E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
    1354 research outputs found

    Mechanical Hazard Simulator of PLC-Based Automation Technology According to ISO 12100

    No full text
    Automation technology is expected can enhance productivity, reduce unnecessary cost, and avoid the potential upcoming accidents. However, many automation machineries don’t fulfil safety requirements and have no third party safety certification. This situation requires internal risk assessment as a gate before technology deployment in order to reduce potential hazardous events. This research applies internal risk assessment of Programmable Logic Controller (PLC)-based automation technology according to ISO 12100. Mechanical hazard simulator is built to describe the potential hazard and estimate risk level. Alternative solutions for technology retrofit is selected and built to reduce risk level. At the end of the research, risk level comparison is presented as the evidence of risk level reduction.Teknologi otomasi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya yang tidak diperlukan, dan mencegah potensi kecelakaan kerja di massa depan. Namun, banyak mesin otomasi tidak memenuhi persyaratan keselamatan kerja dan tidak memiliki sertifikasi dari pihak ketiga. Situasi ini mensyaratkan analisis resiko secara mandiri oleh pengguna mesin untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja. Penelitian ini menerapakan analsisi resiko kecelakaan kerja secara mandiri untuk teknologi otomasi berbasis PLC berdasarkan ISO 12100. Simulator bahaya mekanik dibuat untuk menggambarkan potensi kecelakaan kerja dan mengestimasi level bahaya. Alternatif solusi untuk modifikasi teknologi dipilih dan dikembangkan untuk mengurangi level bahaya. Pada akhir penelitian, perbandingan tingkat bahaya, sebelum dan sesudah modifikasi teknologi, disajikan sebagai bukti adanya penurunan level bahaya

    Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Tingkat Lokal melalui Pelatihan Pembibitan Cabai di Desa Botutonuo

    No full text
    Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh masyarakat Desa Botutonuo, khususnya petani, adalah ketergantungan yang tinggi pada pasokan cabai dari luar desa, yang sering mengalami fluktuasi harga, serta kurangnya keterampilan masyarakat dalam pembibitan cabai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat Desa Botutonuo di sektor pertanian, khususnya tanaman cabai, serta memperkuat ketahanan pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 1 Mei 2025 dengan menggunakan metode pendekatan partisipatif, yang melibatkan peserta dalam setiap tahapan pelatihan, mulai dari observasi awal, perencanaan kegiatan, pelaksanaan pelatihan, hingga pendampingan pasca-kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam teknik pembibitan cabai secara mandiri. Program ini memberikan dampak positif dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Botutonuo

    Penerapan Participatory Action Research untuk Meningkatkan Strategi Pemasaran UMKM Alumni Inkubasi Pemkab Kebumen

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM alumni Inkubasi Pemerintah Kabupaten Kebumen 2024 melalui penguatan literasi digital, branding, dan manajemen usaha. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan menempatkan komunitas sebagai aktor aktif dalam setiap tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Subjek kegiatan adalah pelaku UMKM di bidang kuliner, kerajinan, dan fesyen yang dilaksanakan di Universitas Putra Bangsa sebagai pusat pelatihan dan koordinasi. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian tahapan, meliputi identifikasi kebutuhan, orientasi, penyampaian materi dasar UMKM, digitalisasi usaha, pelatihan branding, pendampingan teknis, simulasi, evaluasi, serta monitoring pasca-pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemanfaatan teknologi digital, strategi pemasaran, serta penguatan identitas produk. Selain itu, terbentuk kelompok jejaring usaha produktif yang berfungsi sebagai wadah kolaborasi dan keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan PAR efektif dalam mendorong kemandirian dan daya saing UMKM lokal

    Adopsi Pertanian Vertikultur untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan dan Kreativitas Sejak Dini pada Anak Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Desa Candiretno

    No full text
    Kegiatan pengabdian masyarakat di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Desa Candiretno bertujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dan kreativitas anak sejak dini melalui penerapan teknik pertanian vertikultur. Mengingat keterbatasan lahan hijau di lingkungan sekolah yang berlokasi di Kabupaten Magelang, teknik vertikultur menggunakan botol plastik bekas sebagai media tanam dipilih sebagai solusi efektif. Kegiatan meliputi sosialisasi tentang kepedulian lingkungan dan vertikultur, demonstrasi pembuatan dan penanaman tanaman pakcoy dalam vertikultur serta monitoring pertumbuhan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan teknik budidaya vertikal dengan rata-rata pemahaman mencapai 75%. Pertumbuhan tanaman pakcoy yang baik juga menandakan keberhasilan implementasi dan penanaman sikap peduli lingkungan serta pemanfaatan limbah plastik secara kreatif. Kegiatan ini diharapkan dapat terus diterapkan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dan kreativitas peserta didik

