Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
    650 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT PNEUMONIA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PNEUMONIA PADA ANAK DI PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Penyakit saluran pernapasan merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian yang sering menyerang anak-anak. Salah satu penyakit saluran pernapasan pada anak adalah pneumonia ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan pneumonia yaitu pengetahuan ibu, perilaku ibu,lingkungan fisik, dan peran perilaku merokok. Semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu maka semakin baik pula pencegahan terhadap kejadian pneumonia dan semakin banyak pengetahuan ibu tentang pneumonia, semakin rendah angka kesakitan dan kematian pneumonia pada balita. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahan ibu tentang penyakit pneumonia dengan perilaku pencegahan pneumoia pada anak di puskesmas bakunase kota kupang. Metode penenelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Uji analisis yang digunakan adalah spearman rho. Hasil penilitian menunjukan bahwa nilai p value=0,002 ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang penyakit pneumonia dengan perilaku pencegahan pneumoia pada anak di puskesmas bakunase kota kupang

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY N.Y DI PUSKESMAS KISOL KEC. KOTA KOMBA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR TANGGAL 28 APRIL S/D 26 JUNI TAHUN 2020.

    Get PDF
    Latar Belakang:Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan kebidanan yang diberikan sejak hamil, bersalin, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana. Dalam program pemerintah yaitu mengurangi kemungkinan seorang ibu hamil mengalami komplikasi dalam kehamilan, persalinan, dan masa nifas dengan melakukan asuhan antenatal dalam persalinan dengan prinsip bersih dan aman, mengurangi kemungkinan komplikasi persalinan yang berakhir dengan kamatian atau kesakitan melalui pelayanan obstetric dan neonatal esensial dasar dan komprehensif. Data dari Puskesmas Kisolkunjungan ibu hamil K1 78,5%, K4 70,10%, target persalinan 250 orang yang tidak di tolongNakes 98 (37,98%) yang di tolong oleh Nakes 211 ( 84,4%) target KF 245 KF 1 152 (62,5%) KF 2 145 (59,18%) KF 3 158 (64,48%),target BBL 225, KN 1 148 (65,78%), KN 2 135 (52,94%), KN 3 115 ( 51,2%), akseptoraktif 325 (42,65%). Tujuan:Dapat menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N.Y denganPendekatan menejemen kebidanan dan menggunakan metode pendokumentasian SOAP di Puskesmas Kisol. Metode Penelitian:Studi penelaan kasus (case study). Populasinya seluruh ibu hamil trimester III yang berada diwilayah kerja Puskesmas Kisol. Sampel Ny. N.Y G2P1A0AH1 Usia kehamilan 38 minggu 2 hari di Puskesmas Kisol. Hasil:AsuhanKebidanan Komprehensif yang diberikan pada Ny. N.Y selama kehamilan TM III yaitu kunjungan rumah 3 kali, kunjungan di puskesmas 1 kali, Ny. N.Y melahirkan di puskesmasKisol lahir spontan pervaginam pada tanggal 15 Meitahun 2020, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin perempuan, keadaan bayi normal, dilakukan pemantauan bayi baru lahir (KN1-KN3)dan pemantauan ibu nifas(KF1-KF2) serta persetujuan suami/istri untuk ibu menggunakan kb suntik 3 bulan pada tanggal 26 Juni tahun 2020. Simpulan:Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensifyang diberikan kepada Ny. N.Y dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas normal, dan ibu akan menggunakan alat kontrasepsi setelah masa nifa

    RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK.III DRS. TITUS ULLY KUPANG.

    Get PDF
    Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan adanya bakteri yang tumbuh dan berkembang biak disaluran kemih dalam jumlah yang bermakna. Secara anatomi, jenis ISK dibedakan menjadi ISK bagian bawah/sistitis dan ISK bagian atas/pielonefritis. BakteriE.coli merupakan salah satu bakteri yang paling umum menyebabkan ISK. Terapi utama yang diberikan dalam penatalaksanaan ISK adalah antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab ISK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik pada pasien ISK meliputi tepat obat, tepat dosis, tepat rute pemberian dan tepat lama pemberian. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif, yaitu pengumpulan data dari rekam medis pasien ISK tanpa komplikasi rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Drs Titus Ully Kupang tahun 2018. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 30, yang mana masing-masing pasien mendapatkan 2 jenis terapi antibiotik. Hasil penelitian dari 60 antibiotik menunjukkan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Seftriakson (25%) dan kesesuaian penggunaan obat untuk tepat obat 85%, tepat dosis 43%, tepat rute pemberian 100%, dan tepat lama pemberian 23%

    UJI EFEKTIVITAS PEMBERIAN TOPIKAL GEL EKSTRAK AKAR KELOR (Moringa oleifera) DALAM PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI JANTAN (Oryctolagus cuniculuc).

