E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Peningkatan Kapabilitas Guru Melalui Pelatihan Pengembangan Media Immersive Virtual Field Trip Dalam Implementasi Merdeka Belajar
Media Immersive Virtual Field Trip dapat memberikan pengalaman visual dan auditif yang mendalam sehingga siswa dapat lebih mudah memahami materi pembelajaran. Selain itu, dengan menggunakan teknologi virtual field trip, guru dapat membawa siswa mengunjungi lokasi-lokasi tertentu di Geopark Ijen tanpa harus meninggalkan kelas. Dalam pelatihan pengembangan media Immersive Virtual Field Trip, guru akan belajar tentang teknologi terkini seperti pembuatan video 360, rekaman suara, dan animasi yang dapat digunakan untuk membuat media virtual field trip. Dalam pelatihan ini, juga akan diajarkan cara memasukkan interaksi antara siswa dan media pembelajaran sehingga dapat meningkatkan interaksi sosial dan kemampuan siswa dalam berkomunikasi. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada guru dalam menggunakan teknologi terkini dalam pembelajaran, sehingga dapat menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, efektif dan melatih Guru dalam pengembangan media Immersive Virtual Field Trip. Dengan menggunakan teknologi terkini dalam pembelajaran
Ina Baswara: Program Edukasi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Pendapatan UMKM Kripik Gadung di Desa Gayamharjo
Desa Gayamharjo menjadi salah satu desa di Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Desa ini terletak jauh dari pusat kota mempunyai potensi kuliner dari gadung khas daerah yang sangat unik namun masih belum didukung dengan digitalisasi pemasaran. Untuk itu tim pengabdi menginisiasi program pengabdian masyarakat melalui sosialisasi dan pendampingan pemasaran digital melalui marketplace dan website bagi UMKM Kripik Gadung di Desa Gayamharjo. Pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan terdiri atas empat tahap, yaitu pembuatan materi sosialisasi pemasaran digital, pelaksanaan sosialisasi, pelaksanaan pendampingan praktik menggunakan online marketplace shopee, dan pembuatan akun website untuk UMKM Desa Gayamharjo. Hasil kegiatan edukasi dan pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat terkait pemasaran digital. Melalui praktik pelatihan langsung, UMKM Kripik Gadung Desa Gayamharjo dapat memahami dan pengimplementasikan tahapan-tahapan dalam melakukan penjualan menggunakan akun Shopee. Setelah dijual melalui akun Shopee, ada peningkatan volume penjualan kripik gadung sehingga meingkatkan pendapatan UMKM Kripik Gadung Desa Gayamharj
Pengembangan Social Entrepreneurship Melalui Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Umat di Kabupaten Banjarnegara
The Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Branch of Banjarnegara is one of the Islamic-based community organizations that uphold the principles of Ahlul Sunnah Wal Jama'ah in Banjarnegara Regency. One of the efforts to foster the spirit of entrepreneurship, particularly social entrepreneurship, is by developing productive economic-based businesses. This business development is realized through the establishment of cooperative enterprises. The goal achieved is to assist the community groups of Fatayat NU Branch of Banjarnegara in enhancing their knowledge of social entrepreneurship and cooperative business development to improve the welfare of the people. This community service activity is carried out using the Participatory Rural Appraisal (PRA) method through educational activities, mediation, and community assistance approaches. The target outcomes of the activity include an 81.8% increase in knowledge among management and members regarding social entrepreneurship, a 59.1% increase in entrepreneurship knowledge and experience, and a 100% improvement in cooperative business development. The community service activity can be considered successful and has achieved the set targets.Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Banjarnegara merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan berbasis agama islam yang menjunjung tinggi paham Ahlul Sunnah Wal Jama’ah di Kabupaten Banjarnegara. Salah satu upaya pengembangan semangat dan jiwa wirausaha khususnya social entrepreneurship yaitu dengan mengembangkan usaha berbasis ekonomi produktif. Pengembangan usaha diwujudkan melalui pendirian usaha bersama dalam wadah koperasi. Tujuan yang dicapai adalah membantu kelompok masyarakat Fatayat NU Cabang Banjarnegara dalam meningkatkan pengetahuan tentang social entrepreneurship dan pengembangan usaha koperasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Rural Appraissal (PRA) melalui pendekatan kegiatan pendidikan, mediasi, dan pendampingan masyarakat. Target luaran kegiatan yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan pengurus dan anggota tentang social entrepreneurship sebesar 81,8%, kewirausahaan dan pengalaman wirausaha sebesar 59,1% dan pengembangan usaha koperasi sebesar 100%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dikatakan berhasil dan mencapai target yang ditetapkan
Pelatihan Rancang Bangun Mini Vacuum Cleaner Robot untuk Mendukung Program “Santri Berdikari, Mandiri Teknologi” di Desa Kalirejo Magelang
