Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
650 research outputs found
Sort by
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK ETANOL 70% AKAR DAN BATANG KEMANGI HUTAN (Ocimum sanctum) TERHADAP MENCIT PUTIH (Mus musculus L.)DENGAN METODE HOT PLATE.
Nyeri merupakan suatu pertanda adanya ketidaknormalan dalam tubuh, yang menyebabkan seseorang harus memerlukan pengatasan dengan obat atau harus berkonsultasi ke dokter. Kemangi hutan (Ocimum sanctum) merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi memberikan efek analgesik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas analgesik ekstrak etanol 70% akar dan batang kemangi hutan dan dosis ekstrak yang paling efektif dalam memberikan aktivitas analgesik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hot plate. Mencit sebanyak 25 ekor dibagi dalam 5 kelompok. Kontrol positif diberikan aspirin 0,028 mg/kg BB, kelompok Kontrol negatif diberikan Na CMC 0,5%, kelompok Uji I diberikan ekstrak etanol 70% akar kemangi hutan dengan dosis 70 mg/kg BB, kelompok Uji II diberikan ekstrak etanol 70% batang kemangi hutan dengan dosis 70 mg/kg BB, dan kelompok uji III diberikan ekstrak etanol 70% akar dan batang kemangi hutan dengan dosis 140 mg/kg BB. Pengamatan menjilat kaki dilakukan selama 120 menit. Analisis data dilakukan dengan menghitung daya analgetik dan efektivitas kemudian dianalisis dengan one way ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% akar dan batang kemangi hutan memiliki aktivitas analgesik dengan dosis 140 mg/kg BB merupakan dosis ekstrak yang paling efektif dalam memberikan aktivitas analgesik
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) ATAS PASIEN ANAK DI PUSKESMAS SIKUMANA, KUPANG.
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan bagian atas maupun bagian bawah. Penyakit ISPA adalah suatu penyakit yang sangat umum terjadi di kalangan masyarakat, khususnya pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) atas berdasarkan kriteria tepat obat, tepat dosis, tepat indikasi, dan tepat pasien, serta mengetahui gambaran pola penggunaan antibiotik ISPA atas pada pasien anak di Puskesmas Sikumana Kupang periode September November 2019.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan secara retrospektif karena akan menganalisis data penggunaan obat antibiotik yang sudah ada. Teknik total sampling digunakan karena jumlah populasisebanyak 20. Hasil penelitian akan dibandingkan dengan pedoman atau standar terapi yang digunakan sebagai acuan yaitu: Pharmaceutical CareUntuk Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terapi antibiotik yang digunakan adalah amoksisilin. Semua kriteria analisis (tepat obat, tepat dosis, tepat indikasi dan tepat pasien) dinyatakan sesuai (100%)
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI DI PUSKESMAS OEBOBO KOTA KUPANG PADA TAHUN 2019.
Pelayanan kefarmasian di Puskesmas merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas.
Penelitian ini bertujan untuk mengetahui pegelolaan obat dan bahan medis habis pakai di Puskesmas Oebobo Kota Kupang meliputi tahap selection, procurement, distribution, use. Desain penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan deskriptif, yang bersifat observasi dengan menggunakan data retrospektif dan concurrent.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai yaitu: Tahap selection, kesesuaian item obat yang tersedia dengan DOEN di Puskesmas Oebobo Kota Kupang 66,06%, dan kesesuaian item obat yang tersedian dengan FORNAS 45,45%. Tahap Procurement, kesesuaian item dan jumlah penerimaan sebanyak 84,84% persentase penerimaan bahan medis habis pakai 74,11% ketepatan perencanaan 84,24%, ketepatan perencanaan bahan medis habis pakai 85,88%, persentase kesesuaian item dan jumlah permintaan obat 100% dan bahan medis habis pakai 100%. Tahap Distribution, Persentase item yang kadaluwarsa 10,40%, dan bahan medis habis pakai 1,05%, persentase obat tidak diresepkan selama 3 bulan 35,68%, tingkat ketersediaan obat 12,40%, persentase kesesuaian fisik obat 100%, persentase kesesuaian penyimpanan yang sesuai dengan aturan FEFO 100%. Tahap Use, rata-rata item obat perlembar resep 1,74%, persentase peresepan obat generik 93,93%, peresepan obat antibiotik pada ISPA non-pneumonia 0,12%, peresepan antibiotik diare non spesifik adalah sebesar 0,10% persentase pelabelan obat 0%, peresepan penggunaan injeksi untuk kasus myalgia 0%, persentase rata-rata kecepatan pelayanan resep obat jadi 1,80 menit, obat racikan 5,8 menit
UJI EFEK DIURETIK EKSTRAK METANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR.
Diuretik adalah zat-zat yang dapat memperbanyak pengeluaran kemih (diuresis) melalui kerja langsung terhadap ginjal. Diuretik bekerja meningkatkan pengeluaran garam dan air oleh ginjal hingga volume darah dan tekanan darah menurun.