    Get PDF
    Pengembangan bentuk sediaan gel luka sayat dari ekstrak akar kelor telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis yang paling optimal ekstrak akar kelor (Moringa oleifera) pada sediaan gel yang dapat menyembuhkan luka sayat pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculuc). Akar kelor dimaserasi dengan etanol 70%, formulasi gel dengan variasi dosis ekstrak yaitu 5 gram (F I), 10 gram (F II), 15 gram (F III), kontrol negatif (basis gel tanpa ekstrak) dan kontrol positif (Bioplacenton). Uji efektivitas peyembuhan pada kulit kelinci jantan yang telah diberikan perlakuan sayatan pada kulit untuk semua formula beserta kontrol. Hasil penelitian diperoleh bahwa hewan uji memberikan efek peyembuhan rata-rata perununan panjang luka berturut-turut pada setiap kelompok perlakuan yaitu kontrol positif, F III, F II, F I dan kontrol negatif menujukkan rata-rata penurunan panjang luka sebesar 0,75 cm, 0,76 cm, 0,87 cm, 1,02 cm dan 1,19 cm pada hari ke-11, ke-12, ke-13 dan ke-14. Data hasil uji statistik Studen-Newman-Keuls (SNK) menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa sediaan gel ekstrak akar kelor pada dosis 15 gram memberikan efek yang optimal dalam penyembuhan luka sayat

    UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN BELUNTAS (Pluchea Indica L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT.

    Get PDF
    Nyeri merupakan suatureaksi protektif tubuh sebagai mekanisme untuk menghindari stimulus yang membahayakan bagitubuh.Pengobatan nyeri bisa menggunakan obatsintesis golongan analgesik, selain itu dapat juga menggunakan tanaman tradisional seperti daun beluntas(Pluchea indical L.). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitasanalgesikekstraketanoldaun beluntas pada tikus putih jantangalurwistar. Penelitian ini bersifat eksperi mental mengunakan metode induksi kimia dengan asam asetat sebagai penginduksi nyeri. Hewan uji dibagi secara acak dalam 5 kelompok perlakuanya itu kelompok kontrol positif diberikan obat Asam mefenamat 9 mg/kg BB, kelompok kontrol negatif diberikan Na-CMC 0,5%, kelompok ekstrak etanol daun beluntas dosis 300 mg/kgBB, 600 mg/kgBB dan 900 mg/kgBB. Setelah 30 menit pemberian oral larutan uji kemudian disuntikkan asam asetat 0,5% secara intraperitoneal.Diamati jumlah geliat selama 1 jam kemudian dicatat rata-rata yang geliat diperoleh kemudian dihitung nilai persentase geliat dan persentase efektifitas analgesik serta dianalisis mengunakan uji normalitas saphiro-wilk dilanjutkan dengan uji tukey HSD. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis yang paling efektif dalam menunjukkan dayaan algesik yang mendekati kelompok kontrol positif adalah dosis900 mg/kg BB dengan persentase proteksi geliat sebesar51,10% dan efektivitas analgesik 77,67% dibandingkan dengan dosis 600 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORDSQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDI PERUMNAS 2 KUPANG.

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan peneliti bahwa proses pembelajaran yang diterapkan guru di SDI Perumnas 2 Kupang memiliki kecenderungan pada model konvensional sehingga berakibat pada hasil belajar siswa, nilai ulangan akhir semester 1 sebagian besar siswa memperoleh nilai di bawah KKM.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran word square. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasieksperimen dengan menggunakan rancangan eksperimen non equivalent control group design. Yang memperhitungkan skorpost test. Hasil analisis data menunjukan,nilai rata-rata hasilbelajar IPA siswakelas IV SDI Perumnas 2 Kupang yang diajarkan menggunakan model pembelajaran word square sebesar81,36 lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas IV yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran konvensional 60,9. Hasil ini diperkuat lagi dari pengolahan data menggunakan uji hipotesis dengan uji t-test yang dilakukan pada nilai post test kedua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan menggunakan bantuan SPSS 16,00 yang menghasilkan independent samples Test diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 makan ilaisignifikansi< 0,05 artinya tolak H0 sehingga dapat disimpul kan bahwa Ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran word square terhadap hasil belajar IPA kelas IV SDI Perumnas 2 Kupang

