Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
5314 research outputs found
Sort by
Citizen Participation in Disaster Mitigation in Serang City
This study investigates the role of citizen participation in disaster mitigation efforts in Serang City, Indonesia, a region frequently affected by hydrometeorological disasters such as floods and strong winds. Using a qualitative approach with descriptive methods, the research was conducted through field studies involving residents in disaster-prone areas and the local Disaster Management Agency (BPBD). Data were collected via observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using an interactive model consisting of data reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that while public awareness of disaster risks is relatively high, actual participation remains sporadic and reactive. Factors such as limited disaster literacy, economic pressures, and unequal access to information hinder active involvement. Government programs aimed at promoting preparedness—such as simulations, training, and the creation of disaster-resilient villages—have been implemented but are often centralized and lack follow-up. The study finds that strengthening community-based mitigation efforts requires a shift toward more inclusive and continuous engagement strategies that integrate both structural and non-structural approaches. Enhancing institutional coordination, ensuring equitable access, and building local capacity are identified as critical elements in fostering a more proactive and resilient community
Study of ACSR Conductor Characteristics on Power Losses and Voltage Drop in 500 kV Transmission Lines: A Case Study at Krian-Ungaran
The transmission system is the stage of electricity distribution from the generator to the substation to the distribution system. During the process of distributing electric power, there is a voltage regulation that occurs whether it is still within safe limits or not because if it exceeds safe limits it can cause damage to electrical equipment. Power losses can occur due to several factors, namely insulator leaks, distance, and others. One of the issues identified is the use of ACSR (Aluminum Conductor Steel Reinforced) conductors, which, although commonly used due to their mechanical strength and relatively low cost, also contribute to significant power losses due to their resistance and susceptibility to environmental effects such as temperature rise. The transmission network in this study uses ACSR type conductor wire with a Dove type and a cross-sectional area of 327,77 mm² over a distance of 251 km, with a resistance value of 0.1024 Ω/km. The manual calculation method was employed by recording current and voltage values that change every day for one month. The conclusion obtained from manual calculations of power losses and voltage regulation is that the percentage of voltage regulation on transmission lines for one month remains within the safe limit, where the maximum allowed is 10 percent. However, despite the voltage being regulated within limits, significant power losses were recorded, with the highest loss being 16,79 MW and the lowest 6,01 MW. The total power losses on the transmission network for one month reached 272,92 MW, with an average of 9,09 MW per day. These findings highlight the drawback of using ACSR conductors in long-distance transmission lines, emphasizing the need for consideration of alternative conductor types or loss-reduction strategies to improve overall transmission efficiency
EFEKTITAS KONSELING ISLAM MELALUI TERAPI SYUKUR UNTUK MENGATASI QUARTER LIFE CRISIS PADA ORANG DEWASA AWAL DI SURABAYA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas konseling islam melalui terapi Syukur untuk mengatasi quarter life crisis pada orang dewasa awal di Surabaya. Fenomena quarter life crisis pada orang dewasa awal ini sudah menyebar luas berdasarkan hasil penelitian oleh para peneliti terdahulu, sehingga krisis ini perlu diatasi untuk mengurangi tingkat quarter life crisis di Indonesia terkhusus di Surabaya. Penelitian ini menggunakan konseling islam melalui terapi Syukur sebagai salah satu Solusi dari masalah krisis tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen penelitian untuk menilai tingkat quarter life crisis pada dewasa awal. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah Purposive Sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 orang anggota dan pengurus karang taruna di Kedurus Dukuh 1, Surabaya yang memiliki kategori tingkat quarter life crisis tinggi hingga sedang. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah nilai signifikansinya 0,009 di mana < 0,05 sehingga dapat diketahui bahwa Ha di Terima dan Ho di Tolak. Dengan kata lain, maka penelitian ini Konseling Islam melalui Terapi Syukur efektif untuk mengatasi Quarter Life Crisis pada Orang Dewasa Awal di Surabaya