Istilah diuresis mempunyai dua pengertian, pertama menunjukkan adanya penambahan volume urin yang diproduksi dan yang kedua menunjukkan jumlah pengeluaran (kehilangan) zat-zat terlarut dan air.Contoh obat diuretik adalah Furosemid, tanaman yang mempunyai efek sama dengan furosemid adalah tanaman kersen.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan pendekatan true experimental design pre test-post test with control group.
Penelitian ini menggunakan lima kelompok secara acak yang terdiri dari dua kelompok kontrol dan tiga kelompok eksperimental dengan dosis 125 mg/Kg bb, 250 mg/Kg bb, 500 mg/Kg bb dengan pembanding furosemid.efek diuresis diukur dari banyaknya volume urin selama 4 jam.Hewan coba yang digunakan tikus putih jantan galur wistar.
Hasil penelitian ini menjukkan bahwa pemberian ekstrak metanol daun kersen (Muntingia calabura L.) memiliki efek diuretik yang optimal pada dosis 500 mg/kg bb. hasil skrining fitokimia daun kersen menunjukan adanya kelompok senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid.
kandungan senyawa kimia yang memiliki efek diuretik yaitu Alkaloid, yang memiliki mekanisme kerja bekerja langsung pada tubulus dengan cara meningkatkan ekskresi Na+ dan Cl-. Dengan meningkatnya ekskresi Na+ juga akan meningkatkan ekskresi air dan menyebabkan volume urin bertambah.
Sedangkan flavonoid jenis flavonol yaitu dengan menghambat reabsorbsi Na+, K+, dan Cl- sehingga terjadi peningkatan elektrolit di tubulus sehingga terjadilah diuresis.
Saponin yang berperan dalam menurunkan tegangan permukaan, merangsang ginjal bekerja lebih aktif, dan meningkatkan absorbsi diuretik (terutama bentuk garam dalam urin)
PENGARUH METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN GARIS BILANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PENAFSIRAN PADA PERKALIAN DAN PEMBAGIAN SISWA KELAS IV SD INPRES BAKUNASE 1 KOTA KUPANG.
Pembelajaran matematika adalah suatu proses belajar mengajar yang dibangun oleh guru untuk mengembangkaan kreativitas berpikir siswa yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa serta dapat meningkatkan kemampuan mengkontruksi pengetahuan baru sebagai upaya meningkatkan penguasa yang baik terhadap materi matematika.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi berbantuan garis bilangan terhadap hasil belajar penafsiran pada perkalian dan pembagian siswa kelas IV SD Inpres Bakunase 1 Kota Kupang.
Jenis penelitian eksperimen dalam penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design dengan membuat kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 50 siswa dan sampel yang digunakan adalah siswa kelas IV A berjumlah 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV B berjumlah 25 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi obesrvasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji normalitas dengannilai signifikansi uji Kolmogorov-Smirnov sebesar 0,059 pada kelas eksperimen dan sebesar 0,161 pada kelas kontrol sehingga berdistribusi normal. Uji homogenitas diperoleh nilai sebesar 0,181 sehingga homogen dan uji linearitas diperoleh nilai sebesar 0,559 sehingga hubungan liniear. Uji t-test memperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 82, 88 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 63,04 yang menunjukkan bahwa nilai sig.
(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka tolak H0 sehingga simpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode demonstrasi berbantuan garis bilangan terhadap hasil belajar penafsiran pada perkalian dan pembagian kelas IV SD Inpres Bakunase 1 Kota Kupang
PERAN GURU KELAS SEBAGAI GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS IV DI SD INPRES SIKUMANA 3 KOTA KUPANG.
Guru bimbingan konseling merupakan seorang guru yang diberikan tugas dalam suatu proses bantuan terhadap peserta didik dalam mengarahkan atau memadu untuk mengatasi masalah dan melewati masa kritis yang di alami anak didiknya sehingga tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan. Pendidikan karakt eradalah orang yang berkarakter sebagai sifat alami seseorang dalam merespon situasi secara moral, yang di manifestasikan dalam tindakannya ta melalui tingkah laku yang baik, jujur, bertanggung jawab, dan menghormati orang tua.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran guru kelas sebagai guru bimbingan konseling dalam pembentukan pendidikan karakter siswa kelas IV di SD Inpres Sikumana 3 Kota Kupang.
Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa peran guru kelas sebagai guru bimbingan konseling dalam pembentukan pendidikan karakter siswa dapat memiliki tingkat pemahaman yang sudah baik berkaitan dengan nilai-nilai karakter dalam sikap dan perilaku.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran Guru Kelas Sebagai Guru Bimbingan Konseling terhadap proses pembentukan karakter siswa kelas IV di SD Inpres Sikumana 3 Kota Kupang sangat penting dengan membuktikan pendapatan nilai akfektif siswa sangat tinggi di atas criteria ketuntasan minimal 95%
AN ANALYSIS ON MEANING FOUND IN A POEM “NATONI”USED IN WEDDING CEREMONY IN KUPANG CITY.
