Jurnal Universitas Kristen Krida Wacana
Not a member yet
    1395 research outputs found

    FACTORS INFLUENCING ENVIRONMENTAL FRIENDLY PRODUCT CONSUMPTION CONSCIOUSNESS IN KARAWANG

    Get PDF
    ABSTRACT:In order to protect the environment from the adverse impact of a business and irresponsible consumption, more and more local leading and multinational companies in Indonesia come up with a so called environmental friendly product. However, the market share of an environmental friendly product is normally that below the market shares of conventional products due to various factors. This research was aimed to analyze factors influencing consumption consciousness of environmental friendly product in Karawang, one of the most polluted cities (regencies) according to some sources. Several identified factors were Environmental Knowledge, Religiosity, Economic Factors, and Government Role that were hypothesized to influence Environmental Friendly Product Consumption Consciousness. The researchers collected 250 respondents as samples using both online and offline questionnaires. Structural Equation Modelling was utilized in this research to test the hypotheses. The findings suggested that Environmental Knowledge and Economic Factors were significantly influencing Environmental Friendly Product Consumption Consciousness. Keywords: Environmental Knowledge, Religiosity, Economic Factors, Government Role, Environmental Friendly Product Consumption Consciousness, Structural Equation Modelling.ABSTRAK:Untuk melindungi lingkungan dari dampak buruk suatu proses bisnis dan konsumsi yang tidak bertanggung jawab, semakin banyak perusahaan terkemuka dan multinasional lokal di Indonesia menghasilkan produk ramah lingkungan. Namun, pangsa pasar produk ramah lingkungan biasanya berada di bawah pangsa pasar produk konvensional karena berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran konsumsi produk ramah lingkungan di Karawang, salah satu kabupaten paling berpolusi  menurut beberapa sumber. Beberapa faktor yang diidentifikasi adalah Pengetahuan Lingkungan, Religiusitas, Faktor Ekonomi, dan Peran Pemerintah yang dihipotesiskan mempengaruhi Kesadaran Konsumsi Produk Ramah Lingkungan. Para peneliti mengumpulkan 250 responden sebagai sampel dengan menggunakan alat bantu kuisioner, baik secara tatap muka langsung maupun secara online. Pemodelan Persamaan Struktural digunakan dalam penelitian ini untuk menguji hipotesis. Temuan menunjukkan bahwa Pengetahuan Lingkungan dan Faktor Ekonomi secara signifikan mempengaruhi Kesadaran Konsumsi Produk Ramah Lingkungan.Kata kunci: Pengetahuan Lingkungan, Religiusitas, Faktor Ekonomi, Peran Pemerintah, Kesadaran Konsumsi Produk Ramah Lingkungan, Pemodelan Persamaan Struktural

    Peranan Enzim Glukosa 6 Fosfat Dehidrogenase dalam Mempertahankan Integritas Membran Sel Darah Merah terhadap Beban Oksidatif

