E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada Sektor Makanan Dan Minuman
Pandemi covid memberikan dampak terhadap pasar saham, sehingga terdapat fluktuasi nilai perusahaan yang terdaftar di bursa saham. Fluktuasi nilai perusahaan ini dikarenakan adanya keputusan menjual dan membeli dari investor menggunakan data laporan keuangan. Penelitian ini ingin mengkonfirmasi teori signaling pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar pada BEI pada tahun 2019-2023 dengan menggunakan variabel likuiditas, leverage dan profitabilitas. Penelitian ini termasuk peneliatian kuantitatif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Variabel nilai perusahaan dinilai menggunakan Tobin’s Q, likuiditas menggunakan Current Ratio (CR), leverage menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) dan profitabilitas menggunakan Return on Asset (ROA). Hasil penelitian likuiditas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan
Kenaikan Tarif Air Minum dan Dampaknya terhadap Inflasi Daerah: Studi Kasus Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Kabupaten Kebumen
PPenelitian ini menganalisis hubungan antara kenaikan tarif air oleh Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa di Kabupaten Kebumen dan inflasi daerah. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian mengkaji dokumen kebijakan, literatur akademis, dan data empiris untuk menilai dampak tarif air terhadap inflasi. Hasil menunjukkan bahwa biaya air hanya menyumbang 1–2% pada Indeks Harga Konsumen (IHK), sehingga pengaruhnya terhadap inflasi terbatas. Penyesuaian tarif bertahap dan berbasis kemampuan masyarakat juga mengurangi risiko inflasi. Kebijakan tarif di Kebumen lebih berfokus pada keberlanjutan layanan, efisiensi operasional, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Data perbandingan dari Jakarta dan Surabaya menunjukkan bahwa kenaikan tarif tidak berdampak signifikan pada inflasi. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya desain tarif yang transparan dan adil, dengan mempertimbangkan keberlanjutan fiskal dan stabilitas ekonomi daerah
Visual Inspection of Welding Joints: Analysis of the Causes of Welding Defects and Solutions for Repair.
The development of technology in the increasingly advanced construction sector cannot be separated from welding, because it has an important role in metal engineering and repair.. There are several factors that affect the quality of welding results, including welding procedures, materials, electrodes, and types of welds used. Inspection of welding results can be done in several ways, one of which is by visual inspection. The TWI Acceptance Criteria standard is used as a reference in determining the quality of welding results in this study. The results of the study showed that four out of five welding defects did not pass the test. This indicates the importance of mastering welding techniques and quality control in the production process. A welder must have competencies that are in accordance with the specifications of his work. Routine inspections and the use of reference standards such as the TWI Acceptance Criteria should be applied to ensure the quality of welding results, both on an educational, training, and industrial scale
Pelatihan Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Meja Dan Kursi Dari Botol Plastik Bekas Di Dusun Nongkosongo Kabupaten Malang
The problem in Nongkosongo hamlet is residents' lack of awareness and knowledge about utilizing inorganic waste, as evidenced by the number of residents who register with the waste bank, only four from 3 RW. The methods used are coordinating with the village head, preparing tools and materials, providing training, holding competitions, and giving rewards. This activity aims to provide training in using inorganic waste to become added-value products in the form of tables and chairs from used plastic bottles. The second can make products with a teamwork system that is contested, and there is a reward system. The results obtained are training in making tables and chairs from used plastic bottles has been carried out. Second, making tables and chairs in teams with product results has been done, and rewards have been given. The products have been handed over and used in the waste bank as seats for guests.Permasalahan yang ada di Dusun Nongkosongo adalah kurangnya kesadaran dan pengetahuan warga untuk memanfaatkan sampah anorganik, dibuktikan dengan jumlah warga yang mendaftar pada bank sampah hanya 4 dari 3 RW. Metode yang digunakan adalah pertama berkoordinasi dengan kepala Dusun, kedua persiapan alat dan bahan, ketiga pemberian pelatihan, keempat mengadakan perlombaan, kelima pemberian reward. Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pelatihan pemanfaatan sampah anorganik untuk menjadi produk added value berupa meja dan kursi dari botol plastik bekas. Yang kedua dapat membuat produk dengan sistem kerja tim yang dilombakan dan terdapat sistem reward. Hasil yang didapat yaitu pelatihan pembuatan meja dan kursi dari botol plastik bekas telah dilaksanakan. Kedua, proses pembuatan meja dan kursi dari botol plastik bekas secara tim dengan hasil produk telah dilaksanakan dan pemberian reward telah dilakukan. Hasil produk telah diserahkan dan dipergunakan di bank sampah sebagai tempat duduk untuk para tamu
Pendampingan Legalitas Usaha Olahan Pangan KWT Rasa Saling Sayang Desa Kuta Lombok Tengah
