Jurnal Universitas Kristen Krida Wacana
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
Laporan Kasus : Septo Optic Dysplasia (de Morsier Syndrome)
Septo optic dysplasia (SOD) is a rare disease with 1 of 10,000 live births incidence. It consists of midline brain structure dysgenesis, optic nerve dysgenesis, and pituitary disfunction. We report an 11 year old female with strabismus and visual impairment. Eye examination showed that her visual acuity is 1/60 for right eye and 6/6 for left eye. Neither delay developmental nor neurological disorder was found. Brain CT showed hypoplasia of the right optic nerve sheath and the absence of septum pellucidum. The pituitary was observed to be within the normal limit. Radiology examination has an important role as one of diagnostic tools for SOD because of its superiority in evaluating brain structure and optic nerve.Septo optic dysplasia (SOD) adalah kelainan kongenital yang jarang ditemukan, dengan angka kejadian 1 : 10.000 kelahiran hidup. Karakteristik SOD adalah ditemukannya dua dari tiga kelainan berupa disgenesis septum struktur midline otak, disgenesis saraf optikus, dan disfungsi kelenjar pituitari. Kami melaporkan seorang pasien perempuan berusia 11 tahun datang dengan keluhan mata juling dan gangguan penglihatan. Pada pemeriksaan mata, didapatkan visus mata kanan 1/60 dan mata kiri 6/6. CT scan menunjukan hipoplasia selubung saraf optikus kanan dan agenesis septum pelusidum. Pada pasien tidak terdapat gangguan pertumbuhan ataupun perkembangan serta tidak terdapat gangguan neurologi. Pemeriksaan radiologis memiliki peranan yang penting dalam membantu menegakkan diagnosis SOD karena baik untuk mengevaluasi struktur otak dan saraf optiku
Mediasi Keputusan Pembelian pada Pengaruh Kualitas Layanan dan Persepsi Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi pada Pelanggan Indomaret di Tanjung Duren Jakarta Barat)
Persaingan yang sangat ketat dalam industri minimarket membuat perusahaan dituntut untuk dapat membaca peluang yang ada di pasar dan menerapkan strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan. Hal ini juga dilakukan oleh Indomaret untuk menarik pembelinya serta membangun kepuasan pelanggan. Penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian dan kepuasan pelanggan di minimarket Indomaret Tanjung Duren. Dengan mengambil sampel 100 responden yang diambil secara acak dan pengolahan data menggunakan SEM-PLS diperoleh hasil bahwa kualitas produk tidak secara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian dan juga kepuasan pelanggan. Sementara itu persepsi harga yang signifikan memiliki efek positif pada keputusan pembelian dan kepuasan pelanggan. Sementara keputusan pembelian memiliki efek positif yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Keputusan pembelian gagal memediasi pengaruh kualitas produk pada kepuasan pelanggan, tetapi mampu memediasi pengaruh persepsi harga terhadap kepuasan pelanggan.
Kata Kunci : persepsi harga, kualitas produk, keputusan membeli, kepuasan pelanggan
Hubungan antara Polimorfisme Gen VEGF-A dengan Perkembangan Ulkus Diabetika
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu gangguan metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia kronik. Hal ini disebabkan oleh kelainan sekresi insulin, gangguan kerja insulin atau gangguan keduanya. Sebanyak 12-25% pasien DM memunyai risiko untuk mengalami ulkus diabetika. Ulkus diabetika merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien DM tipe 1 dan 2.Diabetes melitus merupakan suatu model prototopikal pada kejadian gangguan penyembuhan luka. Individu dengan DM menunjukkan kemampuan angiogenesis abnormal pada beberapa organ. Gen Vascular Endothelial Growth Factor-A (VEGF), merupakan gen yang menyandi polipeptida VEGF. Studi fungsional yang telah dilakukan mengindikasikan bahwa polimorfisme pada gen ini memengaruhi ekspresi mRNA. Ekspresi mRNA memunyai peranan penting pada proses penyembuhan luka.Kata Kunci : Diabetes melitus, ulkus diabetika, polimorfisme gen VEGF, VEGF-
Pengaruh Berbagai Fase Siklus Menstruasi terhadap Memori Jangka Pendek pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Ukrida Angkatan 2016
