Thejournalish - Social and Government (E-Journal)
Not a member yet
262 research outputs found
Sort by
BASIC DIFFERENCES IN VILLAGE AUTHORITY ACCORDING TO LAW NUMBER 32 OF 2004, LAW NUMBER 23 OF 2014 WITH LAW NUMBER 6 OF 2014
This study aims to analyze the differences in village authority in three laws, namely Law Number 32 of 2004, Law Number 23 of 2014, and Law Number 6 of 2014. The research method used is a descriptive-analytical approach by describing and analyzing the content of the law. The results of the analysis show that there are several changes and additions to village authority in Law Number 23 of 2014 and Law Number 6 of 2014, such as authority in village financial management, natural resources and environmental management, and authority in village development. However, some village authorities are removed or regulated more limited in Law Number 23 of 2014 and Law Number 6 of 2014. In conclusion, the changes and additions to village authority in Law Number 23 of 2014 and Law Number 6 of 2014 indicate an effort to give more authority and autonomy to villages in managing resources and development in their areas
Analisis Customer Relationship Marketing Melalui Linkedin Untuk Mengembangkan Brand Awareness: Studi Kasus Pada BDx Indonesia
CRM (Customer Relationship Marketing) melalui LinkedIn adalah pendekatan yang digunakan oleh perusahaan B2B untuk berkomunikasi. BDx Indonesia menerapkan strategi ini untuk mengembangkan Brand Awareness. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi CRM oleh BDx Indonesia melalui LinkedIn dalam mengembangkan brand awareness dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan peserta internal dan eksternal dari BDx Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BDx Indonesia berkomitmen membangun kepercayaan dan transparansi dengan pelanggan, yang berdampak positif pada Brand Awareness. Penelitian ini menemukan bahwa konten customer journey dianggap relevan dengan audiens BDx Indonesia. Namun, tantangan seperti respon yang lambat dan kurangnya fokus pada pelanggan individu tetap menjadi hambatan yang perlu diatasi. Penanganan masalah yang kurang optimal menyebabkan solusi sementara yang tidak memberikan kepuasan yang komprehensif kepada pelanggan. Meskipun demikian, upaya optimalisasi telah dilakukan dengan adanya Customer Success Manager dan Global Service Desk, tetapi perbaikan lebih lanjut dalam mekanisme remediasi yang terstruktur masih diperlukan. Oleh karena itu, saran praktis untuk BDx Indonesia termasuk melakukan evaluasi mendalam terhadap proses penanganan masalah, mengembangkan sistem pelaporan yang lebih efisien, dan memberikan pelatihan yang tepat kepada karyawan yang terlibat untuk meningkatkan tanggung jawab, efisiensi, dan kepuasan pelanggan secara keseluruhan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI RURAL TOURISM “TIRTO MULYO” DI DESA TEGAL MULYO KECAMATAN KELUANG KABUPATEN MUSI BANYUASIN
Kepedulian sebagai pihak yang memberdayakan memberi masyarakat merupakan upaya meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki masyarakat sehingga masyarakat dapat mewujudkan jati dirinya serta mengangkat Harkat dan martabat nya secara maksimal untuk bertahan dan mengembangkan diri secara mandiri Ekonomi, Sosial ,Agama dan Budaya.metode penelitian yang digunakan pada penelitian Kualitatif. Metode penelitian kualitatif ini adalah survei dengan hasil teks tanpa nilai numerik. Penelitian Deskriptif adalah bentuk pengolahan data yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagai aman adanya tanpa maksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat di Wahana Tirto Mulyo itu sendiri yaitu berjualan. Hingga saat ini banyak warga yang berjualan di area Wahana Titro Mulyo itu sendiri. Bagi masyarakat yang bekerja sebagai juru parkir dan penjaga loket juga di rekrut oleh pihak Wahana Tirto Mulyo yang berasal dari masyarakat dan anak muda yang masih menganggur., Pengembangan UMKM Jahit sudah berjalan dengan maksimal dengan cara sosialisasi yang diberikan oleh pelaksana UMKM dan juga pelatihan menjahit telah memberikan dampak yang baik pada peningkatakan kualitas SDMnya, namun dalam Pengembangan Pasar Desa pelatihan yang diberikan kepada masyarakat untuk dapat membuka usaha baru belum dilaksanakan secara maksimal, pemerintah desa hanya fokus dengan pembangunan pasar desa, namun tidak memberikan pelatihan cara membuka usaha dan pemilihan usaha yang cocok kepada masyarakat.interaksi dan komunikasi antara pemerintah desa dan lembaga kemasyarakat desa berserta masyarakat telah menunjukkan sikap saling bahu membahu dalam upaya mencapai kesuksesan pada program desa percontohan
STRATEGI CONTENT MARKETING KIENKA MELALUI INSTAGRAM STORY UNTUK MEMPERTAHANKAN BRAND ENGAGEMENT: Studi Pada @kienka.id
Maraknya penggunaan media sosial Instagram di Indonesia sebagai alat yang digunakan untuk menyampaikan content marketing semakin banyak digunakan oleh brand. Hal itu membuat Kienka sebagai brand online di Indonesia menggunakan akun Instagram for business untuk memasarkan produk dengan membuat content marketing dalam bentuk foto dan video melalui Instagram story. Beragam fitur yang ada didalam Instagram story digunakan sebagai cara untuk melakukan interaksi antara brand dengan pengikutnya. Teori yang digunakan yaitu content marketing dan brand engagement. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi content marketing melalui Instagram story untuk mempertahankan brand engagement. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data wawancara semi-struktur dengan 2 narasumber internal, 4 narasumber eksternal, dan 1 narasumber ahli. Validitas penelitian menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa perusahaan telah membuat strategi content marketing yang berlandaskan pada 8 langkah content marketing yaitu Menetapkan tujuan; Pemetaan target pasar; Penggagasan dan perencanaan konten; Penciptaan konten; Distribusi konten; Penguatan konten; Evaluasi pemasaran konten; dan, Perbaikan pemasaran konten sehingga dapat mempertahankan brand engagement.