Activities that can improve the community's economy can be carried out through the development of MSEs micro and small entreprises. This activity encourages the home industry to become increasingly developed. Kuta Village has become a Special Economic Zone that develops tourism activities. Tourism areas require food supplies for various activities carried out around the Mandalika Circuit. The development of processed home industrial food can later provide benefits to improve the community's economy. Service activities will be carried out for 6 months from July 2023 to December 2023 in Kuta Village with the target group KWT Rasa Saling Sayang which is a KWT assisted by the University of Mataram in 2022. Activities are carried out using socialization and participation methods by involving community participation in managing the legality of MSEs micro and small entreprises businesses so that obtain distribution permits on the market. The aim of this service activity is to help groups of women farmers to obtain the legality of home industrial food processing businesses. The results of this service activity include obtaining NIB, halal certificates for processed food products and also arranging PIRT MSEs KWT Rasa Saling SayangKegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dapat dilakukan melalui pengembangan UMKM. Kegiatan ini mendorong industri rumah tangga menjadi semakin maju berkembang. Desa Kuta menjadi Kawasan Ekonomi Khusus yang mengembangkan kegiatan pariwisata. Kawasan Pariwisata memerlukan supplay pangan diberbagai kegiatan yang terlaksana disekitar Sirkuit Mandalika. Pengembangan olahan pangan industri rumah tangga ini nantinya dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 6 bulan mulai bulan juli 2023 hingga desember 2023 di Desa Kuta dengan kelompok sasaran KWT Rasa Saling Sayang yang merupakan KWT binaan Universitas Mataram pada tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan partisipasi dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam mengurus legalitas usaha UMKM agar memperoleh izin edar dipasaran. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah membantu kelompok wanita tani untuk memperoleh legalitas usaha olahan pangan industri rumah tangga. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu diperolehnya NIB, sertifikat halal produk olahan pangan dan juga pengurusan PIRT UMKM KWT Rasa Saling Sayan
Penerapan Ekonomi Hijau pada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Organik) Berbasis Pemberdayaan Ekonomi
Jawa Tengah ditetapkan sebagai penopang ketahanan pangan nasional, dimana Kabupaten Sukoharjo menyumbang 22,49% dari sektor pertanian, yang menjadikannya wilayah strategis dalam hal tersebut. Namun, Sukoharjo juga menghadapi kondisi darurat sampah akibat limbah rumah tangga yang tidak terkelola optimal. Pengabdian ini berfokus pada pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga melalui RT dan kelurahan untuk menerapkan prinsip ekonomi hijau dan ekonomi sirkular. Pengelolaan sampah dilakukan dengan konsep 3R (reuse, reduce, recycle), serta pemanfaatan limbah organik menjadi maggot dan kasgot sebagai produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini bertujuan mendorong penghematan energi, pengurangan polusi, penghematan sumber daya alam, serta meningkatkan inovasi dan kesejahteraan masyarakat. Luaran dari kegiatan ini mencakup publikasi jurnal nasional terakreditasi, video edukatif, serta model ekonomi sirkular skala rumah tangga berbasis pemberdayaan ekonomi yang mendukung pencapaian SDGs
Penguatan Kapasitas Pengolahan Sorgum sebagai Souvenir Kuliner Desa : Pelatihan dan Pendampingan di Desa Cibiru Wetan
This Community Service activity aims to increase the capacity of sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) processing as a culinary souvenir in Cibiru Wetan Village. Given the favorable geographical conditions and the local community's interest in food innovation, this village has excellent potential in developing sorghum-based products. This activity involves training and mentoring the community, especially mothers and teenagers, on sorghum processing techniques for food products with high selling value. In addition, this activity also focuses on developing marketing strategies and improving product quality through diversification and packaging innovation. Provisional findings show that sorghum has significant economic potential, but the community still needs to improve in processing knowledge and the technology used. Through collaboration with partners, this program succeeded in providing training, more modern processing tools, and broader market access. Thus, it is hoped that Cibiru Wetan Village can become a production center for sorghum-based products that can improve the welfare of the local community. Challenges faced include limited infrastructure and technology adaptation by the community.Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) sebagai souvenir kuliner di Desa Cibiru Wetan. Desa ini memiliki potensi besar dalam pengembangan produk berbasis sorgum, mengingat kondisi geografis yang mendukung serta minat masyarakat lokal terhadap inovasi pangan. Kegiatan ini melibatkan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat, terutama ibu-ibu dan remaja, tentang teknik pengolahan sorgum menjadi berbagai produk makanan yang memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus pada pengembangan strategi pemasaran dan peningkatan kualitas produk melalui diversifikasi dan inovasi pengemasan. Temuan sementara menunjukkan bahwa sorgum memiliki potensi ekonomi yang signifikan, namun masyarakat masih terbatas dalam hal pengetahuan pengolahan dan teknologi yang digunakan. Melalui kerjasama dengan mitra, program ini berhasil menyediakan pelatihan, alat pengolahan yang lebih modern, serta akses pasar yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan Desa Cibiru Wetan dapat menjadi pusat produksi produk berbasis sorgum yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur dan adaptasi teknologi oleh masyarakat
