Universitas Muslim Maros e-Journals
Not a member yet
1105 research outputs found
Sort by
Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) pada Pemberian Air Kelapa Tua
Sawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang digemari masyarakat dan mudah dibudidayakan. Air kelapa tua merupakan salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai penambah kesuburan bagi tanaman karena mengandung komposisi kimia terdiri dari mineral, vitamin, gula, asam amino, dan fitohormon yang memiliki efek signifikan terhadap pertumbuhan tanaman. Senyawa organik yang dimiliki air kelapa tua yakni auksin dan sitokinin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis air kelapa tua yang memberikan pengaruh terbaik terhadap sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2022 bertempat di Desa Samanggi, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), perlakuan yang yang digunakan adalah penggunaan 4 dosis air kelapa tua yang di ulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 12 tanaman yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata terhadap pemberian air kelapa tua dengan dosis 400 ml (t4) pada parameter tinggi tanaman 17,71 cm, dan panjang daun 14,50 cm, serta berpengaruh sangat nyata pada lebar daun 7,50 cm.
Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) pada Pemberian Biourin Sapi
Kacang panjang termasuk salah satu tanaman yang mudah untuk dibudidayakan dikarenakan tanaman ini dapat tumbuh baik di lahan dataran rendah maupun dataran tinggi, baik di tanah sawah, tegalan maupun tanah pekarangan. Kebutuhan kacang panjang di Indonesia setiap tahun selalu meningkat seiring dengan pertambahan penduduk sehingga permintaan kacang panjang dipasar semakin meningkat tetapi tidak diikuti oleh produksi tanaman kacang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biourin sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor BSMBTPH Provinsi Sulawesi Selatan Kabupaten Maros pada bulan Maret sampai Juli 2023 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pemberian biourin sapi yang terdiri dari tiga taraf yaitu kontrol, dosis 200 mL/tanaman, dosis 300 mL/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biourin sapi dengan dosis 300 mL/tanaman memberikan hasil yang berpengaruh baik terhadap parameter panjang sulur tanaman kacang panjang dengan rata-rata tinggi 287,21 cm dan juga memberikan pengaruh terbaik pada parameter jumlah polong yaitu sebanyak 29,47 polong dibanding perlakuan lainnya
Pertumbuhan Cabai Katokkon (Capsicum sinence Jacq) di Dataran Rendah pada Aplikasi Mulsa Organik dan Mol Bonggol Pisang
Upaya peningkatan produksi cabai katokkon secara ekstensifikasi dapat berupa pengembangan penanaman di luar habitat aslinya yang diarahkan ke dataran yang lebih rendah dan dataran medium Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab rendahnya hasil produksi cabai katokkon adalah tidak stabilnya iklim mikro, kandungan bahan organik rendah, tingkat kesuburan tanah rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis mulsa organik dosis, dan interaksi antara jenis mulsa dengan dosis mikroorganisme lokal (MOL) bonggol pisang pada pertumbuhan tanaman cabai katokkon di dataran rendah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, dimana faktor pertama jenis mulsa organik yang terdiri dari 3 taraf dan faktor kedua MOL bonggol pisang yang terdiri dari 4 taraf setiap kombinasi terdiri 3 ulangan, setiap ulangan terdiri atas 12 tanaman sehingga terdapat 36 tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pemberian mulsa alang-alang dan MOL bonggol pisang 350 mL memberikan hasil lebih baik terhadap parameter tinggi tanaman yakni 29.17 cm, jumlah daun yakni 37.33 helai, diameter batang yakni 5.33 mm, diameter cabang produktif yakni 7.67 mm
The Effect of Interactive Multimedia Wordwall on Students’ Vocabulary Learning Outcomes at SMA Negeri 1 Huruna
