Jurnal Universitas Kristen Krida Wacana
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
Perbandingan Tingkat Kontaminasi Kultur Mycobacterium tuberculosis pada Medium Lowenstein-Jensen dan BACTEC MGIT 960
Sampai saat ini, kultur masih merupakan standar pemeriksaan diagnosis tuberkulosis. Metode yang sering dilakukan adalah menggunakan Medium Lowenstein-Jensen dan BACTEC MGIT 960, namun kontaminasi oleh bakteri lain maupun jamur dapat terjadi dan dapat mengganggu hasil interpretasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat kontaminasi kultur Mycobacterium tuberculosis pada Medium Lowenstein-Jensen dan BACTEC MGIT 960. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan 204 sampel dari Laboratorium Mikrobiologi Klinik FKUI-RSCM yang memenuhi kriteria penelitian. Data dianalisis menggunakan uji McNemar untuk data komparatif kategorik berpasangan. Dari 204 subjek yang memberikan bahan kultur, mayoritas berada pada rentang usia 26-35 tahun (34,3%) dan merupakan laki-laki (62,8%). Dari hasil uji McNemar, didapatkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat kontaminasi pada medium LJ dan BACTEC MGIT 960 (p=1,000). Proporsi hasil kultur positif pada medium LJ dan BACTEC MGIT 960 juga tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p=1,000). Tidak ada perbedaan proporsi tingkat kontaminasi pada medium LJ dan BACTEC MGIT 960.Sampai saat ini, kultur masih merupakan standar pemeriksaan diagnosis tuberkulosis. Metode yang sering dilakukan adalah menggunakan Medium Lowenstein-Jensen dan BACTEC MGIT 960, namun kontaminasi oleh bakteri lain maupun jamur dapat terjadi dan dapat mengganggu hasil interpretasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat kontaminasi kultur Mycobacterium tuberculosis pada Medium Lowenstein-Jensen dan BACTEC MGIT 960. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan 204 sampel dari Laboratorium Mikrobiologi Klinik FKUI-RSCM yang memenuhi kriteria penelitian. Data dianalisis menggunakan uji McNemar untuk data komparatif kategorik berpasangan. Dari 204 subjek yang memberikan bahan kultur, mayoritas berada pada rentang usia 26-35 tahun (34,3%) dan merupakan laki-laki (62,8%). Dari hasil uji McNemar, didapatkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat kontaminasi pada medium LJ dan BACTEC MGIT 960 (p=1,000). Proporsi hasil kultur positif pada medium LJ dan BACTEC MGIT 960 juga tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p=1,000). Tidak ada perbedaan proporsi tingkat kontaminasi pada medium LJ dan BACTEC MGIT 960
Deteksi Bakteri Coliform pada Es Batu yang Disajikan di Tempat Makan Tenda di Kecamatan Grogol Petamburan
Bacteria contamination in ice cube may come from poor hygiene process including dirty ice cube maker appliances and the use of unclean water. According to the Indonesian government regulation (BPOM RI No. 16 of 2016 about microbiology criteria for processed food), the standard for Escherichia coli and coliform bacteria content in drinking water is 0/250ml. Grogol Petamburan area is a location where most students of the Faculty of Medicine Ukrida live, therefore the author was interested to do this research. This study aimed to detect the presence of coliform bacteria in ice cube sold by street food vendors. This study used an observational descriptive study method. Ice cube samples were obtained from 10 street vendors in Grogol Petamburan area. Samples were tested based on TPC and MPN methods to detect coliform bacteria. Results showed that coliform bacteria and fecal coliform were detected in all ice cube samples. It can be concluded that all ice samples are not good for consumption according to the microbiological requirements.