    Pelatihan Hidroponik sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat untuk Mengurangi Stigma ‘Kampung Narkoba’ di Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah

    No full text
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, yang selama ini menghadapi stigma negatif sebagai “kampung narkoba”. Permasalahan utama terletak pada minimnya aktivitas produktif dan keterbatasan lahan yang berimplikasi pada rendahnya kesejahteraan serta tingginya risiko sosial. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), program pelatihan hidroponik diterapkan sebagai solusi pemberdayaan berbasis partisipasi warga. Kegiatan mencakup Focus Group Discussion, pembangunan instalasi, penyemaian, pembuatan nutrisi, hingga panen. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, motivasi, serta munculnya aktivitas ekonomi rumah tangga melalui penjualan hasil hidroponik. Secara sosial, kegiatan ini berhasil memperkuat kohesi warga dan mengubah citra lingkungan menjadi lebih positif. Pelatihan hidroponik terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat pesisir melalui peningkatan kapasitas, ketahanan pangan, dan transformasi sosial yang berkelanjutan

    Meningkatkan Pengetahuan Atlet-Pelajar Tentang Kesehatan Mental di Sekolah Menengah Pertama Negeri 18 Kota Bengkulu

    No full text
    Student-athletes, who simultaneously play both roles as students and athletes, are likely to experience increased mental health issues. Therefore, the purpose of this community service is to educate student-athletes about mental health and how to address mental health issues. A participatory, educational approach was used in this community service activity to deliver material to student-athletes. The stages of this activity consisted of preparation, implementation, and evaluation. A total of 30 student-athletes, consisting of grades VII, VIII, and IX from various sports, were involved as participants. The material was delivered on September 16, 2025. The evaluation instrument used a questionnaire distributed before and after the activity. The data analysis technique used simple quantitative descriptive analysis by observing the average score of the collected answers. The analysis results showed that before the activity, the average score was 6.97 and after the activity, it increased to 7.13. It can be concluded that this community service activity can have a positive impact on increasing student-athletes' knowledge regarding mental health issues. These results provide an important foundation for mentoring student-athletes in implementing training programs to maintain mental healthAtlet-pelajar yang memiliki peran sebagai siswa dan sekaligus atlet dalam waktu yang bersamaan memiliki peluang rentan terhadap gangguan kesehatan mental. Oleh sebab itu, tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi mengenai kesehatan mental bagi atlet-pelajar dan bagaiamana penangangan dalam mengatasi ganggguan mental. Pendekatan edukatif-partisipatif digunakan dalam kegiatan pengabdian ini untuk menyampaikan materi kepada atlet-pelajar. Tahapan kegiatan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 30 atlet-pelajar yang terdiri dari kelas VII, VIII, IX dan  berasal dari berbagai cabang olahraga dilibatkan sebagai partisipan kegiatan. Penyampaian materi dilaksanakan pada tanggal 16 September 2025. Instrumen evaluasi menggunakan angket yang dibagikan sebelum dan setelah kegiatan. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif sederhana dengan melihat nilai rerata jawaban yang dikumpulkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan nilai rerata sebesar 6,97 dan setelah pelaksanaan meningkat menjadi 7,13. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan pada atlet-pelajar mengenai materi gangguan kesehatan mental. Hasil ini menjadi landasan penting untuk kegiatan pendampingan atlet-pelajar dalam melaksanakan program latihan untuk menjaga kesehatan menta

    Mekanisasi Produksi Terasi pada Poklahsar Terasi Jakfar, Desa Belo Laut, Mentok, Bangka Barat

    No full text
    Terasi merupakan bahan tambahan dalam masakan sambal yang sangat popular dan banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Salah satu produsen terasi di Pulau Bangka adalah Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Salah satu produsennya adalah Poklahsar Terasi Jakfar. Kelompok ini memiliki masalah dalam produksi terasi di Belo Laut adalah proses penggilingan secara manual. Tim pengabdi Akuakultur Universitas Bangka Belitung melakukan mekanisasi penggilingan udang dengan bantuan mesin giling. Penggunaan mesin penggiling Udang Rebon selain menghemat waktu dan biaya, juga memungkinkan produk lebih seragam tekstur dan kualitasnya. Produsen terasi Jakfar, Desa Belo Laut lebih siap memasuki pasar baru yang semakin terbuka lebar dengan produk yang lebih baik, dari segi kuantitas maupun kualitasnya

    Perbaikan Desain dan Informasi Kemasan Yoghurt Kecombrang Sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM Yoghurt Sehati