Vocabulary learning is an essential component in mastering reading skills, which directly impacts students\u27 ability to communicate effectively in both oral and written forms. However, many students at SMA Negeri 1 Huruna experience difficulties and lack motivation in the vocabulary learning process. This study to explore and examine the effectiveness of using interactive multimedia based on the Wordwall application in improving students\u27 vocabulary learning outcomes. The research employs a quasi-experimental method with a pre-test and post-test design. The subjects of the study consist of students at SMA Negeri 1 Huruna, the population were all tenth-grade students which 60 students, divided into two groups as a sample: an experimental group that uses the Wordwall application as 30 students and a control group that apply conventional teaching methods as 30 students. The results of the analysis indicate a significant increase in the vocabulary learning outcomes of students taught using the Wordwall application compared to those in the control group. The mean pre-test score for the experimental group was 35.50, while the post-test mean increased to 89.13. In contrast, the control group showed a smaller increase, with a pre-test mean of 33.53 and a post-test average of 74. These findings demonstrate that the Wordwall application not only makes learning more engaging but also enhances students\u27 understanding of the vocabulary taught. Students involved in Wordwall-based learning exhibited higher enthusiasm and were able to participate actively in class activities. Overall, these findings provide valuable insights for educators regarding the importance of technology integration in teaching and encourage the development of more innovative and responsive teaching methods that meet students\u27 needs
A Study of UNIMEN Students\u27 Perspectives on Cross-Cultural Adaptation in Thailand
This study explores the perspectives of Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) students on cross-cultural adaptation during their international internship in Thailand. Community service programs, which are mandatory for Indonesian tertiary students, offer practical experiences that bridge the gap between academic learning and real-world application. This research focuses on the challenges and adaptation strategies employed by students participating in teaching practices at private Thai schools. Using a qualitative methodology and thematic analysis, data were collected through interviews with eight fifth-semester students majoring in English Language Education. The findings identify eight key challenges: administrative issues, health problems, psychological stress, social integration difficulties, teaching challenges, culture shock, language barriers, and inadequate facilities. Cultural barriers, such as differences in the education system and social norms, led to experiences of homesickness and stress. Language difficulties were particularly pronounced due to limited Thai and English proficiency among locals. To address these challenges, students adopted several strategies, including seeking social support, engaging in cultural learning, using sign language, and fostering communication with locals. These strategies helped alleviate culture shock, improve cross-cultural understanding, and enhance teaching effectiveness. The study underscores the importance of adequate preparation, including cultural learning modules, and provides valuable insights for universities to better support future participants in international community service programs
Analisis Tokoh Dan Penokohan Dalam Film Perempuan Tanah Jahanam Karya Joko Anwar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan siapa saja tokoh yang terdapat dalam film Perempuan Tanah Jahanam karya Joko Anwar. Mendeskripsikan penokohan yang terdapat dalam film Perempuan Tanah Jahanam karya Joko Anwar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah kutipan dialog yang merupakan sumber data tertulis, adegan atau tindakan yang dilakukan oleh tokoh di dalam film Perempuan Tanah Jahanam karya Joko Anwar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh yang terdapat dalam film Perempuan Tanah Jahanam karya Joko Anwar dibedakan Menjadi tokoh utama dan tokoh tambahan. Penokohan yang terdapat dalam film Perempuan Tanah Jahanam karya Joko Anwar ditemukan bahwa Dilihat dari Segi fungsi penampilan tokoh dalam sebuah cerita, tokoh dibedakan menjadi tokoh protagonist, antagonis, dan tritagonist dimana Maya Ratih dan Pak Delman merupakan protagonist, sedangkan Nyi Misni adalah antagonis, serta Ki Saptadi dan Dini merupakan peran tritagonist yang mendukung tokoh utama. Kemudian berdasarkan Peranan atau Tingkat Pentingnya Tokoh dalam Sebuah Cerita, Tokoh Dibedakan Menjadi Tokoh bulat/kompleks/bundar dimana pada Film Perempuan Tanah Jahaman, tokoh yang digambarkan datar dan sederhana adalah maya, maya sebagai pemeran utama, kemudian dini, Ratih, Pak Delman. sedangkan bulat/kompleks/bundar adalah Nyi Minisi dan Ki Saptadi
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA TERINTEGRASI ISLAM SAINS PADA MADRASAH ALIYAH
