Universitas Muslim Maros e-Journals
Not a member yet
    1105 research outputs found

    Proses Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa Menggunakan Kerangka Kerja Teori Mason Berbantuan ChatGPT Pada Analisis Real II

    Get PDF
    Pemecahan masalah matematika terdiri dari konsep, prosedur, dan proses yang menggambarkan proses psikologis pada seseorang  yang memiliki kemampuan tingkat tinggi. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan nilai pada mata kuliah sebelumnya yaitu Analisis Real I. Tahapan pada Teori Mason dapat membantu mendeskripsikan proses berpikir seseorang, dengan tahapan yang terdiri dari entry, attack, dan review. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir tinggi mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan pada mata kuliah Analisis Real II dengan bantuan teknologi AI dalam hal ini adalah ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dapat melewati semua tahapan pada teori Mason dengan baik dan dapat memanfaatkan ChatGPT untuk memperdalam pemahaman

    Respons Tanaman Jagung (Zea mays L.) Pada Aplikasi Mikroorganisme Lokal dari Beberapa Akar Tumbuhan yang Berpotensi Sebagai PGPR: Response of Corn Plants (Zea mays L.) to the Application of Local Microorganisms from Several Plant Roots That Have Potential as PGPR

    Get PDF
    Jagung pulut atau jagung ketan termasuk jenis jagung khusus yang makin populer dan banyak dibutuhkan konsumen dan industri. Produksi jagung dalam negeri tidak mencukupi Jagung pulut mempunyai citarasa yang enak, lebih gurih, lebih pulen dan lembut. Rasa gurih muncul karena kandungan amilopektin yang terkandung dalam jagung pulut sangat tinggi, mencapai 90%. Struktur pati dari jagung pulut juga termasuk spesifik sehingga cocok pula untuk kebutuhan industri, selain untuk kebutuhan pangan. Tingginya persentase kandungan fraksi tepung pada endosperma biji memberikan kontribusi terhadap kandungan pati yang tinggi pada biji, sehingga cocok untuk industri etanol. Penggunaan Mikroorganisme Lokal dan bahan organik sebagai bio-fertilizer (pupuk hayati) yang mampu mentransformasi sumber nutrient (hara) yang ada di tanah dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis MOL, dosis, dan interaksi antara jenis dengan dosis yang memberikan pengaruh terbaik pada tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor UPT. BPTPH Provinsi Sulawesi Selatan Kabupaten Maros pada bulan Juni sampai Agustus 2022. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, dimana faktor pertama jenis MOL yang terdiri dari 3 taraf dan faktor kedua dosis yang terdiri dari 4 taraf  setiap kombinasi terdiri 3 ulangan, setiap ulangn terdiri atas 12 tanaman sehingga terdapat 36 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MOL ekstrak akar bambu memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. MOL ekstrak akar bambu memberikan pengaruh terbaik terhadap diameter batang 1,26 mm, umur berbunga 40 hst, berat tongkol 3,80 g, panjang akar 72,67 cm, berat basah akar 4,77 g, dan berat kering akar 2,00 g. Dosis 20 mL.L-1 memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman 64,48 cm, jumlah daun 9,25 helai, umur berbunga 40 hst, berat tongkol 3,80 g, diameter tongkol 4,40 cm dan panjang akar 72,67 cm.Terdapat interaksi antara jenis MOL dan dosis yang memberikan pengaruh terhadap panjang akar, berat basah akar dan berat kering akar tanaman jagung

    Pengaruh Pemangkasan dan Pemberian Kompos Ampas Teh Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.): The Influence of Pruning and Application of Tea Dregs Compost on The Growth and Production of Cucumber Plants (Cucumis sativus L.)

    Get PDF
    Produksi mentimun masih tergolong rendah dan belum memenuhi kebutuhan pasar. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman mentimun yaitu dengan teknik budidaya diantaranya dengan dilakukannya teknik pemangkasan yang sesuai/baik dan penggunaan dosis pupuk yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengetahui letak ruas pangkasan yang memberi respon terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun, dosis kompos ampas teh yang memberi hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun dan interaksi antara letak ruas pangkasan dan dosis kompos ampas teh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun. Panelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2023 sampai selesai, bertempat di Dusun Mangai, Desa Mangeloreng, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Rancangan penelitian yang digunakan yakni Rancangan Petak Terpisah (RPT), dengan 16 kombinasi perlakuan, masing-masing diulang sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 48 unit pengamatan. Rancangan percobaan terdiri atas dua faktor perlakuan, yaitu faktor letak ruas pangkasan (kontrol, ruas 6, 12, dan 18) dan faktor dosis kompos ampas teh (kontrol, dosis 6 kg perplot, 12 kg perplot, dan 18 kg perplot). Variabel yang diamati meliputi panjang sulur tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, jumlah bunga jantan, jumlah bunga betina, panjang buah, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara letak ruas pangkasan dan dosis kompos ampas teh pada parameter jumlah bunga jantan 62,67 buah, jumlah bunga betina 31,67 buah, panjang buah 41,00 cm, jumlah buah pertanaman 2,33 buah dan berat buah pertanaman 866,67 g. Perlakuan terbaik letak ruas pangkasan dengan 12 ruas dan kompos ampas teh dengan dosis 12 kg perplot

