E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
Not a member yet
    1354 research outputs found

    Sosialisasi Digital Marketing dan Pembuatan Maps guna Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kelurahan Toapaya Asri

    No full text
    Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Toapaya Asri Village face challenges in utilizing digital technology for product marketing. The main issue is low digital literacy, which causes MSMEs to rely solely on conventional marketing. This community service aims to increase the competitiveness of MSMEs through education and digital marketing assistance. The method used is the Community Empowerment System (Sisdamas) through socialization and practical assistance. As a result, 34 MSME actors gained an understanding of digital marketing strategies, product packaging, and labeling. MSME actors also successfully created Google Maps accounts and added their business locations, increasing visibility and market reach. This community service contributed significantly to strengthening the local economy through increased digital literacy and the sustainable competitiveness of MSMEs.Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Toapaya Asri menghadapi tantangan dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran produk. Isu utama adalah rendahnya literasi digital, yang menyebabkan UMKM hanya mengandalkan pemasaran konvensional. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM melalui edukasi dan pendampingan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah Sistem Pemberdayaan Masyarakat (Sisdamas) melalui sosialisasi dan pendampingan praktis. Hasilnya, 34 pelaku UMKM mendapatkan pemahaman tentang strategi pemasaran digital, pengemasan produk, dan pelabelan. Pelaku UMKM juga berhasil membuat akun Google Maps dan menambahkan lokasi usaha, meningkatkan visibilitas dan jangkauan pasar. Pengabdian ini berkontribusi signifikan pada penguatan ekonomi lokal melalui peningkatan literasi digital dan daya saing UMKM secara berkelanjutan

    Penerapan Teknologi pada Kelompok Tani Karya Tani Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara

    No full text
    Kelompok Tani Karya Tani merupakan khalayak sasaran program pengabdian kemitraan ini. Pertanian di Desa Sambirejo merupakan pertanian dengan sistem tadah hujan. Petani memanfaatkan air hujan sebagai sumber utama air irigasi. Fokus permasalahan pada kegiatan ini adalah kekurangan sarana produksi terutama power thresher dan tidak tersedianya bangunan bendung untuk menaikkan elevasi muka air pada saluran. Dari hasil survei tim pelaksana, diketahui bahwa muka air irigasi yang ada pada saluran yang melintasi areal pertanian memiliki elevasi yang lebih rendah dari areal pertanian. Hal ini menyebabkan air irigasi yang ada pada saluran tersebut tidak bisa mengalir ke areal pertanian poktan. Untuk menaikkan elevasi air irigasi ini poktan membendung dengan tumpukan tanah, goni, kayu, dan material seadanya yang lain. Selain itu, poktan memiliki kendala saat panen raya. Dengan luas lahan yang dikelola 30 Ha yang hanya didukung oleh ketersediaan sarana power thresher sebanyak 1 unit, untuk panen bisa menghabiskan waktu 30 hari. Hal ini kadang memicu konflik antar petani. Melalui kegiatan ini terjadi peningkatan level keberdayaan mitra dalam: a) Aspek Produksi, dengan tambahan 1 unit power thresher masa produksi gabah bisa menjadi lebih singkat; dan b) Aspek Manajemen, dengan adanya bangunan bendung, air pada saluran yang bersumber dari air hujan bisa dimanfaatkan menjadi sumber air tambahan untuk air irigasi. Selain itu, keberadaan bangunan ini juga bisa menjadi akses lalu lintas ke lahan pertanian, mobilitas alat mesin pertanian, sarana produksi dan mengangkut hasil produk pertanian dari dan ke lahan pertanian

    Pengaruh Tekanan Pembukaan Nozzle Injektor dan Cetane Number terhadap Konsumsi Bahan Bakar pada Motor Diesel Silinder Tunggal pada Variasi Putaran Mesin

