Jurnal STMIK Amik Riau
Not a member yet
404 research outputs found
Sort by
Workshop Pembuatan Modul Aplikasi IoT Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa SMA
SMAS IT Mutiara adalah salah satu sekolah menengah yang ada di kota kecamatan pinggir kabupaten Bengkalis. Materi pelajaran yang diberikan pada sekolah ini seperti pada umumnya disekolah-sekolah SMA pada umumnya, yaitu materi Pendidikan formal sesuai dengan yang ada dikurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah. Padahal banyak siswa yang terpaksa tidak melanjutkan ke tingkat Pendidikan yang lebih tinggi dan harus langsung bekerja setelah lulus. Kondisi inilah yang menyebabkan dibutuhkannya pengetahuan dan skill tambahan untuk bekal siswa-siswa tersebut setelah lulus. Skill-skill yang berkaitan dengan Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi yang salah satunya berkaitan dengan Teknologi IoT teknologi yang saat ini sedang berkembang sangat penting untuk mereka kuasai.
Berdasarkan latar belakang tersebut maka tim PkM dari Politeknik Caltex riau berinisiatif memberikan skill tambahan kepada siswa SMA tersebut sehingga memiliki bekal kemampuan lain disamping kemampuan akademik yang mereka terima di sekolah. Tim PkM telah memberikan pengetahuan berbentuk workshop pembuatan modul aplikasi IoT dengan diikuti oleh 23 Peserta. Dari hasil survey yang telah disebar ke peserta terkait workshop ini memberikan manfaat bagi peserta dengan persentase yang ditampilkan sebesar 100%. Terkait dengan keberlanjutan manfaat peserta menilai dirange baik sampai sangat baik yaitu 90-95%. Untuk penjelasan materi tersampaikan dengan baik, dengan nilai 100%. Sementara untuk pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan, tingkat kepuasan peserta berada adalah 97,85%
Sistem Informasi E-Learning Pada Amik Mahaputra Riau Berbasis Web
AMIK Mahaputra Riau merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang berlokasi di provinsi Riau, AMIK Mahaputra Riau didirikan pada tahun 2002 dan memiliki satu program studi yaitu Manajemen Informatika tingkat Diploma III. Pada saat ini proses belajar mengajar secara daring atau online masih menggunakan beberapa sistem external seperti zoom meeting, google meet dan edmodo. Kemudian ketua prodi juga tidak dapat memantau kegiatan pembelajaran karena tidak adanya akses sebagai admin di dalam sistem external yang digunakan. Oleh karena itu penulis ingin memberikan solusi kepada pihak Kampus AMIK Mahaputra Riau, untuk membuat suatu aplikasi berbasis web dimana dapat mempermudah mahasiswa dan dosen dalam proses belajar mengajar serta dapat membantu ketua prodi dalam memonitoring kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Penulis menggunakan metodologi pengembangan sistem, dan UML sebagai tools dalam tahap perancangan. Oleh karena itu penulis telah menyelesaikan membangun sistem informasi E-learning berbasis web agar meningkatkan efektifitas dan efisiensi mahasiswa dan dosen dalam proses belajar mengajar dan juga dapat mempermudah dosen dalam pemberian tugas dan materi, serta membantu ketua prodi dalam memonitorinng kegiatan pembelajara
Metode Simple Additive Weighting Untuk Pemilihan Penerima Bantuan Program Raskin
Program Raskin merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu masyarakat miskin dan rawan pangan. Tidak semua warga masyarakat berhak mendapatkan Program Raskin, tetapi hanya warga yang tergolong kelurga miskin dan rawan pangan. Program Raskin berupa pemberian bantuan beras yang diberikan setiap triwulan (tiga bulan) sebanyak 15kg/bulan, selama 12 bulan. Kriteria masyarakat yang memperoleh bantuan program raskin berdasarkan pada penghasilan perbulan, jumlah tanggungan orang dalam keluarga, dan kondisi rumah. bantuan program raskin belum merata dalam pembagiannya, karena terkendala kuota. Sehingga diperlukan perangkingan untuk menentukan penerima