E-Journal UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
2388 research outputs found
Sort by
REPUTATIONAL RISK MANAGEMENT STRATEGY AT INDONESIAN SHARIA BANK AND MUAMALAT INDONESIAN BANK
Abstract. BSI and BMI suffered significant losses due to reputational risk. Reputation risks that occur can be properly handled so that losses that arise can be recovered immediately. This study aimed to determine the application of risk management to BSI and BMI and the application of reputation risk to BSI and BMI. The results of this study indicate that BSI and BMI have implemented risk management in accordance with POJK No. 65 of 2016. BSI and BMI have specific organizations to deal with risks, procedures, and the same problem focus on dealing with reputation risk even though the steps for implementing procedures between the two are different. BSI is more focused on strategic steps taken in overcoming risks, while BMI is not only focused on strategic steps taken but also focused on media coverage and communication management
Pengaruh Investasi, Tingkat Pendidikan, Pdrb, Dan Ekspor Terhadap Tingkat Pengangguran Di Indonesia Periode 2018-2022
Pengujian ini diperuntukkan guna mencari tahu pengaruh Investasi, Tingkat Pendidikan, PDRB, dan Ekspor terhadap tingkat pengangguran di Indonesia pada periode 2018-2022. Pengujian kuantitatif memiliki tujuan guna memberikan hasil bukti empiris mengenai pengaruh variabel independen dari Investasi, Tingkat Pendidikan, PDRB, dan Ekspor terhadap variabel dependen Pengangguran. Dengan hasil yang diperoleh secara parsial bahwa Investasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Pengangguran, Tingkat Pendidikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pengangguran, PDRB memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengangguran, dan Ekspor memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pengangguran. Namun, secara simultan Investasi, Tingkat Pendidikan, PDRB, dan Ekspor terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap Penganggura
MEWUJUDKAN PARTAI POLITIK YANG DEMOKRATIS MELALUI SISTEM PRIMARY ELECTIONS DI INDONESIA
Di Negara Indonesia pemilihan calon presiden dan wakil presiden yang terdapat pada Partai Politik terlihat kurang sistematis dan demokratis. Dimana pengambilan keputusan hanya berdasar kepada ketua umum partai politik saja. Sehingga menyebabkan calon presiden dan wakil presiden yang dipilih ketua umum partaiv, sering kali tidak sesuai kehendak dan terkesan konstituen. Terdapat beberapa Partai Politik yang mengelola hal tersebut dalam anggaran dasar, akan tetapi ketentuan yang dimaksud tidak mampu melakukanya dengan maksimal yang di sebabkan karena adannya peraturan presidential threshold yang memakssa setiap partai untuk berkoalisi untuk mencalonkan sebagai presiden dan wakil presiden. Yang mana problem tersebut mampu di atasi karena adanya pengaplikasian primary elections seperti yang pernah dilakukan oleh negara-negara demokratis seperti negara Amerika Serikat dan juga negara Prancis. Tujuan dari jurnal penelitian ini untuk mengasumsikan pengaplikasian primary elections di Negara Indonesia dalam mewujudkan Partai Politik yang demokratis. Dalam penelitia ini, artikel yang digunakan di ambil dari sumber-sumber yang relevaan untuk menjelaskan argumentasi penting terkait dengan pengaplikasian primary elections di negara Indonesia. Selain itu artikel juga menggunakan studi komparasi dengan negara Perancis dan negara Amerika Serikat sebagai negara yang telah menerapkan primary elections. Dengan melihat urgensi menerapkan primary elections sangat perlu diterapkan di negara Indonesia ini. Karena searah dengan tujuan dari regulasi, yang mana sebagai salah satu upaya agar terwujudnya perlembagaan Partai Politik yang demokratis dengan mekanisme yang di ambil pada pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden yang dipilih langsung oleh pemilih
