E-Journal UIN SATU Tulungagung
Not a member yet
2388 research outputs found
Sort by
ELIMINASI INDONESIA SEBAGAI TUAN RUMAH PIALA DUNIA U-20 DALAM PERSPEKTIF HUKUM KENEGARAAN DAN LEX SPORTIVA
Pemberian status tuan rumah Piala Dunia u-20 terhadap Indonesia pada hakikatnya merupakan bentuk kepercayaan FIFA terhadap perkembangan sepakbola Indonesia. Akan tetapi, kepercayaan tersebut kemudian harus ternodai dikarenakan adanya penolakan terhadap salah satu tim peserta Piala Dunia u-20 yaitu Israel untuk berpartisipasi dalam kompetisi. Persoalan muncul dikarenakan penolakan tersebut berasal dari Pemerintah Daerah yang mempunyai peran vital sebagai penyelenggara Piala Dunia u-20. Hal inilah yang kemudian memaksa FIFA untuk membatalkan status tuan rumah bagi Indonesia dan menyerahkannya kepada Argentina. Argumentasi yuridis yang menjadi dasar penolakan sejumlah kepala daerah tersebut adalah Peraturan Menteri Luar Negeri Nomor 3 Tahun 2019 tentang Panduan Umum Hubungan Luar Negeri Oleh Pemerintah Daerah yang menyatakan tidak diperbolehkannya aktivitas pengibaran bendera Israel dan dinyanyikannya lagu kebangsaan Israel dalam kegiatan resmi. Akan tetapi menjadi pertanyaan besar, bagaimanakah sebenarnya posisi Peraturan Menteri Luar Negeri Nomor 3 Tahun 2019 dalam sistem hukum Indonesia dan lex sportiva?. Hal itu disebabkan, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 pada hakikatnya secara implisit telah memberikan pengakuan terhadap kedaulatan hukum olahraga. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat miskonsepsi dalam memahami relasi antara Undang-Undang Keolahragaan dan Peraturan Menteri Luar Negeri Nomor 3 Tahun 2019
POLITIK HUKUM LARANGAN JOKI SKRIPSI SEBAGAI BENTUK PELANGGARAN INTEGRITAS AKADEMIK GUNA MENGATASI MARAKNYA FENOMENA TINDAKAN JOKI SKRIPSI
Penelitian ini secara mendalam mengkaji maraknya fenomena joki skripsi di lingkungan perguruan tinggi. Melalui pendekatan normatif dengan fokus pada kajian hukum, penelitian ini mengungkap bahwa tindakan joki skripsi merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-psinrip integritas akademik. Kurangnya peraturan yang spesifik dan lemahnya penegakan etika di lingkungan akademik menjadi faktor pendorong utama maraknya fenomena ini. Joki skripsi tidak hanya merugikan individu yang terlibat, akan tetapi merusak reputasi institusi pendidikan dan merendahkan kualitas lulusan. Hasil penelitian ini menunjukkan urgensi untuk merumuskan politik hukum yang komprehensif dalam mengatasi problematika joki skripsi. Peraturan perundang-undangan saat ini belum memadai dalam menindak tindakan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan peraturan baru yang secara tegas melarang dan memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku joki skripsi, baik mahasiswa, penyedia jasa, maupun institusi pendidikan yang terlibat. Selain itu, perlu upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya integritas akademik di kalangan civitas akademik. Dengan demikian, diharapkan tindakan joki skripsi dapat ditekan dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dapat terus ditingkatkan
Application Repastra-G: Revolution Pasar Tradisional Gubeng Upaya Meningkatkan Daya Saing Globalisasi UMKM sebagai Peningkatan Ekonomi Sosial Ekonomi/UMKM
In the digital age, technology utilization is commonplace in economic growth, but traditional markets seem to be lagging behind. Indonesia currently has approximately 13,450 traditional markets that accommodate around 13 million stall vendors and over 9 million street vendors. Instead of being a support, the rapid development of e-commerce and online shopping has become a major competitor, threatening the percentage of the economy that has been supported by this sector. The positive potential of technology for traditional markets is actually abundant. However, in reality, technology has become a threat to the sustainability of traditional markets and the MSMEs that operate under them. The author uses a literature review method, focusing on the role of digital technology in economic growth that is ready to compete with modern (online) markets. Therefore, the author developed a platform that can be used by both consumers and sellers, capable of revolutionizing the concept of sales in the Gadang Malang traditional market. The platform, named REPASTRA-G, combines digital technology with local cultural richness to create an ecosystem that benefits MSMEs and street vendors. This platform offers features such as Maps REPASTRA-G, Smart Pecagin, and Serc Kios, as well as promoting local products and showcasing the stories behind each product, to preserve local culture. REPASTRA-G demonstrates that technology can be the key to empowering MSMEs and street vendors, reviving traditional markets, and preserving local culture. With a smart and integrated approach, REPASTRA-G can serve as an example for other traditional markets in Indonesia, helping them compete in the digital age
PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS KINERJA KARYAWAN DI UD. GEMMY MULYA STONE CAMPURDARAT TULUNGAGUNG
