Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
    5314 research outputs found

    PENDAMPINGAN PEMBUATAN HEALTHY JUICE UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS PADA PENDERITA CANCER ANAK

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam membuat healthy juice sebagai suplemen alami penunjang daya tahan tubuh anak penderita kanker. Metode yang digunakan meliputi persiapan, edukasi, praktik pembuatan jus, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini melibatkan 50 orang tua/wali anak penderita kanker di sebuah rumah singgah yang tergabung  dalam yayasan Lions Club. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 50% menjadi 87%, dan sebagian besar peserta mampu membuat jus secara mandiri. Jenis jus yang diperkenalkan antara lain kombinasi wortel-bit-apel dan jeruk-bayam yang kaya antioksidan, vitamin A, dan C. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi keluarga dan berpotensi mendukung peningkatan imunitas anak secara alami. Pendampingan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung perawatan holistik pasien kanker anak

    PELATIHAN PLATFORM DIGITAL UNTUK GURU PAUD: PENGUATAN KOMPETENSI ABAD 21 DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN

    Get PDF
    Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Di era pendidikan abad ke-21, guru PAUD dituntut tidak hanya memiliki kompetensi pedagogis, tetapi juga literasi digital yang mumpuni agar mampu merancang perangkat pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Sayangnya, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak guru PAUD yang belum memiliki kemampuan dalam mengoperasikan platform digital seperti Canva, Liveworksheets, maupun Learning Management System (LMS). Hal ini menyebabkan proses pembelajaran masih cenderung konvensional dan kurang optimal dalam merangsang perkembangan anak secara holistik. Menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital guru PAUD melalui pelatihan penggunaan platform digital untuk pengembangan perangkat pembelajaran. Kegiatan dilakukan secara tatap muka melalui metode ceramah, praktik langsung, dan diskusi kelompok. Materi yang diberikan meliputi pengenalan berbagai platform digital edukatif, praktik pembuatan media pembelajaran, dan pendampingan pengembangan perangkat ajar berbasis digital. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis guru dalam mengoperasikan platform digital, serta peningkatan kepercayaan diri guru dalam menciptakan perangkat pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Selain itu, terbentuk jejaring kolaboratif antar peserta yang memungkinkan pertukaran sumber daya dan ide secara berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran PAUD, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan transformasi digital pendidikan sejak jenjang paling dasar

    Logistic Regression for Sentiment Analysis of Insecurity Phenomena on Platform X

    Get PDF
    The phenomenon of insecurity as a psychological symptom is increasingly becoming a topic of discussion on social media. This study aims to analyze public sentiment toward the phenomenon of insecurity as expressed through posts on Platform X. The use of sentiment analysis in the context of insecurity is crucial because the phenomenon is subjective and often undetectable in real life. In this context, sentiment analysis is an effective tool for systematically and objectively exploring user sentiment. Data was collected from Indonesian-language tweets in January 2025 using related keywords such as “insecure”,“minder”, and “overthinking.” After undergoing text preprocessing, the data was classified into three sentiment categories: positive, neutral, and negative. Logistic regression was employed as the classification method, with 10-fold cross-validation used to evaluate model performance. The study’s results show a dominance of negative sentiment at 73.34%, with positive and neutral sentiments accounting for 20.38% and 6.28%, respectively. The model’s average accuracy reached 83.13%, with the best performance in detecting negative sentiment. Wordcloud visualizations revealed a dominance of negatively nuanced words such as “takut”,“rendah” and “sendiri.” These findings underscore the importance of deeper understanding of the psychological dynamics of the digital public. This study also paves the way for data-driven interventions to support mental health literacy in online spaces

    Rejecting Reduction: Clarifying the Concept of Deep Learning in Mathematics Teaching in the Era of Artificial Intelligence

    Get PDF
    This article aims to clarify and clarify the dual interpretations of the term\u27 deep learning\u27 in the context of mathematics education in the era of artificial intelligence. The term is often reduced to merely an AI-based technology that relies on the internet. In contrast, in the pedagogical domain, deep learning refers to a learning approach that emphasizes deep conceptual understanding, connections between ideas, and the transfer of knowledge to new situations. This study adopts a conceptual review approach based on literature analysis, using secondary sources such as journal articles, books, and policy reports published between 2000 and 2024. The findings show that deep learning technology holds potential to support mathematics learning through features such as handwriting recognition, automated evaluation systems, intelligent tutoring, and adaptive learning. However, the implementation of this technology also faces serious challenges, including limitations in contextual data availability, uneven digital infrastructure, the opaque nature of model interpretation, and issues of ethics and data privacy. On the other hand, the pedagogical approach to deep learning places the teacher as the main actor in designing meaningful learning experiences. Therefore, the integration of technology and pedagogy must be carried out critically and contextually. Educational innovations in the AI era must remain grounded in humanistic principles and an awareness of students\u27 sociocultural realities—especially in the diverse context of Indonesia