    Pengaruh Kompensasi Eksekutif, Sales Growth, Financial Distress, dan Kompensasi Rugi Fiskal Terhadap Tax Avoidance Dengan Komisaris Independen Sebagai Pemoderasi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompensasi eksekutif, sales growth, financial distress, dan kompensasi rugi fiskal terhadap tax avoidance dengan komisaris independen sebagai pemoderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang dikumpulkan melalui situs resmi bursa efek Indonesia. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan analisis uji interaksi atau Moderated Analysis Regression (MRA). Analisis regresi linear berganda untuk menguji hipotesis kompensasi eksekutif, sales growth, financial distress¸dan kompensasi rugi fiskal terhadap tax avoidance. Analisis regresi moderasi dengan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk hipotesis kompensasi eksekutif, sales growth, financial distress, dan kompensasi rugi fiskal terhadap tax avoidance, dengan komisaris independen sebagai pemoderasi. Hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa kompensasi eksekutif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, sales growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, financial distress berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, dan kompensasi rugi fiskal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap tax avoidance. Analisis regresi moderasi dengan pendekatan Moderated Regression Analysis menunjukkan bahwa komisaris independen tidak mampu memoderasi kompensasi eksekutif dan sales growth terhadap tax avoidance. Sedangkan komisaris independen mampu memoderasi financial distress dan kompensasi rugi fiskal terhadap tax avoidance

    “Merebut Kembali Tanah Leluhur”: Dinamika Akses dan Pengelolaan Hutan Masyarakat Adat Marena

    Get PDF
    The access of the Marena indigenous people in Enrekang Regency, South Sulawesi Province, Indonesia to their land has changed from time to time. Since community land is claimed by the state as state forest areas, community access is limited. When the Marena indigenous people obtained a customary forest decree from the Ministry of Environment and Forestry, community access was regulated through customary control. This article focuses on the dynamics of access for the Marena indigenous people in accessing their land. This qualitative research was conducted in the Marena customary territory. There were 16 informants consisting of traditional leaders, former hamlet heads, head of AMAN, land owners, and the Marena indigenous people who do not own land in the customary forest. Primary data was collected using observation and in-depth interviews, while secondary data from various regulations (i.e. Constitution, Law, Government Regulation, Regional Regulation, District Head Decree, Constitutional Court of Indonesia Decree, etc.) and related publications (books, articles, reports, etc.) were also examined. The results of this study indicate that community access to forests is determined by state policies. In the beginning, the community had free access to their land before their plantations became state forest areas. Changes in the status of community land to state forest areas, limiting community access to their land so that the Marena indigenous people have to make some efforts, namely mediation, uprooting poultices, logging clandestinely and openly, poisoning pine trees, and expelling rude forest rangers. Changes in forestry policy after the Orde Baru era marked the era of recognition of forest management by indigenous peoples. This is used by the people in Marena\u27s customary territory to free up their land which was previously made into state forest. For that, they are assisted by AMAN and the local government. AMAN played a role in facilitating the Marena indigenous people in legalizing their customary forest. The Enrekang Regional Government played a role in issuing the Enrekang Regency Regional Regulation No. 1 of 2016 concerning Recognition and Protection of Indigenous Peoples in Enrekang Regency and District Head Decree No. 155/KEP/II/2018 concerning Recognition of Marena Customary Law in Enrekang District recognition of customary forests. The government of Pekalobean and Singki villages played a role by giving approval for Marena\u27s customary territory. It is undeniable that the involvement of these institutions have an important role in their land acquisition. In addition, the boundaries of customary forest areas are quite dynamic. Customary forest is a mechanism to protect community land, so that they can access their land and take advantage of natural resources in customary forests. However, customary rules need to be updated, so that they are relevant to today\u27s context. In addition, the management of resources in the form of pine can be exploited for its economic potential by utilizing pine sap and making it a tourist attraction. Recognition of indigenous peoples needs to be tightened because it is political to reclaim access to natural resources