Salah satu kemajuan teknologi dalam robotika rumah tangga adalah robot penyedot debu. Meskipun terjadi peningkatan penjualan yang signifikan, harga robot ini masih relatif mahal. Robot penyedot debu ini dirancang untuk membersihkan ruangan dari debu atau kotoran kecil, bahkan sampai ke sudut-sudut ruangan. Hal ini sejalan dengan salah satu tujuan mendasar robot: untuk menggantikan tugas manusia yang berulang dan membosankan. Melihat beberapa contoh kemajuan teknologi robot, kegiatan sosialisasi ini dilakukan melalui metode pelatihan yang berfokus pada perancangan dan konstruksi robot penyedot debu mini untuk keperluan rumah tangga. Perancangan robot didasarkan pada platform tricycle dan Arduino Uno. Hasilnya, peserta mendapat tambahan pemahaman dan pengetahuan mengenai teknologi robotika. Terjadi transfer knowledge antara tim sosialisasi dengan para pemuda masjid. Pelatihan tersebut juga diikuti oleh anggota IPNU dan IPPNU di Desa Kalirejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang
Arduino-based Automatic Light Design Using a Light-dependent Resistor Sensor at dr. H.A Rotinsulu Hospital
Lights are one of the fundamental needs in the standard of living; if the light is cleared out, it'll squander power, and this often happens since you disregard to turn it off. in the list to fast improvement within the field of innovation the sum of power demand tends to extend quickly. This increment in demand can be caused by the expanding number of individuals utilizing electrical technology.In this case, a robotization light plan was made utilizing an Arduino-uno-based light sensor that can be set to turn on and off naturally, agreeing to the escalation of daylight so that it'll suit the desires of the lamp.The controller utilized is the Arduino microcontroller. The program connected to the microcontroller serves to initialize and design the equipment and examines the flag input from the light sensor, which at that point forms it is by being given a few conditions to create yield. In this case, a robotization light plan was made utilizing an Arduino-uno-based light-based Sensor that can be turned on and off, consequently concurring with the concentrated daylight received to suit the desires of the light
Need Analysis of Gamification-Based E-Learning Development with ADDIE Method for Student Learning Using Moodle Platform
A major challenge in e-learning is maintaining student motivation and engagement in the learning process. Gamification has been proven to be an effective approach in increasing student motivation by adding game elements into the learning experience. This research aims to analyze the needs of gamification-based e-learning development for student learning using ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) method on Moodle platform. Moodle was chosen because it supports various gamification plugins, such as Level Up XP, Block Game, Ludic, Quizventure, Game and Badge Ladder. Through a comprehensive needs analysis, this research produces an appropriate design to improve learning engagement and effectiveness. The results of this research are expected to provide guidance for the development of gamification-based e-learning that is optimal for student learning.
 
Sistem Pendukung Keputusan Calon Penerima Beasiswa Yayasan Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia Menggunakan Metode SAW Dan TOPSIS
The scholarship selection system at the Bhakti Setya Indonesia Health Polytechnic Foundation is still conducted manually, making it less transparent and time-consuming. This process requires an objective and measurable method to ensure fairness in determining scholarship recipients. This study aims to develop a decision support system for scholarship selection using the Simple Additive Weighting (SAW) and Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) methods. The SAW method calculates scores based on the aggregation of weighted normalized values, while the TOPSIS method evaluates candidates based on their proximity to ideal solutions. The criteria used in this study include parental income, number of dependents, GPA, organizational involvement, and achievements. The results indicate that the developed system is capable of ranking candidates with high accuracy. Candidates with the best performance consistently ranked at the top in the results of both methods.Sistem seleksi penerima beasiswa di Yayasan Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia masih dilakukan secara manual, sehingga cenderung kurang transparan dan membutuhkan waktu yang lama. Proses ini membutuhkan metode yang objektif dan terukur untuk memastikan keadilan dalam menentukan penerima beasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan dalam penentuan penerima beasiswa dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode SAW digunakan untuk menghitung skor berdasarkan agregasi nilai normalisasi berbobot, sedangkan metode TOPSIS diterapkan untuk mengevaluasi kandidat berdasarkan kedekatan dengan solusi ideal. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi penghasilan orang tua, jumlah tanggungan, IPK, keaktifan organisasi, dan prestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan peringkat kandidat dengan tingkat akurasi yang baik. Kandidat dengan performa terbaik secara konsisten berada pada peringkat atas dalam hasil perhitungan kedua metode
Water Turbidity Detection Device Using Turbidity Sensor Based On Arduino Uno
