E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
    1354 research outputs found

    Digitalisasi Informasi Sekolah berbasis Web pada Madrasah Ibtidaiyah Darul Hasan

    No full text
    Pengelolaan sistem informasi sekolah yang efektif membutuhkan penggunaan teknologi, seperti website, untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data secara online. Website sekolah dapat diakses dari mana saja dan berisi informasi penting seperti profil sekolah, agenda kegiatan, galeri foto dan video, serta pengumuman terbaru. Dengan adanya website, pengelolaan data menjadi lebih mudah dan penyampaian informasi lebih cepat dan lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis website di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Hasan sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dari hasil analisis dan wawancara dengan kepala sekolah, terungkap bahwa MI Darul Hasan belum memiliki sistem informasi yang memadai, menyebabkan penumpukan data dan penyampaian informasi yang kurang efektif. Pengembangan website diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas informasi, mengorganisir administrasi data dengan lebih baik, serta mempercepat dan mempermudah penyebaran informasi. Solusi yang ditawarkan mencakup pembuatan website khusus dan pelatihan pengelolaannya untuk mendukung kegiatan informasi dan koordinasi sekolah

    Pelatihan Inovasi Aromaterapi Berbasis Cokelat sebagai Hilirisasi Industri Kakao Non-Makanan di Luwu Utara

    No full text
    North Luwu Regency in Indonesia is known for its cocoa production, which was once the largest in the area. The Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) of North Luwu Regency has identified cocoa as a superior regional commodity. The Chalodo Sibali Resoe cocoa processing industry, part of the Makkuraga Sibali Resoe Industrial Producer Cooperative, leads the cocoa bean processing industry in North Luwu. This community partnership program aims to develop new non-food products and boost sales of Chalodo products to increase business profits. The program includes socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and ensuring program sustainability. As part of the community service activities, efforts to develop chocolate-based aromatherapy innovations have been successful, resulting in improved partner skills and the creation of two commercial products.Kabupaten Luwu Utara merupakan salah satu penghasil kakao di Indonesia dan pernah menjadi yang terbesar. RPJMD Kabupaten Luwu Utara menjadikan kakao sebagai komoditas unggulan daerah. Industri pengolahan biji kakao di Luwu Utara telah diprakarsai industri pengolahan kakao dengan nama Chalodo Sibali Resoe yang berada dibawah Koperasi Produsen Industri Makkuraga Sibali Resoe. Tujuan program pengabdian kemitraan masyarakat ini adalah untuk menghasilkan produk baru non-makanan dan meningkatkan penjualan produk Chalodo dalam rangka peningkatan laba usaha. Secara umum tahapan-tahapan kegiatan terdiri atas kegiatan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Kegiatan pengabdian dalam rangka mengembangkan inovasi aromaterapi berbasis cokelat berhasil dilakukan dengan peningkatan keterampilan mitra dan menghasikkan 2 produk komersil

    Meningkatkan Kesadaran Hukum Terhadap Praktik Money Politik dalam Pemilihan Umum di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang

    No full text
    Praktik money politik dalam pemilihan umum di Indonesia masih menjadi isu serius yang merusak integritas demokrasi. Pengabdian ini dilakukan di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang menjadi target utama money politik karena kondisi ekonomi dan pendidikan yang rendah. Melalui metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif money politik dan mendorong partisipasi aktif dalam pemilu yang bersih. Hasil survei menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat, dari 45% menjadi 75%, dan peningkatan partisipasi pemilih dari 60% menjadi 80%. Selain itu, jumlah laporan kasus money politik yang diterima oleh panitia pemilu lokal meningkat dari 5 menjadi 15 kasus. Hal ini menunjukkan keberhasilan kampanye dan edukasi yang dilakukan dalam mengurangi praktik money politik di desa tersebut. Program ini menjadi model efektif dalam menciptakan pemilu yang bersih dan demokrasi yang lebih kuat

