Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
5314 research outputs found
Sort by
EDUKASI PEMBUATAN SNACK NUTRASETIKA DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SEGALAMIDER KOTA BANDAR LAMPUNG
Daun kelor (Moringa oleifera L.) kaya metabolit sekunder seperti flavonoid, antosianin, tanin, alkaloid, dan saponin yang berperan sebagai antioksidan, imunomodulator, antikanker, dan antibakteri. Potensi ini menjadikan daun kelor sebagai bahan unggul untuk produk nutrasetika, termasuk inovasi snack sehat yang bergizi, aman, dan memiliki efek terapi. Mitra Mangga Dua, komunitas ibu rumah tangga di Kelurahan Segalamider, Kota Bandar Lampung, masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai pemanfaatan daun kelor dan pengolahan pangan fungsional. Pengembangan snack sehat berbahan daun kelor dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pangan bergizi sekaligus mendukung tujuan SDGs ke-3 dan SDGs ke-8. Produk ini juga berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dan memberi nilai tambah ekonomi. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi pembuatan snack sehat daun kelor kepada komunitas Mangga Dua. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, mencakup penyuluhan, demonstrasi pembuatan produk, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 30,00% yang meningkat menjadi 96,66% pada post-test. Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0.004 (p < 0.05), menandakan adanya perbedaan bermakna sebelum dan sesudah edukasi. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan demonstrasi efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai pangan fungsional bernilai gizi dan ekonomi
Analisis Perbandingan Karakteristik Plastik Biodegradable Berbasis Pati Singkong, Pati Biji Durian, dan Pati Ubi Jalar Ungu dengan Modifikasi Kitosan dan Gliserol
Conventional plastics made from synthetic polymers have non-biodegradable properties that cause environmental problems. This study aims to compare the characteristics of biodegradable plastics based on cassava starch, durian seed starch, and purple sweet potato starch. Film production was carried out using a blending method with varying chitosan concentrations (0; 1; and 2%). Characterizations carried out included tensile strength, elongation, swelling, air solubility, and biodegradation tests. The results showed that the type of starch and chitosan concentration significantly affected the mechanical and physical properties of biodegradable plastics. Purple sweet potato starch plastic had the highest tensile strength, the lowest swelling and air solubility values, but the slowest biodegradation rate. Cassava starch plastic showed balanced mechanical and degradation characteristics. Meanwhile, durian seed starch plastic had the lowest tensile strength, the highest swelling and air solubility values, but the fastest biodegradation rate.Plastik konvensional yang terbuat dari polimer sintetis memiliki sifat tidak dapat terurai secara hayati yang menyebabkan masalah lingkungan. Studi ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik plastik yang dapat terurai secara hayati berbasis pati singkong, pati biji durian, dan pati ubi ungu. Produksi film dilakukan menggunakan metode pencampuran dengan berbagai konsentrasi kitosan (0; 1; dan 2%). Karakterisasi yang dilakukan meliputi kekuatan tarik, elongasi, pembengkakan, kelarutan udara, dan uji biodegradasi. Hasil menunjukkan bahwa jenis pati dan konsentrasi kitosan secara signifikan mempengaruhi sifat mekanik dan fisik plastik yang dapat terurai secara hayati. Plastik pati ubi ungu memiliki kekuatan tarik tertinggi, nilai pembengkakan dan kelarutan udara terendah, tetapi laju biodegradasi paling lambat. Plastik pati singkong menunjukkan karakteristik mekanik dan degradasi yang seimbang. Sementara itu, plastik pati biji durian memiliki kekuatan tarik terendah, nilai pembengkakan dan kelarutan udara tertinggi, tetapi laju biodegradasi paling cepat
PELATIHAN DAN PENDAMPINGANANALISIS DATA BAGI MGMP BAHASA INGGRIS KABUPATEN SAMPANG
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bekerja sama Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Sampang dalam pengolahan dan analisis data pendidikan menggunakan SPSS. Pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning yang mencakup pengenalan data, analisis korelasi, uji beda rata-rata, dan regresi sederhana. Sebanyak 38 guru mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menganalisis dan memanfaatkan data untuk pembelajaran berbasis bukti serta terbentuknya kelompok tutor sebaya yang memperkuat kolaborasi dan keberlanjutan pengembangan kompetensi. Ditunjukkan oleh peningkatan kompetensi tutor sebaya berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta efektivitas metode blended learning dengan ketercapaian materi 75% dan partisipasi aktif 90%, yang mencerminkan bahwa kombinasi sesi daring dan luring mampu meningkatkan fleksibilitas dan pemahaman peserta
PEMBERDAYAAN BATIK TULIS UKM MELATI SURABAYA MELALUI INOVASI PRODUKSI, PEMANFAATAN LIMBAH KAIN, DAN PENGUATAN BRANDING DIGITAL