Terdeteksinya bakteri pencemar pada es batu menunjukkan rendahnya kualitas es batu, yang mungkin berasal dari bahan air, alat yang digunakan dalam pembuatan es, dan kebersihan produsen yang buruk. Pada Peraturan BPOM RI No. 16 Tahun 2016 tentang kriteria mikrobiologi dalam pangan olahan, standar keberadaan Escherichia coli maupun bakteri coliform pada air yang dikonsumsi adalah tidak terdeteksi/250 mL. Kecamatan Grogol Petamburan merupakan lokasi dimana sebagian mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Ukrida tinggal, oleh sebab itu penulis tertarik melakukan penelitian ini. Penelitian bertujuan untuk mendeteksi ada tidaknya bakteri coliform pada sajian es batu di tempat makan tenda di Kecamatan Grogol Petamburan. Penelitian menggunakan metode studi deskriptif observatif. Sampel yang diambil adalah es batu yang dijual di tempat makan tenda di daerah Kecamatan Grogol Petamburan. Metode TPC (Total Plate Count) dan MPN (Most Probability Number)/APM (Angka Paling Mungkin) digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya bakteri coliform. Dari sepuluh sampel es batu yang diambil, didapatkan hasil bahwa seluruh sampel es batu terkontaminasi oleh bakteri coliform dan fecal coliform. Simpulan yang dapat diambil adalah seluruh sampel es batu yang diambil dalam penelitian ini tidak layak untuk konsumsi berdasarkan syarat mikrobiologi yang telah ditentukan.
 
Gambaran Risiko Kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada Karyawan Administrasi Universitas Kristen Krida Wacana
Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is a neurological disorder on upper extremities in which the medianus nerve is impinged. Carpal tunnel entrapment can be caused by multiple causes. One of the most common cause is job-related activities of repeated flexion and extension of wrist such as in typing activity. This study aimed to describe the incidence of CTS in university administrative employees. This was a cross-sectional study conducted at Krida Wacana University in 2019. Twenty-nine respondents were included in the study by a purposive sampling. Subjects filled out questionnaires describing troubling symptoms, age, gender, typing duration per day, work period, wrist position, and Phalen’s test to assess CTS incidence. Data were analysed with SPSS 23 software. Incidence risk for CTS was found in respondents from various age groups (40-60 years old), with 11 (37.9%) respondents were CTS-risk, and 16 respondents were CTS-positive. Eighteen respondents with typing duration of > 4 hours/day was found to be at risk for CTS. Of respondents group with odd wrist position, 16 (55.2%) of them were at risk to suffer CTS. The study concludes that the incidence of CTS in administrative employee increases with advancing age, working duration, and awkward hand position while working. Thus, education is required for the administrative employees about factors causing CTS risks. Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah gangguan saraf pada ekstremitas atas di mana nervus medianus terhimpit. Gangguan ini disebabkan oleh berbagai faktor yang mengakibatkan penyempitan terowongan karpal. Penyebab paling umum adalah pekerjaan engan gerakan mengetik atau fleksi dan ekstensi pergelangan tangan berulang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kejadian CTS pada karyawan administrasi yang menggunakan komputer setiap harinya berdasarkan keluhan utama, usia, jenis kelamin, lama mengetik, masa kerja, posisi pergelangan tangan dan tes phalen. Sampel diperoleh dengan cara purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner serta tes phalen dan diolah menggunakan program SPSS 23. Hasil penelitian dari 29 responden didapatkan gambaran risiko CTS dengan rentang usia 40-60 tahun sebanyak 11 responden (37,9%) berisiko CTS, 16 responden (55,2%) positif CTS. Karyawan dengan lama bekerja lebih dari 4 jam per hari dan berisiko CTS sebanyak 18 responden (62,1%) dan karyawan dengan masa kerja lebih dari 4 tahun dan berisiko CTS sebanyak 23 responden (79,3%). Sebanyak 16 responden (55,2%) dengan posisi pergelangan tangan janggal berisiko mengalami CTS. Studi menyimpulkan bahwa angka kejadian CTS pada karyawan administrasi meningkat seiring dengan bertambahnya usia, lama bekerja dan posisi pergelangan tangan yang janggal pada saat bekerja. Karena itu, edukasi kepada karyawan administrasi mengenai faktor yang dapat menyebabkan CTS harus dilakukan
Pengaruh Musik terhadap Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Music is an enjoyable tune, generally used to relieve a person's fatigue or stress. Scientifically, music can also influence sleep quality, especially among elderly people. The purpose of this study was to determine whether music had an effect on sleep quality among young adults, particularly medical students who usually had poor sleep quality. The research design used was a cross-sectional study with a simple random sampling technique. The subjects of this study were the 2018 Ukrida medical students. Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire and additional questionnaires to see the music listening habits of students were distributed simultaneously during class. The results of the research conducted showed that from a total of 96 students, most of them had a poor sleep quality, namely 88 (91.7%) students. Three of 48 students who had a habit of listening to music before going to sleep had good sleep quality. Five of eight students who had good sleep quality had no habit of listening to the music before going to sleep. The Chi Square test results showed that there was no significant relationship between music and sleep quality among students (p = 0.714).Musik merupakan suatu alunan nada yang bisa dinikmati, umumnya digunakan untuk menghilangkan rasa penat atau stres seseorang. Secara ilmiah musik juga dapat berpengaruh untuk meningkatkan kualitas tidur terutama pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh musik terhadap kualitas tidur pada usia dewasa muda khususnya mahasiswa fakultas kedokteran yang biasanya memiliki kualitas tidur buruk. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan teknik simple random sampling. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Ukrida angkatan 2018 sebanyak 96 mahasiswa. Pembagian kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesioner tambahan untuk melihat kebiasaan mendengarkan musik pada mahasiswa dilakukan secara serentak saat proses perkuliahan. Sebagian besar mahasiswa memiliki kualitas tidur yang buruk yaitu 88 (91,7%) mahasiswa. Tiga dari 48 mahasiswa yang memiliki kebiasaan mendengarkan musik sebelum tidur memiliki kualitas tidur baik. Lima dari delapan mahasiswa yang memiliki kualitas tidur baik tidak memiliki kebiasaan mendengarkan musik sebelum tidur. Hasil uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan antara kebiasaan mendengarkan musik dan kualitas tidur mahasiswa Fakultas Kedokteran Ukrida (p 0,714). 
