Universitas Muslim Maros e-Journals
Not a member yet
1105 research outputs found
Sort by
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan (Dasar-dasar Akuntansi)
Based on partner’s pre-test data, Madrasah Aliyah students still have a relatively good level of understanding regarding the basics of accounting or financial reporting even though they are already in class XII IPS. The method used is the presentation method which contains the basics of preparing financial reports which includes simulations or examples of transaction questions until the transaction becomes a financial report. Evaluation of this service activity uses pre-test and post-test measurements. The criteria set are if the average value is 4.5 to 5, then it is in the very good category, if it is 3.5 to 4.49, then it is in the good category, if <3.5, then it is in the quite good category. Students\u27 understanding of transaction journals, knowledge of the mechanism for posting transactions to the general ledger, knowledge related to making profit and loss reports, preparing reports on changes in capital or equity and preparing balance sheets have increased based on the pre-test and post-test measurements that have been given
Wisuda Online di Universitas Hasanuddin: Respon, Makna, dan Perayaan
The graduation ceremony from year to year has not changed much and remains a solemn ceremonial activity that can bring its own euphoria to graduation participants, parents, and other attendees. However, since the Covid-19 pandemic at the beginning of 2020 various changes have occurred, including in the field of education, and one of them is related to the graduation ceremony. In Indonesia, many universities delay graduation, but not a few continue to do it online. This article will discuss online graduation as a substitute for face-to-face graduation due to the current epidemic of Covid-19, so that let alone crowds, physical distance is limited.
This study was conducted at Hasanuddin University as one of the universities in Indonesia that carries out online graduation. The study focused on the implementation of the second online graduation, that is, the first period of 2020/2021, conducted between September and November 2021. Data was collected using observation and interviews. Those who participated in this study were graduates of Hasanuddin University (S1) who had attended online graduations, both period IV in 2019/2020 and period I in 2020/2021. There were ten informants who participated in this study. The are varied on the basis of age, place of origin, study program, faculty, and batch.
The study indicates that despite the fact that Hasanuddin University is carrying out online graduation due to the Covid-19 outbreak, the graduates felt disappointed because the coveted graduation after more or less four years of studying finally had to be packaged in an online graduation. The meaning of graduation is very diverse, such as some who casually interpret graduation as a formality and euphoria. There are also those who interpret graduation as the result of the struggle for everything they went through while being students, as a transition status and as a space for appreciation. The implementation of online graduation does not have a significant effect on the completion of graduate thesis. Even though during the Covid-19 outbreak would be held online, the graduates are still preparing to take part. This preparation for graduation is divided into three, namely preparations related to media and internet networks, rehearsals, and the graduate appearance. Despite the Covid-19 outbreak, post-graduation celebrations are still carried out. It is argued in this article that Covid-19 is a pandemic, but an epidemic is an epidemic, graduates still intend to carry out various rituals that are carried out such as at offline graduation with various limitations and adjustments to the conditions of the Covid-19 outbreak
Pappasang Sebagai Media Edukatif Pencegahan Pergaulan Bebas Bagi Anak-Anak Berbasis Ajaran Islam
Pergaulan bebas merupakan salah satu permasalahan terbesar yang dihadapi oleh Indonesia saat ini. Dampak yang ditimbulkan dari pergaulan bebas sangatlah krusial, mulai dari pembegalan liar, seks bebas, penggunaan obat-obatan terlarang dan lainnya. Pendidikan moral secara spiritual dalam hal ini sangat diperlukan untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya adalah pappasang yang berisi pesan-pesan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Islam terkait dengan pergaulan bebas dan untuk mengkaji pappasang berbasis ajaran Islam sebagai media edukatif pencegahan pergaulan bebas bagi anak-anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dan studi literatur. Kemudian, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif model Miles dan Hubermen, yaitu reduksi data, data display/penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi adab dalam bergaul, pola-pola pergaulan bahkan dampak yang ditimbulkan telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Hadis. Islam memandang pergaulan bebas sebagai suatu perbuatan keji dan mungkar sehingga harus dihindari. Lalu, pappasang yang berisi pesan-pesan moral mengandung sistem pencegahan pergaulan bebas, anjuran mengerjakan perintah Allah Swt. dan menjauhi segala larangan-Nya, serta anjuran berbuat baik terhadap sesama. Tidak hanya itu, dalam pappasang masyarakat suku Makassar terdapat juga pesan-pesan yang langsung berlandaskan Al-Qur’an, seperti anjuran untuk selalu membaca ta’awudz sebagai benteng pertahanan diri dari berbagai gangguan makhluk halus. Dengan demikian, pappasang memiliki korelasi dengan ajaran Islam dan patut untuk dijadikan media pendidikan moral bagi anak-anak, khususnya dalam hal pencegahan pergaulan bebas