SEJARAH KONTEMPORER KOMUNITAS SASTRA DI JAWA TIMUR Eksplorasi Sejarah Sastra Indonesia Berbasis Lokal
Sejarah kontemporer komunitas sastra adalah sejarah yang masih atau sedang berlangsung. Para pelaku dan saksi sejarah tersebut umumnya masih hidup. Keberadaan sejarah komunitas sastra di Jawa Timur perlu dikedepankan agar arus sejarah sastra tidak didominasi oleh informasi dari pusat (Jakarta). Penelitian ini bermanfaat untuk eksplorasi materi matakuliah Sejarah Sastra Indonesia berbasis lokal. Penelitian kualitatif yang bernaung pada sosiologi sastra ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi mendalam tentang keberadaan sejarah komunitas sastra di Jawa Timur yang direpresentasikan oleh “Sanggar Kreasi Seni Islami/Saksi” (Sumenep), “Komunitas Rabo Sore” (Surabaya), “Pelangi Sastra Malang” (Malang), “Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro” (Bojonegoro), “Sanggar Sastra Triwida” (Tulungagung), dan “Komunitas Masyarakat Lumpur” (Bangkalan) yang masing-masing telah mendapatkan penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Timur mulai tahun 2014 hingga lima tahun sesudahnya. Komunitas sastra tersebut dipaparkan dari sisi kesejarahan terkait visi-misi atau tujuan, tahun berdiri, domisili, para penggerak atau kepengurusan, karya, aktivitas, prestasi, perkembangan, serta hal-hal lain yang terkait komunitas.  
ANALISIS KATEGORI, PERAN PELENGKAP TEKS BERITA SISWA INDONESIA RAIH PRESTASI “BEST DELEGATE” AJANG ASIA WORLD MUN 2025 DALAM HARIAN KOMPAS
Penelitian ini merupakan analisis mengenai pelengkap dalam teks berita Siswa Indonesia Raih Prestasi “Best Delegate” Ajang Asia World Mun 2025 Dalam Harian Kompas Oleh Yohanes Enggar Harususilo. Penggunaan media digital yang semakin meradang di masyarakat tentunya akan membawa perubahan kebiasaan, salah satunya dari membaca berita yang tadinya biasa membaca berita dalam koran sekarang sudah teralihkan pada media digital. Berita yang disuguhkan dalam media digital harus bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat secara aktual yaitu melalui bahasa, penggunaan bahasa yang dimengerti oleh masyarakat akan memudahkan masyarakat dalam memahami isi berita. Penggunaan bahasa yang baik yaitu dengan memahami ilmu linguisti salahsatunya sintaksis yang di dalamnya mampu memuat subjek, predikat, objek, pelengkap, keterangan, kata, frasa, dan kalimat sehingga mampu menghasilkan suatu teks yang runtut dan rinci. penggunaan pelengkap dalam teks berita mampu memberikan penjelasan secara lebih rinci mengenai isi dari berita. Dari penelitian ini peneliti berharap juga dapat dijadikan sebagai acuan dalam menyususn suatu berita agar lebih terstruktur dan informatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptof kuantitatif yang didalamnya mengutiif data dari teks berita serta di analisis dan dideskripsikan
DISTORSI KEWARASAN PEREMPUAN DALAM WEB SERIES MAIN API: ANALISIS PSIKOLOGI ABNORMAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala psikologi abnormal yang ditampilkan oleh karakter Nadine dalam web series Main Api, menilai kesesuaiannya dengan kriteria DSM-5, serta menganalisis bagaimana representasi tersebut membentuk stigma terhadap gangguan mental. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis isi terhadap adegan dalam serial serta analisis wacana kritis terhadap komentar publik di media sosial. Hasil menunjukkan bahwa karakter Nadine memperlihatkan gejala gangguan bipolar I dan skizoafektif, seperti perubahan mood ekstrem, delusi, obsesi, impulsivitas, dan trauma. Serial ini menggambarkan gangguan mental secara dramatis tanpa menampilkan proses pemulihan, sehingga memperkuat stereotip negatif terhadap pengidap gangguan psikologis. Pendekatan dalam penelitian ini memperluas pemahaman mengenai peran media dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap kesehatan mental.