Program Raskin, serta mengembangkan aplikasi untuk pemilihan penerima bantuan program Raskin. Perangkingan menggunakan sistem pengambilan keputusan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) di perlukan untuk membantu dalam pemilihan warga yang berhak menerima bantuan Program Raskin. Metode SAW mampu menentukan bobot untuk setiap kriteria, dan melakukan perankingan untuk menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternative, kriteria yang digunakan penghasilan, jumlah anak, kondisi rumah. Pengembangan sistem dengan menggunakan model Waterfall, pada tahap desain menggunakan pendekatan terstruktur. Hasil akhir berupa keputusan penerima Program Raskin, serta sebuah Aplikasi yang dapat dipergunakan untuk pengambilan keputusan pemilihan warga yang berhak mendapatkan bantuan Program Raskin. Pengujian sistem dengan menggunkan uji fungsionalitas (Black Box). Hasil uji sistem menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan dengan baik sesuai yang diharapkan. Uji validitas dilakukan untuk menguji hasil perhitungan Metode SAW dengan membandingkan yang menghasilkan uji sistem dinyatakan valid 100%
Study Orange Data Mining Model Prediksi Status Gizi Balita Kelurahan X
Usia 0-59 bulan merupakan periode emas masa penting dimana semua proses perkembangan organ yang mempengaruhi kemampuan sensorik dan motorik seorang anak berlangsung. Pemantauan dan identifikasi status gizi balita secara dini diharapkan bisa melakukan control serta intervensi yang tepat dan cepat sehingga bisa menghilangkan atau meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan. Tujuan penelitian ini untuk melakukan identifikasi status gizi balita melalui pembuatan model prediksi menggunakan aplikasi orange data mining dan memberikan rekomendasi metode algoritma mana diantara KNN, Decision Tree, Naive Bayesdan Regresi logistic yang paling akurat.ROC Analisys (ROCA),Cross Validation dan Confusion Matrixsebagai model evaluasi. Empat model tersebutkemudian dibandingkan dan disimpulkan bahwa model algoritma KNN yang lebih direkomendasikan untuk prediksi status gizi karena memiliki tingkat akurasi dan presisi lebih baik dibanding 3 metode lainnya dengan nilai akurasi 95,24%, presisi 77,51%
Fuzzy Floor Dust Cleaning Robot Prototype Based On Arduino
The design of a Floor Cleaning Robot Based on Arduino Uno R3 aims to make it easier for humans to clean the dust on the floor efficiently. This robot consists of several series of components including Arduino Uno r3: Arduino Uno r3, sensor ultrasonic, motor servo, This robot consists of several components including Arduino Uno R3, ultrasonic sensor, servo motor, motor shield driver, dc motor, and vacuum blower motor. The entire system synergizes in the process of cleaning the dust on the floor and all of them are connected to a power source in the form of a dc battery, which supplies a voltage of 7 volts for the Arduino circuit and 12 volts for the vacuum blower. The working principle of this robot starts when the ultrasonic sensor can measure and distinguish the closest distance between the robot and an obstacle, at the same time the servo motor will move up to 180° to assist the ultrasonic sensor in detecting obstacles, both the front, right, and left sides of the robot. This Floor Cleaning Robot is programmed by adapting fuzzy logic artificial intelligence, the fuzzy rules used in this robot aim to control the speed of the robot based on the obstacle distance detected by the ultrasonic sensor. Fuzzy logic executes the data and continues the command to drive the motor so that the robot can work efficiently cleaning dust on the floor by minimizing the occurrence of collisions against obstacles. Dust suction carried out by the vacuum blower motor is not included in the Arduino circuit, because the vacuum blower motor requires an input power of 12 volts. It is not possible to unite it to the Arduino circuit because the power it has is only 7 volts, but these two separate circuits can still synergize well in the process of cleaning the dust on the floor. The results of observations and experiments show that the fuzzy logic embedded in the Arduino as the brain of the dust-cleaning robot on the floor works quite well