This research aims to develop a physics learning module integrated with the concept of Islamic-science at Madrasah Aliyah which is sought to meet the criteria of valid, practical and effective in the learning process. This module is designed by integrating Al-Quran verses and hadith on each subject matter of physics discussed. This research uses a Research & Development approach with the ADDIE model which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research was conducted at MAN 1 Majene, West Sulawesi. Data were collected through questionnaires and learning outcome tests. The results of the development of Islamic-science integrated physics learning modules are (1) declared valid with an average score of 3.05 from 3 expert validators; (2) declared practical by getting positive response scores from students during the learning process in terms of its use; (3) analysis of learning outcomes from all three aspects (cognitive, psychomotor, affective) is classified as effective with a good category. Based on these results, the physics learning module integrated with Islam-science meets the criteria of valid, practical, and effective.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika terintegrasi dengan konsep Islam-sains pada Madrasah Aliyah yang diupayakan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif dalam proses pembelajaran. Modul ini dirancang dengan mengintegrasikan ayat Al-Quran dan hadits pada setiap pokok materi fisika yang dibahas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research & Development dengan model ADDIE yang mencakup tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pelaksanaan penelitian dilakukan di MAN 1 Majene, Sulawesi Barat. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes hasil belajar. Hasil dari pengembangan modul pembelajaran fisika terintegrasi Islam-sains adalah (1) dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3,05 dari 3 validator ahli; (2) dinyatakan praktis dengan mendapat nilai respon positif dari peserta didik selama proses pembelajaran ditinjau dari segi penggunaannya; (3) analisis hasil belajar dari ketiga aspek (kognitif, psikomotorik, afektif) tergolong efektif dengan kategori baik. Berdasarkan hasil tersebut modul pembelajaran fisika terintegrasi Islam-sains memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif
ANALISIS PENGARUH KETIDAKHOMOGENAN FANTOM TERHADAP DISTRIBUSI DOSIS ELEKTRON MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO
The usage of homogeneous phantom in the calibration of LINAC is the standard in radiotherapy. However, a homogeneous phantom cannot accurately represent the complexity of the human body. This study was conducted to perform a Monte Carlo simulation of electron beam irradiation on an inhomogeneous phantom and then compare the resulting dose distribution values, in the form of PDD, with the PDD values obtained from a homogeneous phantom. Irradiation was performed with a 6.6 MeV electron beam on an inhomogeneous phantom resembling the human body. It was discovered that there is a significant difference between the R100 and R50 values of the inhomogeneous phantom in comparison to the homogeneous water phantom. The R100 value of the inhomogeneous value differs by 53.33% compared to the homogeneous phantom, while the R50 value differs by 41.07%. This indicates the influence of electron beam interaction with the inhomogeneous phantom on the resulting dose distribution. In the PDD curve, it is observed that the electron beam passing through the inhomogeneous medium experiences a greater loss of kinetic energy compared to the homogeneous medium. It was found that there’ a significant difference between the PDD values generated in the inhomogeneous phantom compared to the homogeneous phantom.Penggunaan fantom homogen dalam mengkalibrasikan pesawat LINAC menjadi standar dalam radioterapi. Namun, fantom homogen tidak dapat secara akurat merepresentasikan kompleksitas tubuh manusia. Penelitian ini dilakukan untuk menjalankan simulasi Monte Carlo penyinaran berkas elektron terhadap sebuah fantom inhomogen untuk kemudian membandingkan nilai distribusi dosis berupa PDD yang terbentuk dengan nilai PDD yang terbentuk pada fantom homogen. Dilakukan penyinaran berkas elektron dengan energi 6.6 MeV pada sebuah fantom inhomogen yang menyerupai tubuh manusia. Ditemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai dan fantom inhomogen dengan fantom homogen air. Nilai fantom inhomogen dengan fantom homogen air memiliki perbedaan sebesar 53.33% sementara nilai fantom inhomogen dengan fantom homogen air memiliki perbedaan sebesar 41.07%. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh interaksi berkas elektron dengan fantom inhomogen terhadap distribusi dosis yang dihasilkan. Pada kurva PDD, terlihat bahwa berkas elektron yang melalui medium inhomogen mengalami kehilangan energi kinetik lebih besar dibandingkan dengan berkas elektron yang melalui medium homogen. Ditemukan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai PDD yang terbentuk pada fantom inhomogen dengan fantom homogen