Kata kunci; Content marketing, media sosial, instagram story, brand engagemen
Gerakan Beli Indonesia Pemberdayaan Masyarakat Menurut Heppy Trenggono
Gerakan Beli Indonesia adalah gerakan kesadaran dan penyadaran dari, oleh dan untuk seluruh komponen bangsa Indonesia untuk membeli produk Indonesia. Tiga sikap kejuangan Gerakan Beli Indonesia, antara lain : 1. Membeli produk Indonesia. 2. Membela bangsa Indonesia.3. Menghidupkan semangat persaudaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Data primer dikumpulkan dengan wawancara dan observasi. Narasumber adalah Heppy Trenggono Inisiator Gerakan Beli Indonesia dan Hasto Wardoyo Mantan Bupati Kabupaten Kulon Progo. Hasil dalam penelitian ini ditemukan Gerakan Beli Indonesia lahir karena 2 (dua) hal dari Heppy Trenggono. Pertama perspektif kebangsaan merupakan keresahan akan kondisi ekonomi bangsa dimana membanjirnya produk asing masuk ke Indonesia. Kedua perspektif pribadi merupakan perjalanan Heppy Trenggono ke Los Anggeles Amerika Serikat tahun 2008. Ketika berbelanja ditoko, ditemukan merk hasil belanja semuanya merupakan produk dan milik perusahaan Yahudi. Heppy Trenggono berfikir kenapa bangsa Yahudi bisa maju. Karena mereka bisa menyeleksi produk yang masuk ke negaranya dan memprioritaskan produk dalam negerinya. Hasil penelitian ini juga ditemukan bahwa Program Bela Beli Kulon Progo yang dicanangkan oleh Hasto Wardoyo Bupati Kabupaten Kulon Progo merupakan program turunan dari Gerakan Beli Indonesia. Program tersebut bertujuan untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Kulon Progo
Penerapan Metode Earned Value Dalam Analisis Kinerja Biaya Dan Waktu Pada Proyek Konstrusksi Sports Center Smk Bhakti Kartini Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi
Sports Center is a place consisting of activities and efforts that can help develop or foster a person's physical and spiritual potentials, whether in the form of games, matches, or just filling free time with sports. The Sports Center of SMK Bhakti Kartini located at Jl. Caringin no. 8, Kec. Rawalumbu, Bekasi City, West Java is one of the large 2-story Sports Centers, with various facilities such as a gymnasium, futsal with an international standard field, basketball, and various other facilities. In the construction of this Sports Center, there were many problems with delays in its construction, therefore a study was needed to analyze cost and time control. One of the project management methods for controlling costs and time is the Earned Value method. The Earned Value method is a method of managing a project by analyzing cost and time performance based on the weight of the plan, the weight of the realization, and the actual costs of the project. The results obtained using Ms. Excel, are the BCWS, ACWP, and BCWP values in the 40th week are Rp. 3,088,884,893, Rp. 2,850,876,747, and Rp. 2,802,698,381. In addition to these variables, there are also variables of the Earned Value method for costs and time. The results of the calculation of project performance variables against costs obtained CV, CPI, ETC, and EAC values in the 40th week were -Rp. 49,178,366, 0.983, Rp. 483,789,304, and Rp. 3,334,666,051. These results indicate that the project experienced cost overruns based on the calculations made. Project performance variables against time obtained SV, SPI, ETS, and EAS values of -Rp.287,186,512, 0.91, 5.50 6 weeks, and 46 weeks. These results indicate that the project experienced a delay of ± 1 week from the planned schedule
Fungsional Komunikasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Permai Jaya
Setiap kelompok perikanan pasti melaksanakan komunikasi, termasuk Pokdakan Permai Jaya yang beroperasi di Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Kajian ini dilakukan untuk untuk memahami fungsi komunikasi berperan dalam operasional kelompok, terutama peranan aktif dalam membentuk kualitas keputusan kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdakan Permai Jaya diketahui telah melakukan komunikasi kelompok dengan berbagai karakternya. Pokdakan Permai Jaya juga telah melakukan fungsional kelompoknya untuk pengambilan keputusan sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh Teori Fungsional Kelompok, yang terdiri atas analisis masalah, penetapan tujuan, identifikasi alternatif, dan evaluasi karakter positif dan negatif. Kesimpulan dari kajian ini adalah Pokdakan Permai Jaya telah menerapkan komunikasi kelompok sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan. Tetapi, pada bagian evaluasi karakter positif dan negatif tidak terlalu mendalam dilakukan