A water turbidity detector using an Arduino Uno based turbidity sensor is a solution to measure water turbidity. The turbidity sensor functions to measure the level of water turbidity by detecting dissolved solid particles in it. The use of Arduino Uno as the main microcontroller, turbidity sensor to measure the level of turbidity and the results can be displayed clearly on the LCD. The main advantage of this tool is its ability to provide information about water turbidity. The integrated LED and Buzzer also provide notification if the water turbidity level has been set. In addition, the simplicity of use and integration between the turbidity sensor, Arduino Uno, LED, LCD, and buzzer on one microcontroller board provides convenience for users. The outputs of this system are LCD, LED and buzzer, and the entire input-output system is integrated by one arduino uno microcontroller board. This system is designed to assist users in detecting turbidity using a turbidity sensor. Based on testing, the success rate of this system is 93.27%.Alat pendeteksi kekeruhan air menggunakan sensor turbidity berbasis Arduino Uno menjadi solusi untuk mengukur kekeruhan air. Sensor turbidity berfungsi untuk mengukur tingkat kekeruhan air dengan mendeteksi partikel padatan terlarut di dalamnya. Penggunaan Arduino Uno sebagai mikrokontroler utama, sensor turbidity untuk mengukur tingkat kekeruhan dan hasilnya dapat ditampilkan dengan jelas pada LCD. Kelebihan utama dari alat ini adalah kemampuannya dalam memberikan informasi tentang kekeruhan air. LED dan Buzzer yang terintegrasi juga memberikan notifikasi jika tingkat kekeruhan air yang telah ditetapkan. Selain itu, kesederhanaan dalam penggunaan dan integrasi antara sensor turbidity, arduino uno, LED, LCD, dan buzzer pada satu papan mikrokontroler memberikan kemudahan bagi pengguna. Luaran dari sistem ini berupa LCD, LED dan buzzer, serta keseluruhan sistem input-output terintegrasi oleh satu papan mikrokontroler arduino uno. Sistem ini dirancang untuk membantu pengguna dalam mendeteksi kekeruhan dengan menggunakan sensor turbidity. Berdasarkan pengujian, tingkat keberhasilan sistem ini adalah 93,27%
Sistem Berbasis Penalaran Kasus untuk Deteksi Penyakit Tourette Syndrome
Tourette Syndrome (TS) is a neurological disorder affecting children under 18, with an estimated prevalence of over 150,000 cases annually in Indonesia and 1% globally. Misdiagnosis rates of 20-30% complicate effective management. TS involves involuntary, repetitive tics, ranging from sudden movements or sounds to aggressive behaviors, posing significant challenges for diagnosis and treatment. This study utilizes an expert system with a case-based reasoning (CBR) approach to improve TS diagnosis. Interviews with TS patients and specialists provided data on symptoms and diagnostic structures. A weighting mechanism and an accumulation formula were implemented to deliver accurate diagnostic outcomes and first aid suggestions, optimized for minimal computing resources without reliance on extensive datasets. Testing on 10 patients, under expert supervision, demonstrated the system's ability to accurately diagnose and classify TS. The system effectively simulates expert-level TS detection, offering precise diagnosis and recommendations, potentially enhancing early intervention and reducing diagnostic errors.Tourette Syndrome (TS) adalah gangguan neurologis yang memengaruhi anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan prevalensi diperkirakan lebih dari 150.000 kasus setiap tahun di Indonesia dan 1% secara global. Tingkat salah diagnosis sebesar 20-30% memperumit manajemen yang efektif. TS melibatkan tics yang terjadi secara tidak sengaja dan berulang, mulai dari gerakan atau suara tiba-tiba hingga perilaku agresif, yang menimbulkan tantangan signifikan dalam diagnosis dan pengobatan. Penelitian ini menggunakan sistem pakar dengan pendekatan case-based reasoning (CBR) untuk meningkatkan diagnosis TS. Wawancara dengan pasien TS dan spesialis menyediakan data tentang gejala dan struktur diagnostik. Mekanisme pembobotan dan formula akumulasi diterapkan untuk memberikan hasil diagnosis yang akurat dan saran pertolongan pertama, dioptimalkan untuk sumber daya komputasi minimal tanpa bergantung pada dataset yang luas. Pengujian terhadap 10 pasien, dengan pengawasan ahli, menunjukkan kemampuan sistem untuk secara akurat mendiagnosis dan mengklasifikasikan TS. Sistem ini secara efektif mensimulasikan deteksi TS setara ahli, menawarkan diagnosis dan rekomendasi yang tepat, serta berpotensi meningkatkan intervensi dini dan mengurangi kesalahan diagnosis
Pelatihan Kemampuan Berbahasa Bugis di Kalangan Warga Malaysia Keturunan Bugis di Johor- Malaysia
Pelatihan ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan kemampuan berbahasa Bugis di kalangan masyarakat Malaysia keturunan Bugis, khususnya yang berdomisili di Johor. Kegiatan ini merupakan program kerja sama antara STIEM Bongaya Makassar, Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan Persatuan Bugis Sedunia-Johor. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2024 bertempat di Muzium Rumah Bugis-Pontian, Johor. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 35 peserta yang merupakan warga Malaysia keturunan bugis yang berdomisili di Johor. Metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, peserta diajak untuk mempelajari kosakata, tata bahasa, dan budaya Bugis. Dengan meningkatkan kemampuan berbahasa Bugis, peserta diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga kelangsungan tradisi lisan dan memperkuat identitas budaya Bugis. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama keturunan Bugis serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya Bugis. Dari hasil kegiatan pelatihan ini di harapkan pemahaman dan pengetahuan warga Malaysia keturunan bugis meningkat dan selanjutnya diharapkan para peserta dapat mempraktekkan penggunaan bahasa bugis dalam kesehariannya untuk melestarikan bahasa bugis di Malaysi