    Tren Healing di Instagram: Penyembuhan Kekinian di Kalangan Mahasiswa

    Get PDF
    Healing has become a trended term on Instagram since Covid-19. In 2022, there were a sharp increase of searching for the word “healing” in the Google search engine as compared to 2021. The search for “healing” itself refers more to healing in the sense of traveling, which include holiday. This is due to the fact that during Covid-19 pandemic people stayed at home which caused boredom and stress, so it needs some kind of refresh, popularly known as healing. While most of literatures on healing focus more on the impact of healing, the novel contribution of this article is the importance of posting students’ healing activities in social media. This study was conducted virtually through Instagram since healing caption and healing hashtags (#healing) are widely posted on Instagram. There were 12 students involved in this study, consisting of seven women and five men, whose age ranges between 18 and 21 years, and who are quite active and intensive in healing and posting them on Instagram. Data was collected using interview through chatting and voice note in Instagram and Whatsapp; and observation was carried out by searching for and following #healing. The study shows that healing means the process of curing. In current practice, students interpret healing as: (1) taking a break from activities that cause stress (2) taking a vacation to reduce psychological burden; and (3) “sedative” from various mental tensions. The way they interpret healing is reflected in the healing-related activities they undertake. They are hang-outing in coffee shops/cafés with friends, climbing cool mountains, enjoying the beauty of the beach, exercising, or motorbiking without a clear destination or going to places that can soothe the soul. In essence, whatever activity is carried out for recuperation, this can be categorized as healing. The underlying reason for students to post their healing activities is to promote tourist destinations; as a platform for expressing oneself; and to save immortalized moments considering that Instagram has its archiving facilities. Therefore, Instagram, in this context, is a platform to make this happen

    Efikasi Diri Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Mata Kuliah Metode Numerik

    Get PDF
    Efek dari pembelajaran online dan atau pembelajaran jarak jauh setelah kondisi dunia yang membaik setelah Covid-19 yaitu masih dilanjutkannya metode pembelajaran jarak jauh (PJJ). Untuk mengoptimalkan pembelajaran, perlu adanya analisis hal yang mempengaruhi PJJ khususnya dalam mata kuliah Metode Numerik, salah satunya yaitu efikasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mata kuliah Metode Numerik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional yang mengkaji pengaruh efikasi diri mahasiswa (X) terhadap hasil pembelajaran jarak jauh (Y) dalam mata kuliah Metode Numerik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Matematika Fakultas MIPA UNM Makassar yang memprogramkan mata kuliah Metode Numerik. Sampel penelitian ini adalah 28 mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah Metode Numerik pada semester genap dengan pembelajaran online atau pembelajaran jarak jauh. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan angket dan tes hasil belajar. Teknik analisis data analisis deskriptif, dan analisis statistik inferensial. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki keyakinan atau efikasi diri sebesar rata-rata 77% yakin akan kompetensinya dalam mempelajari Metode Numerik walaupun kondisi pembelajaran jarak jauh dan rata-rata nilai hasil belajar sebesar 83,7857. Berdasarkan hasil uji hipotesis, menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan antara efikasi diri terhadap hasil Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam mata kuliah Metode Numerik. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa nilai R sebesar 0,463. Efikasi diri berkontribusi sebesar R2= 21,4% terhadap hasil pembelajaran jarak jauh dalam mata kuliah Metode Numerik. Karena itu, perlu adanya strategi untuk meningkatkan efikasi diri mahasiswa sehingga pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal walaupun dalam kondisi pembelajaran jarak jauh

    Pengaruh Media Tanam dan Pemanfaatan Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras terhadap Pertumbuhan Tanaman Seledri (Apium graveolus L.)