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, kreativitas produk, dan efektivitas pemasaran pada Batik Tulis UKM Melati Surabaya. UKM mitra memiliki potensi besar dalam pengembangan batik bermotif khas lokal, namun menghadapi sejumlah permasalahan, yaitu keterbatasan ruang produksi, rendahnya efisiensi proses pencantingan, belum optimalnya diversifikasi produk, serta lemahnya strategi pemasaran digital. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program ini menawarkan solusi berupa inovasi teknologi produksi, pemanfaatan limbah kain, dan penguatan branding digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan aplikatif yang mencakup tiga tahap: (1) persiapan melalui survei awal dan identifikasi kebutuhan mitra, (2) pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, serta (3) evaluasi hasil kegiatan menggunakan instrumen penilaian kepuasan dan observasi kinerja produksi. Tiga jenis pelatihan diberikan, yaitu pembuatan cap batik berbasis teknologi 3D printing dengan material resin tahan panas, produksi merchandise dari limbah kain batik, dan penguatan pemasaran digital melalui optimalisasi media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek utama. Pertama, efisiensi produksi meningkat hingga ±60% melalui penggunaan cap batik resin yang presisi dan tahan lama. Kedua, limbah kain batik berhasil diolah menjadi produk turunan bernilai jual seperti pouch, tote bag, dan syal yang memperkaya lini merchandise UKM. Ketiga, pemasaran digital meningkat melalui reaktivasi akun Instagram dan penerapan strategi visual branding yang lebih konsisten. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 3,75, terutama pada aspek penyampaian materi (3,88). Program ini memberikan dampak keberlanjutan berupa peningkatan kemandirian UKM mitra dalam inovasi produksi, diversifikasi produk, serta manajemen promosi digital yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan daya saing dan positioning merek batik lokal di masa depan
Analisis Persoalan Penugasan pada JNE Express untuk Minimasi Ongkos Kirim Antar Kota Menggunakan Metode Hungarian
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persoalan penugasan dalam upaya meminimalkan ongkos kirim antar kota pada JNE Express menggunakan Metode Hungarian. Permasalahan penugasan merupakan salah satu topik dalam riset operasi yang berfokus pada pengalokasian sumber daya terhadap sejumlah tugas dengan biaya minimum. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa tarif layanan JNE Trucking (JTR) untuk berat 10 kg antar enam kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Medan, Banjarmasin, Makassar, Denpasar, dan Jayapura. Data tarif ini merupakan data eksklusif yang dikumpulkan secara manual dari situs resmi JNE pada bulan Oktober 2025 (JNE, 2025), sehingga merefleksikan biaya pengiriman aktual pada periode tersebut. Analisis dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu secara manual menggunakan algoritma Hungarian dan secara otomatis dengan perangkat lunak LINDO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi penugasan optimal diperoleh ketika setiap kota asal melayani tujuan yang sama (intra-kota), dengan total biaya minimum sebesar Rp350.000. Nilai tersebut identik antara hasil perhitungan manual dan hasil optimasi menggunakan LINDO, yang menunjukkan keakuratan dan efektivitas Metode Hungarian dalam meminimalkan biaya pengiriman. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan matematis berbasis riset operasi dapat diterapkan secara praktis untuk meningkatkan efisiensi distribusi dan mendukung pengambilan keputusan strategis dalam sektor logistik
Kajian Literatur Sistematis: Efektivitas Penggunaan GeoGebra sebagai Media Visualisasi Interaktif terhadap Pemahaman Konsep Bangun Ruang
Pembelajaran matematika di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membantu siswa memahami sifat abstrak dari materi bangun ruang. Penelitian ini secara sistematis meninjau dua belas artikel empiris yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 untuk mensintesis bukti mengenai efektivitas GeoGebra sebagai media visualisasi interaktif dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari basis data Garuda Kemdikbud, Google Scholar, dan ScienceDirect, kemudian dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa GeoGebra secara konsisten meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui visualisasi dinamis yang mampu mengurangi beban kognitif ekstrinsik serta mendorong pembelajaran aktif berdasarkan prinsip Konstruktivisme Digital. Penerapannya selaras dengan Kurikulum Merdeka, khususnya dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi dan berbasis proyek. Kajian ini juga memperlihatkan bahwa keberhasilan penggunaan GeoGebra sangat berkaitan dengan kesiapan pedagogis guru serta ketersediaan infrastruktur digital yang memadai
AI-Based Website for Integrating STEM and ESD: Enhancing Students’ Creative Thinking, Creative Products, and Self-Reflection