    Evaluasi Autentikasi Dua Faktor (2FA) TOTP Pada Perguruan Tinggi Menggunakan Vulnerability Assessment dan CIA Triad

    No full text
    Vulnerability exploitation in education websites often leads to data breaches, negatively impacting learning activities, notably higher education, which is highly susceptible to such attacks. This research evaluates the effectiveness of two-factor authentication in mitigating exploitability. To analyze issues further, vulnerability assessment tools, such as Burp Suite and ZAP, can explore website vulnerability and the CIA Triad framework (Confidentiality, Integrity, Availability). The analysis revealed three medium-level vulnerabilities and six low-level vulnerabilities; key topics such as CSRF (Cross-Site Request Forgery) and XSS (Cross-Site Scripting), compromise integrity, and MITM (Man-In-The-Middle) attacks threaten Confidentiality, these vulnerabilities indicate non-compliance with CIA Triad, mitigation strategy such are VPN (Virtual Private Network), and WAF (Web Application Firewall) were proposed. While two-factor authentication improves security, additional fixes and optimizations are required for its effective implementation in the education sector

    The Welding Defect Analysis on ASTM A106 Grade B with Inconel 82 Using Metallography Test and Microhardness Test

    No full text
    Welding inspection is an important practice to assess the integration of structures and their components in many industrial applications. The quality of industrial pipes must be able to withstand high pressures and temperatures, such as in the riser tube primary reformer. In this study, inspection of welding results on ASTM A106 grade B pipes with Inconel 82 using metallography and microhardness was carried out. Based on the results of visual tests and penetrant tests, cracks were found in the meeting area between the Inconel 82 weld and ASTM A106 grade B. The results of the metallography test in the meeting area between Inconel 82 and ASTM A106 grade B showed continuous microcracks and continuous macrocracks. The results of microhardness testing in the area around the crack had a lower hardness value than the area far from the crack. The welding connection of ASTM A106 grade B with Inconel 82 could not be used optimally at a temperature of 748oC because Inconel 82 has a silicon element of 0.5% which causes a difference in solidification between ASTM A106 grade B and Inconel 82Inspeksi pengelasan merupakan praktik penting untuk menilai integrasi struktur dan komponennya dalam banyak aplikasi insdustri. Kualitas pipa industri dipastikan harus dapat menahan pada tekanan dan suhu yang tinggi, seperti pada riser tube primary reformer. Pada penelitian ini melakukan inspeksi hasil pengelasan pada pipa ASTM A106 grade B dengan inconel 82 menggunakan metalografi dan microhardness. Berdasarkan Hasil visual test dan penetrant test menunjukkan adanya crack pada area pertemuan antara lasan Inconel 82 dengan ASTM A106 grade B. Hasil metallography test pada area pertemuan antara Inconel 82 dengan ASTM A106 grade B terdapat continuous microcrack dan continuous macrocrack. Hasil pengujian microhardness pada daerah sekitar crack memiliki nilai kekerasan lebih rendah dari daerah yang jauh dengan crack. Sambungan pengelasan ASTM A106 grade B dengan Inconel 82 tidak mampu digunakan secara optimal pada temperatur 748oC karena Inconel 82  memiliki unsur silicon sebesar 0.5% yang menyebabkan perbedaan  solidifikasi antara ASTM A106 grade B dengan Inconel 8

    Latar Belakang Pendidikan, Pengalaman Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Etos Kerja Karyawan PT Solusi Teknik Industri Semarang