PENGEMBANGAN DESAIN BUSANA UNTUK UKM INDUSTRI FASHION DI SURABAYA JAWA TIMUR
Industri fashion di Surabaya ataupun provinsi Jawa Timur semakin terus berkembang, tidak hanya di produk busana, tetapi banyak pengrajin / UKM yang bergerak di bidang tekstil wastra mulai memasuki bisnis pembuatan produk busana ataupun produk fashion lainnya. Dikarenakan wawasan yang masih baru mempelajari bidang desain fashion, banyak produk dan desain yang dihasilkan masih banyak yang belum memenuhi standar produksi dan kurang memiliki nilai estetik. Oleh karena itu diadakan rangkaian kegiatan bersama dengan mitra Indonesia Fashion Chamber Surabaya dengan beberapa tahap pelatihan/workshop mengenai pengembangan desain busana, mulai dari pemberian materi wawasan desain, praktik produksi dengan draping, pengolahan material, hingga presentasi produk sebagai tahap uji coba, dan evaluasi hasil pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan praktik para pengrajin / UKM di bidang desain fashion, sehingga produk yang dihasilkan dapat memiliki value lebih dari segi estetik desain dan inovasi produk. Dari kegiatan pelatihan ini menghasilkan desain busana yang dipresentasikan dalam acara fashion show Spotlight di Jakarta dan East Java Fashion Harmony 2023 di Pandaan Jawa Timur. Hasil produk busana dari pelatihan ini yang dipresentasikan merupakan langkah awal untuk para peserta untuk mencapai potensi yang lebih maksimal, menghasilkan produk busana yang inovatif, dan menjawab tuntutan pasar melalui kualitas desain busana yang unggu
Pelatihan Pembuatan Pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG) Pada Siswa SMAN 2 Playen Gunungkidul
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Playen yang terletak di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul mempunyai tujuan untuk mengembangkan bakat dan potensi peserta didik melalui program pengembangan diri dan program Kelas Khusus Olahraga. Namun saat ini bidang olah raga dirgantara khususnya aeromodelling belum ada baik berdasarkan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Solusi untuk mengatasi permasalahan diatas, maka diperlukan pendampingan pada siswa SMAN 2 Playen, agar dapat menambahkan kegiatan olah raga lain di bidang aeromodelling khususnya menerbangakan pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG). Untuk itu perlu diadakan pelatihan pembuatan Pesawat OHLG pada siswa SMAN 2 Playen, Gunungkidul. Model OHLG atau yang lebih sering disebut dengan Chuck Glider adalah model yang dirancang untuk terbang bebas dengan daya yang ada pada model itu dilempar dengan tangan manusia agar mencapai ketinggian tertentu untuk memulai penerbangannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan tanya jawab, praktik pembuatan pesawat OHLG, dan praktik menerbangkan pesawat OHLG. Hasil diperoleh dari pengabdian masyarakat ini yaitu siswa antusias dalam mengikuti kegiatan sehingga pengetahuan siswa pesawat OHLG dengan nilai “baik” naik dari 24% menjadi 62%, sedangkan nilai “sangat baik” naik dari 8% menjadi 14%. Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Playen juga mampu membuat dan menerbangkan Pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG)
PENERAPAN E-CERGAM KEKALKU TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS KELAS 4 SD
Fourth grade students of SD 4 Honggosoco, have problems in their concept understanding ability. Evidenced the results of the initial pre-research test of 24 students who completed only 3, while 21 students have not completed. The purpose of the study was examine improvement of students\u27 concept understanding ability after use of E-Cergam Kekalku media. E-Cergam Kekalku is media to stimulate students\u27 concept understanding ability. The study used one group pretest-posttest experimental method implemented in class 4 which lasted 5 meetings. Data collection techniques include interview techniques, observation, tests, documentation. The data analysis used was quantitative analysis of normality test, paired sample t test and N-Gain test. The results showed that students\u27 posttest scores were better