    No full text
    One way to develop Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) through higher education is by carrying out community service. Yoghurt Sehati MSMEs face obstacles in increasing the competitiveness of their products in an increasingly competitive market. Product packaging that is still simple is considered less able to attract consumer attention and needs to be improved in order to compete more effectively. This community service program aims to assist Yoghurt Sehati MSMEs in improving the design and information on their product packaging. The methods used in this service include socialization of activities, introduction of new labels and packaging, training and effective business development assistance. The community service team carried out activities that included improving packaging labels, introducing more informative packaging, and entrepreneurship training. Through this community service activity, the condition of MSMEs can improve, MSME knowledge increases, and marketing becomes more effective.Salah satu cara pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui perguruan tinggi adalah dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. UMKM Yoghurt Sehati menghadapi kendala dalam meningkatkan daya saing produknya di pasar semakin kompetitif. Kemasan produk yoghurt kecombrang yang masih sederhana dianggap kurang mampu menarik perhatian konsumen dan perlu ditingkatkan agar dapat bersaing lebih efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan UMKM Yoghurt Sehati dalam memperbaiki desain serta informasi pada kemasan produk mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi kegiatan, pengenalan label dan kemasan baru, pelatihan serta pendampingan pengembangan usaha yang efektif. Tim pengabdian melaksanakan kegiatan yang mencakup perbaikan label kemasan, pengenalan kemasan yang lebih informatif, dan pelatihan kewirausahaan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, kondisi UMKM dapat membaik, pengetahuan UMKM meningkat, dan pemasaran menjadi lebih efektif

    “Bimbingan Belajar” Peningkatan Literasi Siswa sebagai program kerja mahasiswa Universitas Hamzanwadi di SDN 2 Masbagik Timur

    No full text
    Education serves as a fondation for societal welfare, serving to foster knowledge and skills for meaningful contributions to community life. Through the Bina Desa Community Service Program (KKN) based on SDGs, Goal 4—quality education—students from the education faculty at Universitas Hamzanwadi aim to contribute by implementing literacy and numeracy tutoring programs. Students in grades 3, 4, and 5 who struggled with learning, especially in reading and writing, were identified through observations and teacher interviews. The tutoring program aimed to improve reading skills and motivate continuous learning, employing a personal approach through private sessions to tailor learning strategies. According to the findings, students' excitement for studying significantly increased. Additionally, instructive videos and thematic lectures were used to enhance students' literacy during the Sabtu Budaya lesson. The program's success in producing favorable results for kids was largely due to cooperation with teachers and the use of adaptive techniques.Pendidikan merupakan fondasi utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang berperan dalam mendorong pengembangan pengetahuan dan keterampilan individu untuk berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui program KKN Bina Desa berbasis SDGs, khususnya pada tujuan ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, mahasiswa Universitas Hamzanwadi dari program studi kependidikan berupaya berkontribusi melalui program kerja bimbingan belajar (bimbel) literasi dan numerasi. Observasi dan wawancara dengan guru menunjukkan adanya siswa di kelas 3, 4, dan 5 yang mengalami kesulitan belajar, terutama dalam membaca dan menulis. Program bimbel ini berfokus pada peningkatan kemampuan membaca siswa serta membangun motivasi mereka untuk terus belajar. Pendekatan personal melalui metode privat digunakan untuk menemukan strategi yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam antusiasme belajar siswa bimbingan. Selain itu, kegiatan Sabtu Budaya dimanfaatkan untuk memperkaya literasi siswa melalui pemutaran video edukasi. Kolaborasi dengan guru serta penerapan metode yang adaptif menjadi faktor utama keberhasilan program ini dalam memberikan dampak positif terhadap siswa

    Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Tablet Tambah Darah dalam Mencegah Stunting dan Skrining Anemia pada Remaja Putri

    No full text
    Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami kelelahan, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan kreativitas dan produktivitas. Selain itu, anemia juga meningkatkan risiko terjadinya penyakit di masa dewasa serta melahirkan generasi dengan masalah gizi. Prevalensi anemia di Indonesia tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja mencapai 32%, yang berarti 3-4 dari 10 remaja mengalami anemia. Hal ini dapat disebabkan oleh asupan gizi yang kurang optimal serta minimnya aktivitas fisik (Kemenkes RI, 2022). Kurangnya pengetahuan dan pendidikan kesehatan terkait pola hidup sehat pada bayi dan balita juga menjadi faktor penyebab. Dalam hal ini, penulis melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi kesehatan remaja untuk mencegah stunting serta melakukan skrining anemia pada remaja putri. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Selasa, 24 September 2024 di SMPN 3 Cisaga. Hasilnya menunjukkan bahwa 80% remaja telah memahami pentingnya kesehatan reproduksi dan konsumsi tablet tambah darah dalam upaya pencegahan stunting. Pemahaman tersebut tercermin dari keaktifan remaja putri dalam berdiskusi dan memecahkan masalah setelah mengikuti sesi edukasi

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