Thejournalish - Social and Government (E-Journal)
Not a member yet
262 research outputs found
Sort by
FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA KOTA PALEMBANGFaktor Pendorong Dan Penghambat Keterbukaan Informasi Publik Di Dinas Komunikasi Informatika Kota Palembang
Penelitian ini membahas faktor pendorong dan penghambat keterbukaan informasi publik di Dinas Komunikasi Informatika Kota Palembang. Fokus utama penelitian ini adalah pada peran dan tanggung jawab Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam menyediakan informasi publik yang berkualitas, relevan, dan mudah diakses. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk memilih narasumber, serta metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komunikasi antara pembuat kebijakan dan implementor telah berjalan dengan baik, ditandai dengan adanya sosialisasi kebijakan baru secara langsung. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya, baik dalam jumlah staf maupun fasilitas, yang menghambat kinerja optimal dalam penerapan kebijakan keterbukaan informasi publik. Faktor-faktor tersebut memengaruhi kualitas pelayanan informasi publik yang belum sepenuhnya memenuhi standar yang diharapkan
EKSISTENSI INFLUENCER DAN BUZZER DALAM FENOMENA GOLPUT PADA MASA PEMILU
Penelitian ini mengkaji peran aktor media sosial dalam fenomena golongan putih (golput) pada pemilihan umum di Indonesia. Dalam era digital, aktor-aktor ini berfungsi sebagai pembentuk opini publik yang berpengaruh, terutama dalam konteks perilaku pemilih. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggabungkan analisis konten media sosial dan wawancara mendalam untuk memahami bagaimana aktivitas mereka mempengaruhi keputusan masyarakat untuk tidak berpartisipasi dalam pemilu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor media sosial, termasuk influencer dan buzzer, memiliki dampak signifikan dalam menyebarkan informasi dan membentuk persepsi tentang pemilu. Pengaruh ini dapat mendorong atau mengurangi perilaku golput, baik secara langsung maupun tidak langsung. Temuan ini menyoroti kompleksitas hubungan antara media sosial, pembentukan opini publik, dan partisipasi politik di era digital. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan, penyelenggara pemilu, dan pelaku demokrasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan memperkuat integritas proses demokrasi di Indonesia. Selain itu, penelitian ini membuka jalan bagi studi lebih lanjut mengenai dinamika partisipasi politik di era media sosial
STRATEGI PENGUATAN CITY BRANDING BERBASIS PRODUK LOKAL “GAMBO” DI KABUPATEN MUSI BANYUASIN
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang berjudul Strategi Penguatan City Branding Berbasis Produk Lokal “Gambo” Di Kabupaten Musi Banyuasin dengan menggunakan teori city branding dari Rangkuti (2002). Berdasarkan hasil analisis peneliti, maka dapat disimpulkan dalam upaya penguatan city branding berbasis produk lokal gambo di kabupaten muba sudah sangat baik, baik dari dinas maupun pemerintah kabupaten terus menciptakan inovasi, dari yang peneliti amati sejauh ini, jumputan gambo ini sudah bisa di akui sebagai produk unggulan baik di dalam kabupaten maupun nasional bahkan terus terlibat dalam event eventbesar dengan tujuan mengikuti model dan penjualan serta pemasaran yang ada saat ini, namun yang masih menjadi catatan besar bagi pemerintah kabupaten untuk lebih mensejahterakan lagi petani gambir guna mecegah kepunahan gambir dan sdmnya itu sendiri Strategi Penguatan City Branding ini dapat dikatakan baik. Dikarenakan tiga dari indikator tersebut menghasilkan bahwa penguatan city branding yang di nilai berhasil
Government Transformation in the 5.0 Era: Challenges and Adaptation Strategies
Government Transformation in the 5.0 Era brings significant challenges that require appropriate adaptation strategies to meet increasingly complex public expectations and evolving technology. In the face of these changes, the government needs to adopt a strategy that allows people to interact directly through social media, mobile applications, and other online platforms. The government needs to prioritize investment in reliable and secure digital infrastructure to support the efficiency of public services and improve service accessibility for all levels of society. Through literature studies, this article presents an in-depth analysis of the conceptual framework and relevant findings related to government transformation. By strengthening the understanding of adaptation challenges and strategies, this article is expected to contribute to guiding effective policy measures and practices to support government transformation in the 5.0 Era. By adopting strategies, the government can overcome the challenges faced in government transformation in the 5.0 Era and take advantage of the opportunities offered by technological advances to provide better and inclusive public services for the community
Implementasi Program “Oreo Pack” Dalam Mengurangi Stunting (Studi Kasus: Kecamatan Sukarami Kota Palembang)
Stunting merupakan permasalahan yang sangat serius, karena dapat mempengaruhi kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di suatu negara, Indonesia sudah mengatur bagaimana pencegahan Stunting dalam Peraturan Presiden No. 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan Stunting, Kecamatan Sukarami Kota Palembang salah satu Kecamatan yang menindaklanjuti Perpres tersebut dalam Surat Keputusan Camat Sukarami Kota Palembang Nomor 080/SK/2023 tentang dalam rangka percepatan penurunan Stunting Kecamatan Sukarami tahun 2023. peineilitian ini beiruijuian uintuik mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana program “OReO PACK” di kecamatan Sukarami Kota Palembang dalam mengurangi Stunting. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Studi Kasus deingan Peindeikatan Kuialitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program “OReO PACK” dalam menangani Stunting di Kecamatan Sukarami Palembang sudah berjalan dengan baik sesuai dengan Surat Keputusan Camat Sukarami Kota Palembang Nomor 080/SK/2023 tentang dalam rangka percepatan penurunan Stunting Kecamatan Sukarami tahun 2023 dengan melibatkan para Doantur Rumah makan yang ada di Kecamatan Sukarami, tetapi dalam pemberian pack makanan menu yang di berikan masih belum disesuaikan untuk anak-anak, menjadikan pack makanan yang di berikan yang seharusnya bertujuan untuk menaikan berat badan anak agar ideal menjadi kurang maksimal
