institution that is not only prison but also rehabilitation. This research aims to reveal the psychological experiences of prisoners and the application of Sufistic counseling by the UIN Sunan Gunung Djati community service team. The research method used is descriptive with a qualitative approach. The key informants for this research were the prison head, supervisor or counselor and 10 prisoners who were selected purposively with the consideration that the ten prisoners could be met and interviewed when they took part in religious activities at the mosque. The collected data is processed, interpreted and analyzed qualitatively. The research results show that the prisoners have a strong desire to change, especially because of feelings of deterrence while in prison, but they admit that it is difficult to escape drug addiction. Their need for Sufistic counseling lies in the need to strengthen their consciousness when they want to stop illegal behavior, ensuring calm and certainty while living a righteous life. The application of Sufistic counseling is oriented towards fulfilling spiritual needs which become strength in repelling the challenges faced. Sufistic counseling that is able to generate a deep understanding of the true nature of life that must be lived
GERAKAN SHALAT SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK
Pada artikel ini penulis bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerakan shalat terhadap perkembangan motorik kasar pada anak, aspek-aspek apa saja yang berkembang pada psikologis anak yang menggunakan gerakan shalat sebagai medianya. Pada artikel ini digunakan metode literature review, dengan cara menganalisis beberapa jurnal serta bahan lain yang berkaitan dengan kajian artikel ini. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa gerakan sederhana dalam shalat dapat menjadi sebuah media pengembangan motorik kasar pada anak jika dilaksanakan secara rutin. Ada 4 aspek sekaligus yang berkembang dengan baik yang akan berdampak baik terhadap perkembangan anak, diantaranya : Pertama, perkembangan fisik motorik anak berkembang dengan baik. Kedua, bahasa anak berkembang dengan baik serta mampu mengungkapkan sesuatu secara ekspresif. Ketiga, kemampuan anak untuk meregulasi emosi serta bertanggung jawab untuk menyelesaikan rangkaian shalat dengan sempurna. Keempat, perkembangan nilai agama serta moral yang meningkat. Dalam hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa gerakan shalat bisa digunakan sebagai media untuk pengembangan motorik anak karena hal ini sudah terbukti memiliki pengaruh terhadap perkembangan motorik kasar anak serta baik terhadap perkembangan psikologis anak.Kata Kunci: Gerakan Shalat, Motorik Kasar, Anak
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 8 KOTA JAMBI
This research aims to increase the self-confidence of students in class XI of SMA Negeri 8 Jambi City. The approach to this research uses an experimental approach with a correlation method. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 10 people and 8 students who had low self-confidence were taken. Based on the research results, a significance value of 0.000 kecil dari 0.05 was obtained and the calculated t value was kecil t table or -0.675 kecil dari 0.2172. So Ho was rejected, which means there was an increase in students' self-confidence after undergoing treatment 3 times through the role playing technique group guidance service
KONSELING KELUARGA ISLAMI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN SEXTING ANAK: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR
Penggunaan gawai pada anak-anak sudah tidak asing lagi setelah terjadinya pandemi Covid-19, karena gawai dijadikan sebagai sarana belajar mengajar. Namun penggunaan gawai pada anak-anak tetap harus mendapatkan pengawasan dari orang tua, karena anak-anak bisa saja mengakses informasi-informasi yang negatif di laman internet dan menjadikan anak dapat melakukan kegiatan seksual secara virtual melalui chat. Fenomena ini sudah menjadi tren dikalangan anak-anak. Agar fenomena ini tidak menyebar luas, maka diperlukan konseling keluarga guna mencegah anak untuk melakukan kegiatan seksual virtual. Tujuan penelitian ini untuk memberikan alternatif solusi dalam upaya pencegahan seksual berbasis virtual pada anak. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian literatur dengan pendekatan fenomenologi. Data yang digunakan berasal dari video channel youtube @macanidealis yang mana kriminolog divideo tersebut menjelaskan fenomena yang sedang terjadi pada anak-anak. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konseling keluarga dengan menggunakan pendekatan behavior dan keislaman dapat dijadikan sebagai pilihan untuk mencegah kegiatan sexting pada anak
MODEL KESIAPSIAGAAN BENCANA BERBASIS SEKOLAH MELALUI PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA DI KOTA TANGERANG
This study aims to analyze the implementation model of disaster management policies through the Disaster Safe School Program in Tangerang City. The research employed a qualitative method with a descriptive approach. The findings reveal that the implementation model of the disaster-safe educational unit policy generally adheres to disaster mitigation principles by applying regulations and procedures from both central and local levels. However, the fundamental measures and objectives of the Disaster Safe School Program in Tangerang City have not been fully realized. The allocation of policy resources, particularly budget implementation, remains limited, resulting in many disaster-prone schools lacking access to training. Furthermore, communication among organizations and implementing agencies during coordination has not been optimal. Outreach efforts by central and local authorities have yet to fully involve relevant stakeholders, such as the community. As a result, economically disadvantaged communities have limited understanding of the policy
