E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Website Based Cibendung Village Information System Design
The design of the Cibendung Village information system aims to manage, access and record Cibendung Village so that information about Cibendung Village so that the information presented is important, up-to-date, interesting information and has become a lot of public attention to be more open. Therefore, the Cibendung Village Website has information features about media and communication about Cibendung Village. This feature is to get a lot of information to people who are more open than other social media such as Facebook, Twitter, Instagram and others and easy access to the website. Therefore, a web-based Cibendung Village Website was created using the waterfall method. This waterfall model provides sequential software starting from data analysis, design, coding, and testing implementation. After going through these stages, A Website-based Cibendung Village website was created to retrieve data, manage the website and access the website online to facilitate website access and get related information about Cibendung Village
Analysis of Differences in Coper, Platinum and Iridium Spark Plugs on Fuel Consumption
The research aims to determine the effect of different spark plug variations on fuel consumption. The method used is a descriptive method. The tools and materials used are: copper spark plugs, platinum spark plugs, iridium spark plugs, 5 liter measuring cup, and pertalite. Fuel consumption analysis compared copper, platinum and iridium spark plugs with rpm 700, 1000, 1500, and 2000. Test results: 1) Fuel consumption for copper spark plugs with rpm 700, 1000, 1500, and 2000, namely 40ml, 10ml, 15ml and 10ml. 2) Fuel consumption for platinum spark plugs with rpm 700, 1000, 1500 and 2000, namely 20ml, 5ml, 25ml and 20ml. 3) Fuel consumption for iridium spark plugs with rpm 700, 1000, 1500 and 2000 is 50ml, 10ml, 10ml and 10ml. So platinum spark plugs are more fuel efficient than copper and iridium spark plugs
Prototype of an Arduino-Based 3D Scanner Printed Using 3D Printing
Three-dimensional (3D) scanning technology is pivotal in manufacturing, product design, and architecture, enabling precise digital reconstructions of real-world objects. However, existing 3D scanners are often costly and complex, hindering accessibility. To address this, our study presents a cost-effective 3D scanning system using Arduino technology. Utilizing an Arduino Nano, GP2Y0A21YK0F IR Sensor, stepper motors, motor drivers, and an SD card module, our system offers a simple solution for scanning small objects and creating 3D models. The scanner measures object distance, rotates a work table, and captures scan data, processed with MeshLab software. Successful scanning demonstrates affordability and automation. Future work will focus on optimizing accuracy and scanning speed.Teknologi pemindaian tiga dimensi (3D) sangat penting dalam bidang manufaktur, desain produk, dan arsitektur, memungkinkan rekonstruksi digital objek dunia nyata secara presisi. Namun, pemindai 3D yang ada seringkali mahal dan rumit, sehingga menghambat aksesibilitas. Untuk mengatasi hal ini, penelitian kami menyajikan sistem pemindaian 3D yang hemat biaya menggunakan teknologi Arduino. Memanfaatkan Arduino Nano, Sensor IR GP2Y0A21YK0F, motor stepper, driver motor, dan modul kartu SD, sistem kami menawarkan solusi sederhana untuk memindai objek kecil dan membuat model 3D. Pemindai mengukur jarak objek, memutar meja kerja, dan menangkap data pemindaian, diproses dengan perangkat lunak MeshLab. Pemindaian yang berhasil menunjukkan keterjangkauan dan otomatisasi. Pekerjaan di masa depan akan fokus pada optimalisasi akurasi dan kecepatan pemindaian
Wisata Edukasi Pengenalan Petugas Pelayanan Penumpang di Atas Kereta Api pada Siswa RA Babussalam Madiun
Kegiatan wisata edukasi pengenalan petugas pelayanan penumpang yang dilakukan oleh tim penulis melibatkan siswa RA Babussalam Madiun dalam kunjungannya di Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun pada tanggal 5 September 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan siswa pemahaman tentang fungsi petugas pelayanan penumpang dalam industri perkeretaapian. Siswa berkumpul di tribun utara dan mendengarkan arahan dari guru dan panitia. Siswa belajar tentang tanggung jawab petugas pelayanan penumpang agar penumpang mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman. Selain itu, siswa juga diberi pemahaman tentang prosedur simulasi pembelian tiket dan menaiki kereta inspeksi. Oleh karena itu, wisata edukasi akan memberikan kontribusi positif dalam mendidik generasi muda tentang pentingnya pelayanan penumpang di sektor perkeretaapian