Abstrak: Adanya pelanggaran etika bisnis yang dilakukan oleh pihak perusahaan ataupun para karyawan yang dapat membuat kualitas kinerja karyawan dalam sebuah perusahaan menjadi berkurang dan perusahaan tidak bisa mencapai tujuannya secara efektif. Dengan diterapkannya etika bisnis Islam akan membuat kualitas kinerja karyawan dalam suatu perusahaan akan meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan etika bisnis Islam pada UD. Gemmy Mulya Stone Campurdarat Tulungagung dan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan etika bisnis Islam dalam meningkatkan kualitas kinerja karyawan pada UD. Gemmy Mulya Stone Campurdarat Tulungagung. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori tentang Etika Bisnis Islam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan etika bisnis Islam pada UD. Gemmy Mulya Stone jika didasarkan dengan 5 prinsip etika bisnis Islam sudah berjalan baik, meskipun masih ada sedikit kendala terkait tingkat religiusitas beberapa karyawan, namun pihak perusahaan sudah menyadari dan memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. 2) Efektivitas penerapan etika bisnis Islam dalam meningkatkan kualitas kinerja karyawan pada UD. Gemmy Mulya Stone sudah dapat dikatakan efektif, hal tersebut dapat diukur dari faktor yang meliputi kemampuan menyesuaikan diri, prestasi kerja, kepuasan kerja, kualitas, penilaian pihak luar, pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi yang sudah menunjukkan hasil yang baik.
Kata Kunci: Penerapan; Etika Bisnis Islam; Kualitas Kinerja Karyawan.
Abstract: There are violations of business ethics committed by the company or employees that can make the quality of employee performance in a company decrease and the company cannot achieve its goals effectively. The application of Islamic business ethics will improve the quality of employee performance in a company. The purpose of this research is to describe the application of Islamic business ethics at UD. Gemmy Mulya Stone Campurdarat Tulungagung and to describe the effectiveness of the application of Islamic business ethics in improving the quality of employee performance at UD. Gemmy Mulya Stone Campurdarat Tulungagung. The theory used in this research is the theory of Islamic Business Ethics. This research method uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection is done by observation, interview, and documentation techniques. The results showed that 1) The application of Islamic business ethics at UD. Gemmy Mulya Stone which is based on the 5 principles of Islamic business ethics has been running well, although there are still a few obstacles related to the level of religiosity of some employees, the company has realized and provided solutions to these problems. 2) The effectiveness of the application of Islamic business ethics in improving the quality of employee performance at UD. Gemmy Mulya Stone can be said to be effective, this can be measured from factors including adaptability, job performance, job satisfaction, quality, external assessment, goal achievement, integration, and adaptation which have shown good results.
Keywords: Implementation; Islamic Business Ethics; Employee Performance Qualit
PERAN PEREMPUAN PEDAGANG KELONTONG DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA BERDASARKAN PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
Abstrak: Perkembangan ekonomi dan dorongan gaya hidup menjadikan kebutuhan masyarakat meningkat. Hal tersebut mendorong setiap keluarga untuk menambah penghasilan bulanannya dengan mencari pekerjaan lain, terutama oleh ibu rumah tangga yang memiliki banyak waktu luang. Hal tersebut mendorong perempuan di Desa Sumberagung untuk bekerja menjadi pedagang kelontong. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran perempuan pedagang kelontong dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Sumberagung Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, perspektif ekonomi islam. Dengan menggunakan Teori Motivasi dan Hierarki, metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam (indepth interview). Metode pengumpulan data melalui observasi interaktif, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer berupa wawancara bersama 13 perempuan pedagang kelontong di Desa Sumberagung. Teknik analisis data menggunakan redukasi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh dengan ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan pedagang kelontong membantu meingkatkan kebutuhan dan kelangsungan hidup setiap keluarga. Faktor yang mempengaruhi perempuan bekerja sebagai pedagang kelontong didorong oleh kebutuhan dasar fisiologis dan kebutuhan psikis. Kebutuhan dasar fisiologis seperti kebutuhan pangan, pakaian, dan tempat tinggal menjadi motivasi utama para perempuan untuk bekerja. Selain itu, kebutuhan psikis seperti rasa aman, rasa cinta dan memiliki, harga diri, dan aktualisasi diri juga menjadi faktor penting yang mendorong pedagang kelontong perempuan untuk bekerja sebagai pedagang kelontong. Peran perempuan pedagang kelontong sejalan dengan prinsip Islam yang menekankan tauhid (keimanan), ‘adl (keadilan), nubuwwah (kenabian), khilafah (pemegang amanah), dan ma’ad (hasil). Prinsip-prinsip ini mendorong perempuan pedagang kelontong untuk bersikap jujur, adil, dan bertanggung jawab, serta menjalankan bisnis dengan cara yang halal dan beretika.