OTONOMI KHUSUS SEBAGAI BENTUK DESENTRALISASI POLITIK PADA DAERAH RENTAN KONFLIK
Otonomi khusus di Aceh dan Papua, merupakan suatu desentralisasi asimetris, sebagai jalan tengah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dalam penyelesaian konflik bersenjata yang menginginkan perwujudan dari Negara Kesatuan yang merdeka. Penerapan otonomi khusus tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Daerah Istimewa Aceh Sebagai Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua. Pemberlakuan otonomi khusus di daerah tertentu tidak dapat berjalan dengan semestinya dikarenakan masih banyak konflik yang mengacu pada otonomi khusus tersebut. Antara lain kebijakan Pemerintah yang kurang adanya perhatian khusus terhadap daerah tersebut sehingga diberlakukannya otonomi khusus. Konflik politik yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia sangat mendalam, termasuk gerakan separatisme yang menuntut otonomi atau kemerdekaan penuh. Dalam kasus seperti ini, pemberian otonomi khusus dapat menjadi suatu strategi politik untuk meredakan ketegangan, mengakomodasi aspirasi otonomi, dan mendorong dialog yang konstruktif untuk mencapai solusi damai. Untuk mengantisipasi gejolak-gejolak tersebut, pemerintah memberikan suatu kebijakan sebagai suatu resolusi politik untuk meredam konflik di beberapa daerah tersebut
Pengaruh Word Of Mouth, Kualitas Pelayanan, Media Sosial, Store Atmosphere, Fasilitas, Dan Harga Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Warkop Kidol Lepen Tulungagung
The purpose of this study is to identify how word-of-mouth, service quality, social media, store atmosphere, facilities, and prices affect customer loyalty. This research uses primary data obtained from questionnaire responses distributed to customers of Warkop Kidol Lepen, Sumbergempol District, Tulungagung Regency. Warkop Kidol Lepen customers who have purchased at least 2 times as part of this research population. This research uses the Accidental Sampling type of the Non-Probability Sampling method. The sample used was 96 respondents. Validity and reliability tests, multicollinearity tests, coefficient of determination tests, stealth tests (f), partial tests (t), and classic assumption tests such as normality, autocorrelation, and heteroscedasticity tests are used to obtain and analyze data. The findings show that the variables of service quality, store atmosphere, facilities, and price have an impact on customer loyalty, whereas word of mouth and social media do not affect customer loyalty
ANALISIS PENGARUH PRODUK PEMBIAYAAN DAN RISIKO TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2014-2021
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak pembiayaan Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Risiko Kredit dan Risiko Likuiditas atas Profitabilitas Bank Umum Syariah Periode 2014-2021. Profitabilitas merupakan suatu bagian penting bagi setiap perusahaan salah satunya pada perbankan. Sebab adanya profitabilitas yang baik tentu akan berdampak dan menjadi jaminan keberlangsungan hidup dari suatu perusahaan. Data diperoleh dengan mengakses laporan keuangan dan laporan triwulan melalui website masing-masing Bank Umum Syariah. Populasi penelitian ini yakni 14 Bank Umum Syariah yang tercatat di Bank Indonesia. Serta diperoleh sampel sebanyak 1 yakni Bank Muamalat Syariah. Selama menganalisisnya, peneliti mengunakan regresi linier berganda serta software instrumen statistik SPSS. Diperoleh hasil pengamatan dan analisis data yang telah dilaksanakan, dimana faktor pembiayaan musyarakah, mudharabah dan murabahah mempunyai dampak negatif namun tidak signifikan akan ROA. NPF secara parsial berdampak negatif signifikan akan ROA. FDR secara parsial berdampak positif signifikan akan ROA.