Studi Penerapan E-Katalog Dalam Meningkatkan Kinerja Penyerapan Anggaran Pada Pemerintah Kabupaten Magelang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran e-katalog dalam meningkatkan kinerja penyerapan anggaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan informan dalam penelitian ini meliputi Pengguna Anggaran, Pejabat Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Kelompok Kerja. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa e-katalog secara empiris dapat meningkatkan kinerja penyerapan anggaran pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang. Penerapan e-katalog memudahkan penyusun anggaran untuk menyampaikan usulan dengan harga barang/jasa yang tercantum dalam e-katalog sehingga perencanaan anggaran lebih realistis sehingga tingkat penyerapan anggaran dapat mencapai rata-rata 94,01%. Penyerapan anggaran Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana masih berada pada kisaran 80%, dikarenakan kondisi empiris terkait pelayanan kesehatan masyarakat dan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana
LEVERAGING NATURAL DISASTERS FOR DIPLOMATIC OBJECTIVES IN INDONESIA AND TÜRKIYE IN 2023 TÜRKIYE’S EARTHQUAKES
This research examines the concept of disaster diplomacy and its application in Indonesia and Türkiye, specifically focusing on the earthquake disaster in Türkiye in 2023. By analyzing how natural disasters are utilized in diplomatic strategies, this study sheds light on the role of disasters in shaping diplomatic relations. Data was collected through interviews with the National Agency for Disaster Countermeasures of the Republic of Indonesia and experts in disaster management and Indonesia-Türkiye relations. Library research and government reports were also utilized. The research findings indicate that Indonesia strategically employs disasters to enhance its disaster management capabilities and diplomatic relations. By utilizing disasters as an instrument, Indonesia advances its national interests, particularly in natural disaster resilience. On the other hand, Türkiye has successfully obtained international aid, including assistance from Indonesia, which aligns with its long-standing diplomatic goals. Türkiye effectively showcases the strength of its diplomatic practice. Through an exploration of these dynamics, this research contributes to a deeper understanding of how natural disasters intersect with diplomatic strategies in Indonesia and Türkiye. It sheds light on how disasters are utilized as tools for achieving national goals and enhancing diplomatic relation
Evaluasi Kebijakan Program Rehabilitasi Sosial Gelandangan Dan Pengemis Di Panti Rehabilitasi Sosial Bina Karya
The number of Penyandang Masalah Kesejateraan Sosial (PMKS), especially Homeless people and Beggars in West Java Province is increasing. The number of Penyandang Masalah Kesejateraan Sosial (PMKS), especially Homeless people and Beggars in West Java Province is increasing in resolving poverty problems in the homeless and beggar categories which have physical, mental and spiritual guidance programs, individual social guidance. Knowing the results of the policy evaluation of the homeless and beggar program and to find out the efforts made by the orphanage in evaluating program policies and factors hindering program policy evaluation. The method used in this research is qualitative and data collection techniques are carried out by direct observation in the field, in-depth interviews, and documentation. The results of the research show that the program implementation activities that are applied to homeless people and beggars are in the form of services and rehabilitation, including through various guidance activities, both in the form of spiritual, physical, social, mental and skills guidance and the program is considered ineffective because there are still clients after training returns to the streets The Orphanage evaluates in early 2020 to the new management and has applied direct work distribution to clients and also provides a rented house for the first year to be paid by the orphanage, it is hoped that after it is distributed to the work place
Evaluasi Kebijakan Bukan Penerima Upah dalam Program Jaminan Hari Tua Di BPJS Ketenagakerjaan Palembang
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan yang diterapkan terhadap pekerja bukan penerima program Jaminan Hari Tua (JHT) oleh BPJS Ketenagakerjaan di kota Palembang. Kebijakan ini penting untuk ditinjau mengingat adanya perbedaan perlindungan sosial bagi pekerja yang tidak terdaftar dalam program JHT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan sejumlah pekerja dan perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam implementasi kebijakan, termasuk kurangnya sosialisasi program, rendahnya kesadaran pekerja akan pentingnya JHT, serta adanya ketidaksesuaian antara kebijakan dengan kondisi riil di lapangan. Penelitian ini menyarankan adanya peningkatan dalam sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya JHT, serta perbaikan mekanisme pendaftaran dan pengawasan untuk meningkatkan cakupan program di kalangan pekerja. Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dan inklusif bagi perlindungan sosial pekerja di Palembang
Reaktualisasi Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dan Pemberdayaan dalam Masyarakat
Students must realize the importance of the relationship between an individual and the society. Man is belongs to a society, and students are an important part of it. Students cannot live in complete isolation from the community-life. Even a school-going student is bound to have links with other people who together form a society. They can play an important role in improving and strengthening the society. The simple fact is that united we stand, and divided we fall. The society is the manifestation of that united existence, and the students are part of the society. Therefore, men and women of all ages and professions should do their best to serve the society. Studying is the main occupation of students. But, being youthful and energetic, they can engage themselves in various forms of social work in their spare time, and in moments of crisis. They should be enthusiastic about opening blood donation camps, founding gymnasiums, blind schools, health centers, libraries, etc. Such enterprises benefit a large number of people, and help in maintaining the society in a good condition