Kata Kunci: Perempuan Pedagang Kelontong; Ekonomi Keluarga; Ekonomi Islam.
Abstract: Economic development and lifestyle encouragement have increased people's needs. This encourages every family to increase their monthly income by looking for other work, especially housewives with a lot of free time. This encourages women in Sumberagung Village to work as grocery traders. The research aims to describe the role of women grocery traders in improving the family economy in Sumberagung Village, Wates District, Kediri Regency, from an Islamic economic perspective. By using motivation and hierarchy theories, the method used in this research uses qualitative methods through in-depth interviews—data collection methods through interactive observation, interviews, and documentation. The primary data source is interviews with 13 women grocery traders in Sumberagung Village. Data analysis techniques use data reduction, data exposure, and conclusions. The validity of the data is obtained by diligent observation and triangulation. The research results show that the role of women grocery traders helps improve the needs and survival of each family. Factors that influence women to work as grocery traders are driven by basic physiological needs and psychological needs. Basic physiological needs such as food, clothing, and shelter are the main motivation for women to work. Apart from that, psychological needs such as a sense of security, a sense of love and belonging, self-esteem, and self-actualization are also important factors that encourage them to work as grocery traders. Their role is in line with Islamic principles which emphasize tauhid (faith), 'adl (justice), nubuwwah (prophecy), Khilafah (trust holder), and ma'ad (results). These principles encourage them to be honest, fair, and responsible, and to conduct business in a halal and ethical manner. Keywords: Women Grocery Traders; Family Economy; Islamic Economy
التفاعل الاجتماعي في إدارة البرامج العربية اللامنهجية
خلاصة
يركز هذا البحث على تحليل التفاعلات الاجتماعية في إدارة البرامج اللامنهجية العربية في المدرسة العالية نور العلوم مالانج. الهدف هو تحديد نقاط القوة والضعف والفرص والتحديات (SWOT) المتعلقة بالجوانب الاجتماعية في تخطيط البرامج. طريقة البحث المستخدمة هي وصفية نوعية مع تقنيات جمع البيانات من خلال مراقبة البرنامج اللامنهجي العربي لمدرسة علياء نور العلوم مالانج للعام المالي 2022/2023، والتوثيق، والمقابلات مع مدير المدرسة ومنسق اللغة العربية اللامنهجية. وأظهرت نتائج البحث أن قوة هذا البرنامج تكمن في دعم بيئة المدارس الداخلية الإسلامية والمعلمين الحاصلين على درجة البكالوريوس في اللغة العربية. تشمل نقاط الضعف جو النشاط الذي يكون مشبعًا في بعض الأحيان وغياب المنهج الدراسي ومدارس خطة التعلم الفصل الدراسي. يوفر هذا البرنامج للطلاب الفرصة لتطوير اهتمامهم باللغة العربية ويسمح للطلاب بإتقان اللغة العربية بشكل فعال. التحدي الرئيسي لهذا البرنامج هو انضباط الطلاب، وخاصة فيما يتعلق بالغياب عن الأنشطة اللامنهجية وقلة جهد المعلم في تقديم المكافآت للطلاب النشطين. ويمكن أن تكون الآثار المترتبة على هذه النتائج الأساس لوضع استراتيجيات لتحسين البرامج وزيادة جودة التفاعلات الاجتماعية في المستقبل.