PERAN KONSELOR ADIKSI YAYASAN AN-NUR HAJI SUPONO PURBALINGGA DALAM PEMULIHAN PASIEN KETERGANTUNGAN ZAT ADIKTIF
Pelaksanaan rehabilitasi narkoba konseling kecanduan merupakan pendamping sosial yang memiliki peran dan kompetensi dalam melakukan konseling dan intervensi klinis terhadap pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba yang diperoleh dari pelatihan dan atau pengalaman praktik. Begitu pula konselor yang ada di Institusi Penerimaan Wajib Lapor Yayasan An-Nur Haji Supono Purbalingga memiliki peranan dalam pemulihan korban penyalahgunaan narkoba dengan kompetensi yang dimilikinya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan yang dimiliki konselor adiksi berdasarkan perspektif Kemensos RI yang dimiliki konselor adiksi dan teknik apa saja yang digunakan dalam proses konseling di Institusi Penerimaan Wajib Lapor Yayasan An-Nur Haji Supono Purbalingga. Jenis penelitian yaitu penelitian lapangan. Penarikan sampel dengan purposive sampling yaitu subyek yang diteliti adalah konselor adiksi sebanyak 2 orang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa konselor adiksi cukup kondusif dan efektif dalam menjalankan perannya serta memiliki keterampilan yang memadai dalam pelayanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba dengan adanya keberhasilan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba
PENTINGNYA PENDEKATAN TEKNIK SELF MANAGEMENT DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA
Pentingnya sumber daya manusia berkualitas dalam pembangunan suatu negara telah menempatkan pendidikan sebagai aspek penting yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Artikel ini membahas peran pendidikan dalam membentuk karakter siswa, khususnya di tingkat SMP, dengan fokus pada pengembangan perilaku belajar mandiri. Merujuk pada literatur dan regulasi pendidikan, penelitian ini menyoroti pentingnya kemandirian belajar siswa sebagai landasan untuk mencapai karakter yang baik. Pendekatan teknik self-management dalam bimbingan dan konseling di sekolah menjadi fokus utama artikel ini, dengan penekanan pada bagaimana teknik ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian menggunakan tinjauan pustaka untuk mendapatkan landasan teori yang kuat. Hasil dan pembahasan mencakup teknik manajemen mandiri yang dapat diterapkan siswa, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, serta hambatan dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapannya. Artikel ini menunjukkan bahwa motivasi belajar, disiplin belajar, dan dukungan sosial merupakan faktor yang saling terkait dalam pembentukan kemandirian belajar siswa. Untuk mengatasi hambatan dalam penerapan teknik manajemen mandiri, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan pelatihan, dukungan sekolah, keterlibatan orangtua, dan pertimbangan konteks budaya. Kesimpulannya, pengelolaan waktu dan kemandirian belajar siswa merupakan aspek krusial dalam membentuk karakter dan keberhasilan belajar
PSIKOEDUKASI DUKUNGAN PSIKOLOGIS AWAL (DPA) PADA KONSELOR TEMAN SEBAYA
Psychological First Aid (PFA) is a series of basic skills that aim to reduce the negative impact of stress and prevent the emergence of worse mental health disorders due to disasters or critical situations. PFA psychoeducation is expected to increase participants' knowledge and understanding of appropriate psychosocial responses to traumatic events and how to provide support to individuals facing difficulties. Peer support groups or peer support, as the first people asked to assist peers who experience a crisis incident at school, are considered to need to receive psychoeducation regarding PFA. PFA psychoeducation for peer support was given for 3 hours at school, then continued by measuring peer support's knowledge and understanding of the principles of psychosocial support using a questionnaire. 16 peer counsellors participated in psychoeducation activities, consisting of 8 men and 8 women. The results of post-tests, observations and interviews showed that participants were quite happy in participating in psychoeducational activities. Students know PFA services and understand the steps for providing PFA. Some research limitations and obstacles experienced by researchers can be of concern and become lessons for future researchers
STRATEGI PENDEKATAN KONSELING BEHAVIORAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR KEAGAMAAN PADA REMAJA DI MESJID TAQWA MUHAMMADIYAH
This research aims to determine the application of behavioural counselling guidance in increasing adolescents' interest in learning. This research uses descriptive qualitative methods. The research location was at the Taqwa Muhammadiyah Tebing Tinggi mosque from 4-12 July 2023. There are 2 data sources, namely primary and secondary. informants 4 teenagers and 1 counsellor. Data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. Data analysis Data reduction, data display, data verification or conclusions. Tekhnik kreadibilitas or absahan data using trangulation in the form of time, sources and techniques. the results of Bk's research there are 4 adolescents have an interest in learning at school this is seen that adolescents when learning like to be sleepy, fall asleep, do not do assignments and do not go to school without information, the causes that affect adolescents' interest in learning are due to less interesting subjects, addicted to online games, do not understand the lessons learned besides that it is also due to lack of motivation in learning, The application of behavioural counselling conducted by the location at the Taqwa Muhammadiyah mosque is carried out with individual counselling through 5 stages, namely: assemen, goal setting, Implementation technique, Evaluation termination and Feedback