Multi hosted jurnal Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Not a member yet
5314 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN EDUKASI BAHASA INGGRIS DI RUMAH BELAJAR AKBAR KEDUNGTURI, SURABAYA
Pendidikan pada umumnya dapat ditempuh melalui pendidikan formal dan pendidikan non formal. Pendidikan non formal pelaksanaannya diluar dari jam pendidikan formal. Salah satu bentuknya adalah melalui Rumah Belajar (RumBel). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memotivasi dan meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris pada anak-anak di lingkungan RumBel AKBAR yang berada di wilayah Kedungturi, kelurahan Kedungdoro, kecamatan Tegalsari, Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendampingan sebanyak 12 kali, setiap dua kali seminggu pada hari Rabu dan Kamis selama kurang lebih dua bulan pada bulan Nopember 2022 sampai dengan minggu ketiga bulan Januari 2023 dan dilakukan secara luring. Proses belajar mengajar dilakukan secara luring dan membagi anak-anak kedalam lima kelompok, yaitu kelompok kelas enam, kelas lima, kelas empat, kelas satu sampai dengan kelas tiga Sekolah Dasar dan kelompok Pendidikan Usia Dini (PAUD). Metode pembelajaran dilakukan secara bertahap diawali dengan penjelasan, menghapal kosakata, menulis bahasa Inggris, latihan soal dan diakhir dengan permainan. Media belajar menggunakan buku pelajaran di sekolah. Evaluasi bahasa Inggris meliputi penilaian kehadiran dan kosakata yang dilakukan pada minggu ketiga, Januari 2023. Hasil dari pendampingan secara keseluruhan memberikan manfaat bagi anak-anak. Secara konsisten anak-anak hadir belajar bahasa Inggris dan kemampuan mengingat kosakata meningkat 60%. Hasil keseluruhan adalah anak-anak tertarik belajar bahasa Inggris
PELATIHAN PEMBUATAN STICK KANGKUNG DI PETANI KANGKUNG KELURAHAN SASA-GAMBESI KECAMATAN TERNATE SELATAN MALUKU UTARA
Kangkung merupakan komoditi unggulan di Kelurahan Sasa-Gambesi. Kedua kelurahan ini merupakan sentra produksi kangkung di Kecamatan Ternate Selatan. Kangkung yang ada di kedua kelurahan ini, umumnya hanya dijual segar, yang mengalami kerusakan jika tidak cepat terjual, apalagi saat produksi sedang melimpah. Belum ada pemanfaatan ke produk turunan. Pengolahan ke produk turunan dapat mengurangi kerugian akibat kerusakan karena memperpanjang umur simpan dan menjadi alternative pendapatan bagi petani. Untuk itu perlu trafer teknologi kepada petani terkait pengolahan kangkung menjadi produk turunan, diantaranya menjadi stick kangkung. Transfer teknologi dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada petani kangkung. Pelatihan diberikan kepada 20 orang ibu-ibu petani kangkung di Kelurahan Gambesi-Sasa. Hasil pelatihan menunjukkan peserta dapat memahami pembuatan stick kangkung dan berkeinginan untuk mempraktekkannya. Hal ini terihat dari hasil pre test dan post test yang menunjukkan 100% peserta yang awalnya belum mengetahui cara pembuatan stick kangkung, setelah diberikan pelatihan 100% menjawab telah mengetahui dan dapat mempraktekkannya. Selain itu, 100% peserta menganggap bahwa proses pembuatan stick kangkung tidak sulit dan dapat menjadi pendapatan alternatif petani kangkung
PENGARUH READ ALOUD DALAM MENGEMBANGKAN BAHASA PADA ANAK DI RAUDHATUL ATHFAL AR-RAHMAN KINALI: THE EFFECT OF READ ALOUD IN DEVELOPING LANGUAGE FOR CHILDREN AT RAUDHATUL ATHFAL AR-RAHMAN KINALI
Children\u27s language development still experiences difficulties in expressing the child\u27s ability to understand the performance of receptive language skills and expressive language skills. One reason is because the stimulus given by the teacher in learning at Raudhatul Athfal Ar Rahman Kinali is less varied both in terms of strategies, methods and learning media used. The purpose of this study was to determine the effect of reading aloud in developing language in children at Raudhatul Athfal Ar Rahman Kinali. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach. The research subjects in this study were students of Raudhatul Athfal Ar Rahman Kinali who were group B, and in this study the subjects studied totaled 15 students. Data collection techniques are observation, interview, and documentation techniques. The results showed that reading aloud has an effect on developing language in children in Raudhatul Athfal Ar Rahman Kinali with the benefits obtained after doing this activity is to increase children\u27s interest in reading activities, increase vocabulary mastered by children, children are able to retell the contents of stories they have heard with own language.Perkembangan bahasa anak masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan kemampuan anak untuk memahami menunjukkan kemampuan bahasa reseptif dan kemampuan bahasa ekspresif. Salah satu penyebabnya adalah karena stimulus yang diberikan guru pada pembelajaran di Raudhatul Athfal Ar Rahman Kinali kurang bervariasi baik dari segi strategi, metode, dan media pembelajaran yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh read aloud dalam mengembangkan bahasa pada anak di Raudhatul Athfal Ar Rahman Kinali. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah anak didik Raudhatul Athfal Ar Rahman Kinali adalah kelompok B, dan dalam penelitian ini subjek yang diteliti berjumlah 15 anak didik. Teknik pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa read aloud berpengaruh dalam mengembangkan bahasa pada anak di Raudhatul Athfal Ar Rahman Kinali dengan manfaat yang diperoleh setelah melakukan kegiatan ini adalah meningkatnya minat anak terhadap kegiatan membaca, bertambahnya kosakata yang dikuasai anak, anak mampu menceritakan kembali isi cerita yang telah didengarnya dengan bahasanya sendiri
Pelatihan Penyusunan RAB dan Penjadwalan Pekerjaan dengan Aplikasi Ms. Project pada Guru SMK: Pelatihan Penyusunan RAB dan Penjadwalan Pekerjaan dengan Aplikasi Ms. Project pada Guru SMK
Rencana Anggaran Biaya adalah bidang keilmuan yang mempelajari bagaimana menyusun suatu anggaran dan/atau pekerjaan dalam tahap perencanaan. Ilmu ini dapat dipelajari oleh semua orang dengan berbagai bidang keilmuan, yang membedakan pada ilmu ini adalah ruang lingkupnya. Pada pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, Rencana Anggaran Biaya ini dikaitkan dengan perhitungan pekerjaan konstruksi rumah sederhana dan diberikan kepada guru-guru bidang ilmu keteknikan dan ilmu ekonomi. Pelaksanaan pelatihan penyusunan Rencana Anggaran Biaya ini dilaksanakan pada 2 kegiatan, pada hari pertama pemaparan teori dan materi oleh narasumber dan ditutup dengan pemberian tugas yang akan diselsaikan peserta. Pada hari kedua, pembahasan hasil penyelesaian tugas dan refleksi apa yang sudah diberikan dengan peserta. Evaluasi pelaksanaan PKM dilakukan pada pertemuan pertama diperoleh 50% dan 66,67% peserta mengetahui dan pernah menghitung Rencana Anggaran Biaya dan penjadwalan, akan tetapi lingkup yang dikerjakan adalah RAB kegiatan bukan untuk pekerjaan konstruksi. 33,33% dari total peserta dari peserta pernah mengajarkan ilmu RAB, dan hanya 2 peserta yang memang berasal dari guru keteknikan, sehingga yang benar-benar mengerti aplikasi Ms. Project dari guru teknik tersebut. Mayoritas peserta merasa puas terhadap penyampaian materi dan separuh dari total mengharapkan ada kelanjutan dari pelatihan ini. Evaluasi pada pertemuan kedua, hampir seluruh peserta bisa menyusun RAB dan penjadwalan, sehingga peserta juga bisa mebuat rencana kerja secara urut, serta pada pertemuan ini memperjelas kembali bagaimana operasi Ms. Project agar dalam mengurutan jadwal sesuai dengan konsep yang sudah disusun pada saat penyusunan RAB. Hasil dari pelaksanaan PKM ini adalah berjalan dengan lancar dan tidak terdapat kendala sama sekali, dan seluruh peserta terbantu di pelaksanaan kedua sehingga tujuan dari PKM ini tercapai
Pelatihan Desain Kemasan Kekinian Untuk Meningkatkan Penjualan Pada UKM Di Desa Taman Kecamatan Taman – Sidoarjo
Kegiatan pengabdian ini dilaksanan dengan latar belakang ingin membantu dalam meningkatkan pengetahuan desain kemasan produk dan media pemasaran online. Pelatihan bertema “Pelatihan desain kemasan kekinian untuk meningkatkan penjualan pada UKM di Desa Taman Kecamatan Taman – Sidoarjo Tahun 2023. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mendesain kemasan produk sehigga bisa meningkatkan penjualan sekaligus bisa meningkatkan pendapatan bagi kelompok kerja Desa Taman - Kecamatan Taman - Sidoarjo Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan praktik langsung. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah kelompok kerja di Desa Taman - Kecamatan Taman – Sidoarjo sehingga mereka mendesain kemasan produk sehigga bisa meningkatkan penjualan sekaligus bisa meningkatkan pendapatan.