    No full text
    Sekarang ini perusahaan menghadapi masalah pengelolaan karyawan yang efisien. PT Solusi Teknik Industri memiliki jumlah karyawan yang banyak sehingga perlu adanya perhatian khusus pada etos kerja karyawan agar perusahaan tetap langgeng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latar belakang pendidikan, pengalaman kerja dan pelatihan kerja terhadap etos kerja karyawan. Riset ini menggunakan data kuantitatif, populasi didalam riset ini sebesar 475 karyawan PT Solusi Teknik Industri Semarang. Teknik pengambilan sampel yang ditetapkan adalah purposive sampling dengan persyraratan responden sebagai karyawan tetap bermasa kerja minimal satu tahun. Totalnya sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden beracuan teori Roscoe. Data yang diteliti merupakan data primer dengan metode pengumpulan data menyebaran angket kepada partisipan. Output data didapatkan dari aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa latar belakang pendidikan berpengaruh positif terhadap etos kerja karyawan, pengalaman kerja tidak berpengaruh terhadap etos kerja karyawan, dan pelatihan kerja berpengaruh positif terhadap etos kerja karyawan

    Pelatihan Perilaku Digital Marketing Ibu-ibu UMKM Produk Ikan Laut dan Olahan Krupuk Di Pantai Carita Kabupaten Pandeglang Banten

    No full text
    Pelatihan penerapan perilaku bisnis digital untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berlokasi di sekitar pantai Carita di Banten. Melalui perilaku Digital Marketing UMKM, dapat memanfaatkan aspek digital dan teknologi informasi dalam upaya untuk meningkatkan visibilitas, menjangkau pasar yang lebih luas, membangun hubungan dengan pelanggan, dan meningkatkan keberhasilan pemasaran dan penjualan. Hal ini memberikan potensi untuk pertumbuhan dan kesuksesan bagi UMKM. Dalam era digital yang semakin maju ini, UMKM perlu mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing mereka. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menerapkan perilaku bisnis digital yang efektif. Dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan teknologi digital, UMKM dapat mengoptimalkan potensi dan menghadapi persaingan yang semakin ketat. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pantai Carita di Banten. &nbsp

    The Implementation of Virtual Reality (VR) of Laboratories for Campus Marketing and Promotion

    No full text
    ITPLN's promotional target range extends to the entirety of Indonesia. At present, campus admissions only focus on 35 out of the 38 provinces, with a limited number of students from the remote and outlying areas. Several promotional techniques have been implemented, yielding satisfactory results; however, there is room for improvement. To enhance its efforts, ITPLN utilizes VR technology to showcase campus facilities through virtual media. The Virtual Reality laboratory at ITPLN offers virtual tours that introduce various laboratories in all faculties. These tours serve two important purposes: supporting lectures in the laboratory and promoting the campus. The integration of laboratory introductions as a promotional tool is deemed appropriate for several reasons, including wider coverage, more comprehensive information, and an immersive and interactive experience. Consequently, prospective ITPLN students no longer need to physically visit the campus to gain a comprehensive understanding of the laboratory and campus in general. The development of VR facilities followed the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method, and thorough testing was conducted to refine the existing VR resources. The outcome of this process is nine laboratory tours that highlight VR-based practical and research facilities, which can further enhance web-based learning and campus promotion.Target promosi ITPLN meluas ke seluruh Indonesia. Saat ini, penerimaan kampus hanya fokus pada 35 dari 38 provinsi, dengan jumlah siswa terbatas dari daerah terpencil dan terpencil. Beberapa teknik promosi telah diterapkan, menghasilkan hasil yang memuaskan; Namun, ada ruang untuk perbaikan. Untuk meningkatkan upayanya, ITPLN memanfaatkan teknologi VR untuk memamerkan fasilitas kampus melalui media virtual. Laboratorium Virtual Reality di ITPLN menawarkan tur virtual yang memperkenalkan berbagai laboratorium di semua fakultas. Tur ini melayani dua tujuan penting: mendukung kuliah di laboratorium dan mempromosikan kampus. Integrasi pengenalan laboratorium sebagai alat promosi dianggap tepat karena beberapa alasan, termasuk cakupan yang lebih luas, informasi yang lebih komprehensif, dan pengalaman yang mendalam dan interaktif. Akibatnya, calon mahasiswa ITPLN tidak perlu lagi mengunjungi kampus secara fisik untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang laboratorium dan kampus pada umumnya. Pengembangan fasilitas VR mengikuti metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), dan pengujian menyeluruh dilakukan untuk menyempurnakan sumber daya VR yang ada. Hasil dari proses ini adalah sembilan tur laboratorium yang menyoroti fasilitas praktis dan penelitian berbasis VR, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelajaran berbasis web dan promosi kampus