    Get PDF
    Abstrak Enzim glukosa 6 fosfat dehidrogenase (G6PD) merupakan enzim yang diperlukan dalam proses oksidasi molekul glukosa melalui jalur pentosa fosfat (Hexoxe mono phosfat shunt / HMP shunt). Pada proses tersebut dihasilkan molekul Nicotinamide Adenine Dinucleotide Phosphate tereduksi (NADPH). Salah satu peranan penting NADPH adalah untuk mereduksi glutation teroksidasi, glutation–sulfur–sulfur-glutation (GSSG), membentuk glutation tereduksi, glutation-sulfhidril (GSH) yang dikatalisis oleh enzim glutation reduktase. Defisiensi enzim G6PD dapat mengakibatkan terakumulasinya senyawa toksik hidrogen peroksida (H2O2), merupakan salah satu senyawa oksigen reaktif. Defisiensi enzim G6PD merupakan kelainan genetik herediter, terkait kromosom seks (X-linked). Beberapa penelitian tentang defisiensi enzim G6PD di Indonesia telah dilaporkan, salah satu di antaranya adalah tentang prevalensi kejadian defisiensi G6PD pada 1.802 bayi baru lahir di rumah sakit Ibu dan Anak (RS Bunda). Dari hasil pemeriksaan diketahui 94 bayi baru lahir mengalami defisiensi G6PD. Persentase kejadian G6PD pada bayi laki-laki (6.26%) lebih besar dari pada bayi perempuan (4.07%). Membran biologis tersusun dari suatu dwilapis lipid, protein, dan sejumlah kecil karbohidrat. Apabila lipid membran sel darah merah terpajan/teroksidasi oleh senyawa oksigen reaktif, maka dapat membentuk suatu peroksida lipid, disebut dengan proses peroksidasi lipid. Proses ini bersifat autooksidasi dan tidak saja melisiskan membran sel darah merah, juga dapat menyebabkan kerusakan jaringan. Kata Kunci : Glukosa 6 fosfat dehidrogenase, senyawa oksigen reaktif Abstract Glucose 6 phosphate dehydrogenase (G6PD) is an enzyme that is necessary in the process of oxidation of glucose molecules through the pentose phosphate pathway (Hexoxe mono phosphate shunt / HMP shunt). In the process generated reduced Nicotinamide adenine dinucleotide phosphate (NADPH) molecule. One of the important role of NADPH is to reduce oxidized glutathione, glutathione–sulfur–sulfur–glutathione (GSSG), to form reduced glutathione, glutation sulfhydril (GSH), which is catalyzed by the enzyme glutathione reductase. G6PD enzyme deficiency can lead to the accumulation of toxic compounds of hydrogen peroxide (H2O2), is one of the reactive oxygen compounds. G6PD enzyme deficiency is an inherited genetic disorder, related to the sex chromosome (X-linked). Several studies of G6PD enzyme deficiency in Indonesia has reported, one of them is about the prevalence of G6PD deficiency in 1.802 newborns in the hospital Mother and Child (Bunda Hospital). From the results of the examination found 94 newborns with G6PD deficiency. The percentage incidence of G6PD in male infants (6,26%) is greater than in female infants (4,07%). Biological membranes are composed of lipid bilayer, protein and a small amount of carbohydrates. If the red blood cell membrane lipids exposed / oxidized by reactive oxygen compounds that can form a lipid peroxide, called lipid peroxidation process. This process can cause autooxidation and not just damage red blood cell membrane, and even can cause tissue damage. Key Words : Glucose 6 phosphate dehydrogenase, the reactive oxygen compound

    Diagnosis dan Penatalaksanaan Melioidosis

    Get PDF
    AbstrakMelioidosismerupakan penyakit infeksi yang disebabkan akibat kontak dengantanah dan air yang terkontaminasi oleh bakteriBurkholderiapseudomallei. Melioidosis terjadi secara endemik di Australia Utara dan Asia Tenggara. Infeksi dapat terjadi melalui kulit yang terabrasi, inhalasi, dan tertelan. Gejala klinisnya tidak khas, diagnosis pasti dapat ditegakkan dengan kultur mikroorganisme penyebab. Terapi antibiotika yang tepat dapat menurunkan mortalitas dan mencegah kekambuhan melioidosis. Kata Kunci: Melioidosis, Burkholderia pseudomallei Abstract Melioidosis is an infectious disease caused by contact with soil and water contaminated by the bacterium Burkholderia pseudomallei. Melioidosis occurs endemic in Northern Australia and Southeast Asia. Infections can occur by skin abrasions, inhalation and ingestion. The clinical symptoms are not typical, definitve diagnosis with cultures of microorganisms. Appropriate antibiotic therapy can reduce mortality and prevent recurrence of melioidosis. Key Words: Melioidosis, Burkholderia pseudomalle

    Karakteristik Penderita Kolelitiasis Berdasarkan Faktor Risiko di Rumah Sakit Umum Daerah Koja

    Get PDF
    Kolelitiasis adalah material atau kristal yang terbentuk di dalam kandung empedu. Beberapa faktor risiko yang sering ditemui pada kejadian kolelitiasis dikenal dengan “6F” (Fat, Female, Forty, Fair, Fertile, Family history). Keluhan klinis yang sering ditemukan adalah nyeri pada perut kanan atas, nyeri epigastrium, demam, ikterus, mual, muntah. Sampel sebanyak 102 orang dipilih secara purposif dari pasien yang berkunjung di bagian Penyakit Dalam RSUD Koja pada periode 5 Oktober sampai dengan 31 Desember 2015, desain penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Hasil disajikan dalam tabel dan grafik. Frekuensi tertinggi berdasarkan jenis kelamin sebanyak 64 pasien (63 %) adalah perempuan, umur ( > 40 tahun) sebanyak 88 pasien (86 %), frekuensi tertinggi berdasarkan jumlah anak didapatkan bahwa responden yang mempunyai tiga anak atau lebih sebesar 52 pasien (52 %), rata-rata nilai indeks masa tubuh (IMT) sebesar 24,80, tidak ada riwayat keluarga yang menderita kolelitiasis sebanyak 83 pasien (80%), dengan warna kulit kuning langsat sebanyak 70 pasien (69 %), keluhan klinis yang tersering adalah dispepsia 61 pasien (60%), dengan nilai rata rata kolesterol total 201 mg/dl. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, pasien kolelitiasis di RSUD Koja terjadi lebih banyak pada pasien perempuan dengan warna kulit kuning langsat (fair) yang berusia lebih dari 40 tahun, dengan jumlah anak lebih dari tiga orang, memiliki nilai rata-rata indeks massa tubuh sebesar 24,80, sebanyak 83 pasien kolelitiasis tidak ditemukan adanya riwayat kolelitiasis dalam keluarga, dan ditemukan bahwa dari seluruh jumlah pasien kadar rata-rata kolesterol 201 mg/dl dengan keluhan utama dispepsia.Kata kunci: kolelitiasis, faktor risiko, RSUD Koj

