Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
650 research outputs found
Sort by
PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRI RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KUPANG TINGKAT III Drs. TITUS ULLY DENGAN METODE ATC/DDD DAN DU 90%.
Pengobatan dengan antibiotik sampai saat ini masih sangat tinggi penggunaannya di karenakan penyakitinfeksi yang masih mendominasi. Antibiotik merupakan suatu zat biokimia yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang mana dalam jumlah kecil zat biokimia ini dapat menghambat bahkan membunuh pertumbuhan mikroorganismelainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pada pasien pediatri rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang Tingkat III Drs. Titus Ully dengan metode ATC/DDD. penelitian ini adala penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Data penggunaan antibiotik yang diambil adalah berupa golongan dan nama antibiotik, bentuk sediaan, kekuatan sediaan serta jumlah penggunaan. Hasil penggunaan antibotik di hitung sebaga Defined Daily Dose (DDD) per 100 hari pasien dan berdasarkan kriteria DU90%.Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan analisis kuantitatif dengan metode ATC/DDD dan DU90% diketahui bahwa antibiotik yang digunakan oleh pasien pediatri rawatinap di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang Tingkat III Drs. Titus Ully adalah golongan penisilin, sefalosporin, makrolida dan aminoglikosida dan kuantitas penggunaan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah golongan sefalosporinya itu seftriakson (30,56%)
EVALUASI TERAPI OBAT ANTIDIABETIK PADA PASIEN GERIATRI DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS SIKUMANA
Diabetes Melitus merupakan kumpulan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemi akibat gangguan sekresi insulin, kinerja insulin, atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan rasionalitas terapi antidiabetikpada pasien geriatri dengan diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sikumana tahun 2018.Penelitian ini termasuk jenis penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi terapi obat antidiabetik pada pasien geriatri dengan diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sikumana tahun 2018.Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat antidiabetik yang digunakan pada pasien geriatri dengan diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Sikumana tahun 2018 adalah metformin, glimepirid, acarbose, actrapid, novorapid, dan lantus. Dimana obat yang sering dipakai di puskesmas sikumana yaitu obat tunggal (metformin) dan obat kombinasi (metformin + glimepirid). Rasionalitas terapi antidiabetik di Puskesmas Sikumana tahun 2018 dilihat berdasarkan dengan pedoman terapi Perkeni 2015 di dapatkan tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%, tepat obat 40,62% dan tepat dosis 100%
STUDI KOMPARATIF FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI MASYARAKAT ANTARA MEMILIH OBAT TRADISIONAL DAN OBAT SINTETIK DI APOTEK KIMIA FARMA 135 HATTA KUPANG.
tradisional (berasal dari bahan alam) dan obat sintetik (berasal dari bahan kimia). Menurut Kotler (2009), preferensi terhadap obat sangat dipengaruhi oleh faktor sosial, faktor budaya, faktor pribadi, dan faktor psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan faktor yang mempengaruhi preferensi masyarakat antara memilih obat tradisional dan obat sintetik di Apotek Kimia Farma 135 Hatta, Kupang.
Desain penelitian ini adalah non-eksperimental observasi dengan pendekatan komparatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 selama 1 minggu di Apotek Kimia Farma 135 Hatta Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang yang berkunjung dan atau membeli obat di Apotek Kimia Farma 135 Hatta, Kupang yang berusia dewasa (>18 tahun). Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Insidental Sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara langsung dengan bantuan instrumen kuesioner, datanya kemudian diolah dengan program SPSS.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa preferensi terhadap obat tradisional 38% dan terhadap obat sintetik 62%. Perbedaan faktor preferensi yang signifikan terhadap obat tradisional dan obat sintetik adalah faktor sosial tentang penggunaan obat karena kelompok, keluarga, dan saudara (P-Value = 0,050), faktor budaya tentang penggunaan obat karena budaya, suku, atau agama (P-Value = 0,043), faktor pribadi tentang biaya pengobatan tidak mahal (P- value = 0,035), dan faktor psikologis tentang merasakan kepuasan setelah mengonsumsi obat dan mengiginkan hal-hal yang sifatnya alami (P- value = 0,045 dan P- value = 0,026)
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M DI PUSKESMAS BAUMATA KABUPATEN KUPANG TANGGAL 16 APRIL S/D 25 JUNI TAHUN 2019.