EFFECT OF PROFITABILITY, FIRM SIZE, AND LEVERAGE ON CASH HOLDING IN MANUFACTURING COMPANIES
The purpose of this empirical research is to examine about the effect of profitability, firm size, and leverage on cash holding in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2015 to 2017. The research used 67 manufacturing companies that were selected using purposive sampling method for a total of 201 data in three years. Data processing technique using multiple regression analysis with SPSS version 24.0 . The results of this research shows that all independent variables have influence on cash holding simultaneously. The partially test showed that profitability have positive and significant influence on cash holding, firm size does not significantly influence cash holding, and leverage have negative and significant influence on cash holding.
Keywords:cash holding, profitability, firm size, leverag
Hubungan Indeks Massa Tubuh terhadap Dysmenorrhea pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Angkatan 2015
Overweight is a problem that is increasingOverweight is a risk factor for dysmenorrhea. The present study aimed to analyse the relationship between body mass index with dysmenorrhea of female students from batch 2015 in UKRIDA Medical Faculty. This is a cross sectional analytical correlation. Data were collected from June until December 2018 using questionnaire, microtaise to measure height, and scales to measure body weight. The average age of female students were 21 years old. Fifty-one students had normal body weight (48,2%). Of all respondents, 63 students (59,4%) reported pain (dysmenorrhea). The study found relationship between body mass index and dysmenorrhea among the students.
Kelebihan berat badan menjadi masalah yang meningkat di Indonesia Kelebihan berat badan dikatakan sebagai faktor risiko bagi perempuan yang menstruasi menderita dysmenorrhea. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ada tidaknya hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) terhadap dysmenorrhea pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Krida Wacana (UKRIDA) angkatan 2015. Penelitian ini menggunakan desain korelasi analitik potong lintang. Penelitian ini dilakukan di UKRIDA dari bulan Juni hingga Desember 2018. Subjek penelitian ini adalah mahasiswi aktif Fakultas Kedokteran UKRIDA angkatan 2015 dengan cara menyebarkan kuisoner, microtoise sebagai alat ukur tinggi badan, dan timbangan injak sebagai alat ukur berat badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata umur mahasiswi angkatan 2015 di Fakultas Kedokteran UKRIDA adalah 21 tahun. Indeks massa tubuh normal sebanyak 51 responden (48,2%). Derajat nyeri (dysmenorrhea) responden mengeluh nyeri sebanyak 63 responden (59,4%) dan didapatkan hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan dysmenorrhea pada mahasisiwi Fakultas Kedokteran UKRIDA angkatan 2015
Hubungan Antara Nyeri Punggung Bawah dan Lamanya Duduk pada Mekanik Motor di Kalianda Lampung Selatan
Nyeri Punggung Bawah (NPB) merupakan nyeri atau perasaan tidak nyaman yang dirasakan pada daerah di bawah margin costalis hingga ke lipat gluteal. Nyeri ini dapat bersifat lokal ataupun radikuler atau keduanya. Berdasarkan data yang diambil dari National Safety Council menyatakan bahwa NPB adalah pernyakit akibat kerja tertinggi yang terjadi dengan persentase 22% dari 1.700.000 kasus yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan antara lamanya duduk dengan keluhan NPB pada mekanik motor. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik observasional potong lintang. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner Rolland-Morris versi Bahasa Indonesia. Sebanyak 106 orang responden terpilih secara consecutive sampling dari seluruh mekanik motor yang ada di Kalianda Lampung Selatan. Angka kejadian NPB yang berhubungan dengan durasi duduk pada mekanik motor di Kalianda Lampung Selatan adalah sebanyak 37,7%. Pada penelitian ini juga ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara lamanya duduk dengan keluhan NPB (p<0,05).Nyeri Punggung Bawah (NPB) merupakan nyeri atau perasaan tidak nyaman yang dirasakan pada daerah di bawah margin costalis hingga ke lipat gluteal. Nyeri ini dapat bersifat lokal ataupun radikuler atau keduanya. Berdasarkan data yang diambil dari National Safety Council menyatakan bahwa NPB adalah pernyakit akibat kerja tertinggi yang terjadi dengan persentase 22% dari 1.700.000 kasus yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan antara lamanya duduk dengan keluhan NPB pada mekanik motor. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analitik observasional potong lintang. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner Rolland-Morris versi Bahasa Indonesia. Sebanyak 106 orang responden terpilih secara consecutive sampling dari seluruh mekanik motor yang ada di Kalianda Lampung Selatan. Angka kejadian NPB yang berhubungan dengan durasi duduk pada mekanik motor di Kalianda Lampung Selatan adalah sebanyak 37,7%. Pada penelitian ini juga ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara lamanya duduk dengan keluhan NPB (p<0,05)
Efektivitas Extraoral Suction dalam Praktik Kedokteran Gigi di Masa Pandemi COVID-19
COVID-19 virus can be potentially transmitted by aerosol. Aerosol is defined as small particles of less than 0.5-10 micron which can be produced during talking, coughing and sneezing. In addition, aerosol can be produced by instrumentation during dental procedure. The purpose of this literature review is to explain the effectiveness of extra-oral suction usage for reducing aerosol production and circulation during dental procedure. COVID-19 virus brought by aerosol tend to stay airborne for 3 hours with 1.1-1.2 hours of lifespan. By using aerosol as transport media, virus can travel almost 200.000 km horizontally. A combination of intra- and extra-oral suction in dental clinics or hospitals are believed to be effective for reducing the risk of COVID-19 transmission by aerosol during dental practice. The study recommends further research by microbiology specialists and dental technology experts to confirm this.Aerosol berpotensi menjadi jalur transmisi COVID-19. Aerosol merupakan partikel kecil berukuran kurang dari 0,5-10 µ yang terbentuk selama berbicara, batuk, dan bersin. Disamping itu dapat pula terbentuk akibat penggunaan instrumentasi pada kegiatan praktik Kedokteran Gigi. Virus COVID-19 yang terbawa dalam aerosol dapat bertahan selama 3 jam, dengan masa hidup 1,1 -1,2 jam. Melalui media transport aerosol, virus dapat berpindah hingga hampir 200.000 km horizontal. Penggunaan kombinasi intraoral suction dan extraoral suction dinilai efektif dalam menurunkan resiko transmisi COVID-19 melalui aerosol dalam praktik Kedokteran Gigi. Extraoral suction bekerja melalui mekanisme penyaringan, desinfeksi sinar UV, plasma ion, serta HEPA, sehingga udara yang dikeluarkan dari mesin extraoral suction merupakan udara yang aman dan bebas dari virus. Tujuan penulisan tinjauan pustaka ini adalah memberikan paparan mengenai efektivitas penggunaan extraoral suction dalam mengurangi produksi dan peredaran aerosol selama prosedur perawatan Kedokteran Gigi
ASIMETRI INFORMASI, UKURAN PERUSAHAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRAKTIK MANANJEMEN LABA
The research objective is to find out how the information between management and shareholders can affect earnings management in the company. As well as how the size of the company indicated by the size of the company from total assets can affect earnings management practices in mining companies that have been listed on the market in 2019. The research method used in this research is a quantitative research method with an associative approach. The results of the research show that information asymmetry has a positive but not significant effect on management earnings. The size of the firm is proven to have a negative effect on earnings management practices. The research contribution is expected to provide information related to the information obtained and the size of the company that can affect earnings management in the company.
Keywords: MIS information, size, earnings managemen