Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
    650 research outputs found

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY A.H DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG PERIODE 02 JULI S/D 29 AGUSTUS 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang:Asuhan kebidanan Komprehensif adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus-menerus antara seorang wanita dengan bidan. Tujuan asuhan kebidanan berkelanjutan yang diberikan yaitu untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif secara intensif kepada ibu selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana sehingga mencegah agar tidak terjadi komplikasi (Pratami, 2014). Masalah Kesehatan Ibu Dan Anak tidak hanya berkisar tentang angka kematian, tetapi juga menyangkut angka kesakitan dan morbiditas. Adapun indikator untuk menentukan derajat kesehatan anak meliputi angka kematian bayi, angka kesakitan bayi, status gizi dan angka harapan hidup saat lahir (WHO, 2016). Terdapat beberapa penyakit seperti ISPA, diare dan tetanus sering diderita oleh bayi yang dapat berakibat fatal. Sedangkan penyakit seperti anemi, hipertensi, hepatitis dan lain-lain dapat menyebabkan wanita hamil terkena resiko kematian (Maas 2004). Tujuan Penelitian: Meningkatkan ketrampilan dalam menerapkan asuhan kebidanan Komprehensif pada Ny. A.H Di puskesmas pembantu Tenau kota kupang dengan pendekatan Manajemen Kebidanan. Metode Penelitian: Penelaahan kasus (case study), lokasi studi kasus di Pustu Tenau, subjek studi kasus adalah NyA.H dilaksanakan tanggal 02 Juli sampai 29 agustus 2018 dengan pendekatan Asuhan Kebidanan. Populasi seluruh ibu hamil Trimester III di Pustu Tenau dan Sampel adalah Ny A.H G2P1A0AH1 kehamilan Trimester III di Pustu Tenau. Hasilnya:Setelah dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny A.H dari kehamilan, persalinan, BBL, nifas dan Keluarga Berencana mendapatkan hasil yang fisiologis pada Ibu dan Bayi. Simpulan: Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan Komprehensif pada Ny. A.Hyang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran,ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaan baik

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY M.T DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG PERIODE 20 JUNI S/D 08 AGUSTUS 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang : Asuhan kebidanan komprehensif adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus menerus antara seorang wanita dan bidan. Tujuan asuhan komprehensif yang diberikan yaitu untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif secara intensif kepada ibu selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana sehingga mencegah agar tidak terjadi komplikasi (Pratami,2014).Program pemerintah dalam upaya penurunan AKI dan AKB salah satunya adalah Expanding Martenal Neonatus Survival (EMAS) dengan target penurunan AKI dan AKB sebesar 25%. Program ini dilakukan di provinsi dan kabupaten yang jumlah kematian ibu dan bayinya besar (Kemenkes RI, 2015). Usaha yang sama juga diupayakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTT, untuk mengatasi masalah AKI dan AKB di provinsi NTT dengan strategi Revolusi KIA dimana semua ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, Bayi Baru Lahir dan KB harus mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang memadai untuk mencapai indicator pelayanan KIA adalah harus memenuhi target yang telah ditentukan secara nasional yaitu pelayanan ibu hamil harus mendapatkan K1 100%, K4 100%, persalinan 80%, Nifas 80% Bayi Baru Lahir 80%, dan KB 80 %. (Dinkes NTT,2015). Tujuan Penelitian: Meningkatkan ketrampilan dalam menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M.T Di puskesmas pembantu Tenau kota kupang dengan pendekatan Manajemen Kebidanan. Metode Penelitian : Menggunakan metode penelahan kasus, lokasi studi kasus di Puskesmas pembantu Tenau. Subjek studi kasus adalah Ny. M.T umur 31 tahun, G4P2A1AH2, dilaksanakan pada tanggal 20 juni menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan metode 7 langka varney dan pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III. Hasil : Ny. M.T selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat, dalam memberikan asuhan persalinan penulis melakukan asuhan bersama bidan dalam penolong persalinan dengan presentasi kepala dan tidak ada lilitan talipusat, pada kunjungan 2 jam hingga 6 mingg post partum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan normal dan tidak terdapat penyulit dan ibu memilih kontrasepsi MAL Simpulan : Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. M.T yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran,ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaanbaik

    ASUHAN KEBIDANAN PADA PRIMIPARA NIFAS POST SC ATAS INDIKASI PRE-EKLAMPSIA BERAT DI RUANG SASANDO RSUD Prof. DR. W.Z. JOHANNES KUPANG TANGGAL 05-JUNI-2017.