Pendahuluan : Penilaian status kesehatan dan kinerja upaya kesehatan Ibu dan anak penting untuk dilakukan. Data menunjukkan terdapat banyak kasus yang mempengaruhi Kesehatan Ibu dan Anak sehingga dapat berujung pada kecacatan ataupun kematian. Data SDKI tahun 2012 menunjukkan AKI sebesar 359 per 100.000 Kelahiran Hidup. Tingginya Angka Kematian tersebut menempatkan upaya penurunan AKI sebagai program prioritas. Sesuai dengan target SDG’s pada tahun 2030 penurunan AKI ditargetkan mencapai 70 per 100.000 Kelahiran Hidup. Untuk menekan AKI dan AKB juga dibutuhkan asuhan kebidanan komprehensif yang berfokus pada asuhan sayang ibu dan sayang bayi sesuai dengan standar pelayanan kebidanan. Asuhan kebidanan komprehensif diberikan oleh bidan dari mulai masa kehamilan hingga masa nifas serta penggunaan KB yang bertujuan untuk memberikan pelayanan berkualitas untuk mencegah terjadinya kematian serta meningkatkan derajat kesehatan Ibu dan Anak.
Metode: Metode penelitian ini berupa metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus atau case study menggunakan subjek unit tunggal. Populasinya seluruh Ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Baumata. Sampel Ny.M G1P0A0AH0 usia kehamilan 36 minggu 5 hari di Puskesmas Baumata.
Hasil: Asuhan pada Ny. M sudah diberikan secara komprehensif mulai dari masa kehamilan tidak ditemukan adanya tanda bahaya yang dapat membahayakan ibu dan janin, asuhan persalinan dengan menggunakan 59 langkah APN di Puskesmas Baumata pada tanggal 13 Mei 2019 yang berjalan secara fisiologis, asuhan bayi baru lahir pada KN1,2, dan 3 secara normal dan tidak ada tanda bahaya pada bayi, asuhan masa nifas pada KF1, 2, dan 3 juga berjalan normal dantidak ditemukan tanda bahaya, danpada 40 hari masa nifas ibu memutuskan untuk menjadi akseptor KB Suntik di Puskemsas Baumata.
Simpulan: Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. M selama hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir sampai KB dapat terlaksana dengan baik. Setelah dilakukan pengkajian, penulis membuat analisa masalah dan diagnosa pada Ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, sampai KB dan tidak ditemukan masalah sehingga tidak diperlukan adanya antisipasi masalah potensial dan tindakan segera. Berdasarkan diagnosa dan kebutuhan penulis melakukan perencanaan serta pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif sejak masa hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, sampai KB serta melakukan evaluasi menggunakan metode SOAP
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY M.N.S DI PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG PERIODE 06 APRIL S/D 01 JUNI 2018.
Latar Belakang : Menurut WHO, sekitar 500.000 wanita hamil di dunia menjadi korban proses reproduksi setiap tahun. WHO memperkirakan 15.000 dari sekitar 4,5 juta wanita melahirkan di dunia mengalami komplikasi yang menyebabkan kematian. WHO menemukan dari 500.000 ibu bersalin dengan risiko, 200.000 diantaranya dilakukan induksi persalinan dan 300.000 melakukan seksio sesarea. Di Indonesia terdapat 5.320.550 ibu hamil dimana yang melakukan pemeriksaan kehamilan sampai dengan K4 sebanyak 4.606.215 orang (86,57%), ibu bersalin dan nifas sebanyak 5.078.636 orang (92,8%), tetapi hanya terdapat 4.222.506 orang (83,14%) ibu bersalin yang bersalin di fasilitas kesehatan dan ditolong oleh tenaga kesehatan serta yang melakukan kunjungan neonatus atau KN hanya 4.448.532 orang (91,96%). Dengan dilakukan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil trimester III sampai pada pemasangan kontrasepsi diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal.