Prediction of Student Study Duration Using Multiple Linear Regression Method
Data mining is a process of extracting valuable and meaningful information from large or complex data sets. In the field of education, data mining can be used to predict the length of study of students by identifying factors that affect the length of study of students. This research aims to predict the length of study of students and to find out the most influential variables in completing the length of study. The method used in this research is the Multiple Linear Regression method. Training data as much as 292 data is taken from data on graduates from 2016 - 2018. While the testing data is taken from the active student data class of 2018 as much as 148 data. The model formed will be evaluated to determine the accuracy and RMSE values. The results showed that the Multiple Linear Regression method succeeded in carrying out the prediction process optimally with a percentage accuracy value of 85%, and an RMSE value of 0.76, which means that the error rate of this model is very low. Based on the resulting coefficient value, the SKS variable is the most influential variable in the length of study of students
Metode Dynamic Time Warping (DTW) Untuk Pembaca Gerak Tangan dan Kamus Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) Sebagai Media Komunikasi Berbasis Web
Para penderita tuna rungu dan tuna wicara menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Para penderita tuna rungu dan tuna wicara mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang normal karena perbedaan metode komunikasi. Bagi para tuna rungu dan tuna wicara, bahasa isyarat tersebut adalah umum bagi mereka tetapi asing bagi orang normal. Bahasa Isyarat Indonesia yaitu sistem interaksi yang praktis dan efektif untuk menderita tuna rungu Indonesia telah di publikasikan oleh kelompok tuna rungu, sedangkan Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) adalah tiruan dan buatan dari orang normal untuk berinteraksi dengan orang-orang tuna rungu dan bukan berasal dari penyandang difabel. dikehidupan sehari-hari, penyandang tuna rungu wicara berinterkasi dengan bahasa isyarat yang berpedoman pada SIBI. Kelebihan penelitian ini yaitu untuk mengenali bahasa isyarat pada latar belakang menggunakan aplikasi berbasis web dengan menerapkan metode Dynamic Time Warping (DTW) dan jaringan syaraf tiruan serta melakukan analisa manfaat dan penerimaan terhadap implementasi di SLB – B Santa Lusia Lau Dendang. Dan kekurangan penelitian ini yaitu tidak menggunakan alat tambahan khusus seperti sarung tangan robotik (robotic glove) atau sarung tangan yang diberi warna khusus dalam mengambil bahasa isyarat. Kekurangan pada pendengaran sering berdampak pada kemampuan verbal pada orang dengan gangguan pendengaran, bahkan penderita memakai bahasa isyarat dan bahasa tubuh untuk berinteraksi. Bahasa isyarat merupakan tempat bagi penyandang tuna rungu dan tuna wicara untuk berinteraksi dengan sekitarnya. penyandang tuna rungu dan tuna wicara memiliki kesulita
Penerapan Metode Collaborative Filtering Dan Knowledge Item Based Terhadap Sistem Rekomendasi Kamera DSLR
