E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Social Media Marketing and Product Quality on Purchase Intention of All-You-Can-Eat Restaurant
Social media marketing is a technique for someone to carry out marketing activities through social media or word of mouth, by promoting products to potential consumers in online platform. Pempek-Yuk Restaurant! is the first restaurant to provide culinary with the "All-you-can-eat" concept. This research aims to see whether interest in buying all-you-can-eat, is influenced by social media marketing and the quality of Pempek-Yuk! The research method was quantitative, using SPSS25 analysis tool and purposive sampling with Likert scale. The population was the millennial who live in Jakarta with total sample of 192 respondents. It is concluded that the buying interest of the millennial generation is influenced by social media marketing positively and significantly. The purchasing interest of the millennial generation is influenced by product quality positively and significantly. This study also shows that people's buying interest is influenced by social media marketing and product quality simultaneously, positively and significantly
Dispersi Kepemilikan, Pertumbuhan Penjualan, dan Kesulitan Keuangan terhadap Kebijakan Dividen yang Dimoderasi oleh Ukuran Perusahaan
Indonesia, the largest archipelagic country, attracts both domestic and international tourists with its stunning natural beauty. The tourism sector has experienced significant growth, achieving a ranking of 32nd in the Travel and Tourism Development Index (TTDI) in 2022. This increase in tourist arrivals signals substantial business potential in the industry, drawing investors to various segments, including resort development, hotels, restaurants, and transportation infrastructure. The purpose of this research is to examine the influence of ownership dispersion, sales growth, and financial distress on dividend policy, with firm size as a moderating factor. A quantitative approach utilizing purposive sampling was employed, with data processed using STATA software. The findings reveal that only ownership dispersion significantly affects dividend policy, while firm size merely moderates the relationship between ownership dispersion and dividend policy. This highlights the importance of understanding ownership structures for optimizing dividend strategies in the tourism sector, fostering sustainable business growth.Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia memiliki keindahan alam yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Sektor pariwisata mengalami kenaikan kunjungan wisata yang signifikan. Hal ini terbukti dengan perolehan peringkat ke-32 oleh Indonesia dalam Travel and Tourism Development Index (TTDI) pada tahun 2022. Adanya peningkatan dalam jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun internasional memberikan sinyal positif bagi potensi pengembangan bisnis di sektor pariwisata. Investor melihat peluang besar dalam berbagai segmen, termasuk pengembangan resor, hotel, restoran, dan infrastruktur transportasi. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengetahui pengaruh dispersi kepemilikan, pertumbuhan penjualan, dan kesulitan keuangan terhadap kebijakan dividen yang dimoderasi oleh ukuran perusahaan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan purposive sampling. Software STATA digunakan untuk mengolah data. Temuan dari penelitian mengindikasikan bahwa hanya dispersi kepemilikan yang berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Ukuran perusahaan hanya mampu memoderasi dispersi kepemilikan terhadap kebijakan dividen
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Dengan Digital Marketing