    No full text
    The ability of diesel injectors to spray fuel greatly affects the homogeneity of the mixture and its penetration power in the combustion chamber. The research method used is an experiment with data presented descriptively. The objectives of this study are to determine the effect of nozzle opening pressure on fuel consumption, to identify the nozzle opening pressure at which fuel consumption is lowest, and to determine the effect of cetane number on fuel consumption in diesel engines. The results of this study indicate that the nozzle opening pressure of the injector in a diesel engine significantly affects fuel consumption, regardless of whether the engine is operating at low, medium, or high RPM. The lowest fuel consumption in a diesel engine occurs at a nozzle opening pressure of 10 MPa. The cetane number of the fuel does not significantly affect fuel consumption in a diesel engine, specifically a single-cylinder indirect injection diesel engine. Keywords:  Injector Pressure, Fuel Consumption, Diesel.Kemampuan injektor diesel dalam menyemprotkan bahan bakar sangat berpengaruh terhadap campuran homogen dan daya penetrasi dalam ruang bakar. Metode penelitian yang digunakan ialah eksperimen dengan data disajikan secara deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tekanan bukaan nozzle terhadap konsumsi bahan bakar, mengetahui pada tekanan bukaan nozzle berapakah bahan bakar paling rendah dikonsumsi, mengetahui pengaruh kadar cetane number pada bahan bakar terhadap tingkat konsumsi bahan bakar pada motor diesel. Hasil penelitian ini adalah tekanan bukaan nozzle injektor pada motor diesel sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar, baik pada rpm rendah, menengah  dan tinggi. Tekanan bukaan nozzle yang paling rendah mengkonsumsi bahan bakar pada motor diesel adalah pada tekanan 10 MPa, kadar cetane number pada bahan bakar tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat konsumsi bahan bakar pada motor diesel, dalam hal ini adalah diesel satu silinder berjenis indirect injection. Kata-kata kunci:  Tekanan Injektor, Konsumsi bahan bakar, Diesel

    Pengurangan Isolasi Sosial pada Klien “DI” Pengidap Penyakit Skizofrenia Paranoid melalui Intervensi Social Skill Training

    No full text
    Abstract: The prevalence of schizophrenia sufferers in Indonesia is in the range of 0.3% to 1% of the population, one of which is paranoid schizophrenia, which is the most common type with the main symptoms of delusions and hallucinations. Social isolation is one of the most common behaviors, covering around 72% of people with schizophrenia. This study aims to reduce the level of social isolation in clients "DI", sufferers of paranoid schizophrenia who carry out social isolation through Social Skill Training interventions. The method used is case work with the stages of Engagement, Intake, and Contract, Assessment, Planning, Intervention, Evaluation and Termination. The results show positive changes in clients, namely: 1) clients have dared to leave the house 2) Clients have started working with working hours of 4-6 hours per day 3) clients have interacted a lot with family and new people. In conclusion, this Social Skill Training Intervention can be an effective model to be applied to other clients with similar conditionsPrevalensi penderita skizofrenia di Indonesia berada dalam rentang 0,3% hingga 1% dari populasi, salah satunya adalah skizofrenia paranoid, yang merupakan jenis paling umum dengan gejala utama delusi dan halusinasi. Isolasi sosial merupakan salah satu perilaku yang paling sering muncul, mencakup sekitar 72% dari orang-orang yang menderita skizofrenia. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat isolasi sosial pada klien "DI", pengidap skizofrenia paranoid yang melakukan isolasi sosial melalui intervensi Social Skill Training. Metode yang digunakan adalah case work dengan tahapan Engagement, Intake, and Contract, Assesment, Planning, Intervention, Evaluation and Termination. Hasilnya menunjukkan perubahan positif pada klien yaitu : 1) klien sudah berani untuk keluar rumah 2) Klien sudah mulai bekerja dengan jam kerja 4-6 jam perhari 3) klien sudah banyak berinteraksi dengan keluarga maupun orang baru. Kesimpulannya Intervensi Social Skill Training ini dapat menjadi model yang efektif untuk diterapkan pada klien lain dengan kondisi serupa

    Peningkatan Keterampilan Membatik Para Santriwati Pondok Pesantren Khoirul Huda 1 Surabaya dengan Membuat Berbagai Desain Motif Batik