Sistem rekomendasi adalah sistem yang dibuat dengan tujuan untuk membantu pengguna dalam mengetahui item yang diminati oleh mereka. Sistem rekomendasi banyak diimplementasikan di marketplace, sosial media dan untuk tujuan lainnya. Salah satu proses yang membutuhkan sistem rekomendasi adalah pada proses pemilihan kamera. Pemilihan kamera untuk fotografer yang belum berpengalaman menggunakan kamera menjadi salah satu permasalahan yang cukup penting dikarenakan banyaknya kamera yang bermunculan hingga saat ini. Proses pemilihan kamera biasanya dilakukan dengan bertanya kepada fotografer senior yang sudah terjun lama dalam bidang fotografi agar diberikan rekomendasi terkait kamera yang sesuai dengan kriteria. Proses konvensional tersebut tentunya akan memakan waktu yang sangat lama. Oleh karena permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian untuk sebuah sistem informasi rekomendasi pada proses pemilihan kamera. Pada penelitian ini akan diterapkan 2 metode rekomendasi yaitu metode Collaborative Filtering dan Knowledge Item Based. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi rekomendasi kamera DSLR yang dibangun menerapkan metode Collaborative Filtering dan Knowledge Item Based dalam memberikan rekomendasi prediksi pilihan kamera berdasarkan pola rating dari user lainnya
Analisa Algoritma Association Rule pada Calon Mahasiswa Program Magister di masa Pandemi dengan Metode FP-Growth
Pada masa sulit ini (pandemi) berdampak juga pada dunia pendidikan tekusus pada mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tapi terhalang dan hilang semangat di karenakan kondisi pandemi.sehingga hampir setiap kampus merasakan sedikitnya mahasiswa baru yang mendaftar.karena hal tersebut sangat di butuhkan analisa yang mampu memberikan acuan dalam menyusun strategi dalam meningkatkan kembali jumlah orang yang mendaftar.slaah satu cara yang dapat dilaukan adalal dengan teknik dataminig, Adapun teknik yang digunakan dalam hal ini adalah Algoritma Association Rule metode FP-Growth. FP-Growth adalah salah satu alternatif algoritma yang dapat digunakan untuk menentukan himpunan data yang paling sering muncul (frequent itemset) dalam sekumpulan data. Algoritma FP-Growth merupakan pengembangan dari algoritma Apriori. Sedangkan di dalam algoritma FP-Growth tidak dilakukan generate candidate karena FP-Growth menggunakan konsep pembangunan tree dalam pencarian frequent itemset. Penelitian dilakukan dengan menganalisa fariabel data calon mahasiswa yang nantinya akan menghasilakn rule yang berguna sebagai acuan dalam mengambil keputusan
Alat Sensor Analisis Tracking Area Parkir Mobil Berbasis Internet of Things
Penyusunan tempat parkir yang memadai di pusat- pusat pergerakan bisnis (pusat perbelanjaan) umumnya merupakan lahan bertingkat, sedangkan untuk kantor pemerintahan dan klinik biasanya masih berupa lahan datar karena aksesibilitas lahan yang sangat besar. Isu yang muncul merupakan isu mencari ataupun mengikuti garasi parkir yang kosong dimana mobil akan berputar- putar ataupun ke mana- mana mencari garasi parkir yang kosong. Meskipun Internet of Things (IoT) telah universal dibicarakan oleh orang, banyak orang yang sesungguhnya tidak mengenalnya, definisi standar sesungguhnya tidak terdapat. Sementara itu pada dasarnya bisa digambarkan dimana artikel (objek) di sekitar kita yang dapat saling berbicara lewat organisasi website. IoT mengacu pada bukti pembeda sesuatu benda (objek) yang secara lahiriah dijabarkan lewat organisasi kabel ataupun jarak jauh ke dunia maya (internet) dan kemudian ditangani menggunakan program aplikasi khusus untuk memperoleh informasi. Pengerjaan IoT tergantung pada kemauan para engineer termasuk produk yang dibuatnya. Siklus pembuktian yang dapat dikenali berakhir, secara khusus merancang fitur guna berperan dengan baik untuk membedakan bukaan penghentian kosong, dengan menghubungkannya ke sensor yang nantinya akan membaca dengan teliti keadaan ruang henti yang sedang diisi serta instrumen juga dapat menghitung jumlah akses yang dapat diakses. menghentikan bukaan. Analis juga akan membatasi kesalahan perangkat dalam meneliti objek dengan mengatur peralatan di bawah atau di atas kendaraan