E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Pendampingan Persiapan Sertifikasi Agile Scrum pada Startup Kala Kreatif Indonesia
Kala Kreatif Indonesia telah menerapkan Scrum dalam pengembangan perangkat lunak. Namun, belum ada karyawan tetap yang memiliki sertifikasi Scrum. Sertifikasi Scrum dibutuhkan untuk mendukung praktik Scrum terutama bagi anggota tim yang berperan sebagai Scrum Master. Biaya sertifikasi terbilang mahal, sehingga membutuhkan persiapan sebelum melakukan sertifikasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan persiapan sertifikasi Agile Scrum pada Kala Kreatif Indonesia. Simulasi soal yang digunakan berasal dari EXIN Agile Scrum Foundation. Alur kegiatan pengabdian ini dimulai dengan masukan berupa hasil kegiatan pengabdian sebelumnya kemudian dilanjutkan dengan pemilihan karyawan potensial untuk menjadi Scrum Master, dan pelaksanaan pendampingan persiapan sertifikasi Agile Scrum serta evaluasi. Pendampingan persiapan sertifikasi Agile Scrum mencakup tahap I, II, dan III. Hasil pendampingan persiapan sertifikasi Agile Scrum yaitu Kala Kreatif Indonesia dinyatakan siap mengikuti ujian sertifikasi Agile Scrum dengan memperoleh nilai ujian simulasi EXIN Agile Scrum Foundation yaitu 83% dan dinyatakan lulus. Hal ini telah mencapai tujuan yang diharapkan
Pengenalan Potensi Monetisasi : Peran Media Sosial sebagai Sumber Pendapatan bagi Remaja
Popularitas media sosial telah berkembang, tetapi bukan hanya karena cara pengguna berinteraksi dengannya, tetapi juga karena cara pengguna mencari uang. Menghasilkan uang dari media sosial bisa disebut dengan melakukan praktik monetisasi. Monetisasi adalah proses atau aktivitas yang dilakukan untuk dapat mengonversikan sesuatu menjadi uang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa SMA mengenai cara memanfaatkan media sosial secara bijaksana dan efektif untuk mencari pendapatan tambahan. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan dua narasumber dan melalui tiga tahapan. Tahap pertama adalah pemaparan materi, tahap kedua adalah studi kasus dan tahap ketiga adalah sesi tanya jawab. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan lancar dan berhasil mencapai tujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi SMA tentang cara-cara memanfaatkan media sosial sebagai sumber pendapatan. Peserta memperoleh wawasan tentang berbagai metode monetisasi dan meningkatkan kreativitas serta kesadaran kewirausahaan di dunia digital
Analisis Laporan Keuangan Proporsi dan Rasio Keuangan PT. Mayora Indah Tbk Terhadap Rata-rata Industri Sektor Makanan dan Minuman Tahun 2022-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan keuangan PT. Mayora Indah Tbk selama periode 2022-2023 dan membandingkannya dengan rata-rata kinerja industri sektor makanan dan minuman di Indonesia. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai posisi keuangan PT. Mayora Indah Tbk dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri ini. Analisis laporan keuangan dilakukan dengan menggunakan berbagai rasio keuangan, seperti Cash Ratio, Quick Ratio, Average Collection Period, Total Asset Turnover, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, Profit Margin, dan Return on Investment (ROI). Hasil analisis menunjukkan bahwa PT. Mayora Indah Tbk mengalami peningkatan dalam Cash Ratio dan Profit Margin, yang menandakan perbaikan likuiditas dan efisiensi operasional. Namun, perusahaan mengalami penurunan dalam beberapa rasio lainnya, seperti Quick Ratio, Total Asset Turnover, dan Return on Investment, yang mengindikasikan adanya tantangan dalam pengelolaan aset dan investasi. Dibandingkan dengan rata-rata industri, perusahaan ini menunjukkan performa yang bervariasi, dengan beberapa indikator lebih rendah dari industri dan lainnya lebih baik. Penurunan Return on Investment pada tahun 2023 juga menjadi sorotan, yang mungkin disebabkan oleh faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi profitabilitas dan efisiensi investasi. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai kinerja keuangan PT. Mayora Indah Tbk dan dapat dijadikan acuan bagi pengambilan keputusan strategis di masa depan untuk menghadapi tantangan dalam industri makanan dan minuma
The Artisanal Business Scaling pada UMKM Desa Sokaraja Tengah Melalui Pavlovian Conditioning pada Digitalisasi Pemasaran dan Efisiensi Produksi