    PENGARUH KEDISIPLINAN GURU TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS II SDI BAKUNASE I KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Kedisiplinan merupakan suatu sikap atau perilaku yang menunjukan nilai ketaatan dan kepatuhan terhadap aturan-aturan, tata tertib, norma-norma yang mampu memyesuaikan prosedur di suatu lembaga yang berlaku disebabkan atas dasar kesadaran ataupun kerelaan diri. Karakter adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh guru, yang mampu mempengaruhi karakter peserta didik. Pengaruh kedisiplinan guru terhadap pembentukan karakter siswa kelas II SDI Bakunase I Kota Kupang.Jenis penelitian ini berupa metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berbentuk angket. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan yang positif antara kedisiplinan guru terhadap pembentukan karakter siswa di SDI Bakunase I Kota Kupang. Hal ini dapat di lihat dari perolehan nilai r hitung> r tabel = 0,7288 > 0,2632 pada taraf signifikansi 95% atau =0,05dan n-2=54 (56-54). Nilai koefisien korelasiini jika diinterprestasikan pada nilai interprestasi koefisien korelasi dapat di kategorikan” sangat kuat” tingkat hubungnnya. Berdasarkan uji t di peroleh nilai t hitung > t tabel yaitu 6,4723 > 2,0048 sehingga HO ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara kedisiplinan guru terhadap pembentukan karakter siswa. Sehingga hal ini menunjukan kedisiplinan guru memberi konteribusi besar terhadap upaya pembentukan karakter siswa. hal ini ditunjukan dengan nilai koefisien determinasinya mencapai 53%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kedisiplinan guru terhadap pembentukan karakter siswa di SDI Bakunase I Kota Kupang

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE NUMBERRED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SDK STA. MARIA ASSUMPTA KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Numbered Head Together Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDK Sta. Maria Assumpta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan penelitian kuantitatif. Eksperimen dilaksanakan di SDK Sta. Maria Assumpta dengan populasi 60 peserta didik. Sampel yang diteliti adalah kelas IVA sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa, kelas IVB sebagai kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Hasil belajar peserta didik menggunakan model Pembelajaran Cooperative Tipe Numberred Head Together terbukti berpengaruh dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan ceramah. Rata-rata yang diperoleh peserta didik menggunakan model pembelajaran Cooperative Tipe Numberred Head Together mencapai 82,00 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah adalah 70, seluruh peserta didik kelas eksperimen tuntas mencapai KKM. Kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional ceramah memperoleh rata- rata 62,83 dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 35. Terdapat 7 siswa yang belum mencapai KKM. Hasil uji t-test yang diperoleh dari kelas kontrol dengan menggunakan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka tolak H0 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran Cooperative Tipe Numberred Head Together terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDK Sta. Maria Assumpta

    PENGARUH METODE PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS III DI SD INPRES LABAT KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Ilmu Pengetahun Sosial (IPS), adalah suatu mata pelajaran yang menelaah tentang perilaku manusia secara individual dan interaksi antara manusia dengan lingkungannya. Pembelajaran IPS khususnya pada materi lingkungan alam dan lingkungan buatan di kelas III SD Inpres Labat Kota Kupang sekitar 70% belum memenuhi KKM sedangkan sebanyak 30% yang memenuhi KKM. Hal tersebut berakibat karena pengunaan metode masih sulit dipahami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III SD Inpres Labat Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Peta Konsep yang dilaksanakan di SD Inpres Labat dengan populasi 56 siswa dan sampelnya adalah kelas III A sebagai kelas eksperimen sebanyak 28 siswa dan kelas III B sebagai Kelas Kontrol sebanyak 28 siswa. Hasil penelitian menggunakan metode peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukan adanya hasil belajar IPS antara siswa yang belajar menggunakan metode peta konsep dan tanpa menggunakan metode peta konsep, dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar yaitu kelas eksperimen > kelas kontrol yaitu (85,57 > 78,42) dan dilihat dari nilai sig data uji hipotesis < 0,05 yaitu (0,15 < 0,05) jadi kesimpulan tolak Ho sehingga dikatakan ada perbedaan hasil belajar menggunakan metode peta konsep dengan pembelajaran konvesional jadi dikatakan ada pengaruh penggunaan metode peta konsep terhadap hasil belajar IPS kelas III di SD Inpres Labat Kota Kupang

    AN ANALYSIS OF PASSIVE VOICE CONSTRUCTION IN DAWAN LANGUAGE.

    Get PDF
    Dawan language is one language which is spoken in Indonesia. It is a language of unity which is spoken by dawan ethnic group. Amarasi dialect is one of the dialects of Dawan language but expressed as a separate language and the closest relative toDawan language with the name Timor Amarasi. The aims of this research are to find outPasssive Voice construction in dawan language and to know how are the Passive Voice are constructed.This research is focused on the Passive Voice and method used was descriptive method. The data in this research was taken from observation, interview and documentationandthere were five informants as data resources. Materials collected are the Passive voice used in daily communication in Dawan language and they were collected from the language use in their daily life.The result of data shows that the construction of passive in Dawan language isdefferent with passive in English. The pattern used of passive voice construction indawan language is S+O+V

    643

    full texts

    650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