    IMPLEMENTASI PENGUATAN IBU MENYUSUI MELALUI TERAPI SPIRITUAL MINDFULNESS DI RT 06, WONOKROMO, SURABAYA

    Get PDF
    Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan fondasi penting bagi kesehatan dan perkembangan optimal bayi serta kesejahteraan ibu. Namun, berbagai faktor psikologis seperti stres postpartum, kecemasan, dan kelelahan dapat menghambat proses menyusui, mengakibatkan penurunan produksi ASI dan berpotensi mempersingkat durasi pemberian ASI eksklusif. Terapi spiritual mindfulness, yang menggabungkan praktik meditasi kesadaran penuh dan dimensi spiritual, menawarkan pendekatan holistik untuk memperkuat kesiapan mental, emosional, dan spiritual ibu menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pembinaan dan pengawalan ibu hamil hingga bisa melanjutkan menyusui selama anak berusia 2 tahun. Pendekatan kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan asset based community development yang dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan terkait terapi spiritual mindfulness. Hasil yang didapat adalah perubahan tingkat pengetahuan sebelum edukasi sebesar 41% baik dan setelah edukasi menjadi 100% tingkat pengetahuan baik. Sedangkan keterampilan ibu tentang terapi spiritual mindfulness dari 29% baik meningkat menjadi 65% baik. Kesimpulan kegiatan terapi spiritual mindfulness ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam keberhasilan ASI eksklusif dan kesehatan jangka panjang

    PENGARUH PENGGUNAAN BOARD GAME TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK AL-KHAIRIYAH RAMANUJU: THE USE OF BOARD GAMES ON THE SOCIAL-EMOTIONAL DEVELOPMENT OF 4-5 YEAR-OLD CHILDREN AT TK AL-KHAIRIYAH RAMANUJU

    No full text
    Social-emotional development requires appropriate stimulation, such as through interactive and enjoyable play media. At the age of 4-5, children begin to engage in social play, specifically cooperative play with their peers. In cooperative play, children still face difficulties in showing enthusiasm and adhering to the rules. Based on this issue, the researcher used board games as an alternative medium for children\u27s social-emotional development. The purpose of this study was to determine the effect of using board games on children\u27s social-emotional development. This research used a Quasi-Experimental method with a Time Series Design. The population of this study was 4-5 year-old children with a research sample of 15 children consisting of 7 boys and 8 girls. The research data was obtained from the results of four pretests and posttests using the children’s social emotional development observation sheet instrument. Based on the results of the analysis, an effect of 84,53% was obtained from the use of board games, which is in the very strong and positive category on the social emotional development of children aged 4-5 years at Al-Khairiyah Ramanuju Kindergarden.Social-emotional development requires appropriate stimulation, such as through interactive and enjoyable play media. At the age of 4-5, children begin to engage in social play, specifically cooperative play with their peers. In cooperative play, children still face difficulties in showing enthusiasm and adhering to the rules. Based on this issue, the researcher used board games as an alternative medium for children\u27s social-emotional development. The purpose of this study was to determine the effect of using board games on children\u27s social-emotional development. This research used a Quasi-Experimental method with a Time Series Design. The population of this study was 4-5 year-old children with a research sample of 15 children consisting of 7 boys and 8 girls. The data for this study were obtained from four pretest and posttest results using a social-emotional development observation sheet. Based on the analysis, an average pretest-1 score of 22.33, pretest-2, pretest-3, pretest-4 was stable at 23.00, while the average posttest-1, posttest-2, posttest-3, posttest-4 scores were consistent at 42.13. A Chi-Square value of 102.879 with a df of 7 was obtained, and the p-value was 0.0000 (p≤0.05), indicating a significant positive difference between the pretest and posttest. It can be concluded that the use of board games has a very strong and positive effect on the social-emotional development of 4-5 year-old children at TK Al-Khairiyah Ramanuju

    Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analisys) di Laboratorium Proses Manufaktur Teknik Industri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