Community Service activities aim to support the improvement and empowerment of family economic activities in increasing participants' understanding and awareness of the importance of how to utilize digital marketing to expand marketing. Islamic Entrepreneurship Boarding School (IEBS) Purwakarta, a school under the Global Cahaya Nubuwwah Insani (GCNI) Foundation which is located at Tegal Sapi, Neglasari Village, Darangdan District, Purwakarta Regency, West Java. The participants who participated in this activity both students and students totaled 42 people. Most participants are between 16-19 years old, which by looking at this age is very productive and has the potential to develop the family economy in utilizing digital marketing. The business run by parents is a trading business that has been registered in an online store and has used the most digital marketing using Whatssap. The counseling and training participants received direct benefits, increased their knowledge and were very satisfied with the activities.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk menunjang peningkatan dan pemberdayaan kegiatan ekonomi keluarga dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta akan pentingnya bagaimana pemanfaatan digital marketing guna memperluas pemasaran. Islamic Entrepreneurship Boarding School (IEBS) Purwakarta, sekolah dibawah Yayasan Global Cahaya Nubuwwah Insani (GCNI) yang beralamat di Tegal Sapi, Desa Neglasari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini baik siswa dan mahasiswa berjumlah 42 orang. Peserta paling banyak berumur diantara 16-19 tahun, dimana dengan melihat umur ini sangat produktif dan memiliki potensi mengembangkan ekonomi keluarga dalam memanfaatkan digital marketing. Usaha yang dijalankan orang tua adalah usaha perdagangan yang sudah terdaftar di toko online dan sudah menggunakan digital marketing terbanyak dengan menggunakan Whatssap. Para peserta penyuluhan dan pelatihan mendapatkan manfaat langsung, meningkatkan pengetahuan peserta dan sangat puas mengikuti kegiatan tersebut
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Mengenai Perbedaan ASI dan Susu Formula Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Baduta
Pemerintah Indonesia mengeluarkan undang-undang mengenai pemberian ASI pada bayi untuk menurunkan angka kematian bayi dan mendukung pemberian ASI ekslusif pada bayi. Air Susu Ibu (ASI) mengandung semua zat gizi untuk pertumbuhan bayi dengan bentuk yang mudah dicerna serta telah sesuai dengan kebutuhan bayi. Namun, pada praktiknya, susu formula menjadi salah satu pilihan yang diberikan pada bayi dibandingkan ASI. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu dengan baduta tentang perbedaan ASI dan susu formula. Metode: penyuluhan ceramah dengan menggunakan media audiovisual yaitu powerpoint dan leaflet. Evaluasi edukasi dilakukan dengan pre-test post-test kepada peserta dengan jumlah 39 orang ibu yang memiliki baduta dan datang ke Posyandu Melati, Desa Jatihurip pada tanggal 19 Agustus 2024 pukul 07.30-10.30 WIB. Hasil: ada perbedaan pengetahuan antara ibu setelah dilakukan penyuluhan (sebesar 69,743) dengan sebelum dilakukan penyuluhan (sebesar 34,358). Pendidikan kesehatan mengenai perbandingan ASI dan susu formula efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu dengan baduta. Diharapkan dapat menjadi referensi untuk petugas kesehatan di daerah Desa Jatihutip, Sumedang Utara dalam memberikan penyuluhan kepada para ibu untuk mengetahui pentingnya ASI dengan materi perbedaan ASI dan susu formula
Pengembangan Hilirisasi Produk Berbasis Ekonomi Hijau dan Teknologi Digital Untuk Peningkatan Sosial Ekonomi Warga Desa Pasirbiru
Pasirbiru Village in Sumedang Regency has many residents below the poverty line, as well as quite a number who are stunted. This shows that residents do not have enough income to fulfill their daily needs and their families. Almost half of the residents are elementary school graduates who find it difficult to find decent work. Having an economically unproductive female population where housewives are 1,782 people or 35% of the female population of Pasir Biru Village, which if empowered can improve the socio-economy. The village produces sweet potatoes but has not been able to be properly downstreamed and the village does not yet have a superior product. Sweet potato plants are often attacked by plant pests, reducing the amount of harvest and the quality of the sweet potato. The Women Farmers Group (KWT) that was originally established cannot run well and tends to be passive because KWT does not have qualified knowledge, capital and entrepreneurial skills. Therefore, KWT through this community service is given pre-harvest training, post-harvest