Kata Kunci : Mudharabah; Murabahah; Profitabilitas; Risiko Kredit; Risiko Likuiditas
Abstract: This study aims to examine the impact of mudharabah, musyarakah, murabahah financing, credit risk and liquidity risk on the profitability of Islamic Commercial Banks for the 2014-2021 Period. Profitability is an important pert for every company, one of which is banking. Because the existence of good profitability will certainly have an impact and be a guarantee for the survival of a company. Data is obtained by accessing financial reports and quartely reports through the website of each Islamic Commercial Bank. The population of this study is 14 Islamic Commercial Banks registered at Bank Indonesia. As well as obtaining a sample of 1, namely Bank Muamalat Syariah. During the analysis, the researcher used multiple linear regression and SPSS statistical instrument software. Obtained result of observations and data analysis that have been carried out, where the musyarakah, mudharabah and murabahah financing faktors have a negative but not significant impact on ROA. NPF partially has a significant negative impact on ROA. FDR partially has a significant positive impact on ROA
Keywords: Mudharabah; Murabahah; Profitability; Credit Risk; Likuidity Ris
Program Kerja di Community Learning Center (CLC) Cempaka, Kundasang, Sabah, Malaysia
The work program at Cempaka Community Learning Centre (CLC), Kundasang, Sabah, Malaysia, is designed to improve the quality of education with various learning activities. Through the Independent Overseas Collaborative KKN of UIN Sunan Gunung Djati 2023, several programs were implemented, including English language learning, national literacy, hand washing, and emotion check. Initial observations showed that students' interest in this learning was high. The program was conducted using the peer tutor method, and the results showed an increase in students' knowledge and skills in various aspects. The program is expected to continue and be adapted to specific needs in the future
COVID-19 PANDEMIC: CONDITIONS AND SHARIA MARKETING STRATEGIES AT BMT AMANAH UMMAH SUKODONO BRANCH SIDOARJO REGENCY
Abstrak: Pandemi Covid-19 merupakan wabah virus baru yang muncul saat ini dan menyebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Seluruh aspek kegiatan yang berlangsung di Indonesia tidak dapat berjalan dengan normal, termasuk pada kegiatan operasional Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Amanah Ummah Cabang Sukodono. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui kondisi dan strategi pemasaran syariah oleh BMT Amanah Ummah Cabang Sukodono dalam menghadapi pandemi Covid-19. Peneltian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus guna memberikan gambaran detail mengenai kondisi dan strategi pemasaran syariah oleh BMT Amanah Ummah Cabang Sukodono. Hasil penelitian menunjukkan adanya penerapan empat karateristik pemasaran syariah yang dapat membantu keberlangsungan operasional dari BMT Amanah Ummah Cabang Sukodono, antara lain rubbainiyah, akhlaqiyah, waqi’iyah, dan insaniyyah. Penerapan strategi pemasaran syariah selain bertujuan untuk menjaga eksistensi BMT Amanah Ummah Cabang Sukodono, juga dapat mempertahankan loyalitas nasabah. Berkaitan dengan ulasan yang telah dilakukan mulai dari tujuan penelitian, metode penelitian serta hasil penelitian maka saran yang dapat diberikan kepada pengelola BMT Amanah Ummah Cabang Sukodono yakni perlu penerapan strategi pemasaran syariah secara optimal agar tetap mampu menjaga keberlangsungan operasional selama pandemi Covid-19, serta menjaga loyalitas nasabah untuk tetap loyal dalam menggunakan produk yang dimiliki, baik funding maupun landing.
Kata kunci: Pandemi Covid-19; Baitul Maal wa Tamwil (BMT); Strategi Pemasaran Syariah
Abstract: The Covid-19 pandemic is a new virus outbreak that is emerging today and is spreading throughout the world, including in Indonesia. All aspects of activities that take place in Indonesia cannot run normally, including operational activities of Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Amanah Ummah Sukodono Branch. The purpose of this study is to knowing about condition and sharia marketing strategy by BMT Amanah Ummah Sukodono Branch in the face of Covid-19 pandemic. This research uses a descriptive qualitative method with a case study strategy to provide a detailed description about condition and sharia marketing strategy by BMT Amanah Ummah Sukodono Branch. The research show that there are four characteristics of sharia marketing that can help the operational sustainability of BMT Amanah Ummah Sukodono Branch including rubbainiyah, akhlaqiyah, waqi’iyah, and insaniyyah. The implementation of sharia marketing strategy in addition to aiming to maintain the existence of BMT Amanah Ummah Sukodono Branch, can also maintain customer loyalty. According to the findings of this research, the relevant suggestion which can be given to the manager of BMT Amanah Ummah Sukodono Branch, namely the need to implement sharia marketing strategy optimally in order to maintain operational sustainability during Covid-19 pandemic, and maintain customer loyalty to remain loyal in using the products owned, both funding and landing.