    No full text
    The manufacturing process laboratory of Industrial Engineering, PGRI Adi Buana University Surabaya is the main laboratory in production and research. Small errors in the use of equipment or procedures that are not carried out properly can cause work accidents such as injuries, fires, and even damage to laboratory equipment. K3 risk analysis is needed to minimize the occurrence of work accidents. With this FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) method to analyze the most influential causes and possible failures in the risk of work accidents. All severity levels are evaluated based on three criteria. The first criterion, risk assessment or Saverity (S), the second criterion, severity assessment or Occurrence (O), and the third criterion, assessment of the causes of detected failures or Detection (D). K3 analysis using the FMEA method can identify 9 risks of work accidents identified in the Industrial Engineering Manufacturing Process Laboratory, PGRI Adi Buana University Surabaya. From the results of data processing, the highest RPN value was obtained from the FMEA method analysis. RPN value of 40.86 and the second highest risk event is hearing loss due to machine noise with an RPN value of 37.58. This shows that the risk has a high enough priority in risk management efforts so that it needs special attention.Laboratorium Proses Manufaktur Teknik Industri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya merupakan laboratorium utama dalam kegiatan produksi dan penelitian. Kesalahan kecil dalam penggunaan peralatan atau prosedur yang tidak dijalankan dengan baik dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti cidera, kebakaran, bahkan kerusakan pada peralatan laboratorium. Analisis risiko K3 sangat diperlukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Dengan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) ini untuk menganalisa penyebab yang paling berpengaruh dan kemungkinan terjadinya kegagalan dalam risiko kecelakaan kerja. Semua tingkat keparahan dievaluasi berdasarkan tiga kriteria. Kriteria pertama, penilaian risiko atau Saverity (S), kriteria kedua, penilaian tingkat keparahan atau Occurrence (O), dan kriteria ketiga, penilaian penyebab kegagalan yang terdeteksi atau Detection (D). Analisis K3 dengan menggunakan metode FMEA dapat mengidentifikasi 9 risiko kecelakaan kerja yang teridentifikasi di Laboratorium Proses Manufaktur Teknik Industri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Dari hasil pengolahan data, diperoleh nilai RPN tertinggi dari analisis metode FMEA. Nilai RPN 40,86 dan kejadian risiko tertinggi kedua adalah pendengaran terganggu akibat kebisingan mesin dengan nilai RPN 37,58. Hal ini menunjukkan risiko tersebut memiliki prioritas yang cukup tinggi dalam upaya pengelolaan  risiko sehingga perlu perhatian khusus

    STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI SEPANJANG PEMBANGUNAN JALUR LINTAS SELATAN (JLS) DI KECAMATAN PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK

    Get PDF
    This research aims to identify strategies for developing the Southern Cross Route in Panggul District, Trenggalek Regency. The analysis methods used in this research are qualitative descriptive for the first problem formulation and SWOT analysis for the second problem formulation. The data collection methods used include observation, questionnaires, institutional surveys, and interviews. This research identifies tourism potential in Panggul District, supported by natural beauty and local cultural richness. The SWOT analysis results show a Strengths - Weaknesses score of -0.80 and an Opportunities - Threats score of -0.20, indicating a position in quadrant III. These findings provide a basis for developing strategies that can enhance the appeal and sustainability of tourism in the area.The tourism development strategy along the Southern Cross Route should focus on several key points. First, strengthening spatial planning regulations. Second, increasing local community involvement through education and training will empower them as key players in the tourism industry. Third, the utilization of supporting attractions, such as biodiversity and local culture, should be carried out in a sustainable manner.Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan Jalur Lintas Selatan di Kecamatan Panggul, kabupaten Trenggalek.  Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif pada rumusan masalah pertama dan metode analisis SWOT pada rumusan masalah yang kedua. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni observasi atau pengamatan, kuisioner, survei instansi, dan wawancara. Penelitian ini mengidentifikasi potensi wisata di Kecamatan Panggul, yang didukung oleh keindahan alam dan kekayaan budaya lokal. Hasil analisis SWOT menunjukkan skor Strengths - Weaknesses sebesar -0,80 dan Opportunities - Threats sebesar -0,20, mengindikasikan posisi dalam kuadran III. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan strategi yang dapat meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan pariwisata di daerah tersebut.Strategi pengembangan pariwisata di sepanjang Jalur Lintas Selatan harus berfokus pada beberapa poin kunci. Pertama, penguatan regulasi tata ruang Kedua, peningkatan keterlibatan masyarakat lokal melalui pendidikan dan pelatihan akan memberdayakan mereka sebagai pelaku utama dalam industri pariwisata. Ketiga, pemanfaatan daya tarik pendukung, seperti keanekaragaman hayati dan budaya lokal, harus dilakukan dengan cara yang berkelanjutan