 
PENDAMPINGAN PENGUATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KRAS KABUPATEN KEDIRI
Literacy and numeracy are central to quality learning in all phases of education and curricula. Literacy and numeracy skills contribute to developing the capacity of individuals as global citizens, so that they can contribute productively to society. Students\u27 literacy and numeracy skills are still relatively low. This is caused by children\u27s lack of motivation to learn and try to solve their own problems. The difficulties faced by children in solving problems include difficulties in finding the essence of a text, solving basic operation problems such as multiplication and division, and difficulties in making mathematical models to solve problems related to everyday life. The objectives of the PKM are (1) to provide assistance to students to have high learning motivation with interesting learning activities applied by teachers, (2) to provide assistance to students by applying game activities to learning activities so as to improve literacy and numeracy, (3) to provide socialization to teachers so that they can develop literacy and numeracy so that they can be applied to students optimally. The method used consists of the observation stage, program preparation, and core implementation. The results of the activity show that PKM activities regarding literacy and numeracy assistance to students and teachers have been carried out well, smoothly, and the objectives of the activity have been achieved.
Literasi dan numerasi adalah inti dalam pembelajaran berkualitas dalam semua fase pendidikan dan kurikulum. Kemampuan literasi dan numerasi berkontribusi mengembangkan kapasitas individu sebagai warga dunia, sehingga dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Kemampuan literasi dan numerasi siswa masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya motivasi anak untuk belajar dan mencoba menyelesaikan masalahnya sendiri. Kesulitan yang dihadapi anak dalam menyelesaikan permasalahan antara lain seperti kesulitan dalam menemukan intisari dari suatu teks, menyelesaikan permasalahan operasi dasar seperti perkalian dan pembagian, dan kesulitan membuat model matematika untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan dari PKM yaitu (1) memberikan pendampingan pada peserta didik untuk memiliki motivasi belajar yang tinggi dengan kegiatan pembelajaran yang menarik diterapkan guru, (2) memberikan pendampingan pada peserta didik dengan menerapkan kegiatan permainan pada kegiatan pembelajaran sehingga dapat meningkatkan literasi dan numerasinya, (3) memberikan sosialiasi pada guru agar dapat mengembangkan literasi dan numerasi sehingga dapat diterapkan kepada peserta didik dengan optimal. Metode yang digunakan terdiri dari tahap observasi, persiapan program, dan pelaksanaan inti. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan PKM mengenai pendampingan literasi dan numerasi pada siswa dan guru telah terlaksana dengan baik, lancar, tujuan kegiatan tercapai sesuai dengan target. Semua peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan pendampinga
Modifikasi Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Jenjang PAUD
Education is important for every human. Good education could bring great contribution and benefit in one quality improvement. Early education in PAUD, KB, and TK is the start of character building. Everyone have the right to have early education, including special needs children (ABK). Kurikulum merdeka has been implemented in teaching and learning process. The characteristic of kurikulum merdeka is suite the learning need of ABK that need flexibility in choosing learning tools, learning methods, learning strategy, learning media, and learning materials adjusted with competency and obstacles each special needs have. Teachers need to have deep understanding about those things so we can reach the purpose of special needs education.