Keywords: Covid-19 Pandemic; Baitul Maal wa Tamwil (BMT); Sharia Marketing Strateg
MOSQUE-BASED ZAKAT, INFAK AND ALMS MANAGEMENT TO IMPROVE MUSTAHIK ECONOMY
Abstrak: Studi ini membahas tentang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di masjid untuk meningkatkan ekonomi mustahik. Sesuai dengan hasil penelitian oleh Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS RI, Indonesia dengan mayoritas populasi Muslim terbesar di dunia memiliki potensi zakat sebesar 327,60 triliun rupiah. Dari potensi ini, dana zakat yang terkumpul belum mencapai sepuluh persen atau masih sekitar 17 triliun untuk seluruh Indonesia. Salah satu elemen penting dalam pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) untuk membantu pengumpulan dan distribusi zakat adalah masjid/mushala. Masjid memiliki peran penting dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat. Masjid merupakan pusat aktivitas ibadah masyarakat, baik ibadah mahdlah, pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan di UPZ Masjid Baiturrahman Ds. Bendiljati Wetan Kec. Sumbergempol telah menunjukkan kondisi yang baik. (1) Pengelolaan pengumpulan ZIS dilakukan dengan mengadakan program produktif yang tentunya disertai perencanaan yang cermat dan terstruktur, mengatur pembagian tugas untuk mengumpulkan dana dari beberapa pihak baik dari kalangan muda maupun tua, dan bekerjasama dengan aghniya', pemangku kepentingan, dan pemimpin agama di desa untuk menjadi mitra atau investor dalam UPZ, (2) Pengelolaan distribusi dilakukan dengan menentukan kriteria penerima program UPZ, menentukan mekanisme distribusi dan sistem bagi hasil, serta melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi terhadap mustahik, (3) Pengelolaan pemanfaatan UPZ menyediakan dana Qardhul Hasan bagi mustahik yang membutuhkan, dan memberdayakan mustahik melalui program pengelolaan kolam lele Pengembangan Masyarakat Zakat (ZCD), yang tentunya telah dianalisis dan disesuaikan dengan potensi desa serta diorganisir dengan terstruktur.
Kata kunci: Masjid; Ekonomi Mustahik; Pengelolaan ZIS
Abstract: This study discusses the management of zakat, infak and alms management in mosques to improve the mustahik economy. In accordance with the results of research by the Center for Strategic Studies (Puskas) BAZNAS RI, Indonesia with an average majority of the world's largest Muslim population has a zakat potential of 327.60 trillion rupiah. From this potential, the acquisition of zakat funds collected has not touched ten percent or is still around 17 trillion for all of Indonesia. One of the important elements of the establishment of the Zakat Collection Unit (UPZ) in order to assist the collection and assistance of zakat distribution is the mosque/mushala. Mosques have an important role in the quality of service of the people. The mosque is the center of people's worship activities, be it mahdlah worship, education, social, economic, health and so on. The results showed that the management at UPZ Masjid Baiturrahman Ds. Bendiljati Wetan Kec. Sumbergempol has shown good conditions. (1) Management of ZIS collection by conducting productive programs which of course are accompanied by careful and structured planning, organizing the distribution of tasks to collect funds from several parties both from the young and old, and cooperating with aghniya', stakeholder and religious leaders in the village to become partners or investors in UPZ, (2) Distribution management is taken by determining the criteria for UPZ program beneficiaries, determining the distribution mechanism and profit sharing system, as well as mentoring, supervising and evaluating mustahik, (3) UPZ utilization management provides Qardhul Hasan funds for mustahik in need, and empowering mustahik through the catfish pond management program Zakat Community Development (ZCD), which of course has been analyzed and adjusted to the potential of the village and structured organizing.
Keywords: Mosque; Mustahik Economy; ZIS Managemen