    Implementasi Program Pendidikan Inklusi Anak Usia Dini Di  RA Anak Sholeh Pakis: IMPLEMENTATION OF EARLY CHILDHOOD INCLUSIVE EDUCATION PROGRAM AT RA ANAK SHOLEH PAKIS

    No full text
    The problem in this study focuses on the large number of schools that accept children with special needs (ABK), but teachers in these schools have limited knowledge about education for ABK. Lack of understanding of the concept of inclusive education often leads to an attitude of rejection or disagreement with the presence of ABK in the school environment. This study aims to encourage increased understanding and ability of teachers and educational institutions in providing learning services that are appropriate to the abilities of each ABK. The type of research used is descriptive qualitative, which was conducted at RA Anak Sholeh Pakis from May to June 2025. The subjects in this study were Special Assistant Teachers (GPK) and the learning process in the classroom. Data collection techniques included observation, interviews, documentation, and direct participation. Data analysis was carried out through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of inclusive education at RA Anak Sholeh Pakis is carried out in inclusive classes by class teachers who collaborate with GPK. The material and learning objectives provided to regular children and ABK are the same, but the learning media are adapted to the needs and characteristics of each child. In mathematics learning, the difference is evident in the provision of special support for children with special needs by a shadow teacher, as is the case in other inclusive schools. Assessment for children with special needs uses different indicators and is evaluated through written and oral tests tailored to the child\u27s individual abilities.Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada masih banyaknya sekolah yang menerima Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), namun para guru di sekolah tersebut memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai pendidikan untuk ABK. Kurangnya pemahaman terhadap konsep pendidikan inklusif kerap menimbulkan sikap penolakan atau ketidaksepakatan terhadap keberadaan ABK di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong peningkatan pemahaman dan kemampuan guru serta lembaga pendidikan dalam memberikan layanan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan masing-masing ABK. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang dilaksanakan di RA Anak Sholeh Pakis pada bulan Mei hingga Juni 2025. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru Pendamping Khusus (GPK) dan proses pembelajaran di dalam kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusi di RA Anak Sholeh Pakis dilaksanakan di kelas inklusi oleh guru kelas yang berkolaborasi dengan GPK. Materi dan tujuan pembelajaran yang diberikan kepada anak reguler dan ABK bersifat sama, namun media pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing anak. Dalam pembelajaran matematika, perbedaan terlihat pada adanya pendampingan khusus bagi ABK oleh guru pendamping atau shadow teacher, sebagaimana diterapkan di sekolah inklusi lainnya. Penilaian terhadap ABK menggunakan indikator yang berbeda dan dievaluasi melalui tes tertulis maupun lisan yang telah disesuaikan dengan kemampuan individu ana

    ANALISIS VISUAL KARYA SENI LOGAM TEKAN PADA SISWA KELAS XII SMA HANG TUAH 1 SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya proses pembelajaran siswa SMA Hang Tuah I Surabaya, khususnya pembelajaran seni budaya pada mata pelajaran terkait kerajinan. Metode pembelajaran yang diperoleh siswa hanya terbatas pada pengenalan media alat dan bahan saja, belum mencapai pencapaian pembuatan karya. Tujuan dalam penelitan ini untuk mengetahui bagaimanan proses pembelajaraan karya seni logam tekan pada siswa, dan untuk menganalisis karya seni logam tekan pada siswa kelas XII SMA Hang Tuah 1 surabaya. Penelitian Ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik analisis data dalam penelitian antara lain reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan.Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA Hang Tuah 1 Surabaya yang berjumlah 285 siswa. Sampel dari penelitian ini adalah  Siswa kelas XII IPS 1 SMA Tang Tuah 1 surabaya yang terdiri dari 33 siswa, dengan metode sampling purposif dengan mempertimbangkan karya. Hasil penelitian diperoleh data bahwa siswa dapat menghasilkan karya logam tekan secara kreatif, teknik yang sesuai, serta komposisi  yang tepat sesuai prinsip-prinsip karya seni dan desain yang terdiri dari Ide, Desain, Kreativitas, estetika dan Teknik. Adapun rata-rata nilai yang diperoleh siswa berada pada rentang cukup baik yakni nilai 85

    4,661

    full texts

    5,314

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