Pendampingan Edukasi Pengelolaan Sampah sebagai Tindak Lanjut Pendirian Bank Sampah
Pegelolaan sampah sebagai problem turun temurun yang dihadapi masyarakat dan menajement sekolah, Perlu pendekatan khusus untuk menanggulangi sampah yang berserakan tersebut walaupun sebuah kontainer sampah telah disiapkan. Treatment untuk menanggulangi sampah dengan melakukan edukasi berkala sampah terhadap siswa siswi SMA sejak usia remaja disekolah, terutama edukasi positif terhadap perilaku dan budaya dalam memilah sampah pada tempat yang telah disediakan dan lalu melakukan transaksi sampah dengan pihak luar dibank sampah sekolah. Metode yang digunakan berupa edukasi dan praktek pemilahan sampah melalui bank sampah. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa-siswi dalam mengelola sampah menjadi produk yang bermanfaat melalui sebuah bank sampah. Sasaran yang dicapai agar siswa siswi mempunyai komitment memilah dan memasukan sampah pada keranjang sampah dikelas dan mendirikan unit bank sampah sebagai tempat transaksi akuntansi sampah. Hasil dari program PKM adanya peningkatan pemahaman pemilahan sampah 93,5% dan pengelolaan sampah 82,8% serta pemahaman akuntansi , bank sampah rata rata sebesar 91,2 %
Kandang Kambing Ramah Lingkungan pada Lahan Fasum Pondok Maritim
The purpose of this Community Service is to optimize the utilization of public facilities in Pondok Maritim RT05 RW06 Balasklumprik Wiyung Surabaya. Public facilities that have been used for urban farming so far by raising goats. Urban farming is the activity of raising livestock in and around large cities (metropolitan) or small cities to obtain food or other needs and increase income. This PKM method provides a touch of technology by creating an environmentally friendly goat pen design (Kakamraling) that has aesthetic value and does not pollute the environment (smell). The results of the community service The goat pen will be specially designed with a separator/separator system between feces and urine. Which is directly put into the container and will be harvested periodically into organic fertilizer based on cohe (animal waste) and liquid organic fertilizer (urine). The separator is in the form of a gutter that will immediately separate into storage containers. Thus, community members can increase their income from 1) raising goats, 2) selling organic cohe fertilizer, and 3) selling organic goat urine fertilizer.Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan fasum di Pondok maritim RT05 RW06 Balasklumprik Wiyung Surabaya. Lahan fasum yang telah digunakan untuk urban farming selama ini dengan beternak kambing. Urban farming adalah kegiatan memelihara hewan ternak di dalam dan di sekitar wilayah kota besar (metropolitan) atau kota kecil untuk memperoleh bahan pangan atau kebutuhan lain dan meningkatkan pendapatan. Metode PKM ini dengan memberikan sentuhan teknologi dengan membuat desain kandang kambing ramah lingkungan (Kakamraling) yang memiliki nilai estetis dan tidak mencemari lingkungan (bau). Asil pengabdian Kandang kambing akan didesain khusus dengan system separator/pemisah antara kotoran dan urine. Yang langsung dimasukkan kedalam penampungan dan secara periodic akan dipanen menjadi Pupuk organic berbasis kohe (kotoran hewan) dan pupuk organic cair (urine). Separator berupa talang yang akan langsung memisahkan ke wadah-wadah penampungan. Dengan demikian, warga Masyarakat dapat menambah pendapatan dari 1) ternak kambing, 2)menjual pupuk organic kohe, dan 3)menjual pupuk organic urine kambing
Implementasi Pembinaan dan Pengawasan Untuk Meningkatkan Kapasitas Pengetahuan Industri Kecil Menengah di Kota Surabaya
Coaching and supervision is one of the industrial work programs that includes information on evaluation, compliance records, and recommendations for improvement for industries that have been coached or supervised. This study aims to analyze the implementation and effectiveness of the implementation of the coaching and supervision program in Small and Medium Industries in Surabaya City. Data were analyzed using qualitative methods and descriptive approaches using interview techniques. The results of the interviews revealed that the program was effective in increasing SME understanding regarding business licensing and industry standards. However, there were also obstacles from the organizers in the form of limited human resources and differences of understanding among the beneficiaries. The results of the study indicate that synergistic efforts are needed between the Department of Industry and Manpower and SME actors to increase the effectiveness of the coaching and supervision program to further increase SME interest in complying with all existing regulations.Pembinaan dan pengawasan merupakan salah satu program kerja bidang industri yang mencakup informasi mengenai evaluasi, catatan kepatuhan, dan rekomendasi perbaikan bagi industri yang telah dibina atau diawasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan efektivitas dalam penerapan program pembinaan dan pengawasan pada Industri Kecil Menengah di Kota Surabaya. Data dianalisis menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara. Hasil dari wawancara mengungkapkan bahwa program mempunyai efektivitas dalam meningkatkan pemahaman IKM terkait perizinan usaha dan standar industri. Namun, terdapat juga hambatan dari pihak penyelenggara berupa keterbatasan sumber daya manusia dan perbedaan kesepahaman pada pihak penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukannya upaya sinergis antara Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dan pelaku IKM untuk meningkatkan efektivitas program pembinaan dan pengawasan untuk lebih meningkatkan minat IKM dalam mematuhi segala regulasi yang ada