Tujuan : Melakukan asuhan kebidanan komprehensif dengan penerapan manajemen kebidanan pada ibu hamil trimester III, ibu bersalin, ibu nifas, bayi baru lahir, dan Kb pada Ny. M.N.S di Puskesmas Bakunase periode 06 April s/d 01 Juni 2018.
Metode : Studi kasus menggunakan metode penelaahan kasus yang terdiri dari unit tunggal, yang berarti penelitian ini dilakukan kepada seorang ibu dalam menjalani masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan KB.
Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M.N.S penulis mendapatkan hasil dimana pada kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan KB berjalan normal tanpa ada penyulit.
Simpulan : penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M.N.S ditandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan difasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, dan bayi dalam keadaan sehat
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY M.N DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG PERIODE 16 MEI S/D 28 JULI 2018.
Latar belakang:Asuhan kebidanan komprehensif adalah adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus-menerus antara seorang wanita dengan bidan. Tujuan asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan yaitu untuk memberikan asuhan kebidanan secara intensif kepada ibu selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana sehingga mencegah agar tidak terjadi komplikasi .
Berdasarkan Profil Dinkes kota Kupang NTT tahun 2015 menunjukan AKI dan AKB di Kota Kupang padatahun 2015 adalah 61%.
Tujuan Penelitian: Melakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif dengan menerapkan manajemen Kebidanan dan pendokumentasian secara SOAP pada Ny M.N di Puskesmas Sikumana.
Metode Penelitian: Studi kasus menggunakan metode penelaan kasus, lokasi di Puskesmas Sikumana, subjek Ny M.N, dilaksanakan tanggal 16 mei sampai 28 juli 2018 menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian secara SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder.
Hasil dan pembahasan: Penulis melakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif selama masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, KB, tidak ditemukan tanda-tanda patologi, semuanya berjalan normal.
Simpulan :Penulis telah menerapkanasuhan kebidanan komprehensif pada Ny M.N
dan konseling KB Ibu memilih kontrasepsi suntikan 3 bulan (DMPA)
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA MUDA INTRAPARTAL DENGAN PREEKLAMPSIA BERAT DIRUANG BERSALIN RSUD PROF.DR.W.Z. JOHANNES KUPANG TANGGAL 09 S/D 12 MARET 2016
Latar Belakang: Program pembangunan kesehatan di Indonesia masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. Angka kematian ibu di Kota Kupang mengalami penurunan dari tahun 2015 sebesar 61/100.000 kelahiran hidup menjadi 48/ 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2016 hal yang sama pula terjadi dengan angka kematian bayi yang menunjukan adanya penurunan dari tahun 2015 yang berjumlah 3,88/ 1.000 kelahiran hidup menjadi 2,05/1.000 kelahiran hidup pada tahun 2016 dengan melaksanakan program Revolusi KIA yakni setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan yang terampil dan memadai, selain itu pelayanan antenatal di fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta dan praktik perorangan/kelompok perlu pelaksanaan secara komprehensif dan terpadu, mencakup upaya promotif, preventif, sekaligus kuratif dan rehabilitative atau sesuai standar 14T diharapkan dapat menekan AKI dan AKB.
Tujuan Penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.A.S kehamilan trimester III, Persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencanan di Pustu Lasiana 2018.
Metode:Teknik Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelahaan kasus (case study). Lokasi di Pustu Lasiana, sampel Ny. A. S, menggunakan metode 7 langkah (Varney) dan SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder.