This study aims to examine the effectiveness of an artificial intelligence (AI)-based website designed to integrate STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) with Education for Sustainable Development (ESD) in enhancing elementary students’ creative thinking, creative products, and self-reflection. The research employed a mixed-method design involving 240 fourth-grade students from four public elementary schools in Jakarta and Bekasi. Data were collected through creative thinking tests, product observations, and self-reflection surveys. Quantitative analysis revealed significant improvements across all indicators of creative thinking, namely fluency (N-Gain = 0.59), originality (0.56), and flexibility (0.49), with large effect sizes (Cohen’s d > 1.0). Analysis of creative products indicated that the experimental group produced artifacts with higher levels of novelty, functionality, and sustainability alignment compared to the control group. Meanwhile, thematic analysis of students’ self-reflections identified five main themes: creative thinking development, engagement in creative products, collaboration, sustainability awareness, and motivation. These findings highlight that integrating AI into STEM-ESD learning can strengthen students’ cognitive, affective, and metacognitive skills while also fostering awareness of sustainability values. The implications of this research are relevant for teachers, curriculum designers, and policymakers in adopting AI technology to support creative and sustainability-oriented learning in elementary education
Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep Curl dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl) Terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan Denpasar
Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep curl dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl)terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitian (Sugiyono: 2014: 13) Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet Club Babuan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan pertimbangan tertentu untuk mengambil sampel. Berdasarkan data yang diperoleh dari 30 atlet sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan test awal (pre-test) dan test akhir (post-test). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pelatihan bicep curl dengan metode super set memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (2) pelatihan bicep curll dengan metode pelatihan piramid set berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan atlet panco club panco babuan, (3) pelatihan bicep curll dengan metode piramid set berpengaruh lebih baik dari pada metode pelatihan super set pada peningkatan otot lengan atlet panco club babuan
EFL Pre-Service Teacher Trainees’ Perceptions on Developing Pupils’ Creativity
Creativity is recognized as a critical 21st-century skill, particularly in English as a Foreign Language (EFL) education. While fostering creativity in language learning is widely acknowledged, limited research has explored how EFL pre-service teachers perceive and apply creativity in their teaching. This study investigated the perceptions of 123 EFL pre-service teachers who had completed a teaching practicum, focusing on their understanding of creativity, strategies for fostering it, and classroom practices. A quantitative cross-sectional survey was conducted using a 24-item Likert-scale questionnaire adapted from validated instruments, and the data were analyzed using descriptive statistics. The total mean score was 52.09, indicating generally positive perceptions but with considerable variation among individuals. Higher scores were recorded for practical strategies such as questioning techniques, collaboration, and adapting lessons to student interests. In comparison, lower scores were found for recognizing contextual factors and utilizing technology creatively. Overall, the findings suggest that while pre-service teachers value creativity, their understanding remains more product-oriented and expressive, with limited integration of higher-order thinking, contextual awareness, and technology as a strategic tool in fostering creativity
Penguatan Literasi Digital Guru melalui Program Pelatihan Komputer di SMPN 24 Surabaya
Program pengabdian masyarakat di SMPN 24 Surabaya dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan komputer yang berfokus pada penguasaan Microsoft Word dan Microsoft Excel sebagai upaya penguatan literasi digital guru. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan praktis yang mendukung penyusunan perangkat ajar, laporan, serta dokumen formal secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan kemampuan dalam mengolah data nilai, membuat rekapitulasi, dan melakukan analisis sederhana secara sistematis. Pada pelatihan ini dilakukan pretest dan post test yang hasilnya memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan peserta, sehingga pelatihan ini efektif dalam mendorong guru lebih adaptif terhadap teknologi, percaya diri dalam memanfaatkan komputer, dan profesional dalam melaksanakan tugasnya. Evaluasi juga dilakukan terhadap kualitas pelayanan dosen pelaksana pengabdian kepada masyarakat, yang hasilnya rata-rata nilai kualitas pelayanan sebesar 4,66, artinya kualitas pelayanan dosen terhadap peserta pelatihan sudah baik