    Get PDF
    Celery is commonly used as a food mixture as a flavor enhancer and can also be used as a medicinal plant. In order to meet public demand, it is necessary to increase the production of celery plants, one of which can be increased by using planting media to fulfill the appropriate nutrients. The purpose of this study was to determine the effect of planting media and liquid organic fertilizer from rice washing water which had the best effect on celery plants. This research was conducted from January to April 2022 at Samangki Village, Simbang District, Maros Regency. The research design used was a randomized block design which was arranged in a factorial manner, where the first factor was the planting medium which consisted of 3 treatments and the second factor was liquid organic fertilizer from rice washing water which consisted of 4 treatments so that there were 12 combinations of repeated treatments. 3 times so that there are 36 experimental units. The results of the study gave the best growth in the sandy soil media treatment on plant height parameters, while the soil growing media gave the best growth on the number of leaves, number of petioles, number of stems per clump and plant fresh weight. Meanwhile, the application of liquid organic fertilizer from rice washing water and the interaction between the treatment of growing media and the application of liquid organic fertilizer from rice washing water had no significant effect on the growth of celery plant

    Efektivitas Limbah Kulit Bawang Merah Dan Pupuk Organik Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.)

    Get PDF
    Abstrak   Bawang merah merupakan salah satu komoditas utama sayuran di Indonesia dan mempunyai banyak manfaat. Bawang merah termasuk kedalam kelompok rempah tidak bersubtitusi yang berfungsi sebagai bumbu penyedap makanan serta bahan obat tradisional. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat dari bulan juni 2021 sampai agustus 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pupuk kotoran sapi dan limbah kulit bawang merah terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan kombinasi perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu limbah kulit bawang merah 100 gram pertanaman, limbah kulit bawang merah 150 gram pertanaman, pupuk kandang sapi 100 gram pertanaman, pupuk kandang sapi 150 gram pertanaman, limbah kulit bawang merah 100 gram pertanaman +  pupuk kandang sapi 100 gram pertanaman, limbah kulit bawang merah 150 gram pertanaman +  pupuk kandang sapi 150 gram pertanaman. Setiap perlakuan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 18 unit penelitian, setiap unit terdapat 7 tanaman sehingga tanaman yang digunakan sebanyak 126 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kompos kotoran sapi dan pupuk kompos limbah kulit bawang merah memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter kecepatan bertunas pada perlakuan P3 yaitu pupuk kompos sapi 100 gram pertanaman.   Kata Kunci: Bawang Merah; Kompos kotoran sapi; Kompos limbah kulit bawang merah.   Abstract   Red onion is one of the main vegetable commodities in Indonesia and has many benefits. Red onion are included in the group of non-substituted spices which function as food seasonings and traditional medicinal ingredients. This research was conducted in Darma Village, Polewali District, Polewali Mandar Regency, West Sulawesi from June 2021 to August 2021. This study aims to determine the potential of cow manure and shallot skin waste on shallot growth and production. This study used a randomized block design (RBD) method with a combination of treatments consisting of 6 levels, namely onion skin waste 100 grams per planting, onion skin waste 150 grams per planting, cow manure 100 grams per planting, cow manure 150 grams per planting, leather waste 100 grams of onion per planting + 100 grams of cow manure per planting, 150 grams of onion skin waste + 150 grams of cow manure per planting. Each treatment was repeated 3 times so that there were 18 research units, each unit had 7 plants so that 126 plants were used. The results showed that the application of composted cow manure and composted onion skin waste had a significant effect on the germination rate parameter in the P3 treatment, namely 100 grams of cow compost manure.   Keywords: Red Onion; cow dung compost; Onion skin waste compost

    The Use of Instagram to Develop Students’ Writing Skill at SMK Darussalam Makassar

    Get PDF
    One type of writing exercise that concentrate on describing people, places, things, emotions, and feelings is descriptive text. While Instagram is a platform for sharing emotions and experiences from daily life, recounting such events in class encourages students to utilize their imaginations to reflect on their own lives and events that have already happened. Therefore, Instagram can offer several helpful components to help students improve their writing skills. In this study, the data were analyzed by the researcher using a quantitative approach with pre-experimental research. It was the method that used one group pretest and post-test design. In one group pre-test and post- test design, used a single group to measure or observe. The population of this research was class X TKJ 1 at SMK Darussalam Makassar, and there were 28 students in the samples. Assessments (pre- and post-tests) were the instrument employed in this study. The statistical findings show that the students\u27 average post-test score was higher than their average pre-test score (70.11), at 86.61. This analysis of the t-test indicates that the t-test\u27s value (16.511) is higher than its value (1.703) with 24 as the degree of freedom. This indicates a significant difference. In light of the fact that Ho is disproved and H1 is widely accepted, it is possible to conclude that using Instagram as a teaching and learning tool can help students improve their capacity to create descriptive writing. Instagram is a great tool for English teachers to use as a teaching tool since it offers a variety of implementation materials to break up the monotony of teaching writing to students

    989

    full texts

    1,105

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Muslim Maros e-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