    Get PDF
    Latar belakang: Resiko persalinan pada ibu dengan Pre-Eklampsia berat (PEB) sangatlah tinggi karena dapat mengancam keselamatan ibu dan janin, bahkan dapat menjadi eklampsia, maka perlu di lakukan upaya yang optimal untuk menurunkan kejadian tersebut pengobatan konservatif dan pengobatan aktif. Salah satu tindakan untuk mengatasi pre-Eklampsia berat adalah mengakhiri kehamilan dengan tindakan Sectio Caesarea jika dalam 24 jam tidak dapat di selesaikan dengan persalinan pervaginam (Syaifudin, 2002). Tujuan: Dapat menerapkan Asuhan Kebidanan pada primipara nifas post SC atas Indikasi PEB dengan menggunakan pendekatan manajemen varney, sehingga dapat memperluas, memperbanyak pengetahuan dan keterampilan mengenai asuhan kebidanan pada pasien dengan kegawatdaruratan obstetric di Ruang Sasando RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang. Pembahasan: Berdasarkan asuhan yang dilakukan dengan manajemen 7 langkah varney dari pengumpulan data sampai dengan evaluasi yaitu: melakukan pemantauan keadaan umum ibu, mengobservasi TTV, kontraksi uterus, TFU, PPV, menganjurkan ibu istirahat yang cukup, menjaga luka operasi agar tetap kering, mobilisasi dini secara bertahap, makan-makanan yang bergizi, personal hygine dan melakukan kolaborasi dengan dokter dalam pemberian therapy. Kesimpulan: Berdasarkan hasil asuhan yang diberikan pada ibu post SC atas indikasi Pre Eklampsia Berat, telah diterapkan asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatan manajemen varney yaitu pengkajian, analisa masalah dan diagnosa, antisipasi masalah potensial, tindakan segera, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi

    GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT EKS TIM-TIM TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAIBONAT KABUPATEN KUPANG.

    Get PDF
    Tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan hampir seluruh organ tubuh lainnya. Kebanyakan masyarakat masih belum mengerti tentang penyakit tuberkulosis paru termasuk cara pencegahan penyakit ini. Gejala awal dari penyakit ini berupa batuk dan disertai dengan demam yang mirip dengn penyakit lain sehingga membuat masyarakat menganggap itu hanya penyakit biasa dan tidak mau melakukan pemeriksaan secara lebih intensif. Ketika batuk tidak berhenti selama 2 minggu bahkan disertai darah, yang menandakan penyakit sudah parah barulah melakukan pemeriksaan dan pengobatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Masyarakat Eks Tim-tim Tentang Penyakit Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Naibonat Kabupaten Kupang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat eks tim-tim yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Naibonat sebanyak 144 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa frekuensi pengetahuan tertinggi adalah responden dengan pengetahuan cukup tentang penyakit tuberkulosis paru. Saran yang diberikan untuk masyarakat eks tim-tim yaitu meningkatkan pengetahuan, perhatian dalam mendengar dan mencari informasi kesehatan tentang penyakit tuberkulosis paru agar dapat melakukan penceghan yang dapat memutus mata rantai penularan penyakit tuberkulosis paru

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.E.L DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG TANGGAL03 JUNI S/D 18 JULI 2020.

    Get PDF
    LatarBelakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka KematianBayi (AKB) merupakan salah satu indicator penting untuk menilai kualitas pelayanan kesehatan di suatu daerah. Masalah ibu dan bayi merupakan salah satu Goals SDG’s (Sustainable Development Goals) yang dalam targetnya pada tahun 2030 menemukan Angka Kematian Ibu (AKI) di bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup dan mengakhiri kematian bayi dan balita yang dapat dicegah dengan seluruh Negara berusaha menurunkan angka kematian neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dan angka kematian balita 25 per 1.000 kelahiran hidup (Bappenas, 2016). TujuanPenelitian: Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian metode SOAP pada Ny.ELumur 23 tahun G2P1AOAH1 UK 35 minggu 6 hari di puskesmas sikumana periode 03 Juni-18 Juli 2020 kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas hingga KB dengan pendekatan manajemen kebidanan. MetodePenelitian:Studi penelaahan kasus(case study), lokasi studi kasus di Puskesmas Sikumana, di laksanakan tanggal 03 Juni sampai 18 juli 2020. Populasi semua ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerjaPuskesmas Sikumana,Sampel seorang ibu hamil trimester IIIdi Puskesmas Sikumana. Hasil:Ny.E.L G2P1A0AH1 UK 35 minggu 6 hariselama masa kehamilannya normal, proses persalinan normal, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi dalam keadaan sehat. Simpulan:Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.E.L dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru laHIR dalam keadaan normal, masa nifas berjalan normal dan ibu sudah menggunakan alat kontrasepsi

    ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. A.B USIA KEHAMILAN 35 MINGGU 1 HARI DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG TANGGAL 26 MEI S/D 12 AGUSTUS 2020.

