Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
5314 research outputs found
Sort by
Penegembangan Lembar Kerja Siswa (LKS)Tematika dengan Pendekatan Matematika Realistik
Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan sesama guru dan siswa bahwa kendala utama dalam belajar matematika yang kurang maju bahan guru, sehingga para siswa merasa kurang jenuh dan kepentingan, serta dalam belajar. Lembar kerja siswa yang berkaitan dengan pelajaran matematika pada buku, berisi hanya simbol-simbol matematika tanpa ada latihan dalam menerapkan mereka dalam hidup. Perkembangan ini diringkas dalam sebuah studi berjudul perkembangan siswa Worksheet tematik kelas V (lima) dengan pendekatan matematika yang realistis. Lembar kerja siswa sebagai metode pembangunan yang digunakan adalah ADDIE (analisis, Desain, pembangunan atau produksi, pelaksanaan atau pengiriman dan evaluasi). Tes hasil validasi dan kelayakan worksheet matematika siswa didasarkan pada produk yang realistis dengan lembar pertanyaan Formulir validasi dan penilaian oleh matematikawan realistis, ahli bidang sekolah dasar, dan ahli bahasa memberikan respon yang baik, yang ditunjukkan oleh hasil persentase matematikawan realistis 90.625%, ahli desain 91.67%, ahli bidang dari 87,5% sekolah dasar dan 91.07%, dan ahli bahasa 88.63%. Kemudian dapat disimpulkan bahwa matematika berbasis V SD kelas lima lembar kerja produk dapat realistis dan layak untuk menggunakan
Perdana Pashela Media Loose Parts Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak 5-6 Tahun di Raudhatul Athfal Nurul Dzikri: Media Loose Parts Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak 5-6 Tahun di Raudhatul Athfal Nurul Dzikri
The aim of this research is to examine the efforts of teachers in enhancing children\u27s creativity through the use of loose parts media in learning. Loose parts refer to materials or objects that can be arranged and manipulated freely by children, thereby supporting exploration and the enhancement of creativity. This research employs a qualitative method with a field research approach. Data was obtained through direct observation, in-depth interviews with teachers, and documentation of classroom activities. The results indicate that the effective use of loose parts media encourages children to think creatively, solve problems, and use their imagination. Teachers play a crucial role in designing an environment that supports creativity by providing various loose parts media and facilitating activities that encourage children to create independently. Additionally, flexible and interactive teaching strategies are employed to optimise children\u27s creative potential. This research recommends that teachers continue to enhance their skills in utilising loose parts media as an innovative learning tool to foster children\u27s creativity from an early ageTujuan Penelitian ini untuk mengkaji upaya guru dalam meningkatkan kreativitas anak melalui penggunaan media loose parts dalam pembelajaran . Loose parts adalah bahan atau benda yang dapat diatur dan dimanipulasi secara bebas oleh anak, sehingga mendukung eksplorasi dan peningkatan kreativitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru, dan dokumentasi kegiatan di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media loose parts secara efektif mendorong anak untuk berpikir kreatif, memecahkan masalah, dan berimajinasi. Guru berperan penting dalam merancang lingkungan yang mendukung kreativitas dengan menyediakan berbagai media loose parts serta memfasilitasi kegiatan yang mendorong anak untuk berkreasi secara mandiri. Selain itu, strategi pembelajaran yang bersifat fleksibel dan interaktif dalam mengoptimalkan potensi kreativitas anak. Penelitian ini menyarankan agar guru terus meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan media loose parts sebagai sarana pembelajaran yang inovatif untuk menumbuhkan kreativitas anak sejak dini
INTERNALISASI NILAI KESEDERHANAAN PADA TEKNOLOGI TRADISIONAL ARSITEKTUR RUMAH TINGGAL KAMPUNG ADAT KEPUTIHAN KABUPATEN CIREBON
The community of Keputihan Indigenous Hamlet Cirebon Regency still holds the traditional customs passed down by their ancestors, this is manifested in the form of residential architecture that still uses traditional technology which is full of simplicity. This research examines the internalization of the value of simplicity in the traditional technology of residential architecture in the Keputihan Indigenous Hamlet community. The value of simplicity affects the attitude and daily behavior of the local community. The method used in this research is ethnographic method with data collection techniques through literature study, observation, interviews, and documentation. The results of this study are to provide a comprehensive description of the value of simplicity in residential architecture, the influence of the value of simplicity on community character, and community efforts in maintaining the value of simplicity in everyday life.