Hasil: Asuhan pada Ny. A. S sudah diberikan asuhan secara komprehensif sebanyak 8 kali dan tidak ditemukan tanda bahaya yang dapat membahayakan ibu dan janin. Ibu melahirkan di Pustu Lasiana pada tanggal 7 Juli 2018. Asuhan yang diberikan dengan 60 langkah APN, persalinan berjalan secara fisiologis dan tidak ditemukan masalah pada ibu dan janin. Asuhan yang diberikan kepada bayi baru lahir adalah sesuai dengan langkah-langkah APN dan perawatan bayi baru lahir berjalan dengan normal serta tidak ditemukan tanda bahaya pada bayi baru lahir. Asuhan yang diberikan pada masa nifas adalah sesuai kunjungan masa nifas yaitu KF 1, 2, dan 3 secara normal dan tidak ditemukan tanda bahaya pada masa nifas. Asuhan Keluarga Berencana diberikan pada Ny. A. S dengan menggunakan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dan tidak ditemukan masalah.
Kesimpulan:Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A.S yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal,bayi baru lahir dalam keadaan baik
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY M.W.B DI PUSKESMAS MANUTAPEN KOTA KUPANG PERIODE 02APRIL S/D 25MEI 2018.
Latar belakang:Kesehatan ibu dan anak merupakan aset penting dalam pembangunan bangsa menuju cita-cita pembangunan. Kualitas pelayanan kesehatan ibu yang tinggi merupakan bagian terpenting untuk mengurangi kasus kematian ibu dan bayi baru lahir. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) adalah meningkatkan kemandirian keluarga dalam memelihara kesehatan ibu dan anak. Asuhan yang berkelanjutan berkaitan dengan tenaga profesional kesehatan, pelayanan kebidanan dilakukan mulai prakonsepsi, awal kehamilan selama semua trimester III kelahiran dan melahirkan sampai 6 minggu pertama postpartum
Tujuan Penelitian: Meningkatkan keterampilan dalam menerapkan Asuhan Kebidanan komprehensif Pada Ny. M. W.B di Puskesmas Manutapen dengan pendekatan Manejemen Kebidanan.
Metode Penelitian: Menggunakan metode case study atau metode penelahan. Populasinya seluruh ibu hamil di Puskesmas Manutapen periode 02 April s/d 25 Mei 2018. Sampel yang diambil pada Ny M. W.B G2P1A0 AH2, UK 38 minggu 2 hari di Puskesmas Manutapen
Hasil dan pembahasan: Ny.M.W.B selama masa kehamilannya mengalami anemia sedang, antisipasi masalah potensial untuk ibu : ibu akan mengalami anemia berat, perdarahan saat persalinan, dan untuk janin: IUGR, bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah. Tindakan segera berikan SF 2x1, proses persalinan berjalan lancar, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi dalam keadaan sehat,konseling ber-KB ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntikan 3 bulan keadaan ibu dan bayi sehat.
Simpulan : Asuhan kebidanan pada ibu hamil Ny.M.W.B. umur 21 tahun, G2P1A0AH1 usia kehamilan 38 minggu 2 hari, janin tunggal hidup intrauterine presentasi kepala keadaan ibu dan janin baik, di puskesmas Manutapen, pemeriksaan ANC sebanyak 9 kali selama kehamilan, proses persalinan, nifas, bayi baru lahir berlangsung normal, dan ibu sudah mengikuti KB suntik 3 bulan
ASUHAN KEBIDANAN INTRAPATAL PRIMIGRAVIDA PERSALINAN NORMAL DENGAN EPISIOTOMY DI RUANG BERSALIN PUSKESMAS BAKUNASE,TANGGAL 24-29 Juni 2017.
Latar Belakang: Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks, dan janin turun ke dalam jalan lahir, kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban didorong keluar melalui jalan lahir (saifuddin, 2006). Kala I persalinan adalah permulaan kontraksi persalinan sejati, yang ditandai oleh perubahan serviks yang progresif yang diakhiri dengan pembukaan lengkap (10 cm), pada primigravida kala I berlangsung kira-kira 13 jam, sedangkan padamultigravida kira-kira 7 jam (Prawirohardjo, 2008).