    Get PDF
    Latar Belakang:Asuhan Kebidanan Berkelanjutan adalah Asuhan Kebidanan yang dilakukan mulai Antenatal Care(ANC), IntranatalCare (INC), Postnatalcare (PNC),dan Bayi Baru Lahir (BBL)secara berkelanjutan pada ibu. Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Provinsi NTT (2017), hasil konversi jumlah kasus kematian pada bayi mengalami fluktuasi dari tahun 2014-2017. Pada tahun 2017 meningkat menjadi 178 kasus dengan AKB 25 per 1.000 kelahiran hidup, Hal ini karena ada peningkatan jumlah kelahiran. Kasus kematian ibu dari tahun 2014-2017 mengalami fluktuatif dimana pada tahun 2017 jumlah kasus kematian ibu berjumlah 163 kasus. Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. A.B di Puskesmas PembantuTenau. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelahan kasus(case study). Populasinya seluruh ibu hamil trimester III yang berada diwilayah kerja Puskesmas Pembantu Tenau. Sampel yang diambil Ny. A.B G4P2A1H2 Usia kehamilan 35 minggu1hari di Puskesmas PembantuTenau Kota Kupang. Hasil: Asuhan pada Ny. A.Bselama masa kehamilan berjalan normal, proses persalinan spontan pervaginam, ada robekan perineum tingkat I, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi lahir langsung menangis dan sekarang dalam keadaan sehat, kontrasepsi yang digunakan KB suntik 3 bulan, dan semua pendokumentasian dilakukan dengan metode SOAP. Simpulan:Asuhan Kebidanan Berkelanjutan kepada Ny. A.B saat hamil, bersalin, nifas, BBL, sampai penggunaan alat kontrasepsi telah dilakukan secara sistematis dan hasil pemeriksaan normal tidak ada penyulit yang menyertai. Diharapkan profesi bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan dengan tetap menerapkan manajemen kebidanan dengan pendokumentasian dilakukan dengan metode SOAP

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. Y.P DI PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG TANGGAL 28 MEI S/D 13 AGUSTUS TAHUN 2020.

    Get PDF
    LatarBelakang: Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan kebidanan yang dilakukan mulaiAntenatal Care (ANC). Intranatal Care (INC), Post Natal Care (PNC), bayi baru lahir (BBL) dan Keluarga Berencana (KB) secara berkelanjutan pada pasien, ukuran yang dipakai untuk menilai adalah baik buruknya keadaan pelayanan kebidanan (matemity care)dalam suatu Negara atau daerah. D data dari Puskesmas Bakunase kunjungan ibu hamil K1 sebanyak 1.225 (98,2%), K4 sebanyak 1.145 (89,6%), jumlah sasaran persalinan sebanyak 1.219 yang tidak ditolong oleh Nakes 24 (1,96%), yang ditolong oleh Nakes 1.195 (98,0%), sasaranNifas 1.195 KF 3 1.213 (99,5%), sasaran BBL 1.161, KN 1 673 (57,9%), KN 4 673 (57,9%), sasaran KB sebanyak 1.889 pengguna KB aktif 1.389 (73,5%). Tujuan: Menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. Y. P dengan pendekatan manajemen kebidanan dan menggunakan metode pendokumentasian SOAP di PuskesmasBakunase. MetodePenelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelahan kasus (case study). Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada diwilayah kerja Puskesmas Bakunase. Sampel yang diambil adalah Ny. Y. P G4P3A0AH3 Usia kehamilan 35 minggu 1 hari di Puskesmas Bakunase. Hasil: Asuhan pada Ny. Y. P selama masa kehamilannya normal, proses persalinan berjalan lancar, tidak ada jahitan luka perineum, pada masa nifas involusi berjalan normal, bay idalam keadaan sehat, konseling ber-KB metode Implant. Simpulan:Asuhan Kebidanan Komprehensif yang diberikan kepada Ny. Y. P sebagian besar telah dilakukan dengan baik dan sistematis, serta ibu dan bayi sehat hingga masa nifa

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY U.K DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG TANGGAL 7 MEI s/d 13 JULI TAHUN 2020.