Pada era digitalisasi yang berkembang pesat, upaya untuk mengembangkan dan memperkuat bisnis artisanal di tingkat lokal menjadi semakin penting. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi "Artisanal Business Scaling" pada UMKM Desa Sokaraja Tengah melalui implementasi Pavlovian Conditioning dalam digitalisasi pemasaran dan efisiensi produksi. Dengan menggunakan lima kata kunci terkait, yaitu UMKM, digitalisasi, pemasaran, efisiensi produksi, dan Pavlovian Conditioning, penelitian ini mengintegrasikan teori psikologi pembelajaran dengan prinsip digital marketing dan manajemen operasional. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan digital marketing, UMKM Desa Sokaraja Tengah diberikan pemahaman dan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar dan meningkatkan visibilitas produk. Sementara itu, implementasi efisiensi produksi melalui digitalisasi bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, sekaligus mengurangi biaya produksi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang potensi dan manfaat strategi "Artisanal Business Scaling" bagi UMKM di daerah pedesaan, serta kontribusi terhadap pemahaman kita tentang integrasi teknologi dalam pengembangan bisnis loka
Edukasi Pemilahan Sampah Anak Usia Dini melalui Media Worksheet Interaktif di Desa Dauh Puri Kauh
Problems related to waste sorting have always been a problem in various regions. Until now, there is still waste that is not sorted according to its category. Organic waste should not be mixed with inorganic waste. This hinders the TPS from recycling waste. Dauh Puri Kauh Village faces similar problems. Based on the problems experienced by Dauh Puri Kauh Village, sustainable steps are needed to overcome this. The community service team educates children at Werdhi Kumara Kindergarten to create positive habits in the form of waste sorting. The community service activities carried out by the community service team aim to increase awareness and understanding of sorting waste according to category by using worksheets as a learning medium. In implementing this educational activity, the method used by the community service team is the Participatoryy Action Research (PAR) method. The results of this activity have proven effective in increasing the understanding of early childhood children at Werdhi Kumara Kindergarten. The use of interactive methods helps them understand the concept of waste sorting more easily and forms habits from an early age.Permasalahan terkait pemilahan sampah selalu menjadi persoalan di berbagai daerah. Hingga saat ini masih ditemukan sampah yang tidak terpilah sesuai dengan kategorinya, Seharusnya sampah organik tidak tercampur dengan sampah anorganik. Hal tersebut menghambat pihak TPS untuk mendaur ulang sampah. Desa Dauh Puri Kauh menghadapi permasalahan yang serupa. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh Desa Dauh Puri Kauh, dibutuhkan langkah berkelanjutan untuk mengatasi hal tersebut. Tim pengabdi melakukan edukasi kepada anak-anak yang ada di TK Werdhi Kumara untuk menciptakan kebiasaan positif berupa pemilahan sampah. Kegiatan pengabdian yang dilakukan tim pengabdi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman memilah sampah sesuai dengan kategori dengan menggunakan worksheet sebagai media pembelajaran. Dalam pelaksanaan kegiatan edukasi ini, metode yang digunakan oleh tim pengabdi yaitu metode Participatory Action Research (PAR). Hasil dari kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman anak usia dini di TK Werdhi Kumara. Penggunaan metode interaktif membantu mereka lebih mudah memahami konsep pemilahan sampah serta membentuk kebiasaan sejak dini
Penyuluhan Manfaat Koperasi Berbasis Syariah Di Kabupaten Bandung Barat
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kabupaten Bandung Barat tentang manfaat koperasi berbasis syariah dalam mendukung perekonomian umat. Melalui metode penyuluhan, tim pengabdi memberikan edukasi tentang prinsip-prinsip syariah yang mendasari operasional koperasi, seperti keadilan, transparansi, dan bagi hasil (profit-sharing). Peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, dan pemuda antusias mengikuti sesi pemaparan materi serta diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang manfaat koperasi syariah, seperti akses pembiayaan halal, pengelolaan keuangan yang transparan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun koperasi syariah sebagai solusi ekonomi berkelanjutan. Dukungan dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait juga diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini
Implementasi Dashboard Vendor Managed Inventory untuk Pengelolaan Persediaan Produk LPG di Logistik Perkotaan
PT. RMG adalah perusahaan distributor liquified petroleum gas atau LPG yang berfokus pada penyediaan tabung gas 3 kg khususnya di wilayah Kota Serang. Kendala utama dalam distribusi LPG adalah kurangnya sistem pemantauan stok secara real-time, yang menyebabkan ketidaktepatan dalam perencanaan pengiriman. Keterlambatan dalam restock sering kali mengakibatkan stockout, sementara prediksi yang tidak akurat bisa menyebabkan overstock, yang berisiko meningkatkan biaya penyimpanan. Evaluasi program dilakukan kepada peserta kegiatan untuk mendapatkan umpan balik kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam manajemen persediaan LPG dengan beberapa manfaat utama, antara lain: (1) pengurangan frekuensi stockout (2) optimalisasi jadwal pengiriman, dan (3) peningkatan akurasi perencanaan stok melalui pemanfaatan data berbasis analitik prediktif. 
Pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) Hanjuang Bungur pada Pembuatan Nugget Lele untuk Menunjang Program Pencegahan Stunting di Desa Rancakalong
Prevalensi stunting di Indonesia masih menjadi permasalahan serius, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Berdasarkan data hasil survei awal ditemukan bahwa sebanyak 13% anak mengalami gangguan pertumbuhan dengan status gizi kurang hingga sangat kurang. Salah satu penyebab utama adalah kurangnya variasi dan kualitas asupan protein hewani dalam menu harian anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa, khususnya ibu-ibu balita, dalam mengolah ikan lele menjadi nugget sebagai alternatif menu bergizi tinggi dan mudah diterima anak. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi, demonstrasi pembuatan nugget lele, serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap 30 peserta
Pendampingan untuk Pemberdayaan melalui Digital Ekonomi Desa Pangadegan untuk Membangun UMKM Bersaing di Kabupaten Sumedang
Digitalisasi ekonomi telah menjadi tren global yang turut memengaruhi sektor UMKM di wilayah pedesaan. pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan teknologi digital oleh pelaku UMKM di Desa Pangadegan serta dampaknya terhadap peningkatan daya saing mereka di Kabupaten Sumedang. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa sekitar 35–45% pelaku UMKM di Desa Pangadegan telah menggunakan platform digital seperti media sosial dan e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan omzet. Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur internet, serta kurangnya pendampingan masih menjadi hambatan utama. Saran yang diberikan mencakup perlunya pelatihan digital marketing rutin, penyediaan akses internet yang stabil, serta kolaborasi antar pelaku UMKM untuk membangun klaster bisnis digital. Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Desa Pangadegan memiliki potensi besar menjadi contoh desa digital yang sukses.Digitalisasi ekonomi telah menjadi tren global yang turut memengaruhi sektor UMKM di wilayah pedesaan. pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan teknologi digital oleh pelaku UMKM di Desa Pangadegan serta dampaknya terhadap peningkatan daya saing mereka di Kabupaten Sumedang. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa sekitar 35–45% pelaku UMKM di Desa Pangadegan telah menggunakan platform digital seperti media sosial dan e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan omzet. Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur internet, serta kurangnya pendampingan masih menjadi hambatan utama. Saran yang diberikan mencakup perlunya pelatihan digital marketing rutin, penyediaan akses internet yang stabil, serta kolaborasi antar pelaku UMKM untuk membangun klaster bisnis digital. Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Desa Pangadegan memiliki potensi besar menjadi contoh desa digital yang sukses
Pendampingan Pemanfaatan Limbah Kayu Desa Nagarawangi Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang
In addition to the obstacles experienced by the people of Nagarawangi Village, the biggest problem that we highlighted to conduct a study in this village is the problem of environmental pollution due to wood production. So this is what motivated us to conduct observations and research on how the problem of environmental pollution can be cultivated into an alternative solution to increase additional income for the people of Nagarawangi Village. Namely by providing information on how to utilize wood waste into briquettes and bricks and as a mushroom medium.Di samping dari kendala yang dialami oleh masyarakat Desa Nagarawangi tersebut masalah yang terbesar yang menjadi sorotan Penulis untuk membuat suatu pengabdian kepada masyarakat di Desa ini yaitu masalah pencemaran lingkungan akibat dari hasil produksi kayu. Sehingga Hal inilah yang menjadi dorongan Penulis untuk melakukan observasi dan penelitian bagaimana masalah pencemaran lingkungan tersebut dapat dibudidayakan menjadi suatu solusi alternatif untuk meningkatkan penghasilan tambahan bagi masyarakat Desa Nagarawangi. Yaitu Dengan cara menginfokan cara pemanfaatan limbah kayu menjadi briket dan Paving Block serta menjadi media jamu