Masyarakat Kampung Adat Keputihan Kabupaten Cirebon masih memegang adat tradisi yang diturunkan oleh nenek moyang mereka terdahulu ini terwujud dari bentuk arsitektur rumah tinggal yang masih menggunakan teknologi tradisional yang sarat dengan nilai kesederhanaan. Penelitian ini mengkaji tentang internalisasi nilai kesederhanaan pada teknologi tradisional arsitektur rumah tinggal masyarakat Kampung Adat Keputihan. Nilai kesederhaan tersebut berpengaruh pada sikap dan perilaku sehari-hari masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode etnografi dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini ialah untuk memberikan gambaran secara komprehensif tentang nilai kesederhaan pada arsitektur rumah tinggal, pengaruh nilai kesederhaan pada karakter masyarakat, serta upaya masyarakat dalam mempertahankan nilai kesederhaan dalam kehidupan sehari-hari
Potential Productivity of Quail Farming in Ngaliyan, Pulutan, Wonosari, Gunungkidul
Quails are a type of poultry with significant productivity potential that can be developed and improved through enhanced care to achieve optimal production. This study aims to analyze the factors influencing the production of laying quail farms in Ngaliyan, Pulutan, Wonosari, Gunungkidul. If low egg production becomes an obstacle for farmers, it can hinder efforts to increase productivity and meet consumer demand. The purpose of this research is to identify the various factors influencing quail egg production. The study employs a mixed-method approach, combining qualitative and quantitative techniques, with multiple linear regression analysis. The results indicate that income from quail egg production is IDR 193.011.950 per business period (15 months). Multiple linear regression analysis shows that both independent variables, feed cost (X₁) and labor cost (X₂), have a significant effect on quail egg production (Y), with a significance level of <0.001. The feed cost variable (X₁) has a dominant positive influence, while labor cost (X₂) has a negative influence. The relationship between the two independent variables and egg production is 88.1%, with 11.9% influenced by other factors outside of the study. The regression model used is strong and valid, demonstrating the significant impact of both independent variables on the dependent variable
The Role of Maternal Support in Developing Attitudes and Managing Anxiety of Adolescent Girls at Menarche: A Correlational Study
Menarche is the first menstrual period during adolescence, which experiences changes during menarche and experiences anxiety. This research aimed to determine the relationship between maternal support and the attitudes and anxiety of adolescent girls facing menarche in Kalirejo Bangil Village. The design research correlation analysis was done using a cross-sectional approach, with a sample size of 38 teenage girls in grades 4-6 who had menstruated at the Kalirejo Bangil State Elementary School using a proportional random sampling technique. This research instrument uses a questionnaire. The data analysis was univariate and bivariate with the Spearman rank correlation test. The results of the univariate analysis showed that 29 teenage girls (76.3percent) had sufficient maternal support, 30 adolescent girls (78.9percent) had a good attitude, and 24 teenage girls (63.2percent) experienced moderate anxiety in facing menarche. Based on the results of the analysis using the Spearman Rank, it was found that in the variable maternal support and the attitude of adolescent girls, the P-value was 0.342, which means there is no relationship between maternal support and the attitude of adolescent girls in facing menarche, while in the variable maternal support and adolescent girls\u27 anxiety, the P-value was 0.017, which means there is relationship between maternal support and adolescent girls\u27 anxiety in facing menarche. Maternal support did not directly influence adolescent girls\u27 positive or negative attitudes. However, there is a significant relationship between maternal support and adolescent girls\u27 anxiety levels. The higher the perceived support, the lower the level of anxiety experienced
Pewarnaan Graf dengan Algoritma Welch-Powell untuk Pengaturan Lampu Lalu Lintas Persimpangan Tugu Adipura Kota Tangerang
Latar belakang penelitian ini karena macetnya lalu lintas pada persimpangan tugu adipura Kota Tangerang. Kemacetan ini terjadi pada pagi saat orang berpergian ke kantor atau sekolah dan sore hari ketika kembali ke rumah masing-masing. Persimpangan tugu Adiputra Tangerang merupakan kawasan dengan empat simpang dengan tugu adipura. Simpang utara, selatan dan timur memiliki dua arah dan simpang barat hanya memiliki satu arah. Urgensi dari penelitian ini karena kemacetan dan agar lalu lintas di persimpangan ini dapat dipahami sehingga dapat dilakukan perencanaan untuk menghindari kemacetan. Tujuan penelitian untuk memberikan penjelasan matematis mengenai aturan lalu lintas di persimpangan ini dan diharapkan Dishub dapat memanfaatkannya untuk menguraikan kemacetan. Metode yang digunakan menggunakan kajian pewarnaan graf Welch-powell. Hasil Penelitian menjelaskan bahwa terdapat dua aturan dengan empat model pengaturan lalu lintas yang menjelaskan pengaturan lalu lintas di persimpangan ini
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