    No full text
    The low level of traditional art skills and economic independence among female students (santriwati) at Pondok Pesantren Khoirul Huda 1 Surabaya is a major issue. This community service program aims to develop batik-making skills through various motif designs, enhance entrepreneurial spirit, and preserve local culture. The method used is a comprehensive training approach through lectures, demonstrations, and hands-on practice. Activities include delivering basic batik materials, training in designing motifs, canting techniques, coloring, and product finishing. The program successfully increased the santriwati’s knowledge and skills in batik-making, produced high-value products, and opened opportunities for creative entrepreneurship. The long-term impact includes the development of a pesantren-based batik center and a positive contribution to community economic empowerment through the preservation of traditional arts integrated with Islamic values.Rendahnya keterampilan seni tradisional dan kemandirian ekonomi santriwati Pondok Pesantren Khoirul Huda 1 Surabaya menjadi isu utama. Program pengabdian bertujuan mengembangkan keterampilan membatik dengan berbagai desain motif, meningkatkan jiwa kewirausahaan, dan melestarikan budaya local. Metode pengabdian menggunakan pendekatan pelatihan komprehensif melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan meliputi penyampaian materi dasar batik, pelatihan merancang desain motif, teknik mencanting, pewarnaan, hingga finishing produk. Program berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan membatik santriwati, menghasilkan produk bernilai jual tinggi, serta membuka peluang kewirausahaan kreatif. Dampak jangka panjang mencakup pengembangan sentra batik pesantren dan kontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar melalui pelestarian seni tradisional yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman

    P Pelatihan Pijat Oksitosin pada Keluarga Ibu Hamil TM III dalam Peningkatan Dukungan Pemberian ASI Ekslusif di Klinik Pedungan Medika Denpasar

    No full text
    The purpose of this community service is to provide training to families of pregnant women in their third trimester, namely husbands, on how to do oxytocin massage independently. The method used is to collect respondents by holding a class for pregnant women in their third trimester at the Pedungan Medika Denpasar Clinic. The first implementation carried out was to provide counseling and then conduct demonstrations and training for pregnant women in their third trimester. Participants in this activity were pregnant women in their third trimester and their families at the Pedungan Medika Denpasar Clinic. It is hoped that after conducting the training, families, especially husbands, can do oxytocin massage on pregnant women in their third trimester at home so that mothers will be confident in breastfeeding their babies later.Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu melaksanakan pelatihan kepada keluarga ibu hamil trimester III yaitu suami tentang bagaimana metode pijat oksitosin yang bisa dilakukan secara mandiri Metode yang digunakan yaitu mengumpulkan responden dengan meyelenggarakan kelas ibu hamil Trimester III di Klinik Pedungan Medika Denpasar. Pelaksanaan pertama yang dilakukan yaitu dengan memberikan penyuluhan kemudian melakukan demonstrasi serta pelatihan kepada ibu hamil Trimester III. Peserta pada kegiatan ini yaitu ibu hamil trimester III dan keluarga di Klinik Pedungan Medika Denpasar. Diharapkan setelah melakukan pelatihan, keluarga khususnya suami bisa melakukan pijat oksitosin pada ibu hamil trimester III sendiri dirumah sehingga ibu menjadi percaya diri nantinya untuk menyusui bayiny

    Penguatan Kompetensi Dosen Uniska melalui Model Pembelajaran Case Method dan Team Based Project

    No full text
    Saat ini, dosen-dosen di UNISKA masih membutuhkan penguatan tentang case method dan team based project. Hal ini penting untuk meningkatkan SDM mahasiswa dan menunjang capaian IKU UNISKA. PKM ini bertujuan memberdayaan kompetensi dosen UNISKA melalui case method  dan team-based project”. Metode yang dilakukan yaitu diskusi, workshop, pendampingan, dan refleksi. Diskusi dilakukan untuk mencari solusi yang dihadapi dosen-dosen tentang case method dan team based project. Workshop dilakukan untuk melatih para dosen merancang pembelajaran dan mengimplementasikan case method dan team based project, kegiatan secara luring telah dilakukan tanggal 20—21 Mei 2024. Pendampingan dilakukan secara online untuk konsutasi dan presentasi hasil revisi produk perangkat ajar berbasis case method dan team based project Juni samai dengan Oktober 2024.  Hasil PKM ini terbukti signifikan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan case method dan team based project. &nbsp