Episiotomy adalah suatu tindakan operatif berupa sayatan pada perineum meliputi selaput lendir vagina, cincin selaput darah, jaringan pada septum rektovaginal otot-otot dan fascia perineum dan kulit depan perineum. Episiotomy adalah incise dari perineum untuk memudahkan persalinan dan mencegah rupture perineum totalis. Episiotomy biasanya dikerjakan pada hampir semua primipara atau pada perempuan dengan perineum kaku (Arief Mansjoer, Kapital Selekta Kedokteran, 2001).
Tujuan studi kasus: Peneliti mampu menggambarkan asuhan kebidanan pada Intrapatal Primigravida Persalinan Normal dengan Episiotomy Di Ruang Bersalin Puskesmas Bakunase. Dengan menggunakan pendekatan Manajemen varney, hengingga dapat memperluas, memperbanyak pengetahuan dan ketrampilan mengenai asuhan kepidanan.
metode Penelitian: karya tulis ilmiah ini disusun menggunakan teknik sampling. Teknik yang digunakan adalah Non-Probability sampling dengan teknik Purposive sampling yaitu yaitu cara peneliti memiliki responden berdasarkan pertimbangan subjektif dan praktis. Sehingga dapat memberikan informasi yang memadai untuk menjawab pertanyaan sehingga peneliti dapat menganalisa data sesuai dengan Manajenen kebidanan varney.
Pembahasan: Berdasarkan asuhan yang dilakukan dengan manajemen 7 langkah varney dari mengumpulan data sampai dengan evaluasi yaitu : mengobservasi TTV, HIS, DJJ, cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan, ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, lakukan pemantauan kemajuan persalinan, tidur dalam posisi miring kiri, menyuruh ibu makan dan minum saat tidak ada kontraksi.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil asuhan yang diberikan pada Intrapatal Primigravida Persalinan Normal dengan Episiotomy, telah diterapkan asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatan manajemen varney yaitu pengkajian, analisa masalah dan diagnosa, antisipasi masalah potensial, tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi
ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI. NY. E.L DENGAN BERAT BADAN LAHIR SANGAT RENDAH (NKB-SMK) DI RUANGAN PERINATOLOGI RSUD PROF. DR. W.Z JOHANNES KUPANG.
Latar Belakang: Bayi dengan Berat Lahir rendah merupakan factor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas dan disabilitas neonatus, bayi dan anak. Salah Satu indikator kesehatan Indonesia adalah derajat kesehatan yang diukur melalui angka kematian bayi. Salah satu penyebab kematian bayi adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) (Proverawati, 2014).Menurut Pantiawati (2013), upaya-upaya yang harus di lakukan meningkatkan pemeriksaan kehamilan secara berkala minimal 4 kali selama kehamilan muda.
Tujuan :Untuk menerapkan asuhan kebidanan pada By.Ny. E.L dengan Berat Badan Lahir Sangat Rendah (NKB-SMK) di RSUD Prof. Dr W. Z. Johannes Kupang melalui pendekatan manajemen kebidanan di RSUD Prof. Dr W. Z. Johannes Kupang .
Pembahasan : Hasil asuhan kebidanan ditegakkan diagnosa kebidanan yaitu By.Ny.E.L Neonatus Kurang Bulan Sesuai Masa Kehamilan dengan BBLSR dengan berat badan lahir 1100 gram dan intervensi yang diberikan jelaskan pada keluarga tentang kondisi bayi, Observasi TTV, observasi tanda-tanda infeksi pada bayi, rawat bayi dengan teknik aseptic, pertahankan suhu tubuh bayi dalam batas normal yaitu 36,5-37,5 ̊C, pemberian ASI, Kolaborasi dengan dokter untuk mendapatkan asuhan selanjutnya.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil asuhan yang diberikan pada By.Ny. E.L Neonatus Kurang Bulan Sesuai Masa Kehamilan dengan Bayi Berat Lahir Sangat Rendah, telah diterapkan asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatan manajemen varney yaitu pengkajian, analisa masalah dan diagnosa, antisipasi masalah potensial, tindakan segera, intervensi, implementasi, evaluas