الكلمات المفتاحية: التفاعل الاجتماعي، إدارة البرامج، إدارة التخطيط، اللامنهجية، اللغة العربية
Abstract
This research focuses on analyzing social interactions in the management of Arabic extracurricular programs at Madrasah Aliyah Nurul Ulum Malang. The aim is to identify strengths, weaknesses, opportunities and challenges (SWOT) related to social aspects in program planning. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation of the Arabic extracurricular program of Madrasah Aliyah Nurul Ulum Malang FY 2022/2023, documentation, and interviews with the school principal and Arabic extracurricular coordinator. The research results show that the strength of this program lies in the support of the Islamic boarding school environment and teachers who have a bachelor's degree in Arabic. Weaknesses include the activity atmosphere which is sometimes saturated and the absence of a curriculum and RPS. This program provides students with the opportunity to develop their interest in Arabic and allows students to actively master Arabic. The main challenge of this program is student discipline, especially regarding absences from extracurricular activities and the teacher's lack of effort in providing rewards for active students. The implications of these findings can be the basis for developing strategies for improving programs and increasing the quality of social interactions in the future. (Times New Roman 11, spasi tunggal, cetak miring dan dalam satu paragraph).
Keywords: Social interaction, Program Management, Planning Management, Extracurricular, Arabic
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada analisis interaksi sosial dalam manajemen program ekstrakurikuler bahasa Arab di Madrasah Aliyah Nurul Ulum Malang. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan (SWOT) yang terkait dengan aspek sosial dalam perencanaan program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap program esktrakulikuler bahasa Arab Madrasah Aliyah Nurul Ulum Malang TA 2022/2023, dokumentasi, dan wawancara kepada kepala sekolah dan koordinator ekstrakulikuler bahsa Arab. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan program ini terletak pada dukungan dari lingkungan pesantren dan pengajar yang telah memiliki gelar sarjana bahasa Arab. Kelemahan mencakup suasana kegiatan yang terkadang jenuh dan belum adanya kurikulum dan rps. Program ini memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan bakat minat berbahasa Arab dan menjadikan siswa dpat menguasai bahasa Arab secara aktif. Tantangan utama program ini dari kedisiplinan siswa, khususnya terkait ketidakhadiran dalam kegiatan ekstrakurikuler dan upaya pengajar yang belum optimal dalam memberikan reward bagi siswa yang aktif. Implikasi dari temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi perbaikan program dan peningkatan kualitas interaksi sosial di masa mendatang.
Kata Kunci: Interaksi sosial, Manajemen Program, Manajemen Perencanaan, Ekstrakulikuler, Bahasa Ara
Women and the Social Resilience in Post-Conflict Areas of Lampung
Lampung Province has several areas which are allegedly conflict-prone areas that have disturbed the social life of the community and have also endangered the lives and property of the victims. In this case, women have a very crucial role, especially in creating social resilience after conflict. This research examines women's strategic role in building post-conflict social resilience in Lampung Province. This research was qualitative research with interviews, observation, and documentation as data collection techniques and source triangulation to test the validity of the data. The results of the research showed that women have a very crucial role in developing post-conflict social resilience in Lampung Province, namely the strategic role of women in the family includes active participation in improving the quality of life and the family economy, educating and instilling the values of tolerance and awareness of diversity in children and increasing insight and awareness of the role of women through participation in social and religious activities. Furthermore, the role of women in society is to support and play an active role in the implementation of social activities, increase the frequency of togetherness activities as a forum for interacting and communicating with each other in differences as well as holding and playing an active role in social activities that are neutral in nature, without being based on ethnic or religious elements. In conclusion, by optimizing the role of women, social resilience in society can be created
Komunikasi Matematis: Profil Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Secara Kolaboratif
The development of the 21st century demands that students not only have the ability to think critically and creatively, but also communication skills, especially in mathematics learning. However, various studies show that students still have difficulty communicating their mathematical ideas, both verbally and in writing, especially when working in groups and facing contextual problems. The purpose of this study is to describe the mathematical communication profile of students in solving contextual problems collaboratively reviewed based on high, medium, and low self-efficacy. A qualitative approach with an exploratory research type is used in this study. The subject of the study is a student of class XI MAN 2 Malang. The research data were obtained through the results of the Contextual Problem Solving Task (TPMK) and interviews. Data analysis was carried out by the triangulation method. The results showed that students with high self-efficacy tended to communicate their mathematical ideas orally. Students with self-efficacy showed balanced verbal and written communication but were less consistent in explaining mathematical models and operations, while students with low self-efficacy were more dominant in written communication