IMPLEMENTASI CITIZEN’S CHARTER TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI PROVINSI DI ACEH
This research aims to analyze the impact of the Citizen Charter (Service Contract) on the quality of public services in Aceh. The research method used is qualitative with a descriptive approach. Research data was obtained through scientific journals, literature reviews, and other trusted sources. The research results show that the implementation of the Citizen Charter in Aceh is still in the developing stage, with several significant advances in several sectors, such as the establishment of public service malls (MPP) and improving the quality of services at the Population and Civil Registration Service (Disdukcapil). Even though there has been positive progress, there are still several shortcomings that need to be addressed, such as a lack of socialization and coordination between agencies. This research recommends several steps to improve the implementation of the Citizen Charter in Aceh, including increasing outreach and actively involving the community
Efektivitas Pemanfaatan Dana Keistimewaan Urusan Kebudayaan Di Kabupaten Sleman
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan dana keistimewaan urusan kebudayaan di Kabupaten Sleman melalui regulasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang mengkaji terkait alokasi, penggunaan, serta dampak dari dana yang disalurkan melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman kepada kelompok masyarakat. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka serta di analisis menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan pejabat struktural di Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman dan masyarakat pelaku seni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana keistimewaan berperan signifikan dalam mendukung berbagai kegiatan kebudayaan, seperti pelestarian seni tradisional, pemeliharaan cagar budaya, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan budaya lokal. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten dan partisipasi masyarakat yang masih kurang aktif. Dengan transparansi dan akuntabilitas yang baik serta evaluasi berkala, pemanfaatan dana keistimewaan diharapkan dapat lebih optimal dalam mencapai tujuan pelestarian budaya
SOSIALISASI PENGENDALIAN PENYAMPAIAN PENDAPAT DIMUKA UMUM PADA RUANG TERBUKA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Memberikan penjelasan Pengendalian Penyampaian Pendapat Di Muka Umum Pada Ruang Terbuka Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan dari pada Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pengendalian Penyampaian Pendapat Di Muka Umum Pada Ruang Terbuka Di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah merupakan bagian dari tindak lanjut Peraturan Menteri Pariwisata Nomor: KM.70/UM.001/MP/2016 Tentang Penetapan Obyek Vital Nasional Disektor Pariwisata. Yang menjadi dasar pembuatan Pergub tersebut untuk melindungi kawasan yang telah disebutkan dalam Peraturan Menteri yang merupakan bagian dari objek vital di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif eksploratif. Subjek dan Objek dalam penelitian ini adalah kebijakan yang berkaiatan dengan Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pengendalian Penyampaian Pendapat Di Muka Umum Pada Ruang Terbuka Di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kraton Yogyakarta, Kepala Kesbangpol DIY, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Kapolresta Yogyakarta, Ketua PKL Malioboro, Ketua Umum SEMMI Cabang Yogyakarta, dan Koordinator Forum BEM DIY. Metode yang dilakukan dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dengan melakukan pemilihan informan sesuai dengan tujuan dari pada penelitian ini. Hasil penelitian terkait Pengendalian Penyampaian Pendapat Di Muka Umum Pada Ruang Terbuka di Daerah Istimewa Yogyakarta. Terutama terkait lahirnya Pergub Nomor 1 Tahun 2021 tidak bertentangan dan melanggar aturan perundang-undangan, namun lahirnya Pergub 1 Tahun 2021 tersebut masih kurangnya penegakan hukum dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat sehingga belum memberikan hasil yang maksimal. Maka pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui instansi yang berwenang untuk dapat melakukan penegakan hukum dan sosialisasi yang masif agar Pergub Nomor 1 Tahun 2021 tersebut dapat berjalan sesuai yang diharapkan