Siklus mensturasi merupakan siklus yang normal terjadi pada perempuan dengan karakteristik keluarnya darah dari vagina. Fase menstruasi dapat dibagi menjadi fase yang terjadi di ovarium yaitu fase folikular, fase ovulasi, dan fase luteal, serta fase yang terjadi di endometrium yaitu fase proliferasi, sekretori, dan menstruasi. Beberapa penelitian menemukan perbedaan fungsi tubuh perempuan di masing-masing fase mensturasi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh siklus menstruasi dengan memori jangka pendek, menggunakan subjek penelitian mahasiswi Fakultas kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) angkatan 2016 sebanyak 66 orang. Pengukuran memori jangka pendek dilakukan dengan metode pemeriksaan digit span. Pemeriksaan digit span dilakukan tiga kali yaitu pada fase menstruasi, fase proliferasi dan fase sekretori. Didapatkan hasil forward digit span: fase menstruasi, fase proliferasi, fase sekretori = 5,77; 6,26; 6,44. Fase menstruasi dibandingkan dengan fase proliferasi (p<0,05; p=0,002), fase mensturasi dibandingkan dengan fase sekretori (p<0,05, p=0,001), fase proliferasi dibandingkan dengan fase sekretori (p>0,05; p=0,255). Hasil backward digit span: fase menstruasi, fase proliferasi, fase sekretori = 5,08; 5,58; 5,39. Fase mensturasi dibandingkan dengan fase proliferasi (p<0,05; p=0,001), fase menstruasi dibandingkan dengan fase sekretori (p<0,05; p=0,012), fase proliferasi dibandingkan dengan fase sekretori (p>0,05; p=0,210). Kesimpulan: memori jangka pendek paling buruk pada fase menstruasi dan semakin meningkat pada fase proliferasi dan fase sekretori.Kata Kunci: siklus menstruasi, memori jangka pendek, tes digit spa
Hubungan Faktor Penggunaan Teknologi terhadap Kejadian Miopia pada Anak Usia Prapubertas di SD Sang Timur, Jakarta
Dengan semakin berkembangnya teknologi menyebabkan semakin banyak anak yang sering menghabiskan waktu dengan hal-hal yang berhubungan dengan perkembangan teknologi seperti bermain video game, bermain komputer, serta menggunakan smartphone. Berkurangnya aktivitas fisik anak di luar ruangan menjadi aktivitas di dalam ruangan yang membutuhkan penglihatan jarak dekat diduga memicu terjadinya miopia pada anak usia prapubertas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara penggunaan teknologi terhadap meningkatnya angka kejadian miopia pada anak usia prapubertas di SDK Sang Timur, Jakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik pendekatan cross sectional dengan kuesioner dan snellen chart untuk memeriksa tajam penglihatan. Hasil analisis hubungan antara penggunaan teknologi terhadap kejadian miopia pada 100 responden menggunakan uji statistik Chi Square yakni dengan nilai p < 0,05 (α) diperoleh adanya hubungan antara intensitas lamanya penggunaan teknologi komputer, jarak menonton televisi, lamanya bermain (lebih dari 3 jam) dan posisi bermain video game portable terhadap kejadian miopia pada anak usia prapubertas.Kata Kunci: miopia, teknolog
Gambaran Keluhan Muskuloskeletal pada Latihan Beban di Pusat Kebugaran Body Fitness 2017
Latihan beban merupakan latihan fisik yang dapat membantu meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot. Selain menjadi lebih kuat, latihan beban juga dapat meningkatkan performa olahraga seperti sepak bola, bola basket, football, dan lain-lain. Tetapi, karena latihan beban penggunaannya secara repetitif, maka potensial untuk terjadinya cedera pada jaringan lunak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi tersering cedera pada latihan beban. Penelitian ini menggunakan 94 orang sebagai responden yang dipilih secara simple random sampling, berusia antara 17-45 tahun dan merupakan anggota dari Body Fitness, Jakarta Barat. penelitian ini menggunakan Nordic Body Map Questionaire untuk mengetahui lokasi keluhan muskuloskeletal pada responden. Hasil penelitian ini menunjukkan regio punggung bawah atau pinggang adalah lokasi dengan keluhan muskuloskeletal tersering dan disusul oleh bahu, lutut, lengan atas, pergelangan tangan, dan leher.Kata kunci : latihan beban, keluhan muskuloskeletal, punggung bawa
PENGARUH STRUKTUR MODAL, PROFITABILITAS DAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN LQ45 PERIODE TAHUN 2015-2017
Nilai perusahaan dapat dilihat menggunakan PBV yang merupakan rasio perbandingan antara harga pasar saham dengan nilai buku per lembar saham. PBV menunjukkan seberapa jauh suatu perusahaan mampu menciptakan nilai perusahaan yang relatif terhadap jumlah modal yang diinvestasikan. Semakin tinggi nilai PBV maka semakin berhasil perusahaan menciptakan nilai bagi pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas dan Dividen terhadap Nilai Perusahaan. Penelitian ini memilih perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam LQ45 selama periode tahun 2014-2017. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu dan data panel dengan 104 observasi. Penelitian ini merupakan riset kuantitatif dan metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda menggunakan software Eviews serta data telah lulus uji asumsi klasik. Hasil Penelitian ini menunjukkan Profitabilitas (ROE) signifikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan Struktur Modal (DER) dan Dividen (DPR) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen mempengaruhi 83,52% variabel dependen, sedangkan sisanya 16,48% dipengaruhi faktor-faktor lain.