    Arduino-based Automatic Greeting with PIR Sensor at Angkringan Mukti Kebumen

    No full text
    A waiter is a team member in a restaurant or store responsible for welcoming new arrivals or seeing off departing customers, particularly at the main entrance of the establishment. Currently, the process of welcoming customers relies entirely on human workers, which consumes both time and effort. Therefore, an automated welcoming system is needed to enhance efficiency in terms of time and energy. In this study, the research and development method is employed. The automated welcoming system is built on Arduino technology, involving the use of PIR sensors, Arduino Uno R3, DFPlayer, and a Speaker. During the testing of this product, PIR sensors are utilized as human motion detectors. Arduino Uno R3 functions as the brain of the system, receiving data from the PIR sensors. When the first PIR sensor detects motion, Arduino Uno R3 activates the DFPlayer to play sound through the Speaker. If the second PIR sensor detects motion, the first PIR sensor is turned off for 3 seconds. This product has the capability to detect motion up to a maximum distance of 3 meters.Waiter adalah seorang anggota tim di restoran atau toko yang bertugas untuk menyambut pengunjung yang baru datang atau pergi, terutama di depan pintu utama tempat tersebut. Saat ini, proses penyambutan pengunjung masih bergantung sepenuhnya pada pekerja manusia, yang memerlukan waktu dan tenaga. Oleh karena itu, diperlukan sistem penyambutan otomatis untuk meningkatkan efisiensi dalam hal waktu dan tenaga yang digunakan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah Research & Development. Sistem penyambutan otomatis ini didasarkan pada teknologi Arduino dan melibatkan penggunaan Sensor PIR, Arduino Uno R3, DFplayer, dan Speaker. Dalam pengujian produk ini, Sensor PIR digunakan sebagai alat pendeteksi gerakan manusia. Arduino Uno R3 berfungsi sebagai otak dari sistem, yang menerima data dari Sensor PIR. Ketika Sensor PIR pertama mendeteksi gerakan, Arduino Uno R3 akan mengaktifkan DFplayer untuk memutar suara melalui Speaker. Jika Sensor PIR kedua mendeteksi gerakan, maka Sensor PIR pertama akan dimatikan selama 3 detik. Produk ini memiliki kemampuan mendeteksi gerakan hingga jarak maksimal 3 meter

    Optimization of Recruitment of Prospective Financial Managers Through a Decision Support System with the Multi Attribute Utility Theory Method

    No full text
    This study evaluates the application of Multi Attribute Utility Theory (MAUT)-based decision support systems in the recruitment process of financial managers in technology companies "TechInnovate". This study aims to identify the extent to which the use of MAUT can increase objectivity and effectiveness in candidate selection. The quantitative method was used by collecting data from 50 candidates who volunteered for this position. The assessment criteria that have been determined include Education and Qualifications, Work Experience, Analytical and Financial Skills, Communication Skills, Leadership and Team Management, Ethics and Integrity, Technology Capabilities, Adaptability and Innovation, Decision Making Ability. Data is collected through scores assigned to each criterion for each candidate, which are then aggregated taking into account the relative weights of each criterion. Statistical analysis is applied to evaluate the distribution of scores and the effectiveness of the system in selecting the most suitable candidates. Results from this study show that the application of MAUT is significant in improving objectivity in recruitment decision making, with high scores strongly correlated with expected job performance in in-depth interviews and follow-up evaluations. This study proves that integrating a systematic approach in recruitment not only strengthens the selection process but also promotes data-driven and objective decisions. The implications of this research are relevant for companies operating in dynamic and technology-centric environments, suggesting the integration of MAUT-based decision support systems as an effective strategy in the recruitment process

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