    Peran Berbagai Jenis Gen Virulensi Uropathogenic Eschericia coli (UPEC) dalam Pembentukan Biofilm

    Get PDF
    Bakteri uropathogenic Escherichia coli (UPEC) merupakan bakteri penyebab tersering infeksi saluran kemih (ISK). Bakteri UPEC memunyai gen virulensi yang memudahkan timbulnya ISK seperti P fimbriae (papC), type 1 fimbriae (fimA), afimbrial adhesin (afaI), hemolisin (hlyA), cytotoxic necrotizing factor (cnf 1), aerobactin (aer), S fimbriae (sfaS). Masing-masing dari gen virulensi ini memiliki perannya masing-masing dalam patogenesis ISK yaitu sistitis dan pielonefritis. Saat ini, banyak penelitian yang juga membahas hubungan faktor gen virulensi ini dengan kemampuannya membentuk biofilm, terutama pada bakteri UPEC penyebab ISK. Adanya kemampuan pembentukan biofilm dari bakteri UPEC pada ISK akan meningkatkan virulensi bakteri, sehingga terjadi peningkatan angka morbiditas dan kesulitan dalam terapi antibiotika dalam penatalaksanaannya.Kata kunci: Eschericia coli, UPEC, biofilm, gen virulens

    Tinjauan Pemberian Obat Melalui Selang Enteral

    Get PDF
    Oleh karena jalur per oral merupakan cara terpilih untuk pemberian obat pada sebagian besar pasien, maka selang enteral dapat menjadi alat yang penting untuk memasukkan obat ke dalam tubuh pasien. Selang enteral umumnya dipasang pada pasien yang mengalami kesulitan menelan, namun masih memiliki fungsi saluran cerna yang adekuat. Terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan dalam pemberian obat melalui selang enteral. Pertimbangan pertama terkait kompatibilitas bentuk sediaan obat untuk diberikan melalui selang enteral. Apakah perlu dilakukan substitusi ke formulasi (atau obat) lain atau perlu dilakukan modifikasi dari bentuk sediaan obat awal? Pertimbangan kedua terkait adanya interaksi obat dengan nutrisi enteral, selang enteral atau antarberbagai obat yang diberikan kepada pasien. Terdapat juga beberapa faktor lain yang harus dipertimbangkan terkait kemungkinan perubahan efikasi dan keamanan obat. Tinjauan ilmiah ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi dan panduan mengenai pemberian obat melalui selang enteral serta implikasi klinisnya.Kata kunci : Cara pemberian obat, selang enteral, formulasi oba

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Layanan Internet Banking oleh Nasabah Bank di Indonesia

    Get PDF

    Pengaruh Asset Turnover, Return On Asset Dan Return On Equity Terhadap Kinerja Lingkungan Berbasis Peringkat Proper: Studi Kasus Pada Perusahaan LQ45 Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2013

    No full text
     ABSTRACTThis study examined the effect of Asset Turnover Return on Asset and Return on Equity on environmental performance based on PROPER in LQ45 companies on period 2011-2013. Asset Turnover, ROA and ROE are the ratio used by the company in assessing the financial performance of companies while PROPER is a measure of environmental performance provided by the Ministry of Environmental RI. Asset turnover is a ratio that measures the turnover of all assets owned by the company. ROA is the ratio that measures a company’s ability to generate profits from investing activities. ROE is the ratio that measures the net profit earned from the management of the capital invested by the owner of the company. The results of this study will answer the research question is whether there is influence between Asset Turnover. ROA and ROE for the PROPER environmental performance. Results obtained from the processing of data by the number of 42 samples are asset turnover has significant effecr on environmental performance PROPER but ROA and ROE has no effect on environmental performance PROPER.  Keywords: Asset Turnover, ROA, ROE, PROPER, LQ45ABSTRACTPenelitian ini menguji pengaruh antara Asset Turnover, Return on Asset dan Return on Equity terhadap Kinerja Lingkungan yang berbasis PROPER pada Perusahaan LQ45 periode 2011-2013. Asset Turnover, Return on Asset dan Return on Equity merupakan rasio yang digunakan perusahaan dalam menilai kinerja keuangan yang dimiliki oleh perusahaan, sedangkan PROPER merupakan alat ukur kinerja lingkungan yang disediakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup RI. Asset Turnover adalah rasio yang mengukur perputaran dari seluruh Aset yang dimiliki oleh perusahaan. Return on Asset adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba yang berasal dari investasi. Return on Equity adalah rasio yang mengukur keuntungan bersih yang diperoleh pemilik perusahaan. Masalah penelitian adalah apakah terdapat pengaruh antara Asset Turnover, Return on Asset dan Return on Equity terhadap kinerja lingkungan PROPER. Hasil penelitian adalah terdapat pengaruh siginifikan antara Asset Turnover terhadap kinerja lingkungan PROPER, namun Return on Asset dan Return on Equity tidak berpengaruh terhadap kinerja lingkungan PROPER.Keywords: Asset Turnover, ROA, ROE, PROPER,LQ4

    PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KERJA SERTA LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT INPLASCO PRIMA SURYA

    Get PDF
                                                      ABSTRACTThis research was made with the background because of a lack of awareness of importance ofenterprise education and job training to support employee performance and lack of awareness ofthe company in building a working environment that is conducive to improve employee performance.Moreover, the purpose of this study was to determine whether there is an influence of education andtraining and work environment on the performance of employees of PT Inplasco Prima Surya. Thedata required in this study, obtained through questionnaires using saturated or census samplingmethod to 50 (fifty) PT Inplasco Prima Surya. From all the combine input data that has been collected,data got analysis using SPSS program to determine the results of the research hypothesis. Theanalysis carried out from the validity test, reliability test, classic assumption test, test multiple linearregression analysis, and hypothesis with the following results: (1) education and vocational trainingaffect the performance of employees, (2) work environment affect the performance employees, and(3) educational and job training also work environment simultaneously affect the performance of theemployee. By knowing with the effect on the performance of PT Inplasco Prima Surya employees,this research can as be a reference for the PT Inplasco Prima Surya in how to improving employeesperformance.Keywords: education and job training, work environment, employee perfomance, human resources                                                 ABSTRAKPenelitian ini dibuat dengan latar belakang karena kurangnya kesadaran perusahaan akan pentingnyapendidikan dan pelatihan kerja untuk menunjang kinerja karyawan serta kurangnya kesadaranperusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang kondusif untuk dapat meningkatkan kinerjakaryawan. Selain itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruhpendidikan dan pelatihan kerja serta lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan PT Inplasco PrimaSurya. Data yang diperlukan dalam penelitian ini, diperoleh melalui kuesioner dengan menggunakanmetode sampling jenuh atau sensus terhadap 50 (lima puluh) orang karyawan PT Inplasco PrimaSurya. Dari data-data yang telah dikumpulkan, dilakukan analisis data menggunakan program SPSSguna mengetahui hasil hipotesis penelitian. Adapun analisis yang dilakukan mulai dari uji validitas,uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan hasilsebagai berikut: (1) pendidikan dan pelatihan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, (2)lingkungan kerja berpengaruhi terhadap kinerja karyawan, dan (3) pendidikan dan pelatihan kerjaserta lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dengan mengetahuipengaruh terhadap kerja karyawanPT Inplasco Prima Surya, penelitian ini dapat menjadi acuan bagiPT Inplasco Prima Surya dalam meningkatkan kinerja karyawan.Kata kunci: pendidikan dan pelatihan kerja, lingkungan kerja, kinerja karyawan, sumber dayamanusi

    Sale, Purchase, And Accounting Information System Using Analytic Hierarchy Process For Supplier Selection In Store X

    No full text
    Abstract Nowadays information technology is very important to help human decide. Company X is a store selling building tools, such as cement, toilet, and irons. Company X is looking for the best supplier to gain the highest profit margin. Meanwhile, the company does not have accounting report that records each transaction. As a result, the owner didn’t know the profit gained or loss suffered in a certain period. This application hopefully could help the store owner make daily sales process effective and eficient. DSS (Decision Support System) with AHP (Analytical Hierarchy Process) method is used to solve the decision making problems with the suppliers. With the help of DSS, the store owner could easily choose the best supplier. From the test conducted, it is proven that 30 purchases made using this application, the profit gained is increasing, and the return rate is declining. AHP is used to analyze the data given to the application, calculate it, and rank the processed data. The integrated accounting report in the application could help the owner know the profit or loss during certain periods. The accounting report consists of journal, ledger, balance sheet, and income statement. Keywords: Decision Support System, Analytical Hierarchy Process, Accountin

    1,003

    full texts

    1,395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Kristen Krida Wacana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