Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
    5314 research outputs found

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF AUD MELALUI METODE EKSPERIMEN : IMPROVING COGNITIVE LEARNING OUTCOMES FOR EARLY CHILDHOOD THROUGH EXPERIMENTAL METHODS

    No full text
    This research is based on meengueji, the difference between students\u27 cognitive learning outcomes using experimental methods and learning using conventional methods. The research population includes students in class B in one of the PAUeDs in Lombok Tengah District, NTB. The research sample was selected using puerposive random sampling. The results of testing the validity and reliability of the cognitive learning outcomes test showed that the results were valid and reliable. Data were analyzed using Ueji-t one way. The results of the research are impressive, there is a very significant difference in cognitive learning outcomes between students who are taught using experimental methods and students who are taught using conventional methods. Students\u27 cognitive learning outcomes were higher for students who were taught using experimental methods compared to students who were taught using conventional method

    Design of Wireless Remotely Operated Mobile Robot "Line Botic" for Cleaning Solar Panels

    Get PDF
    In this research, we will design a wireless remotely operator mobile robot \u27linesbotic\u27 for cleaning solar panels, using the open loop method, simply an electric motor that works on the principle of two magnetic fields that produce movement. The aim is to be able to produce a force that drives torque. The motor is installed to carry out certain work that requires the right speed and direction of rotation, so that the speed and direction of rotation of the motor can be adjusted in such a way as to suit the intended use of the motor. The results of the design and software testing for each component can work well according to the list of programs that have been created, while for hardware testing with interference conditions from passing vehicles, road lampposts, trees and buildings with an average percentage of 47% can be achieved. running well, and while testing the joystick in the forward position at angular velocity (-0.0) and at linear velocity (1.0), the joystick in the backward position at angular velocity (-0.0) and at linear velocity (-1.0), the joystick in the right position at angular velocity (-1.0) and at linear velocity (-0.0), the joystick is positioned to the left at angular velocity (1.0) and at linear velocity (-0.0)

    Effectiveness of EDUWAP in Increasing Knowledge about Stunting

    Get PDF
    The prevalence of stunting in Indonesia is 24.4 percent, East Lombok Regency is around 43.52 percent. Teenagers are a potential group as agents of behavior change. For this reason, teenagers need to be given education to increase their knowledge and build awareness of the impact of stunting in the future. This research aims to determine the effectiveness of EDUWAP (Education via WhatsApp) in increasing teenagers\u27 knowledge about stunting. The type of research used was Quasy Experimental pretest and posttest with a control group. The population in this study were all young women at SMA Negeri 1 Aikmel in March 2023, with a sample of 30 people who were divided into 2 groups with 15 members each and used a purposive sampling technique. Data collection was carried out using a questionnaire to determine the level of knowledge of young women about stunting before and after the intervention. The post-test statistical results of the experimental group and control group using the Mann-Whitney technique showed Asymp. signature. (2-tailed) 0.012 less than 0.050 with a mean rank for the experimental group of 19.00 and a mean rank for the control group of 12.00. So it can be concluded that there is a significant difference in the post-test results of the experimental group and the control group which influences the increase in knowledge in the experimental group before and after being given treatment towards increasing teenagers\u27 knowledge about stunting.Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4 persen, Kabupaten Lombok Timur sekitar 43,52 persen. Remaja merupakan kelompok yang potensial sebagai agen perubahan perilaku. Untuk itu remaja perlu diberikan edukasi untuk menambah pengetahuan dan membangun kesadaran akan dampak stunting di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas EDUWAP (Edukasi melalui WhatsApp) dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang stunting. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental pretest dan posttest dengan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMA Negeri 1 Aikmel pada bulan Maret 2023, dengan sampel sebanyak 30 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok dengan masing-masing anggota 15 orang dan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang stunting sebelum dan sesudah intervensi. Hasil statistik post-test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Mann-Whitney menunjukkan Asymp . tanda tangan. (2-tailed) 0,012 kurang dari 0,050 dengan mean rank kelompok eksperimen sebesar 19,00 dan mean rank kelompok kontrol sebesar 12,00. Jadi dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil post-test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang mempengaruhi peningkatan pengetahuan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang stunting

    Formulasi dan Uji Karakteristik Handbody Lotion yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum)

    Get PDF
    Daun sirih merah adalah tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan karena adanya mengandung senyawa flavonoid sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.  Untuk memudahkan dalam penggunaan daun sirih merah sebagai antioksidan maka dibuat bentuk sediaan handbody lotion yang mengandung ekstrak etanol daun sirih merah. Pada penelitian ini ditentukan formulasi sediaan handbody lotion dengan variasi konsentrasi emulgator trietanolamin (TEA) dan asam stearat serta menentukan pengaruh metode cycling test terhadap karakteristik fisik dan kimia sediaan handbody lotion. Ekstrak daun sirih merah diformulasikan pada FI, FII, dan FIII dengan konsentrasi emulgator yang berbeda setiap formulanya, yaitu secara berurutan FI, FII, dan FIII digunakan emulgator trietanolamin (TEA) 2%, 3% dan 4% serta asam stearat 1%, 1,5%, dan 2%.  Pengujian dilakukan menggunakan metode cycling test dengan parameter uji yaitu uji evaluasi yang dilakukan yaitu uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas, dan uji tipe emulsi. Hasil penelitian diperoleh sediaan handbody lotion yang memiliki warna hijau kecoklatan, bau khas daun sirih merah, dan bentuk sediaan semi padat. Sediaan handbody lotion tidak homogen, memiliki pH 4,79 – 7,00. Uji daya sebar didapat hasil 5,2 cm – 5,7 cm. Uji daya lekat menghasilkan 5,31–5,55 detik. Hasil viskositas diperoleh nilai 2173-2966 cps, memiliki tipe aliran  pseudoplastis, dan tipe emulsi minyak dalam air. Kesimpulan dari penelitian ini, Hasil uji evaluasi yang    diperoleh ekstrak etanol daun sirih merah dapat dibuat sebagai handbody lotion, dan formula I merupakan formula terbaik yang didapatkan dari penelitian ini. Metode cycling test berpengaruh terhadap sediaan handbody lotion ekstrak daun sirih merah karena adanya perubahan suhu selama dilakukan cycling test sehingga memberikan pengaruh terhadap perubahan karakteristik sediaan

    EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN MEKAR SARI DESA PANDAU JAYA

    Get PDF
    Menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat di satuan PAUD dapat dilakukan melalui bermain dan belajar yang menyenangkan, sehingga membuat anak tertarik dan terlibat dalam aktiftas tersebut. Guna mendukung proses pembiasaan hidup bersih dan sehat, pengelola dan pendidik PAUD harus menyediakan sarana dan prasarana yang memadai dan mudah diakses oleh semua peserta didik. Dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang aman, bersih, sehat dan nyaman dapat menjadi ajang promosi perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan satuan PAUD dalam mendukung tumbuh dan berkembang bagi peserta didik. Oleh karena itu, satuan PAUD merupakan sasaran strategis dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada anak usia dini, serta memperkenalkan dan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat baik bagi peserta didik, keluarga maupun masyarakat (Syamsussabri, 2022). Anak usia dini masih memiliki imunitas tubuh yang rendah sehingga lebih rentan terhadap serangan infeksi kuman dan penyakit jika tidak bersih dan terawat. Hal tersebut berkaitan dengan praktek Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Praktek hidup sehat anak usia dini sangat berhubungan dengan pengetahuan dan sikap figur-figur penting seperti perempuan dalam hal ini pengasuhan anak umumnya dilakukan oleh seorang ibu (Widiyanto & Gamelia, 2017). Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengedukasi dan menambah pengetahuan kepada anak usia dini tentang pentingnya pentingnya menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat yang dimulai dari usia dini di kelompok bermain Mekar Sari Desa Pandau Jay

    CEGAH STUNTING DENGAN EDUKASI FAKTOR-FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA

    Get PDF
    Stunting merupakan ancaman serius terhadap anak di Indonesia saat ini. Kondisi stunting atau bertubuh pendek karena kekurangan gizi kini telah diderita sebanyak 8,8 juta anak Indonesia (Tirto,2016). Menurut amatan pakar gizi, angka ini meningkat sebesar 37,2 persen dalam jangka waktu tiga tahun (Tirto,2016). Saat ini prevalensi stunting di Indonesia adalah 37,2 persen atau 8 juta anak mengalami pertumbuhan tidak maksimal (Tribun Jateng 2019) Tujuan kegiatan edukasi pencegahan stunting ini diharapkan nantinya angka stunting di kanagarian sijunjung wilayah kerja mengalami penurunan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada beberapa kader kesehatan yang nanti nya bisa memberikan penyuluhan kesehatan  sebagai tindakan mandiri kepada masyarakat tentang pencegahan stunting. Metode pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan melakukan identifikasi masalah stunting yang terjadi di tengah-tengah masyarakat serta melakukan penyuluhan mengenai pencegahan stunting . Dari hasil pelaksanaan kegitan PKM yang telah dilaksanakan pada hari kamis tanggal 15 desember 2022 jam 09.00 WIB yang bertempat di kantor wali nagari kanagarian sijunjung  dapat ditarik kesimpulan bahwa bahwa acara berjalan sesuai dengan rencana dan berlangsung lancar. Peserta yang terdiri dari Kader Posyandu dan perwakilan warga masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal tersebut terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan peserta kepada narasumber sehingga bertambahnya pengetahuan warga terhadap pencegahan stunting

    Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL), Konvensional, Dan Perhatian Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas II SDN Tandes Kidul I/110 Surabaya

