Jurnal Universitas Kristen Krida Wacana
Not a member yet
    1395 research outputs found

    KEPARAHAN AKNE VULGARIS DENGAN PENGGUNAAN PROBIOTIK ORAL

    Full text link
    Background. Oral probiotics are microorganisms that have various benefits based on theoretical evidence of the skin, brain, and gut. Oral probiotics are an effective choice in the management of acne vulgaris, which has been proven by studies that state that oral probiotics can reduce the degree of acne, inflammatory lesions, non-inflammatory lesions and reduce excess sebum production. Method. The research articles reviewed are in the form of analytical reviews through the PubMed and Google Scholar databases. Results. A total of 6 research articles were selected according to the purpose of writing this literature review. Conclusion. The use of oral probiotics can reduce inflammatory lesions, the degree of severity of acne vulgaris, total inflammatory lesions, and reduce excessive sebum production. Oral probiotics, in some cases, can cause side effects such as gastrointestinal disturbances in the form of bloated. Probiotics are measured in colony-forming units (CFU) which indicate the number of viable cells. The dosage concentration of each probiotic varies, but oral probiotics still provide an effective effect on the treatment of acne vulgaris.Latar belakang. Probiotik oral merupakan mikroorganisme yang memiliki berbagai manfaat berdasarkan bukti teori kulit, otak dan usus. Probiotik oral  menjadi pilihan yang efektif dalam manajemen akne vulgaris yang telah dibuktikan dengan kajian yang menyatakan probiotik oral mampu menurunkan tingkat derajat akne, lesi inflamasi, lesi non-inflmasi dan menurunkan produksi sebum yang berlebih. Metode. Artikel penelitian yang ditinjau berupa analytical review melalui data base PubMed dan Google Scholar. Hasil. Sebanyak 6 artikel penelitian terpilih yang sesuai dengan tujuan penulisan tinjauan pustaka ini. Kesimpulan.Penggunaan probiotik oral dapat mengurangi lesi inflamasi, derajat keparahan akne vulgaris, total lesi inflamasi serta menurunkan produksi sebum yang berlebihan. Probiotik oral pada beberapa kasus dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan gastrointestinal berupa perut kembung. Probiotik diukur dalam unit pembentuk koloni (CFU) yang menunjukkan jumlah sel yang hidup. Konsentrasi dosis pada masing-masing probiotik bervariasi, tetapi probiotik oral tetap memberikan efek yang efektif terhadap tatalaksana akne vulgaris

    Hubungan Antara Vulva Hygiene Dan Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim dengan Keputihan pada Wanita Usia Subur

    Full text link
    Pathological vaginal discharge is an abnormal disorder that often occurs in women of childbearing age and is characterized by a white discharge with a thick, white-yellow or white-greenish consistency, sometimes accompanied by an unpleasant odor and itching, often caused by several problems such as vulvovaginal infections. This happens because the composition of the vaginal microflora changes, which is influenced by internal factors (age, hormonal changes during menarche, menstruation, and pregnancy) and external factors (hygiene practices, sexual relations, and contraceptive use). The purpose of this article is to look at the relationship between vulva hygiene and intrauterine contraceptives with the incidence of vaginal discharge in women of childbearing age. The data was searched using Google Scholar and PubMed and found 8 articles that met the criteria. Various risk factors that affect the occurrence of vaginal discharge due to the use of non-hormonal intrauterine contraceptive devices that occur in women of childbearing age and through good vulvar hygiene behavior, can reduce the risk of physiological and pathological vaginal discharge. Based on the analysis conducted, it was concluded that there is a relationship between vulva hygiene and the use of intrauterine contraceptive devices with vaginal discharge in women of childbearing ageKeputihan patologis merupakan gangguan abnormal yang sering terjadi pada wanita usia subur dan ditandai adanya cairan berwarna putih dengan konsistensi pekat, putih-kekuningan atau putih-kehijauan, terkadang disertai bau tidak sedap dan gatal, seringkali disebabkan beberapa masalah seperti infeksi vulvovaginal. Hal ini terjadi karena komposisi mikroflora vagina berubah, yang dipengaruhi oleh  faktor internal (usia, perubahan hormonal selama menarche, menstruasi, dan kehamilan) dan faktor eksternal (praktik kebersihan, hubungan seksual, dan penggunaan kontrasepsi). Tujuan artikel ini untuk melihat hubungan vulva hygiene dan alat kontrasepsi dalam Rahim dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur. Data dicari menggunakan google scholar dan pubmed didapatkan 8 artikel yang memenuhi kriteria. Berbagai faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya keputihan akibat penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim non hormonal yang terjadi pada wanita usia subur dan melalui perilaku vulva hygiene yang baik, dapat mengurangi risiko terjadinya keputihan fisiologis maupun patologis. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara vulva hygiene dan penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim dengan keputihan pada wanita usia subur

    Prolonged Grief Disorder di Masa Pandemi COVID-19: Suatu Tinjauan Pustaka

    Full text link
    Duka cita umumnya dapat mereda dengan sendirinya, sedangkan individu yang mengalami duka cita secara terus-menerus dan mengganggu fungsinya selama lebih dari satu tahun dikatakan mengalami “prolonged grief disorder”. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan faktor resiko prolonged grief disorder, diagnosa dan asesmen, tata laksana, serta implikasi pandemi COVID-19 terhadap prolonged grief disorder. Dalam melakukan pencarian literatur kata kunci yang digunakan adalah: complicated grief, persistent complex bereavement disorder, pandemic COVID-19, dan prolonged grief disorder. Total artikel yang ditemukan melalui database adalah 187 artikel, yang terdiri dari PubMed 155 artikel dan Google Scholar 32 artikel. Artikel-artikel tersebut dilakukan penilaian kritis dengan hasil akhir 10 artikel dimasukan kedalam literatur review ini. Tinjauan Pustaka ini menunjukkan adanya potensi peningkatan kasus prolonged grief disorders akibat pandemi COVID-19 di masa depan. Beberapa skala penilaian, termasuk self-report dan kuesioner dapat digunakan untuk menilai gejala duka cita tertentu dan untuk melacak kemajuan pengobatan. Diagnosis prolonged grief disorder tidak semata-mata didasarkan pada instrumen self-report tetapi juga mencakup evaluasi yang dilakukan oleh dokter. Pendekatan berbasis bukti baik psikofarmaka atau psikoterapi seperti complicated grief treatment terbukti mengobati gejala prolonged grief disorder

    The Relationship Between Maternal Knowledge Level and the Number of Pregnancy Check-Up Visits at the Grogol Petamburan Community Health Center

    No full text
    Antenatal care is the health service carried out by health workers to the mother during her pregnancy antenatal service standard compliance. When examined more deeply that the process of maternal death has a long journey so that prevention can be done since the antenatal care through education related to maternal health. Therefore, knowledge of pregnant women about antenatal care is very important because it will help reduce maternal and infant mortality .The purpose of this research is to know the relation of knowledge of mother with antenatal care number of visit of the Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. This research conducted by method of cross sectional, the selection of samples with a consecutive sampling with 52 sample respondents. Data collection is carried out by filling a questionnaire made by researchers and is completed by respondents. Collected data is analyzed by chisquare test with significance level (⍺) 0.05. Stastical analysis.showed significant relationship between knowledge of antenatal care and the number of antenatal care visits (p=0,001)Antenatal care is the health service carried out by health workers to the mother during her pregnancy antenatal service standard compliance. When examined more deeply that the process of maternal death has a long journey so that prevention can be done since the antenatal care through education related to maternal health. Therefore, knowledge of pregnant women about antenatal care is very important because it will help reduce maternal and infant mortality .The purpose of this research is to know the relation of knowledge of mother with antenatal care number of visit of the Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. This research conducted by method of cross sectional, the selection of samples with a consecutive sampling with 52 sample respondents. Data collection is carried out by filling a questionnaire made by researchers and is completed by respondents. Collected data is analyzed by chisquare test with significance level (⍺) 0.05. Stastical analysis.showed significant relationship between knowledge of antenatal care and the number of antenatal care visits (p=0,001

    Hubungan Self-esteem dan Adiksi Media Sosial pada Mahasiswa Kedokteran

    Full text link
    Media sosial merupakan sarana komunikasi yang sering digunakan oleh masyarakat. Penggunaan media sosial yang cukup tinggi dapat berdampak pada berbagai aspek, salah satunya adalah self-esteem. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan adiksi media sosial pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang dengan jumlah responden 193 orang yang merupakan mahasiswa preklinik angkatan 2018, 2019, dan 2020 di Kampus Kedokteran Swasta di Jakarta yang diperoleh melalui metode proportionate stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) dan Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS). Analisis data menggunakan uji chi-square. Dari 193 responden, 16.1%  mengalami adiksi media sosial ringan, 77.2% mengalami adiksi media sosial sedang, dan 6.7% mengalami adiksi media sosial berat. Ditemukan 76.7% memiliki self-esteem tinggi dan 23.3% memiliki self-esteem rendah. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self-esteem dan adiksi media sosial, p = 0,109 (p > 0,05). Penggunaan media sosial yang bijak dapat menjadi penyebab tidak terdapat hubungan antara self-esteem dan adiksi media sosial

    Multi - Industry Directorship dan Firm Value Pada Perusahaan Dalam Indeks Sri Kehati

    Full text link
    The purpose of this study is to examine the existence of the SRI Kehati index in Indonesia Stock Exchange through testing governance variables (multi-industry commissioners and directorships, independence of commissioners) in companies of the SRI Kehati index as a driver of firm value. The reseach is a quantitative research by pannel data with random effect models. The results showed that the presence of directors handle multiple industries was able to encourage an increase in form value. Likewise, independent commisioners are able to increase firm value. The results of this study contribute to an overview of the level of readliness of companies in implementing the Sustainability Disclosure Standardand and indicate factors that can encourage an increase in firm value by paying more attention to social and environmental issues so that it can benefit public companies in general in the context of developing sustainability in Indonesia. Keywords: Busy Director, Multy-Industry Directorship, Rating SRI Kehati, Sustainabilit

    Keberhasilan Penerapan Blended Learning pada Pendidikan Profesi Dokter di Masa Pandemi COVID-19

    Full text link
    Pendidikan profesi dokter merupakan tahap lanjutan setelah pendidikan sarjana kedokteran dengan mayoritas pembelajaran dilakukan dalam bentuk praktik magang klinis di institusi kesehatan. Blended learning dalam pendidikan rotasi klinik belum banyak dilakukan di Asia termasuk Indonesia. Pandemi COVID-19 pada akhirnya mendorong diwajibkannya metode pembelajaran tersebut pada semua lini pendidikan, termasuk profesi dokter. Tujuan tinjauan pustaka ini adalah memberikan gambaran keberhasilan blended learning pada pendidikan profesi dokter serta rekomendasi teknis dalam penerapannya. Metode pencarian literatur yaitu dengan mencari publikasi jurnal pada tahun 2020-2021 dari PubMed dan ProQuest dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Hasil pencarian didapatkan 9 (sembilan) jurnal penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan melaporkan tingkat kepuasan yang baik dari mahasiswa maupun pendidik klinik. Metode yang digunakan juga dilaporkan meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Mayoritas studi tidak menunjukan perbedaan yang bermakna dalam pencapaian prestasi mahasiswa baik sebelum maupun setelah penerapan blended learning. Dari tinjauan pustaka ini dapat disimpulkan bahwa rotasi klinik blended learning dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa dan pendidik klinis karena mampu memberikan fleksibilitas pengajaran dan meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa

    Hubungan Masalah Emosi dan Perilaku dengan Pola Asuh, dan Relasi Keluarga pada Anak Sekolah Dasar

    Full text link
    Emotional-behavioral problems in children can manifest as negative behaviors and self-concepts. Parenting patterns and family relationships have an essential role in preventing emotional-behavioral problems in children, and both can prevent their occurrence. An essential role in emotional-behavioral problems in children, and both can prevent their occurrence. and SDN 10) in Penjaringan Subdistrict, North Jakarta. A cross-sectional study was conducted from August to December 2019, involving 231 parents of public elementary school students in the Penjaringan Subdistrict who met the inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed by univariate and bivariate analysis using SPSS 22.0. Elementary school students are in grades 4, 5, and 6, aged 10–14 years; 53.2% are male, and 11.7% of children have emotional behavior problems. This study shows that 18.7% of students with exposure parenting have emotional-behavioral problems, and 10.8% of children with extreme family relationships have emotional-behavioral problems. The bivariate analysis test (chi-square test) showed a significant relationship (p = 0.000) between emotional-behavioral problems and family relationships. Therefore, parents need to evaluate and increase awareness of the critical role of parents in the physical, psychological, and social development of children, especially in maintaining the quality of family relationships.Masalah emosi-perilaku pada anak dapat bermanifestasi sebagai perilaku dan konsep diri negatif. Pola pengasuhan dan relasi keluarga memiliki peran penting dalam  masalah emosi-perilaku pa, da anak dan keduanya dapat mencegah terjadinya  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua, relasi keluarga terhadap kejadian masalah emosi dan perilaku pada siswa di dua sekolah dasar negeri (SDN 08 dan SDN 10) di Kecamatan  Penjaringan, Jakarta Utara. Studi potong lintang dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2019, dengan melibatkan 231 orang tua siswa SD Negeri di Kecamatan Penjaringan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan SPSS 22.0. Siswa sekolah dasar berada di kelas 4, 5, dan 6, berumur 10-14 tahun, dan 53,2% adalah laki-laki. 11,7% anak-anak dengan masalah perilaku emosional. Penelitian ini menunjukkan bahwa 18,7% siswa dengan pola asuh exposure memiliki masalah emosi-perilaku dan 10,8% anak dengan tipe hubungan keluarga extreme memiliki masalah emosi-perilaku. Uji analisis bivariat (uji chi-square) menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,000) antara masalah emosi-perilaku dengan relasi keluarga. Oleh karena itu, orang tua perlu mengevaluasi dan meningkatkan kesadaran akan peran pentingnya peran orang tua dalam perkembangan fisik, psikologis, dan sosial anak, terutama dalam menjaga kualitas relasi keluarga