Kata Kunci : PBV, Struktur Modal, Profitabilitas, Dividen, LQ4
PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN AUDITOR SWITCHING TERHADAP AUDIT DELAY DENGAN SPESIALISASI INDUSTRI AUDITOR
The aims of this research are to analyze the factors that influence audit delay in companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2014-2017 periods. Samples obtained by using purposive sampling are 84 companies. The independent variables are company size, profitability, leverage, and auditor switching. The moderating variable is auditor specialization with audit delay as the independent variable. This research uses Multiple Regression Model and Moderated Regression Analysis (MRA) with SPSS 25. The results of this research are size have negatively significant influence on audit delay, profitability have negatively significant influence on audit delay, leverage have positively significant influence on audit delay, auditor switching have positive but not significance influence on audit delay, auditor specialization have positive but not significant influence on audit delay, specialization auditor weaken the negative relationship of company size with audit delay, specialization auditor strengthens the negative relationship of profitability with audit delay, specialization auditor strengthens the positive relationship of leverage with audit delay, specialization auditor strengthens the positive relationship of auditor switching with audit delay,Keywords: audit delay, company size, profitability, auditor switching, and auditor specializatio
Perspektif Baru dalam Teori Kualitas Pelayanan: Pentingnya Intensi Studi pada Perusahaan Fintech di Indonesia
The development of fintech-based companies has become one of the issues in the challenges of globalization. Research that has questioned this strategic issue has not answered why fintech companies manage consumers. This research tries to offer a new perspective in managing consumers in fintech companies. By introducing Intention theory which was first presented as marketing ‘output’ this research offered the intention as a moderator of the relationship of knowledge to service quality obtained by consumers in fintech companies. The conclusion of this study is that the quality of services obtained by consumers can increase along with the strengthening of consumer intentions in using a fintech service or product.
Keywords: service quality, knowledge, intentio
Gambaran Low Back Pain pada Karyawan Petugas Tol di PT X Periode 2014 -2017
Low Back Pain (LBP) merupakan masalah kesehatan dunia yang sangat umum, yang menyebabkan pembatasan aktivitas dan juga ketidak hadiran kerja. LBP merupakan keluhan yang dialami oleh pekerja tol terutama mereka yang bekerja dengan posisi duduk lama. Tujuan penulisan naskah ini untuk mengetahui gambaran LBP berdasarkan usia, jenis kelamin, lama kerja dan lama duduk petugas tol. Penelitian ini berupa cross sectional dan pengambilan sampel dengan metode konsekutif dan didapatkan 42 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi.Pada kasus LBP ditemukan 90% LBP merupakan LBP non spesifik, sehingga penderita yang mengalami LBP sulit untuk didiagnosis. Dari karyawan petugas tol yang mengalami keluhan LBP, sebanyak 31% berusia <45 tahun (16,66% perempuan dan 14,28% laki-laki), sedangkan yang berusia >= 45 tahun berjumlah 69% (33.33% perempuan dan 35,70% laki-laki). didapatkan pada karyawan petugas tol yang mengalami keluhan LBP, sebanyak 17% memiliki masa kerja dibawah 15 tahun (11,90% perempuan dan 4,76% laki-laki), sedangkan memiliki lama kerja diatas atau sama dengan 15 tahun sebanyak 83% (38,10% perempuan dan 45,24% laki-laki). Pada karyawan petugas tol yang mengalami keluhan LBP, semua memiliki lama duduk yang sama yaitu lebih dari 2 jam (50% perempuan dan 50% laki-laki).Kata Kunci: Low back pain, petugas tol, lama duduk