training, business management, digital marketing and building a special website for marketing downstream products in Pasirbiru Village. So that it can support the regional economy and become a developed village. Where from the measurement results of the training provided KWT can understand well and their skills increase.Desa Pasirbiru yang berada di Kabupaten Sumedang banyak memiliki warga dibawah garis kemiskinan, serta cukup banyak yang mengalami stunting. Hal ini menunjukkan bahwa warga belum memiliki pengahasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keluarga. Hampir setengah warganya adalah lulusan Sekolah Dasar yang sulit mendapatkan pekerjaan yang layak. Memilki penduduk perempuan yang tidak produktif secara ekonomi dimana ibu rumah tangga sebanyak 1.782 orang atau 35% dari penduduk wanita Desa Pasir Biru yang mana bila diberdayakan dapat meningkatkan sosial ekonomi. Desa penghasil ubi namun belum mampu dihilirisasi dengan baik dan desa belum meiliki produk unggulan. Tanaman ubi sering terserang hama tanaman sehingga menurunkan jumlah panen dan kualitas dari ubi tersebut. Kelompok Wanita Tani (KWT) yang bermula didirikan tidak dapat berjalan dengan baik dan cenderung pasif karena KWT tidak memiliki ilmu pengetahuan, modal dan keterampilan berwirausaha yang mumpuni. Oleh karena itu KWT melalui pengabdian kepada masyarakat ini diberikan pelatihan prapanen, pelatihan pasca panen, manajement usaha ,pemasaraan digital serta membangun website khusus pemasaran produk hilirisasi Desa Pasirbiru. Sehingga dapat menyokong perekonomian derah dan menjadi Desa yang maju. Dimana dari hasil pengukuran pelatihan yang diberikan KWT dapat memahami dengan baik dan keterampilannya meningkat
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kelompok Wanita Tani Dewi Sri Desa Karanganyar Banjarnegara Melalui Peningkatan Daya Saing Produk Pangan Lokal Tiwul Instan
Salah satu kelompok wanita tani produktif yang memproduksi pangan lokal tiwul intan adalah kelompok wanita tani Dewi Sri yang berlokasi di Desa Karanganyar Kabupaten Banjarnegara. Kelompok wanita tani Dewi Sri sama sekali belum memikirkan bagaimana upaya meningkatkan daya saing produk. Tujuan kegiatan adalah pemberdayaan kemitraan masyarakat kelompok wanita tani dalam rangka pengembangan daya saing dan pengembangan home industry berbasis pangan lokal untuk mendukung peningkatan pendapatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan adalah metode Participatory Rural Appraissal (PRA).Implementasi kegiatan meliputi kegiatan pendidikan masyarakat, difusi ipteks, mediasi, dan advokasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat pada kelompok wanita tani dikatakan berhasil dan membawa manfaat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi produksi, desain dan label kemasan, dan strategi pemasaran secara digital. Kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat pada kelompok wanita tani dalam proses produksi, pengemasan, dan pemasaran produk tiwul instan terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing produk
Design and Build a Chili Sorting Tool Using Color Sensor Based on Arduino Uno
The initial phase of farmers cannot quickly regulate the selection of the quality of produced chili peppers due to limitations in manpower and time. This can lead to inaccuracies in chili selection, resulting in not all marketed chilies being in good condition. The color quality of chili peppers is one of the characteristics that can be observed. Some important factors that also concern chili farmers include the level of chili ripeness, adverse effects on consumers, and a decrease in farmers' or traders' turnover. Based on these problems, researchers developed a design for a chili ripeness sorting tool with a color sensor to sort chili color quality. This research model utilizes Research & Development, with the following stages: potential and problems, information collection, product design planning, product development, product testing, and product revision. The chili ripeness sorting tool based on Arduino Uno utilizes the TCS 3200 color sensor as a device to capture chili color data and a servo motor as an actuator. Based on product testing, the success rate of color readings is 93.33%. This product is expected to assist chili farmers in sorting and determining the quality of chilies to be sold to consumers.Fase awal petani belum bisa mengatur pemilihan kualitas cabai rawit yang diproduksi dengan cepat karena keterbatasan tenaga dan waktu. Hal ini dapat menyebabkan ketidaktelitian dalam pemilihan cabai, sehingga kualitas cabai yang dipasarkan tidak semua dalam keadaan baik. Kualitas warna cabai menjadi salah satu ciri yang dapat diamati. Beberapa faktor penting yang juga menjadi perhatian petani cabai seperti tingkat kematangan cabai, dampak buruk bagi konsumen, dan turunnya omset petani atau pedagang. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti membuat rancang bangun alat sortir kematangan cabai rawit dengan sensor warna, untuk menyortir kualitas warna cabai. Model penelitian ini menggunakan Research & Development, dengan tahapan tahapan sebagai berikut: potensi dan masalah, pengumpulan informasi, perancangan desain produk, pengembangan produk, pengujian produk, revisi produk. Alat sortir kematangan cabai rawit berbasis Arduino Uno menggunakan sersor warna TCS 3200 sebagai piranti penangkap data warna cabai dan motor servo sebagai aktuator. Berdasarkan uji produk ini tingkat keberhasilan 93,33% untuk pembacaan warna. Produk ini diharapkan dapat membantu petani cabai untuk memilah dan mengentahui kualitas cabai yang akan dijual pada konsumen
Pembentukan dan Pembelajaran Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Untuk Mencetak Generasi Qur’ani di Kelurahan Montallat I
Artikel ini membahas tentang Pembentukan dan Pembelajaran Taman Pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak di Kelurahan Montallat I. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan cara yang dilakukan mahasiswa KKN Institut Agama Islam Negeri untuk mencetak generasi Qur’ani yang bermanfaat bagi anak-anak, orang tua dan lingkungan sekitar. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dan observasi dengan pihak tokoh agama yang berada di kelurahan tersebut, serta warga dan anak-anak. Dokumentasi sebagai data pendukung dalam penelitian ini. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan buku Iqra, poster huruf hijaiyah dan poster bacaan sholat di Masjid Jami Nurul Jannah agar anak-anak dapat mempelajarinya berkelanjutan saat kami mengakhiri tugas kuliah kerja nyata KKN di kelurahan montallat
Pelatihan dan Pendampingan Manajemen dan Penyusunan Laporan Keuangan bagi Unit Usaha Pondok Pesantren Miftahul Ulum Pagendingan
Pengabdian kepada masyarakat ini mencoba memberikan pemahaman bahwa bisnis dalam skala apa pun perlu memiliki proses perencanaan, dan pengelolaan yang baik. Kemudian, bahwa setelah bisnis terencana dan terkelola dengan baik, maka bisnis harus terlapor secara akuntabel sehingga semua pemangku kepentingan dapat mendapatkan manfaat dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Pengabdian kepada masyarakat ini diadakan pada Pondok Pesantren Miftahul Ulum Pagendingan yang mana diatasi oleh Kopontren Al-Asy’ariah sebagai lembaga yang mengelola unit-unit usaha pada tanggal 5-9 Desember 2023. Metode yang digunakan antara lain adalah survey, sosialisasi dan dan diskusi tentang dasar-dasar manajemen, dan penggunaan aplikasi akuntansi berbasis MS Excel. Dari hasil kegiatan ini, didapati bahwa pengelola unit usaha kini telah memiliki pemahaman tentang perencanaan unit usaha dan penyusunan laporan keuangan
Pembuatan Nama Brand Menggunakan Brand Canvas Template
Tujuan pengabdian ini adalah mengoptimalkan penjualan produk UMKM melalui teori dan praktik terkait Branding. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan. Mitra pengabdian ini adalah dengan beberapa pelaku UMKM di Desa Wisata Jipangan. Instrumen evaluasi kegiatan untuk pelatihan berupa perbandingan hasil nilai pre-test dibandingkan dengan nilai post-test. Instrumen evaluasi kegiatan untuk pendampingan berupa kewajiban peserta untuk mengumpulkan salah satu isian dari brand canvas, yaitu: brand name. Hasil pengabdian untuk pelatihan adalah peningkatan pengetahuan sebesar 50%. Hasil pengabdian di pendampingan adalah seluruh peserta telah mempunyai brand name. Hal ini mengindikasikan kenaikan 54,54% dibandingkan pengumpulan brand name setelah pelatihan selesa