than their pretest scores, seen from the paired sample t test results obtained Sig. 0.000 <0.05 means H0 is rejected and Ha is accepted. The n-gain test result of 0.44 shows that there is an increase in concept understanding ability after the use of E-Cergam Kekalku media with a moderate category. Based on the results of the study, it is concluded that there is an increase in students\u27 concept understanding ability after the use of E-Cergam Kekalku media.Siswa kelas IV SD 4 Honggosoco, memiliki permasalahan pada kemampuan pemahaman konsepnya. Dibuktikan hasil tes awal pra-penelitian dari 24 siswa yang tuntas hanya 3, sedangkan 21 siswa belum tuntas. Tujuan penelitian adalah menguji peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa setelah penggunaan media E-Cergam Kekalku. E-Cergam Kekalku merupakan media untuk merangsang kemampuan pemahaman konsep siswa. Penelitian menggunakan metode eksperimen one grup pretest-postest dilaksanakan di kelas 4 yang berlangsung 5 pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi teknik wawancara, observasi, tes, dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif uji normalitas, uji paired sample t test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai postest siswa lebih baik dari nilai pretestnya, dilihat dari hasil uji paired sample t test memperoleh Sig. 0,000 < 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji n-gain sebesar 0,44 menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep setelah penggunaan media E-Cergam Kekalku dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa setelah penggunaan media E-Cergam Kekalku
IMPLEMENTASI PROYEK PRAKARYA WAYANG LIDI DAUR ULANG BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA SISWA KELAS IV SDI DARUL HIKMAH KRIAN
The purpose of this research was to implement a Wayang Lidi project based on local culture in arts and craft learning (SBdP) at SDI Darul Hikmah Krian, for 23 students in fourth grade. This research method used descriptive qualitative research which was carried out by formulating a problem that guides the research to explore the social situation comprehensively, and deeply. Researchers collected journal articles on the Google Scholar database using keywords, “implementation of Wayang Lidi; Arts and Culture Learning; Elementary School” with 15 articles. The research results showed that the implementation of a Wayang Lidi project based on the local culture not only involved their hand skills, but also integrated local culture in every process of making it and using it. Besides that, it also introduced students to local culture, instilled local culture value in every detail of making Wayang Lidi, and being able to recycle materials creatively and environmentally friendly. For that reason,Wayang Lidi project based on the local culture can be implemented in arts learning (SBdP).Penelitian ini bertujuan untuk implementasi proyek prakarya wayang lidi berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya di SDI Darul Hikmah Krian, pada siswa kelas IV yang berjumlah 23 orang siswa. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan merumuskan masalah yang memandu penelitian untuk mengeksplorasi situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas, dan mendalam. Peneliti mengumpulkan artikel jurnal pada database Google Scholar menggunakan bantuan kata kunci, “Implementasi Wayang Lidi; Pembelajaran Seni Budaya; Sekolah Dasar” sebanyak 15 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi proyek prakarya wayang lidi daur ulang berbasis kearifan lokal ini tidak hanya melibatkan keterampilan tangan, tetapi juga mengintegrasikan kearifan lokal dalam setiap proses pembuatan dan pemanfaatannya. Selain itu juga memperkenalkan siswa pada seni budaya lokal, menanamkan nilai-nilai kearifan lokal yang tercermin dalam setiap detail pembuatan wayang lidi, serta mampu memanfaatkan bahan bekas dengan cara yang kreatif dan ramah lingkungan. Oleh sebab itu, proyek prakarya wayang lidi daur ulang ulang berbasis kearifan lokal dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya