Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
    650 research outputs found

    HUBUNGAN PENERAPAN FAMILY CENTERED CARE DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANAK PRASEKOLAH YANG DIRAWAT DI RUANGAN CEMPAKA RS BHAYANGKARA KUPANG.

    Get PDF
    Anak merupakan seseorang yang belum dewasa dengan kemampuan manajemen diri yang belum sempurna. Kemampuan manajemen diri yang belum sempurna membuat anak selalu berhubungan dengan orang tua sehingga orangtua atau keluarga harus dilibatkan saat anak dirawat di rumah sakit. Anak prasekolah memandang hospitalisasi sebagai keadaan kritis akibat perubahan keadaan sehat biasa dan rutinitas lingkungan, serta perpisahan dengan anggota keluarga dan teman bermain. Associaton for the Care of Children’s Health (ACCH) memperkenalkan Family Centered Care sebagai filosofi dimana pemberi perawatan mementingkan dan melibatkan peran penting dari keluarga, dukungan keluarga akan membangun kekuatan, membantu membuat pilihan terbaik, dan meningkatkan pola normal yang ada dalam kesehariannya selama anak sakit dan menjalani penyembuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penerapan Family Centered Care dengan tingkat kecemasan anak prasekolah yang dirawat di Ruangan Cempaka Rumah Sakit Bhayangkara Kupang. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengolahan data dengan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan family centered care di ruangan Cempaka RS. Bhayangkara Kupang dengan nilai tertinggi adalah Cukup 93,66%, tingkat kecemasan anak prasekolah yang dirawat di ruangan Cempaka RS. Bhayangkara Kupang dengan nilai tertinggi adalah cemas sedang 90,48%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara penerapan family centered care dengan tingkat tingkat kecemasan anak prasekolah yang dirawat di ruangan Cempaka RS Bhayangkara Kupang dengan nilai p value 0,01 < 0,05. Rumah Sakit Bhayangkara Kupang perlu meningkatkan mutu pelayanan di bidang keperawatan anak agar dapat menurunkan tingkat kecemasan anak yang mengalami hospitalisasi dengan penerapan family centered care

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA PENDERITA TB DENGAN TINDAKAN FOLLOW UP UNTUK PENGOBATAN TB PADA PASIEN TB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Tuberkulosis paru (TB) merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis pada saluran pernapasan bagian bawah. Penyakit ini masih menjadi masalah bagi dunia karena menjadi penyebab kematian terbanyak di bandingkan dengan penyakit infeksi lainnya. Bakteri ini dapat menular dari penderita ke orang lain melalui percikan dahak.Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga penderita TB dengan tindakan follow up untuk pengobatan TB pada pasien TB di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2019 sampai bulan Januari 2020. Teknik yang digunakan total sampling sebanyak 67 responden. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Dari Hasil penelitian hubungan dukungan keluarga penderita TB didapatkan kategori dukungan keluarga baik sebanyak 57 responden (85%). Sedangkan pada tindakan follow up didapatkan 57 responden atau 85% yang melakukan tindakan follow up teratur. Dari Hasil uji statistik chi square didapatkan nilai p=0,000 lebih kecil dari nilai α= 0,05 (p=0,000 < dari 0,05) bahwa ada hubungan antara Dukungan keluarga dengan tindakan follow up. Berdasarkan Hasil penelitian ini diharapkan keluarga responden selalu memberi motivasi, pujian atau semangat kepada pasien yang teratur dalam mejalankan follow up sehingga pasien lebih niat dalam menjalankan kontrol dan pengobata

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS CITRA BANGSA DAN STIKES MARANATHA KUPANG (DENGAN PENDEKATAN TEORI HEALTH BELIEF MODEL)

    Get PDF
    HIV adalah virus yang mengakibatkan Acquired Immune Defciency Syndrome (AIDS) yang menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh seseorang. Pasien yang terkena AIDS akan mengalami defisiensi sistem imun. HIV dapat menyebabkan penurunan sumber daya manusia karena menurunnya produktifitas serta kematian pada usia muda yang akhirnya memperlambat pertumbuhan ekonomi. Faktor-faktor yang masih menjadi penghalang dalam pencegahan HIV dan AIDS adalah Perceived Susceptibility, Perceived Severity, Perceived Benefits, Perceived Barriers/perceived obstacles, Cues To Action. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan HIV/AIDS pada mahasiswa keperawatan di Universitas Citra Bangsa dan STIKes Maranatha Kupang. Metode dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan menggunakan desain korelasional, pemilihan sampel menggunakan purposive sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 09 Desember 2019- 06 Januari 2020 di Universitas Citra Bangsa dan STIKes Maranatha Kupang. pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada responden, uji statistik analisis dalam penelitian ini adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukan sebagaian besar responden memiliki persepsi kerentanan baik (59%) persepsi keseriusan baik (65%), persepsi manfaat baik (91%), persepsi hambatan yang dirasakan baik (91%), isyarat untuk bertindak baik sebanyak (82%) dan keyakinan diri (self efficacy) baik sebanyak (88%) memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS baik (69%). Hasil uji chi square diperoleh p value untuk masing-masing faktor ≤ 0,05. Kesimpulan, ada hubungan antara persepsi keseriusan, manfaat, hambatan yang dirasakan, isyarat untuk bertindak dan keyakinan diri (self efficacy) dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Hasil penelitian ini berguna untuk mahasiswa yang bersangkutan untuk mempertahankan dan meningkatkan perilaku pencegahan HIV/AIDS serta penyakit menular seksual lainnya

    GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE(DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA.

    Get PDF
    Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah Penyakit infeksi yang dapat berakibat fatal dalam waktu yang relative singkat. Penyebabnya adalah karena masuknya virus dengue kedalam tubuh seseorang lewat gigitan Nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus. Kasus DBD di NTT masih terbilang tinggi setiap tahunnya yakni tahun 2018 sebanyak 28 kasus, tahun 2019 sebanyak 78 kasus dan pada tahun 2020 sebanyak 97 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuui gambaran pengetahuan keluarga tentang pencegahan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Sikumana kota kupang. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 60 orang. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar memiliki pengetahuan yang cukup 50,0%, di ikuti dengan berkategori baik sebanyak 35,0% dan yang berkategori buruk sebanyak 15,0%. Di harapkan bagi petugas kesehatan untuk tetap meningkatkan strategi pencegahan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) pada masyarakat dengan memberikan edukasi baik melalui media tertulis maupun melalui keluarga home visit,sebelum musim penghujan tiba

    PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG

    Get PDF
    Perilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus (rangsangan dari luar), oleh karena perilaku itu terjadi melalui proses adanya stimulus terhadap organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku pencegahan penularan pada penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam terhadap 6 partisipan dengan menggunakan teknik snowball sampling. Berdasarkan analisa tematik, didapatkan tema perilaku pencegahan penularan pada penderita tuberkulosis masih kurang, yang meliputi: pengetahuan yang kurang tentang penyakit tuberkulosis, pencegahan penularan melalui pemisahan peralatan makan minum yang baik, pencegahan penularan melalui pembatasan kontak serumah masih rendah, etika batuk dan buang dahak yang buruk, tidak patuh memakai masker di rumah, dan sirkulasi udara dan ventilasi rumah yang tidak baik. Penelitian ini merekomendasikan agar meningkatkan edukasi tentang penyakit tuberkulosis secara terus-menerus kepada penderita dan melakukan home visit berkala ke rumah penderita TB untuk mengevaluasi tindakan-tindakan yang telah dianjurkan oleh petugas kesehatan

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M.M DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG TANGGAL 31 JULI S/D 10 SEPTEMBER TAHUN 2020

    Get PDF
    Latar Belakang: Asuhan kebidanan komprehensif merupakan penerapan fungsi dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab Bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada klien secara menyeluruh sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta Keluarga Berencana (Purwoastuti, Endang 2014). Data Profil Dinas Kesehatan Provinsi NTT (2019),menunjukan hasil konversi jumlah Kasus kematian pada ibu mengalami penurunan dari tahun 2018 sampai tahun 2019. Pada tahun 2018 kematian ibu mencapai 42 kasus dengan AKB 912 per 1000 kelahiran hidup. Dan pada tahun 2019 kasus kematian ibu dan bayi menurun yakni AKI 98 kasus dan AKB 822 per 1000 kelahiran hidup Kunjungan K1 Ibu Hamil di Kota Kupang dalam lima tahun terakhir cukup baik Metode penelitian:Studi kasus ini menggunakan metode studi penelaah kasus yang terdiri dari unit tunggal. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Tenau dengan sampel Ny.M.Mumur 19 tahun G1P0A0AH0. Hasil :Asuhan kebidanan pada ibuhamil Ny. M.M umur 19 tahun , G1P0A0AH0, usia kehamilan 37 minggu 6 hari, janin tunggal hidup, intra uterine, keadaan ibu dan janin baik di Puskesmas Pembantu Tenau, pemeriksaan ANC sebanyak 8 kali tetapi tidak memenuhi standard pemeriksaan ANC. Ny. M.M Melahirkan di PuskesmaS Pembantu Tenau Kupang. Kesimpulan:.Penulis dapat melakukan Asuhan Kebidanan pada Ny.M.M dengan hasil keluhan ibu dapat teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, ibu sudah Akseptor baru KB MAL

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S. R DI PUSKESMAS MASAPUN KOTA AMBON TANGGAL 30 MEI s/d 27 JULI TAHUN 2020.

    Get PDF
    Latar Belakang: Berdasarkan Data PWS KIA tahun 2019 di Puskesmas Masapun jumlah sasaran ibu hamil sebanyak 205 orang. Jumlah ibu hamil yang mendapat pelayanan pertama (K1) sebanyak 189 orang (92,19 % ), yang mendapat pelayanan (K4) sebanyak 168 orang (81,95%), jumlah sasaran persalinan sebanyak 230 yang tidak di tolong Nakes 97 (42,17%) yang di tolong oleh Nakes 208 ( 90,43%) Nifas jumlah sasarannya sebanyak 235 KF 1 150 (63,82%) KF 2 145 (61,70%) KF 3 158 (67,23%), BBL jumlah sasaran 225, KN 1 148 (65,77%), KN 2 123 (52,34%), KN 3 105 ( 44,68%), KB jumlah sasaran sebanyak 562 pengguna KB aktif 325(57,82%). Dari data di atas dapat di simpulkan bahwa masih banyak sasaran yang belum memeriksakan diri kepelayanan kesehatan maka sebagai petugas kesehatan perlu melakukan bimbingan kepada masyarakat. Tujuan: Menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S.R dengan pendekatan manejemen kebidanan dan Pendokumentasian SOAP di Puskesmas Masapun. MetodePenelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelaan kasus (case study). Populasinya adalah seluruh ibu hamil TM III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Masapun. Sampel yang di ambil adalah Ny. S.R G3P2A0AH2 Usia Kehamilan 37 minggu 6 hari di Puskesmas Masapun. Hasil: Asuhan Kebidanan Komprehensif yang diberikan pada Ny. S.R selama kehamilan TM III yaitu kunjungan rumah 3 kali, kunjungan di puskesmas 1 kali, Ny S.R melahirkan di Puskesmaas Masapun lahir spontan pervaginam pada tanggal 16 Juni tahun 2020, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin perempuan, keadaan bayi normal, di lakukan pemantauan bayi baru lahir (KN1-KN3) dan pemantauan ibu nifas (KF1-KF2) serta persetujuan suami/istri untuk ibu menggunakan KB Suntik 3 bulan pada tanggal 27 Juli tahun 2020. Tidak ada masalah pada kehamilan, nifas, bayi baru lahir dan kb. Sedangkan pada persalinan ada masalah yakni ketidak sesuaian APD dengan APD standar APN maupun APD pada covid 19. Simpulan : Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensif yang di berikan pada Ny. S.R dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas normal, dan ibu akan menggunakan alat kontrasepsi setelah masa nifas

    UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK ETANOL 96% DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) PADA MENCIT (Mus musculus) MENGGUNAKAN METODE HOT PLATE.

    Get PDF
    Nyeri adalah suatu perasaan sensoris dan emosional yang tidak nyaman, berkaitan dengan kerusakan jaringan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui aktivitas analgesik ekstrak etanol 96% daun alpukat (Persea americana Mill.) dengan dosis 8 mg/gBB, 16 mg/gBB dan 32 mg/gBB pada mencit (Mus musculus) dengan metode hot plate dan mengetahui dosis ekstrak etanol 96% daun alpukat (Persea americana Mill.) yang paling optimal sebagai analgesik pada tikus mencit (Mus musculus) dengan metode hot plate. Penelitian ini menggunakan metode rangsangan panas (hot plate). Sebanyak 25 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok di berikan suspensi yang terdiri dari Na-CMC 0,5 % sebagai kontrol negatif, aspirin sebagai kontrol positif dan suspensi ekstrak etanol (Persea americana Mill.) dengan variasi dosis 8 mg/gBB, 16 mg/gBB dan 32 mg/gBB. Respon nyeri pada mencit diukur pada menit 30, 60, 90, dan 120. yang ditandai dengan gerakan menjilat kaki setelah diletakan diatas hot plate dan dihitung % proteksi dan % efektivitas analgesik. Data yang diperoleh dianalisis dengan One Way Anova. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dosis 8 mg/gBB, 16 mg/gBB dan 32 mg/gBB memiliki aktivitas analgesik dan yang paling optimal sebagai analgesik yaitu dosis 32 mg/gBB dengan % proteksi sebesar 52,21% dan % efektivitas analgesik sebesar 99,26%. Hasil uji dengan One Way Anova menunjukkan bahwa data yang diperoleh terdapat perbedaan secara signifikan dilihat dari nilai probabilitas (P)< 0,05 yaitu 0,000

    UJI AKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIK EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia pinnata) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR DENGAN METODE TOLERANSI SUKROSA.

    Get PDF
    Diabetes melitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan kondisi hipergli kemikronis akibat adanya gangguan sekresi insulin, aksi insulin, atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hipoglikemik ekstraketanol daun matoa(Pometia pinnata) pada dosis 300 mg/kg bb, 350 mg/kg bb dan 400 mg/kg bb terhadap tikus putih jantan galur wistar dengan metode toleransi sukrosa dan untuk mengetahui berapadosis ekstra ketanol daun matoa (Pometia Pinnata) yang paling optimal dalam menurunkan kadar glukosa darah pada tikus putih jantan galur wistar dengan metode toleransi sukrosa. Daun matoa diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Pengujian dilakukan pada 25 ekortikus dibagi dalam 5 kelompoK yaitu kelompok kontrol negatif Na-CMC, kontrol positif glibenk lamid, ekstrak daun matoa 300 mg/kg bb, 350 mg/kg bb dan 400 mg/kg bb. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran kadar glukosa darah pada tikus dengan menggunakan metode analisa kadar glukosa darah dengan glukometer. Analisis fito kimia dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang diduga berperan sebagai inhibitor α-glukosidase. Hasil analisis fitokimia menunjukan bahwa ekstra ketanol daun matoa mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, kuinon, dan polifenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis ekstra ketanol daun matoa tidak memberikan perbedaan kadar glukosa darah yang signifikan. Namun pada kelompok 2 dengan dosis 350 mg/kg bb memiliki penurunan yang lebih besardari pada kelompok uji 1 (300 mg/kg bb) dan kelompok 3 (400 mg/kg bb) berturut-turut 33,4; 26,8; 20,6 mg/d

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GRAFIS BAGAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI OETONA KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Salah satu kendala dalam pembelajaran IPS di SD Negeri Oetona Kota Kupang yaitu. Kurangnya penggunaan media pembelajaran serta proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru masih di dominasi oleh metode konvensional sehingga bekaitan pada rendahnya prestasi belajar Ips di SD Negeri oetona Kupang Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media bagan terhadap prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas III SD Negeri Oetona Kota Kupang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan media bagan terhadap prestasi belajar siswa. Hasil analisisdari data tersebut adalah nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 84,35 dan nilai rata-rata dari kelas control yaitu 70,78. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media bagan berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa kelas III SD Negeri Oeton

    643

    full texts

    650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