Analisis Pembelajaran Daring Terhadap Sikap Peserta Didik Kelas X.1 SMA DDI Alliritengae Maros
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran daring terhadap sikap belajar peserta didik kelas X.1 SMA DDI Alliritengae Maros. objek penelitian ini adalah sikap belajar peserta didik kelas X.1 SMA DDI Alliritengae Maros. Fokus penelitian yaitu analisis pembelajaran daring terhadap sikap belajar peserta didik kelas X.1. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis pembelajaran daring terhadap sikap belajar peserta didik kelas X.1 sesuai dengan aspek yang diteliti dalam penelitian ini. Alat yang di gunakan adalah angket (kuesioner) untuk peserta didik kelas X.1. Hasil penelitian ini menunjukkan analisis pembelajaran daring terhadap sikap belajar peserta didik dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring merubah sikap belajar peserta didik . Terdapat pada tiga indikator dari sikap belajar yaitu kognitif, afektif, konatif yang memiliki rata-rata jawaban tidak baik
Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Morfologi pada Tugas Bahasa Indonesia Siswa Kelas X IPA 1 SMA 5 Negeri Maros
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan berbahasa pada tugas siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 5 Maros. Objek penelitian adalah tugas bahasa Indonesia siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 5 Maros. Fokus penelitian yaitu analisis kesalahan berbahasa pada tugas bahasa Indonesia siswa kelas X IPA 1. Teknik pengumpulan data yang di lakukan dengan cara observasi, dokumentasi, dan teknik catat. Teknik yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis kesalahan berbahasa dalam penggunaan kata pada hasil tugas bahasa Indonesia kelas X IPA 1 sesuai dengan aspek yang diteliti teknik mengamati dan teknik catat juga di lakukan dalam penelitian ini. Alat yang di gunakan adalah tes tertulis dari tugas bahasa Indonesia siswa kelas X IPA 1. Hasil penelitian menunjukkan analisis kesalahan berbahasa bidang morfologi pada tugas bahasa Indonesia siswa dapat di simpulkan bahwa kesalahan berbahasa dalam bidang morfologi masih saja dijumpai, yang belum sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar. Terdapat bentuk kesalahan berbahasa bidang morfologi yang terdiri dari kesalahan prefiksasi terdapat sepuluh temuan, kesalahan penghilangan prefiksasi terdapat delapan temuan, penghilangan konfiksasi/simulfiks terdapat lima temuan. Kesalahan reduplikasi terdapat sepuluh temuan
ANALISIS KUALITAS BITUMEN DI TAMBANG KABUNGKA PIT B PT. WIJAYA KARYA BITUMEN SULAWESI TENGGARA
Bitumen di tambang B Kabungka PT. Wijaya Karya Bitumen yang secara administratif berlokasi di desa Banabugi kecamatan Pasarwajo kabupaten Buton provinsi Sulawesi Tenggara telah dikarakterisasi untuk mengetahui kualitas bitumennya. Kualitas yang dianalisis berupa kadar bitumen menggunakan metode Shoklet dan kadar air menggunakan metode Denstrak serta perhitungan densitas aspal dengan menerapkan prinsip Archimedes. Hasil pengujian untuk enam titik yang berbeda diperoleh kadar air dan kadar bitumen secara berturut-turut sebesar 5,20% dan 17,08%, 9,00% dan 12,81%, 9,60% dan 14,95%, 13,60% dan 16,11%, 7,80% dan 22,36%, serta 5,00% dan 23,90%. Selanjutnya densitas bitumen diketahui sebesar 1,83 gr/ml yang diperoleh melalui pengukuran volume dan massa masing-masing sebanyak dua kali pengukuran untuk setiap titik penambangan. Secara umum, berdasarkan karakterisasi yang dilakukan diketahui bahwa kualitas bitumen memenuhi standar perusahaan, yakni maksimal 16% untuk kadar air dan minimal 20% untuk kadar bitumen. Dengan demikian, bitumen yang terdapat di Tambang B Kabungka PT. Wijaya Karya Bitumen layak untuk dipasarkan
PEMANFATAN LIMBAH BIJI DURIAN (DURIO ZIBENTHINUS) SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF PEMBUATAN TEMPE
Biji durian (Durio zibethinus) merupakan substrat yang cenderung bersifat sebagai limbah yang minim nilai manfaat. Pembuatan tempe dengan bahan baku biji Durian menjadi solusi alternatif dan merupakan suatu inovasi bahan baku dalam pembuatan tempe dan peningkatan nilai guna biji Durian. Jumlah inokulum dan lama waktu fermentasi yang tepat dalam menghasilkan kualitas tempe berbahan baku biji Durian masih belum diketahui menjadi temuan yang diharapkan dalam penelitian. Rancangan penelitian disusun dengan desain Rancangan Acak Kelompok dengan kadar ragi 0,15 gram : 0,2 gram dengan waktu fermentasi 0 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam, dan 96 jam. Data yang diukur meliputi kadar protein, lemak, dan asam fitat, yang dilanjutkan dengan uji tingkat kesukaan dengan 15 orang panelis dan di ketahui hasil dari uji tersebut bahwa tempe biji durian cukup layak untuk dikonsumsi, karena rasa dan tekstur dari tempe biji durian tersebut memiliki kesamaan dari tempe pada umumnya yang dibuat menggunakan biji kedelai . Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif, sedangkan data organoleptik dianalisis dengan skala Likert. Hasil penelitian bahwa biji Durian sebelum fermentasi mengalami penurunan kadar protein, dan lemak setelah fermentasi 24jam, sedangkan asam fitat setelah fermentasi 92jam untuk penambahan inokulum 0.15%. Hasil uji sensori menunjukkan 93.33% panelis menilai penambahan ragi 0,15 gram lebih baik dibandingkan ragi 0,2gram berdasarkan warna, rasa, aroma, dan tekstur tempe