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya kesiapan dari pendidik dalam proses pembelajaran. Pendidik dalam belum menerapkan model pembelajaran yang optimal, sedangkan model pembelajaran merupakan salah satu aspek penting dari kegiatan pembelajaran. Aktivitas model pembelajaran konvensional yang biasa digunakan lebih banyak dengan cara mendengarkan penjelasan guru di depan kelas dan biasanya guru juga memberikan tugas pada peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang cocok diterapkan di sekolah dan rumah adalah dengan model pembelajaran berbasis proyek karena dengan memberikan tugas pada peserta didik mendapatkan perhatian lebih dari orang tua dalam mencapai hasil belajar yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dan perhatian orang tua terhadap peserta didik kelas II. Dari analisis dapat disimpulkan: 1) Terdapat pengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik dengan model pembelajaran berbasis proyek dengan H0 = 0,05 > 0,000 sehingga, H0 ditolak dan H1 diterima. 2) Perbedaan hasil belajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dapat dilihat dari skor adalah 4 sedangkan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 2,85. 3) Untuk angket hasil yang digunakan pembelajaran berbasis proyek sebesar 87,83 lebih baik dari rata-rata model pembelajaran konvensional yaitu 58,58. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi dari model pembelajaran berbasis proyek ini lebih tinggi daripada hasil belajar tematik dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional pada peserta didik

    FILSAFAT ALIRAN PROGRESIVISME DAN KAITANNYA UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM SETTING PENDIDIKAN INKLUSI

    Get PDF
    Artikel ini berisi tentang pandangan aliran filsafat progresivisme dan kaitannya untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam setting pendidikan inklusi. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mengalami keterbatasan atau hambatan, baik dari segi fisik, mental-intelektual, sosial, maupun emosional, yang kemudian berdampak secara signifikan pada proses perkembangannya dibandingkan dengan anak normal lain seusianya. Negara Indonesia telah menjamin pendidikan untuk ABK melalui pendidikan inklusif agar mereka dapat memaksimalkan kemampuan belajarnya dan menggali potensi dirinya. Artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelaah buku, literatur, catatan dan jurnal yang berkaitan dengan pandangan aliran progresivisme terhadap anak berkebutuhan khusus dan pandangan mengenai pendidikan inklusi. Data yang telah terkumpul, kemudian dilakukan analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Dalam kaitannya  aliran filsafat progresivisme dengan pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus tercermin pada lima komponen yakni tenaga pendidik, kurikulum, pengelolaan kelas, system evaluasi dan akesibilitas. Kata kunci: progresivisme, pendidikan inklusi, anak berkebutuhan khusu

    HUBUNGAN SELF COMPASION, REGULASI EMOSI DAN PEMECAHAN KEGAGALAN AKADEMIK MAHASISWA PASCA PANDEMI COVID

    Get PDF
      Penelitian ini merupakan penelitian orelasional yang melibatkan tiga variabel terdiri dari regulasi emosi, self compassion, dan academic failure. Subjek penelitian adalah mahasiswa pasca pandemi covid19. Penentuan variabel penelitian tentunya mengambil faktor eksternal dan internal agar bisa digunakan sebagai pertimbangan nantinya.  Hasil penelitian pada P value = 0.000, P value < 0.05 dan nilai koefisien korelasi senilai 0.043. Sehingga hipotesis pertama yang berbunyi “Terdapat hubungan signifikan antara regulasi emosi dengan academic failure mahasiswa dan terdapat hubungan signifikan antara self compassion dan academic failure dengan regulasi emosi mahasiswa, dinyatakan diterima, self compassion dan academic failure secara bersama-sama memiliki hubungan dengan regulasi emosi,  ditunjukkan dengan P value < 0.05 sedangkan berasan nilai koefisien regresi self compassion dan academic failure sebesar 51%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa self compassion dan academic failure, bersama-sama memiliki hubungan signifikan dengan regulasi emosi   Kata Kunci: self compasion, regulasi emosi dan pemecahan kegagalan akademik &nbsp

    PENGARUH IKLIM SEKOLAH TERHADAP PERILAKU BULLYING SISWA PADA SMA SANTA MARIA KABANJAHE

    Get PDF
    Perilaku bullying masih menjadi topik berita sehari-hari di media massa. Ini berarti bahwa bullying masih marak terjadi, tidak terkecuali dalam lingkungan pendidikan. Sementara itu sudah banyak upaya dilakukan untuk mengurangi terjadinya perilaku bullying. Salah satunya adalah dengan mengupayakan terciptanya iklim sekolah yang kondusif. Meski demikian perilaku bullying tetap saja terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa iklim sekolah berkorelasi signifikan dengan perilaku bullying. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Santa Maria Kabanjahe berjumlah 481 orang yang melibatkan Kelas X sampai Kelas XII.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Instrumen penelitian berupa skala iklim sekolah dengan 12 item dan perilaku bullying 12 item dengan skala Lickert 5 opsi. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa Iklim sekolah di SMA Santa Maria Kabanjahe tergolong kondusif (tinggi), sementara perilaku bullying tergolong rendah. Selain itu ditemukan bahwa iklim sekolah berkorelasi signifikan dengan perilaku bullying. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa iklim sekolah berpengaruh negatif terhadap perilaku bullying, yaitu sebesar -32.50%. Kata kunci: iklim sekolah, perilaku bullying, kondusif, signifikan   &nbsp

    4,661

    full texts

    5,314

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