The education level in Indonesia starts from early childhood, family planning or kindergarten, elementary school, junior high school and high school. Education at the early childhood, family planning and kindergarten levels is the beginning of character building. At this level, it is also necessary to identify and early detect children with special needs. One of the efforts teachers can do to give the best educational service to ABK is to modified the learning tools of kurikulum merdeka in accordance with the needs and the capacity of each students. This efforts is needed so that each ABK could get suitable and good education. Partners in this PkM activity are PAUD, KB and TK teachers throughout Mojokerto. The problem faced by partners is the lack of understanding of learning tools in kurikulum merdeka for children with special needs at the level of PAUD, PG, and TK. This training and assistance was carried out online at gmeet which was held on June 3rd, 2023 from 14.00 to 17.00 WIB. In this PkM activity, the lecturers also involved 2 students from the Special Education Study Program. The conclusions of PkM activities are The conclusion of this PkM are: (1) The importance of deepening understanding about the needs and competencies of each special needs student; (2) The teacher must be able to decide which learning tools suite and fit each special needs student; (3) The importance the learning tools of kurikulum merdeka for ABK in PAUD level so that each student get the best education service that suite and fit their needsPendidikan Pendidikan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Pendidikan yang baik banyak memberikan kontribusi dan manfaat yang besar bagi peningkatan kualitas diri seseorang. Pendidikan pada jenjang PAUD, KB dan TK merupakan jenjang awal dari pembentukan karakter. Setiap orang berhak menempuh pendidikan pada jenjang-jenjang tersebut, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Kurikulum merdeka telah diimplementasikan pada kegiatan belajar mengajar. Karakteristik kurikulum merdeka selaras dengan kebutuhan pembelajaran ABK yang membutuhkan fleksibilitas dalam menentukan perangkat pembelajaran, metode, strategi, media, dan bahan ajar yang disesuaikan dengan kompetensi dan hambatan masing-masing ABK di semua ketunaan. Guru perlu dibekali pemahaman secara mendalam mengenai hal tersebut agar tercapai tujuan pendidikan bagi ABK secara optimal. Salah satu upaya yang dilakukan guru untuk memberikan pelayanan terbaik untuk ABK adalah memodifikasi perangkat pembelajaran kurikulum merdeka dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak. Mitra dalam kegiatan PkM ini adalah guru PAUD, KB dan TK Se-Mojokerto. Masalah yang dihadapi oleh mitra adalah kurangnya pemahaman dalam memodifikasi perangkat pembelajaran kurikulum merdeka untuk ABK di jenjang PAUD. Pelatihan dan pendampingan ini dilaksanakan oleh dua orang dosen juga dan juga 2 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Khusus Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Kesimpulan dari kegiatan PkM ini yaitu: (1) pentingnya memperdalam pemahaman tentang kebutuhan dan kompetensi masing-masing ABK; (2) guru harus mampu menentukan perangkat pembelajaran yang tepat dan sesuai bagi ABK; (3) pentingnya modifikasi perangkat pembelajaran kurikulum merdeka untuk ABK di jenjang PAUD agar masing-masing anak memperoleh layanan pendidikan yang terbaik melalui pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhanny
PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR KEARIFAN LOKAL PASURUAN BERBASIS KURIKULUM MERDEKA DI SATUAN PAUD
Modul ajar memiliki peran utama bagi guru dalam merancang pembelajaran. Dalam merancang modul ajar guru harus memiliki kemampuan berpikir untuk berinovasi. Oleh karena itu, guru harus memiliki kompetensi pedagogik yang perlu dikembangkan seperti teknik mengajar di dalam kelas agar lebih efektif, efisien, dan tidak keluar pembahasan dari tujuan pembelajaran yang sudah direncanakan. Namun pada kenyataannya ada ketidakseimbangan dan ketidaksiapan antara tuntutan dan kemampuan para pendidik yang belum sepenuhnya siap dengan berbagai konsekuensi dalam mengembangkan modul ajar sesuai dengan kearifan lokal berbasis Kurikulum Merdeka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu guru-guru dalam mengembangkan modul ajar sesuai dengan kearifan lokal berbasis kurikulum merdeka guna menunjang terselenggaranya pembelajaran yang lebh kreatif dan inovatif.
Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan memberikan pelatihan yang diawali dengan 1) tahap persiapan berupa survei lokasi, observasi, dan wawancara awal, serta penyusunan jadwal; 2) tahap pelaksanaan berupa seminar dan pelatihan: serta 3) tahap evaluasi. Dari pengabdian ini dapat diperoleh hasil bahwa pendidik masih kebingungan dalam mengeimplementasikan kurikulum merdeka di satuan pendidikan kemudian diberikan materi tentang implementasi kurikulum merdeka dengan penyusunan pengembangan modul ajar berbasis kearifan lokal yang ada di di Pasuruan. Pelatihan dalam kegiatan pengabdian ini membuka cakrawala pengetahuan guru cara menyusun dan mengembangkan modul ajar kearifan lokal Pasuruan yang berbasis kurikulum merdeka agar dalam proses pembelajaran di kelas siswa dapat berpikir secara kreatif, inovatif, dan bermakna sehingga tidak terpaku pada ruang kelas serta waktu efektif sekolah
PEMANTAPAN MATERI DISRIBUSI KHUSUS PELUANG PEUBAH ACAK DISKRIT PADA GURU MATEMATIKA SMA DI KOTA SURABAYA
Penguasan materi merupakan kewajiban bagi guru sebelum memberikan pembelajaran di kelas. Penguasaan materi ini menjadi dasar bagi guru untuk dapat merancang materi yang akan disampaikan, merancang media pembelajaran yang akan digunakan, dan merancang evaluasi yang digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa. Penguasaan materi ini tentu berlaku juga untuk guru-guru matematika di SMA yang ada di Kota Surabaya. Salah satu materi yang perlu dikuasai oleh guru-guru tersebut adalah materi distribusi khusus peluang peubah acak diskrit khususnya pada materi distribusi binomial. Akan tetapi, ternyata masih banyak guru yang kurang paham terhadap materi tersebut. Sehingga perlu adanya penguatan materi tersebut. Selain perlu adanya penguatan materi, diperlukan juga adanya tambahan pengetahuan mengenai penggunaan software untuk dapat mendukung pembuktian perhitungan yang telah dilakukan. Sehingga dengan permasalahan tersebut, tim dosen prodi Statistika UNIPA Surabaya memeberikan penguatan materi distribusi khusus peluang peubah acak diskrit kepada guru-guru matematika di Kota Surabaya dengan berbantukan software Minitab. Software Minitab ini dipilih karena kemudahan dalam penggunaannya. Hasil dari kegiatan penguatan materi yang diberikan adalah guru-guru merasa sangat terbantu untuk lebih mudah memahami materi dan sangat terbantu dengan adanya pengenalan penggunaan software Minitab dalam perhitungan distribusi peluang peubah acak. Hal ini dapat menjadi patokan untuk guru untuk dapat mengcroscek dengan cepat kesalahan perhitungan yang dilakukan. Selain itu, software Minitab ini bisa menjadi alternatif bagi guru untuk menjadi media pembelajaran di kelas
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS STEAM DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI TK AISIYAH BUSTANUL ATHFAL 14 SURABAYA
Implementasi Kurikulum Merdeka di Pendidikan Anak Usia Dini yaitu dengan diimplementasikannya pembelajaran pada anak usia dini yang Merdeka Bermain Merdeka Belajar. Proses pembelajaran yang berbasis STEAM (Science Technology Enginering Arts Mathematic) yang menjadi salah satu elemen capaian pembelajaran di PAUD membutuhkan suatu pemahaman konsep yang benar dalam pelaksanaannya. Guru-guru PAUD mayoritas mengalami kesulitan dalam merancang pembelajarannya yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka Bermain Merdeka Belajar. Pembelajaran yang memberikan kebebasan anak dalam menentukan cara bermain dan materi main yang sedang diminatinya. Guru dalam membuat rancangan pembelajaran yang mampu mengakomodir semuanya membutuhkan keterampilan dalam menentukan strategi pembelajaran yang tepat. Pemahaman konsep yang benar dan keterampilan dalam memilih strategis dalam merancang pembelajaran STEAM sesuai dengan Kurikulum Merdeka menjadi kendala guru-guru TK Aisiyah Bustanul Athfal 14 Surabaya oleh karena itu perlu dilatihkan. Kepala Sekolah TK Aisiyah Bustanul Athfal 14 Surabaya menyampaikan permasalahan tersebut kepada Kaprodi PGPAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Sehingga melalui rapat Prodi PGPAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya membanatu memberikan solusi dengan mengadakan Pelatihan Pengembangan Rancangan Pembelajaran Berbasis STEAM dalam Implemetasi Kurikulum Merdeka