    Get PDF
    Latar Belakang:Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan kebidanan yang diberikan sejak hamil, bersalin, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana. Dalam program pemerintah yaitu mengurangi kemungkinan seorang ibu hamil mengalami komplikasi dalam kehamilan, persalinan, dan masa nifas dengan melakukan asuhan antenatal dalm persalinan dengan prinsip bersih dan aman, mengurangi kemungkinan komplikasi persalinan. Data dari Puskesmas Pembantu Tenau ibu hamil berjumlah 183, ibu hamil yang melakukan kunjungan K1 sebanyak 225 (122,9%), K4 sebanyak 200 (109,2%), ibu bersalin sebanyak 175 ibu, dimana yang bersalin di tenaga kesehatan sebanyak 235 (134,2%) dan yang melakukan persalinan di rumah tanpa tenaga kesehatan sebanyak 10 (5,7%), KN3 191 (78,9%) dan KF3 171 (69.7%). Pasangan Usia Subur berjumlah 923 tetapi hanya 577 (62,5%) pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi. Tujuan: Menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. U.K dengan Pendekatan menejemen kebidanan dan menggunakan metode pendokumentasian SOAP di Puskesmas Pembantu Tenau.. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelaan kasus (case study). Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada diwilayah kerja Puskesmas pembantu Tenau. Sampel yang diambil adalah Ny. U.K G3P20AH2 Usia kehamilan 35 minggu 5 hari di Puskesmas Pembantu Tenau. Hasil:Asuhan Kebidanan Komprehensif yang diberikan pada Ny. U.K selama kehamilan TM III yaitu kunjungan rumah 3 kali, kunjungan di puskesmas 1 kali, Ny. U.K melahirkan di Rumah sakit Leona lahir spontan pervaginam pada tanggal 03 Juni tahun 2020, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin laki-laki, keadaan bayi normal, dilakukan pemantauan bayi baru lahir (KN1-KN3) dan pemantauan ibu nifas (KF1-KF2) serta persetujuan suami/istri untuk ibu menggunakan KB Suntik tiga bulan pada tanggal 13 Juli tahun 2020. Kesimpulan:Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensifyang diberikan kepada Ny. U.K di Puskesmas Pembantu Tenau dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas normal, dan ibu akan menggunakan alat kontrasepsi suntik tiga bulan setelah masa nifas

    EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI DI PUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Pengelolaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai merupakan suatu rangkaian kegiatan yang terdiri dari tahap seleksi, pengadaan, distribusi, dan penggunaan, tujuannya adalah untuk menjamin ketersediaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai yang efisien, efektif, dan rasional serta menjamin khasiat, keamanan dan mutu obat yang diproduksi.Penelitian ini merupakan jenis penelitiannon-eksperimental yang bersifat deskripstif dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dan concurrent. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, pengelolaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai di Puskesmas Alak, yaitu: Tahap seleksi, Kesesuaian item obat yang tersedia dengan Formularium Nasional sebesar66,85%, dan Kesesuaian item obat yang tersedia dengan Daftar Obat Esensial Nasional sebesar51,63%. Tahap pengadaan, Kesesuaian item dengan jumlah permintaan sebesar 100%,Kesesuaian item penerimaan sebesar74,50%, dan Ketepatan perencanaan sebesar84,80%. Tahap distribusi, Kesesuaian fisik sebesar 100%, Item yang kadaluwarsa sebesar2,64%, Kesesuaian penyimpanan dengan aturan FEFO sebesar 100%, Tingkat ketersediaan 12bulan, dan Item yang tidak di resepkan selama 3 bulan sebesar 26,60%. Tahap penggunaan, Jumlah item obat perlembar resep sebesar 1,22%, Peresepan obat generic sebesar 92,934%, Penggunaan anti biotik pada pasienispa non-pneumonia 7,9%, Penggunaan antibiotik pada paseindiare non-spesifik sebesar 0%, Peresepaninjeksi sebesar 0%, Rata – rata kecepatan pelayanan resep racikan adalah 5,4 menit dan untuk resep non racik adalah 2,18 menit, pelabelan obat sebesar 0%

    643

    full texts

    650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