    Prevalensi Tumor Payudara di RS Hermina Daan Mogot pada Tahun 2017-2021

    Full text link
    Breast cancer is the number one cause of death in developing countries. The purpose of this study was to determine the prevalence and characteristics of breast tumor patients based on histopathological examination at Hermina Daan Mogot Hospital in 2017-2021. This research is an observational descriptive cross-sectional technique regarding breast tumors with parameters such as age, clinical diagnosis and histopathological diagnosis.. In this study, 716 subjects met the inclusion and exclusion criteria. histopathological diagnosis with the most results of mammary carcinoma at the age of 40-49 (40.86%) and the most histopathological diagnosis of fibroadenoma mammary at the age of 20-29 (37.35%). The most common clinical diagnosis consistent with the histopathological diagnosis is fibroadenoma mammary, which is part of a fibroepithelial tumor. The least common clinical diagnosis was papilloma (0.4%) and the least clinical diagnosis was papillary lesion (0.3%), where the papilloma was part of the papillary lesion. Early breast examination is needed to be able to detect malignant lesions at an early stage so that appropriate management can be carried out immediately so as to increase the patient's life expectancy.Kanker payudara merupakan penyebab kematian nomor satu di negara berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan karakteristik pasien tumor payudara berdasarkan pemeriksaan histopatologi di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot pada tahun 2017-2021. Penelitian merupakan observasional deskriptif dengan teknik cross-sectional mengenai tumor payudara dengan parameter berupa usia, diagnosis klinis dan diagnosis histopatologi. Pada penelitian ini didapatkan 716 subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Diagnosis histopatologi dengan hasil karsinoma mammae terbanyak pada usia 40-49 (40.86%) dan diagnosis histopatologi fibroadenoma mammae terbanyak pada usia 20-29 (37.35%). Diagnosis klinis terbanyak yang sejalan dengan diagnosis histopatologi adalah fibroadenoma mammae, yang merupakan bagian dari tumor fibroepitelial. Diagnosis klinis yang paling jarang ditermukan adalah papilloma (0.4%) dan diagnosis klinis terjarang adalah lesi papiler (0.3%), di mana papilloma merupakan bagian dari lesi papiler. Pemeriksaan dini payudara diperlukan untuk dapat mendeteksi lesi ganas pada tahap awal untuk segera dilakukan tatalaksana yang tepat sehingga meningkatkan angka harapan hidup pasien

    Prevalensi Hipertensi pada Aplikator Pestisida dan Faktor yang Berkontribusi: Studi Potong Lintang

    Full text link
    The purpose of this study is to determine the prevalence of high blood pressure (HBP) and the contributing factors in pesticide applicators in Cibodas Village, where chemical pesticides are widely utilized. This cross-sectional study included 90 pesticide applicators in total. The information on individual and occupational characteristics was gathered using a structured interview-administered questionnaire. An upper-arm digital blood pressure monitor was used to measure blood pressure. Data were presented descriptively, and statistical analysis was performed using the chi-square and multiple logistic regression. The majority of participants were men. 94% of individuals used a combination of pesticides on a regular basis. In this study, the prevalence of HBP was 48.9%. High BP was associated with age > 44 years, and a high exposure group. These results support the idea of the importance of multisectoral collaboration in providing knowledge about the potential health effects of exposure to pesticides and comprehensive training on the proper handling of pesticides in agriculture.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi tekanan darah tinggi dan faktor penyebabnya pada aplikator pestisida di Desa Cibodas. Studi ini menggunakan desain potong lintang dengan melibatkan sebanyak 90 aplikator pestisida. Informasi tentang karakteristik individu dan pekerjaan dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan melalui wawancara. Pemeriksaan tekanan darah dilakukan menggunakan tensimeter digital pada lengan atas. Data disajikan secara deskriptif, dan analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Mayoritas peserta adalah laki-laki. 94% individu menggunakan kombinasi pestisida secara teratur. Dalam penelitian ini, prevalensi tekanan darah tinggi adalah 48,9%. Tekanan darah tinggi dikaitkan dengan usia> 44 tahun, dan kelompok pajanan tinggi. Hasil ini mendukung gagasan tentang pentingnya kolaborasi multisektoral dalam memberikan pengetahuan tentang potensi dampak paparan pestisida terhadap kesehatan dan pelatihan komprehensif tentang penanganan pestisida yang tepat di bidang pertanian

    1,003

    full texts

    1,395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Kristen Krida Wacana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