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI HONGKONG ATAS TINDAKAN OVERCHARGING
Overcharging merupakan biaya penempatan berlebih yang dibebankan kepada pekerja migran Indonesia. Dalam Pasal 30 ayat 1 UU No. 18 dijelaskan bahwa pekerja migran Indonesia yang selanjutnya disebut PMI seharusnya tidak dibebani biaya penempatan. Berdasarkan amanat pasal tersebut ditetapkanlah Peraturan BP2MI No. 9 tahun 2020 tentang pembebasan biaya penempatan, namun peraturan tersebut hanya berlaku terhadap PMI yang belum pernah diberangkatkan. Bagi PMI yang pernah diberangkatkan masih dibebani biaya penempatan yang besarnya sesuai dengan negara penempatan. Hal tersebut yang menyebabkan masih maraknya praktik overcharging. Tindakan overcharging sering terjadi dikalangan pekerja migran Indonesia yang berada di Hongkong. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi pekerja migran Indonesia khususnya di Hongkong terkena tinakan overcharging. Pelaku overcharging dapat di kenai sanksi berupa penghentian sementara Sebagian atau seluruh kegiatan usaha penempatan PMI yang diatur dalam Permenaker nomor 7 tahun 2020. Dan bagi pelaku overcharging di Hongkong dapat di kenakan Pasal 53 ayat (1) huruf (c) angka (iv) Peraturan Ketenagakerjaan Hongkong dimana pelaku yang terbukti melakukan overcharging dapat dicabut izin usaha yang dimiliki pelaku tersebut. Oleh sebab itu penelitian ni berfokus terhadap perlindungan hukum yang didapat PMI Hongkog atas tindakan overcharging
POTENSI WISATA KAMPUNG COKLAT SEBAGAI TAWARAN WISATA DAN SUMBER BELAJAR
Abstrak: Pandemi Covid-19 mengajarkan betapa pentingnya bidang pariwisata tidak hanya menyediakan konten hiburan saja, tetapi juga mendorong penyediaan bentuk tawaran wisata yang berfokus pada sumber pembelajaran. Penelitian ini mengkaji Objek wisata Kampung Coklat sebagai contoh sukses dari pengelolaan pariwisata berbasis edukasi yang mampu bertahan dan bahkan terus berkembang di tengah krisis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif menggunakan metode penelitian lapangan (field research) karena dalam penggalian data peneliti berhubungan langsung dengan objek yang akan di kembangkan. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman yang dilakukan terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Coklat telah berhasil menggabungkan elemen-elemen edukatif ke dalam setiap aspek kegiatannya sebagai tawaran wisata dan sumber belajar. Pembelajaran berbasis pengalaman ini tidak hanya mendukung teori experiential learning (Kolb, 1984), tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas wisatawan dalam hal keterampilan dan pengetahuan. Keberadaan program-program yang dirancang secara mendalam tersebut berkontribusi pada keberlanjutan pariwisata berbasis edukasi, dengan memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman yang bermakna dan aplikatif. Diperlukan inovasi tawaran wisata melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan juga memperkuat aspek wisata edukatif ini, menciptakan simbiosis yang saling menguntungkan antara institusi pendidikan dan pengelola pariwisata.
Kata Kunci: Potensi Wisata Kampung Coklat; Tawaran Wisata Edukasi; Wisata Sebagai Sumber Belajar
Abstract: The Covid-19 pandemic has taught us how important it is for the tourism sector not only to provide entertainment content, but also to encourage the provision of tourism offerings that focus on learning resources. This research examines the Kampung Brown tourist attraction as a successful example of education-based tourism management that is able to survive and even continue to develop in the midst of a crisis. This research is a type of qualitative research with a research approach using field research methods because in extracting data the researcher is directly related to the object to be developed. The data collection technique uses triangulation through observation, interview and documentation techniques. The data analysis technique uses the Miles and Huberman theory which consists of three simultaneous activity flows, namely data condensation, data presentation, and concluding/verification. The results of the study show that Kampung Coklat has succeeded in combining educational elements into every aspect of its activities as a tourism offering and learning resource. This experience-based learning not only supports the theory of experiential learning (Kolb, 1984), but also makes a real contribution to increasing the capacity of tourists in terms of skills and knowledge. The existence of these in-depth designed programs contributes to the sustainability of education-based tourism, by ensuring that tourists get meaningful and applicable experiences. Innovation in tourism offerings through collaboration with educational institutions is needed to strengthen the educational tourism aspect, creating a mutually beneficial symbiosis between educational institutions and tourism managers.
Keywords: Chocolate Village Tourism Potential; Educational Tourism Offers; Tourism as a Source of Learnin