PMP Peningkatan Kapasitas Pemasaran Usaha Batik Jumputan pada Kelompok Disabilitas Desa Bragolan, Kabupaten Purworejo
Menurut Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 18 Tahun 2022 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas agar semua desa bersama-sama mewujudkan desa inklusi. Kelompok Disabilitas Desa (KDD) “Karya Sejati” berada di Desa Bragolan, Kec. Purwodadi, Kab. Purworejo yang berjumlah 10 orang. Penyandang disabilitas berasal dari daerah yang kondisi ekonomi yang kurang mampu yang membutuhkan support agar kapasitas batik yang dihasilkan mengalami peningkatan baik dari segi jumlah varian dan kualitas. PMP ini bertujuan memberikan pendampingan dalam peningkatan kapasitas pemasaran usaha batik jumputan. Pelaksanaa program yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra ialah tahap analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan (aspek produksi dan aspek pemasaran), tahap monitoring dan evaluasi, dan tahap penyusunan laporan. Hasil Program PMP yang diberikan terdiri dari 1 sesi edukasi PHBS K3S dan pemeriksaan kesehatan serta 3 sesi pelatihan yang terdiri dari Pelatihan Varian Batik Jumputan, Pelatihan Branding Usaha, dan Pelatihan Digital Marketing menunjukan peningkatan kesehatan KDD, varian produk, branding, digital marketing dan omset penjualan batik jumputan. Kesimpulan: Program PMP dapat meningkatkan kapasitas pemasaran usaha batik jumputan pada kelompok disabilitas
Sosialisasi Pemberdayaan Konsumen Tentang Garansi Kepada Siswa MA Hidayatullah Martapura Dalam Rangka Mewujudkan Konsumen Cerdas
Salah satu aspek penting dalam perlindungan konsumen adalah pemberdayaan konsumen melalui edukasi dan sosialisasi. Konsumen yang cerdas, kritis dan berani akan mampu melindungi dirinya sendiri dari berbagai praktik bisnis yang merugikan atau berbahaya. Oleh karena itu kegiatan sosialisasi pemberdayaan konsumen tentang garansi kepada siswa Madrasah Aliyah (MA) Hidayatullah Martapura dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran untuk mewujudkan konsumen cerdas. Materi sosialisasi meliputi pengertian konsumen, hak dan kewajiban konsumen, alasan mengapa konsumen perlu dilindungi, pengertian garansi, jenis-jenis garansi, kewajiban pelaku usaha untuk memberikan garansi, cara mengajukan klaim garansi, dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Metode yang dipilih untuk menyampaikan materi adalah melalui pemaparan, dialog dan interaksi. Kegiatan sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang garansi sehingga mewujudkan konsumen yang cerdas
Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Sebagai Bahan Baku Pembuatan Puzzle dengan Augmented Reality untuk Permainan dan Edukasi Budaya Indonesia
Abstrak: Kabupaten Jepara, yang terletak di Jawa Tengah, terkenal sebagai pusat pahat dunia, dengan sebagian besar penduduknya bekerja sebagai pengrajin perabot kayu. Namun, industri ini menghasilkan banyak limbah serbuk kayu, yang mencapai 58,85% dari total limbah. Saat ini, limbah serbuk kayu hanya digunakan dalam beberapa aplikasi terbatas, seperti pembuatan briket, media tanam, pupuk organik, dan papan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengubah limbah serbuk kayu ini menjadi produk mainan edukatif berupa puzzle. Inovasi ini akan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) dan metode Marker Based Tracking untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang unik dan mendalam tentang budaya Indonesia. Platform Assemblr EDU dan QR Code akan menjadi elemen penting dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang interaktif dan menarik. Selain itu juga, akan menjelajahi peluang pasar dan model bisnis yang berkelanjutan untuk produk ini, dengan fokus pada pengembangan bisnis di era teknologi digital. Produk ini tidak hanya akan memberikan hiburan melalui permainan, tetapi juga akan berperan sebagai alat yang efektif dalam membangun kreativitas dan pengetahuan pengguna, terutama anak-anak
Meningkatkan Pendapatan Petani melalui Pendampingan Budidaya Pisang Cavendish di Desa Sukadana