Language is system of sound, words,etc used by human to communicate thoughs and feeling.In education world study about language is linguistics. Linguistics is the scientific study of language. In studying linguistics, it is divided into four parts, namely: phonology, morphology, syntax, and semantics. In this research the researcher analyzed about the meaning.
Talking about meaning there are many kinds of meaning but in this research the researcher analyzed lexical meaning and contextual meaning in a poem “natoni” used in wedding ceremony in Kupang city.
The aims of this research are 1)To explain the lexical meanings found in a poem “Natoni” used in wedding ceremony in kupang city. 2) To explain the contextual meanings found in a poem “Natoni” used in wedding ceremony in kupang city. This research is a descriptive qualitative research.
This research was conducted at Bello district in Kupang city. The result of this research proves that there is one poem “natoni” in wedding ceremony which created by a poet with fifth stanzas to analyze in lexical meaning and contextual meaning.The researcher concludes that in a poem “natoni”, we found out the lexical meanings and contextual meanings
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DENGAN KETEPATAN PENGISIAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PENYANGGA PERBATASAN KABUPATEN MALAKA.
Pelayanan keperawatan memegang peran penting dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan . pelayanan keperawatan melalui proses keperawatan harus didokumentasikan dengan baik dan benar sebagai tanggung jawab dan tanggung gugat.
Tujuan mengetahui hubungan motivasi kerja perawat dengan ketepatan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan di Rumah Sakit Penyangga Perbatasan Kabupaten Malaka. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik korelatif menggunakan pendekatan cross selectional.
Sampel penelitian ini sebanyak 40 orang responden yang dipilih dengan metode total sampling. pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 orang responden ditemukan motivasi perawat tinggi sebanyak 31 orang (77,5%) dan ketepatan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan cukup 17 orang (42,5%), p value = 0,000 (<0,05) yang berarti ada hubungan motivasi kerja perawat dengan ketepatan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan.
Saran untuk peneliti selanjutnya dilakukan penelitian lebih lanjut tentang motivasi kerja perawat dengan ketepatan pengisian dokumentasi asuhan keperawatan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode observasi partisipan
PENGARUH KINERJA TENAGA KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS BAKUNASE.
Penyebab meningkatnya laju pertumbuhan penduduk (LPP) terbesar adalah karena pernikahan dini atau pernikahan usia muda. Kepuasan pelayanan KB tidak terlepas dari kinerja tenaga kesehatan dalam Peningkatan pemakaian kontrasepsi diupayakan dengan meningkatkan kemandirian KB dan kualitas pelayanan KB sehingga menimbulkan rasa puas bagi akseptor.
Hasil Riset Kesehatan dasar tentang pemakaian Kontrasepsi pada PUS dari Tahun 2012-2017 mengalami Peningkatan sebesar 1,7% dengan presentase hasil 61,9% (2012), 63,6% (2017) (Riskesdas, 2017).
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kinerja tenaga kesehatan terhadap kepuasan akseptor KB di Puskesmas Bakunase.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode yang digunakan deskriptif analitik dengan rancangan Cross sectional.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kinerja dan kepuasan pada akseptor KB di Puskesmas Bakunase. analisa data dengan menggunakan uji spearman Rho.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kinerja tenaga kesehatan terhadap kepuasan akseptor KB dengan nilai sig. 0,004, yang artinya lebih kecil dari 0,05.
Berarti ada pengaruh kinerja tenaga kesehatan terhadap kepuasan akseptor KB di Puskesmas Bakunase Untuk Menjadikan tingkat kepuasan sebagai bahan masukan untuk tenaga kesehatan diperlukan upaya peningkatan kualitas pelayanan dan diperlukan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor penentu kepuasan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas terkait program KB
A THESIS AN ANALYSIS ON REGIONAL DIALECT IN NAGEKEO LANGUAGE.
This research is entitled An Analysis Dialect In Nagekeo Language. The research problem are lexical differences of regional dialect in Nagekeo language and how are lexical differences used in sentences where the researcher only focus on lexical different.. The aims of this research are to describe lexical different of regional dialect in ,and the use sentences. The researcher used qualitative method with two instruments. Those are observation and interview. The research subjects of this study are some who can communicate the language and mentalhy healthy.The result of research there are differences on lexical words in Kelimado and Lejo dialect, such as discuss became ‘solo ana’ (Kelimado dialect) and ‘deri tei’ (Lejo dialect), the word sick became’laza’(Kelimado dialect) and ‘yo’(Lejo dialect),etc. The researcher gives suggestion to native speakesr on both society to maintain the regional dialect instead of using Indonesia language