    Development of Digital Twin Modeling for Smart Factory using OpenPLC-Based Control System

    No full text
    This research discusses how to design and develop Digital Twin modeling in a Smart Factory system with an OpenPLC-based control system. The main problems in conventional manufacturing systems are limited production line flexibility, difficulty in monitoring and controlling complex devices, and process visualization that is limited to technical data without a real depiction. Through the design of a laboratory-scale mechanical system, the creation of a control board based on an STM32H7 microcontroller with an OpenPLC platform, and the development of a Digital Twin application using Three.js and Node.js, this research produces a Smart Factory prototype that can be visualized in three dimensions and operated in real time via a local network or the internet. Test results show that the system is able to display sensor conditions, control actuators, and accelerate decision-making with shorter response times. The implementation of this system supports production process efficiency and offers an alternative industrial automation solution that is economical, flexible, and more intuitive in the implementation of digital transformation

    Pendampingan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Kunyit Hitam (Curcuma caesia) Sebagai Terapi Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus di RT 02, Dusun Blembem Kel. Plesungan Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah

    No full text
    Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Pendampingan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Kunyit Hitam (Curcuma caesia) sebagai Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus” bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga RT 02, Dusun Blembem, Plesungan, Karanganyar, Jawa Tengah, dalam memanfaatkan kunyit hitam untuk menurunkan kadar glukosa darah. Dilaksanakan pada 30 Mei 2025 pukul 08.00–10.00 WIB di rumah ketua RT, kegiatan ini melibatkan 30 ibu-ibu PKK. Persiapan meliputi perizinan kepala desa, survei lokasi, dan sosialisasi. Metode demonstrasi dan contoh digunakan untuk penyuluhan manfaat kunyit hitam sebagai antidiabetik, antiinflamasi, dan antioksidan, serta praktik pembuatan teh celup. Peserta antusias mengikuti sesi, praktik, dan mencoba seduhan teh. Kegiatan berlangsung lancar, meningkatkan pemahaman tentang obat tradisional dan keterampilan membuat produk herbal sederhana, berpotensi sebagai solusi kesehatan dan produk lokal

    Inovasi Budidaya Ayam KUB Janaka: Model Transformasi Pertanian Berbasis Komunitas di KWT Mekar Jannah, Argodadi, Sedayu

    No full text
    Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Jannah, Argodadi, Sedayu, Bantul, dengan fokus pada pengembangan budi daya ayam KUB (Kampung Unggul Balitbang) Janaka sebagai alternatif peningkatan ekonomi keluarga sekaligus pemberdayaan perempuan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pengetahuan teknis tentang budi daya ayam secara modern serta minimnya dukungan sarana dan prasarana. Solusi yang ditawarkan meliputi pelatihan teknis budi daya ayam KUB, pembangunan kandang percontohan, pendampingan intensif, pelatihan pembuatan pakan mandiri, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan dengan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anggota terhadap teknik budi daya ayam, dengan rata-rata skor pemahaman meningkat dari 52% (pre-test) menjadi 86% (post-test). Selain itu, KWT Mekar Jannah berhasil membangun dua unit kandang representatif, memperoleh keterampilan baru dalam manajemen pemeliharaan ayam, serta mampu memproduksi pakan mandiri yang menekan biaya produksi hingga 20% lebih hemat dibanding pakan komersial. Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan keterampilan anggota KWT, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi rumah tangga dan ketahanan pangan lokal, sehingga budi daya ayam KUB Janaka terbukti menjadi strategi efektif dalam mendorong transformasi pertanian berbasis komunitas dan pemberdayaan perempuan di pedesaan. &nbsp

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Politeknik Dharma Patria
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