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMAN 4 MAROS
Development of Local Wisdom-Based Physics Teaching Materials for Grade X Students at SMAN 4 Maros. Aims to assess the validity and reliability of physics teaching materials based on local wisdom, as well as evaluate students\u27 conceptual understanding and responses to these materials. The research and development method used is the 4-D model, which includes defining, designing, developing, and disseminating. However, dissemination was not conducted in this study due to time and budget constraints. The product was validated by media experts, subject matter experts, and physics teachers, with the research subjects being tenth-grade students at SMAN 4 Maros. The product\u27s instrument sheets were tested for validity and reliability, and the assessment results were analyzed descriptively. Several findings indicate that the evaluation of the teaching materials showed high validity in the material aspect with a score of 3.5 (Very Valid) and a reliability of 0.947 (Very Strong), as well as in the media aspect with a score of 3.55 (Very Valid) and a reliability of 0.947 (Very Strong). The average evaluation score of the students was 13.125 (Very Good). Additionally, the questionnaire results indicated a "Very Positive" response to the physics teaching materials by 87% of the 40 participating students. Based on these assessments, the developed module is deemed highly suitable for use.Pengembangan Bahan Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal Pada Peserta Didik Kelas X Di SMAN 4 Maros. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menilai validitas dan reliabilitas bahan ajar fisika berbasis kearifan lokal, serta mengevaluasi pemahaman konsep dan respons peserta didik terhadap bahan ajar tersebut. Metode penelitian dan pengembangan digunakan dengan model 4-D, yaitu pendefinisian, perencanaan, pengembangan, dan penyebaran, namun penyebaran tidak dilakukan dalam penelitian ini karena keterbatasan waktu dan dana. Produk divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan guru fisika, dengan subjek penelitian berupa peserta didik kelas X di SMAN 4 Maros. Lembar instrumen produk diuji validitas dan reliabilitasnya, dan hasil penilaian dianalisis secara deskriptif. Beberapa temuan menunjukkan bahwa: (1) Penilaian terhadap bahan ajar menunjukkan validitas yang tinggi pada aspek materi dengan nilai 3,5 (Sangat Valid) dan reliabilitas 0,947 (Sangat Kuat), serta pada aspek media dengan nilai 3,55 (Sangat Valid) dan reliabilitas 0,947 (Sangat Kuat); (2) Rata-rata nilai evaluasi peserta didik adalah 13,125 (Sangat Baik); dan (3) Hasil penyebaran angket menunjukkan respons "Sangat Positif" terhadap bahan ajar fisika oleh 87% dari 40 peserta didik yang berpartisipasi. Berdasarkan penilaian tersebut maka modul yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan
PROFIL KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI EKOSITEM
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengerjakan soal berbasis literasi sains standar PISA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Madani Alauddin Makassar pada semester gasal tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian 25 siswa kelas XI MIA 3. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen soal pilihan ganda sebanyak sepuluh butir soal pada tiga aspek literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai perolehan tes literasi sains siswa sebesar 56% berada pada kategori rendah, dengan rincian rata-rata hasil perolehan pada tiap aspek yakni aspek proses sains sebesar 32% berada pada kategori rendah, aspek konten sains sebesar 44,8% berada pada kategori sedang, dan aspek konteks sains sebesar 35% berada pada kategori sedang. Penyebab rendahnya kemampuan siswa dalam mengerjakan soal yakni siswa terburu-buru dalam menyelesaikan soal, kemampuan untuk memaknai bacaan masih rendah serta kemampuan untuk berpikir kritis masih rendah