Makna yang tersirat dari suatu kata tidak hanya merujuk pada objek, peristiwa, atau keadaan tertentu. Oleh karena itu, kita tidak dapat memperoleh makna kata tersebut hanya dari konteksnya saja.. Makna simbolis dalam riasan pengantin Jogja Putri dapat bervariasi tergantung pada tradisi dan nilai-nilai keluarga serta pilihan pengantin. Setiap riasan pengantin Solo Putri dapat memiliki makna simbolis yang unik, tergantung pada preferensi dan nilai-nilai pribadi dari pengantin, serta tradisi keluarga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan makna simbolis pada riasan pengantin jogja putri dan solo putri dengan menggunakan pendekatan kualitatf deduktif, pengumpulan data dengan wawancara dan srudi kasus. Hasil analisis data riasan pengantin jogja putri dan pengantin solo putri, pada pengantin jogja putri memiliki makna derajat tertinggi bagi seorang perempuan setelah menikah, pengapit sebagai pengedali dan tetap pada posisi tengah atau tidak mudah goyah, penitis bahwa segala sesuatu harus memiliki tujuan yang efektif, godeg agar wanita senantiasa tidak tergesa-gesa dan instropeksi diri, citak artinya diharapkan wanita menjadi sosok yang cerdas dan berakhlak. Pada solo putri gajahan soerang perempuan diharapka dapat ditinggikan derajatnya, pengapit seberat apapun rintangan diharapkan wanita bisa melewatinya, penitis bahwa rumah tangga harus mempunyai tujuan. Penelitian ini dapat dijadikan referensi belajar bagi mahasiswa pada mata kuliah pengantin nusatara, bagi para perias dapat dijadikan sebagai pengembangan pembelajaran guna untuk mendapatkan wawasan lebih serta bagi masyarakat dapat dijadikan sebagai referensi pengetahuan dan wawasan mengenai makna simbolis riasan pada pengantin jogja putri dan pengantin solo putri
PEMBUATAN CEREAL DIET BERAS MERAH DAN TEPUNG MOCAF DITINJAU DARI UJI ORGANOLEPTIK
Meskipun beras merah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, pemanfaatan dan konsumsinya masih tergolong rendah. Menurut penelitian, mengonsumsi tepung mocaf sebanyak 40 gram sehari dapat membantu mengurangi lemak subkutan dan lemak antara organ-organ tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pilihan sarapan baru bagi para pelaku diet, serta mengembangkan jenis cereal baru yang menggunakan tepung mocaf sebagai pengganto tepung terigu. Dengan menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dan teknik analisis data ANOVA satu arah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan beras merah dan tepung mocaf pada pembuatan serealia diet berbahan baku beras merah dan tepung mocaf dengan komposisi 30:70, 40:60, dan 50:50 yang dievaluasi dari uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan uji Anova satu arah untuk daya terima, rasa, warna, aroma, tekstur, dan penerimaan. F tabel adalah 1,78. Bila F tabel rata-rata lebih kecil dibandingkan F hitung, maka H0 akan ditolak dan H1 diterima. Artinya, menurut hasil penelitian, terdapat pengaruh terhadap uji organoleptik rasa, warna, aroma, tekstur, dan daya terima ketika serealia beras merah digunakan sebagai pengganti tepung mocaf. Meskipun proses pembuatannya cukup rumit, pembuatan serealia dapat dianggap sederhana berdasarkan hasil studi dan analisis. Orang yang sedang diet menemukan bahwa beras merah dan tepung mocaf bermanfaat. Mereka juga memilih bubur yang memiliki campuran beras merah dan tepung mocaf dengan perbandingan 50:50
The Influence of Teaching Using Poem on Students’ Vocabulary Mastery: A Systematic Review
This study uses a systematic review of fifteen studies published between 2016 until 2024 to find out the impact of poetry as a teaching medium on EFL students\u27 vocabulary mastery. The findings show that poetry\u27s rhythmic and emotionally engaging language improves learning enjoyment and helps in memorizing new words. Poetry improves student understanding and usage of new words by offering context and promoting creative expression. Poetry also increases cultural and language awareness, which is necessary for developing empathy and communication skills, as well as cognitive benefits including improved critical thinking and problem-solving ability. The study suggests incorporating poetry into EFL courses, educating teachers, and developing assessment tools to assess its effect on vocabulary learning and student engagement. Future research is needed to look at the long-term effects of poetry-based teaching and its impact on varied student populations, in order to provide comprehensive insights for teachers and curriculum developers
Challenges and Needs of Parents of Students with Special Needs in Inclusive Schools
This study aimed to explore the obstacles and needs of parents of students with special needs in inclusive schools. This study used a qualitative approach. The data collection technique used was forum group discussion (FGD). Data analysis was carried out using an interactive analysis model consisting of data condensation, data presentation, and concluding/verification. Data analysis was carried out using ATLAS—ti software. The results showed that the obstacles faced by parents include physical barriers and non-physical obstacles. Non-physical obstacles include administrative obstacles, difficulty accessing information and funds, and lack of human resources. Physical obstacles include a lack of facilities or infrastructure that are affected by the conditions and needs of children. Parental needs consist of bodily needs and non-physical needs. Non-physical issues include the need for transparent sources of information, the need for sufficient human resources, the need for a forum for parents of special needs children, and the need for parenting workshops/seminars. Physical needs include media, learning resources, and worksheets adjusted to the child\u27s abilities. This study is expected to provide valuable insights for policymakers and education practitioners in their efforts to create a more inclusive and equitable educational environment