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCINCE DALAM MENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk memecahkan suatu permasalahan dalam pembelajaran IPA biologi dalam hal ini berupaya untuk meningkatkan hasil belajar melalui model pembelajaran Children Learning In Scince pada peserta didik kelas VII SMP Ittihad Makassar yang dilaksakan selama 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Ittihad Makassar yang berjumlah 23 orang yang terdiri dari 12 orang perempuan dan 11 orang laki-laki. Pengambilan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan metode observasi dan Tes kemampuan kognitif yang dilakukan pada akhir siklus I dan siklus II. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik, deskriptif, dalam bentuk analisis presentase. Hasil penelitian yang dipeoleh yaitu penerapan model Children Learning In Scinec pada kelas VII B SMP Ittihad Makassar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata presentase hasil belajar biologi pada peserta didik kelas VII B SMP Ittihad Makassar pada siklus pertama sebesar 78,26% dan pada siklus kedua meningkat menjadi 91,30%. Dengan model pembalajaran tersebut peserta didik lebih aktif, focus dan termotivasi dalam pembelajaran dan terpenuhinya semua aspek dan indicato
PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN PANGAN DENGAN MELIBATKAN P4S DI PROVINSI SULAWESI SELATAN
The agricultural sector is important because it is a crucial food security sector during an economic crisis. It is hoped that through the Increase in Food Crop Production activities in South Sulawesi, it will be able to increase the knowledge and insight of participants through the process of providing material from the facilitator. The implementation of technical guidance is carried out in 8 (eight) districts in South Sulawesi using different materials because they adjust to the potential that exists in each area. Paddy technical guidance activities were carried out in four districts of South Sulawesi Province, P4S locations, which are food crop-producing areas, especially rice, with a total of 200 (two hundred) participants, consisting of farmers, millennial farmers, farmer groups, farmer women\u27s groups, and P4S managers, while mentoring corn technical implementation was carried out at the P4S location in Maros, Takalar, Gowa, and Bantaeng Regencies, which are food crop-producing areas, especially corn, with a total of 200 (two hundred) participants, consisting of farmers, millennial farmers, farmer groups, women farmer groups, and P4S managers. From the results of the evaluation of the implementation of activities, there was an increase in knowledge of the material provided in rice technical guidance activities with an average value of 39.68 while in corn technical guidance activities there was an increase in knowledge with an average value of 31.6
Analisis Finansial Dan Kelembagaan Usahatani Tanaman Jeruk
The challenges to agriculture are more complex, including how to meet food needs and food self-sufficiency. The problems faced today is related to; limited resources of land, air, infrastructure, production facilities and infrastructure, access to finance and institutions that are still not conducive. One of the efforts that can eliminate these problems is through the study of the development of a comprehensive integrated agricultural area. This study was conducted in Bunga Tanjung Village, Betara District, Tanjung Jabung Barat Regency. The high cost is thought to be one of the causes of the low production of citrus farming. Efforts to increase production are currently experiencing challenges to the existence of doubts about the economic feasibility which causes a decrease in the interest in farmers to continue farming. The data collected to include primary and secondary data, as well as the condition of the study area, population demography, social and economic potential. Primary data was taken using a survey technique, namely interviewing farmers and key information using a questionnaire. Data analysis techniques include tabulation analysis used to understand the economic conditions of farmers\u27 farming, economic feasibility analysis using the R/C ratio. The results of this study indicate that citrus productivity is increased by applying environmentally friendly cultivation technology by fertilizing, controlling pests and diseases, removing water shoots, pruning forms and pruning unproductive branches