The development of cavendish banana cultivation has higher potential compared to other types of bananas. This is because Cavendish bananas have a higher market selling value, especially as they are a type of banana that sells well on the international market. One of the villages that has the potential to develop cavendish banana tree cultivation is Sukadana Village. This village is one of the buffer villages for the Mandalika Special Economic Zone which is expected to provide basic agricultural needs in the Mandalika area. Service activities will be carried out in December 2022 until may 2023 with the target farmer group Patuh Bersama. This service activity aims to increase community income through assistance in the cultivation of Cavendish bananas. The results of the service activities carried out are providing insight to the community that cavedish bananas are a type of banana that is commonly consumed by the international community. Apart from that, the community can also develop the cultivation of cavendish bananas not only in their yards, but can also cultivate them on unused agricultural landPengembangan budidaya pisang cavendish memiliki potensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan pisang jenis lain. Hal ini dikarenakan pisang cavendish memiliki nilai jual pasar yang lebih tinggi terutama dapat menjadi jenis pisang yang sangat laku dipasar internasional. Salah satu desa yang berpotensi untuk dikembangkan budidaya pohon pisang cavendish adalah Desa Sukadana. Desa ini merupakan salah satu desa penyangga kawasan ekonomi Khusus Mandalika yang diharapkan dapat menyediakan kebutuhan pertanian pokok yang ada di kawasan Mandalika. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan desember tahun 2022 hingga mei 2023 dengan kelompok tani sasaran Patuh Bersama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pendampingan pembudidayaan pisang cavendish. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan yaitu memberikan wawasan pada masyarakat bahwa pisang cavedish merupakan jenis pisang yang biasa dikonsumsi Masyarakat internasional, selain itu Masyarakat juga dapat mengembangkan pembudidayaan pisang cavendish tidak hanya dipekarangan, akan tetapi juga dapat membudidayakan dilahan pertanian yang belum termanfaatkan
Pemberdayaan Perempuan dan Literasi Keuangan sebagai Pemberdayaan Identitas Perempuan Komunitas Vibrant Women
Pemberdayaan perempuan mengacu pada memberikan perempuan kontrol atas kehidupan mereka sendiri termasuk ekonomi, sosial, dan politik. literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, naik dari 38% tahun 2019, dan indeks inklusi keuangan sebesar 85% . Komunitas Vibrant Women memiliki agenda rutin dalam mengadakan kegiatannya, untuk kegiatan memperingati hari Ibu kegiatan bekerja sama dengan Srikandi Pelni memberikan pemberdayaan perempuan dengan memberikan literasi keuangan kepada anggotanya dan peserta umum. Penyelenggaraan talkshow : 1.talkshow dipandu oleh ahli keuangan atau profesional yang memiliki pengalaman dalam bidang tersebut dalam hal ini . 2. Pemberian Materi Edukasi: 3. Sesi Diskusi dan Tanya Jawab: 4. Pelatihan Keterampilan Praktis:Kegiatan Pemberdayaan Perempuan dan Literasi Keuangan sebagai upaya penguatan pada Komunitas Vibrant Women dan peserta umum lainnya memberikan wawasan baru. Dengan kegiatan ini , diharapkan perempuan anggota komunitas Vibrant Women maupun peserta umum lainnya dapat wawasan baru mengenai literasi keuangan
Sosialisasi Reduksi Limbah Kotoran Kambing sebagai Pupuk Kompos Alternatif di Kabupaten Nunukan
Kabupaten Nunukan sebagai Kabupaten dengan penduduk terbanyak di Kalimantan Utara memiliki potensi besar dalam pertanian dan peternakan, namun minim pengetahuan tentang manfaat dan cara pengelolaan limbah organik. Hal ini memunculkan urgensi pentingnya pengelolaan limbah organik, seperti kotoran kambing yang dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah kotoran kambing sebagai pupuk kompos alternatif melalui sosialisasi. Metode yang digunakan meliputi kegiatan sosialisasi dan diskusi kepada masyarakat dalam mengelola limbah kotoran kambing menjadi pupuk kompos. Kegiatan dievaluasi melalui hasil preferensi mitra yang dicatat melalui penggunaan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mitra terkait pengelolaan limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik. Pengetahuan mitra meningkat 90% setelah pelaksanaan kegiatan, sedangkan keterampilan meningkat 85%. Program pengabdian masyarakat ini berdampak positif dalam membangun kesadaran mitra tentang kelestarian lingkungan