Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
    650 research outputs found

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS III PADA MATA PELAJARAN IPS DI SD INPRES SIKUMANA 3 KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran IPS adalah rendahnya motivasi belajar pada siswa kelas III dalam mengikuti pembelajaran yang disebabkan oleh pembelajaran yang bersifat klasikal dan kurangnya penggunaan media dalam pembelajaran IPS. Dari permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan media pembelajaran diorama dengan tujuan mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa melalui penggunaan media diorama pada mata pelajaran IPS kelas III SD Inpres Sikumana 3 Kota Kupang. Penelitian ini merupakan merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design bentuk nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket dan studi dokumen. Pengujian persyaratan analisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas uji linearitas dan uji hipotesis dengan menggunakan analisis uji independent sample t-test. Hasil analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 3. 153 dan nilai ttabel sebesar 0.936 atau thitung 3.153> ttabel 0.936 dan nilai sig. (2-tailed) 0,003 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media diorama yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa kelas III pada mata pelajaran IPS di SD Inpres Sikumana 3 Kota Kupang

    EVALUASI MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI GUDANG FARMASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN KUPANG.

    Get PDF
    Pengelolaan obat publik bertujuan untuk menjamin tersedianya obat bermutu dengan jenis dan jumlah yang tepat, tersebar secara merata dan teratur. Masalah pengelolaan obat publik saat ini adalah tingkat ketersediaan obat masih belum sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan karena masih terjadi kekosongan obat di satu sisi dan terjadi kelebihan obat di sisi yang lain. Melihat betapa pentingnya peranan obat dalam pelayanan kesehatan, maka perlu adanya fungsi manajemen yang baik yaitu: perencanaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan dan pelaporan. Apabila fungsi manajemen itu tidak berjalan dengan baik maka pencapaian tujuan tidak tercapai dengan optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentasi manajemen pengelolaan obat berdasarkan Petunjuk Teknis Tata Laksan Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan tahun 2017-2019 dan mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen pengelolaan obat di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa persentase manajemen pengelolaan obat di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang adalah 90%. Manajemen pengelolaan obat sudah baik berdasarkan standar yang ditetapkan yaitu persentasenya ≥ 70.Faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen pengeloaan obat di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang terdapat pada komponen sumber daya dan pengelolaan obat

    UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia pinnata) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT.

    Get PDF
    Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual atau potensial. Nyeri timbul sebagai bentuk respon sensorik setelah menerima rangsangan nyeri (Kurniyawan, 2016).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas analgesik ekstraketanoldaunmatoa (Pometia pinnata) dan untuk mengetahui dosis ekstrak etanol daun matoayang paling optimal sebagai analgesik terhadap mencit putih jantan (Mus musculus) yang diinduksi asam asetat.Daun matoa mengandung beberapa senyawa utama seperti flavonoid, tanin dan saponin yang diketui mempunyai aktivitas analgesik. Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit putih jantan, dibagi menjadi 5 kelompok secara acak. Kontrol positif asam mefenamat 1,3 mg/20g BB, Kontrol negatif Na-CMC 0,5%, kelompok ekstrak etanol daun matoa 50, 60, 70 mg/20g BB. Pengamatan geliat dilakukan 30 menit setelah hewan uji di induksi menggunakan asam asetat 0,5% secara intraperitoneal. Data jumlah geliat yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk menentukan persenproteksi geliat dan persenefektivitas analgesik. Data dianalisis secara statisti menggunakan uji one wayAnova dan Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis ekstrak etanol daun matoa70 mg/20g BB menunjukkan persentase proteksi dan efektivitas yang paling optimal mendekati kelompok kontrol positif dengan proteksi geliat sebesar 45% dan efektivitas geliat sebesar 93,86%.Ekstra ketanol daun matoadosis 60 mg/20g BB menunjukkan persentase proteksi geliat sebesar 33,82% dan efektifitas analgesik sebesar 70,54% dan ekstra ketanol daun matoadosis 50 mg/20g BB menunjukkan persentase proteksi geliat sebesar 21,47% dan efektifitas analgesik sebesar 44,78%

    PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDK MUDER TERESA KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini disebabkan karena pembelajaran lebih banyak didominasi oleh guru, sehingga mengakibatkan siswa kurang termotivasi dan kurang menguasai materi. Oleh karena itu, diperlukan suatu pembelajaran yang memberikan kesempatan kepadasiswa untuk dapat mengkonstruksi sendiri pengetahuannya, salah satunya denganpendekatan matematika realistik. Melalui pendekatan matematika realisticpembelajaran akan lebih menarik dan bermakna karena materi pelajaran dikaitkan dengan masalah-masalah yang dekat dengan kehidupan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada atau tidaknya pengaruh pengunaan pendekatan matematika realistik terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis penelitian Quasi eksperimen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Muder Teresa Kota Kupang. Teknik pengambilan sampel menggunakannon-probability sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IVA (kelompok kontrol) dan IVB (kelompok eksperimen). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistikyaitu Uji Independen Sample t-Test. Berdasarkan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa: Ada pengaruh pendekatan matematika realistikterhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai rarta-rata kelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan rata-rata nilai kelas kontrol yaitu 82,00 ≥ 68,97 dan nilai signifikan 0,000 ≤ 0,05 maka dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pendekatan matematika realsitik terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SDK Muder teresa Kota kupang

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAPMINAT BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SDK STA. MARIA ASSUMPTA KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Minat belajar merupakan salah faktor yang penting bagi siswa dalam keberhasilan pembelajaran yang dimana ditingkatkan dengan penerapan model pembelajaran salah satunya model pembelajarantalking stick. Talking stick merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang dimana untuk melatih berbicara peserta didik dalam proses pembelajaran serta mendorong siswa untuk berani mengemukakan pendapat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran talking stick terhadap minat belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SDK Sta. Maria Assumpta Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen nonequivalent control group design.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan dokumentasi dan angket serta teknik analisis data menggunakan jenis kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol ( 82.12 >61,14). Selanjutnya hasil uji t dengan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka tolak H0 terima Ha, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajarantalking stick terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SDK Sta. Maria Assumpta Kota Kupang

    UJI AKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI OLEUM RICINI.

    Get PDF
    Daun sirih (Piper betle L.) mengandung flavonoid, tanin, minyak atsiri dan alkaloid, dimana flavonoid dapat menghambat pengeluaran asetilkolin dan kontraksi usus, tanin memiliki efek mengurangi peristaltik usus, minyak atsiri dan alkaloid yang merupakan inhibitor pertumbuhan dan mematikan mikroorganisme di usus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antidiare ekstrak etanol daun sirih pada tikus putih (Rattus norvegicus). Uji aktivitas antidiare ekstrak etanol daun sirih dilakukan dengan cara memberikan 1 ml oleum ricini pada tikus secara oral sebagai penginduksi diare, 1 jam setelah pemberian oleum ricini tikus diberi ekstrak etanol daun sirih dosis 200, 300 dan 400 mg/kgbb, kontrol positif loperamid HCl, kontrol negatif Na-CMC 0,5% secara oral dan dilakukan pengamatan terhadap parameter uji yaitu saat mulai terjadinya diare, konsistensi feses, frekuensi diare, dan lama terjadinya diare yang diamati selama 5 jam. Berdasarkan uji statistik ANOVA diperoleh nilai siginifikan setiap parameter uji yaitu p <0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang membuktikan bahwa ada perbedaan signifikan antara setiap kelompok perlakuan, dilanjutkan uji beda rata-rata Tukey HSD diperoleh bahwa ekstrak etanol daun sirih dosis 200, 300, dan 400 mg/kgbb memberikan aktivitas antidiare pada tikus putih dengan aktivitas yang paling baik yaitu dosis 400 mg/kgBB

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPERHENSIF PADA NY. Y.B DI PUSKESMAS OESAPA KOTA KUPANG TANGGAL 05 MEI S/D 21 JUNI TAHUN 2019.

    Get PDF
    Latar Belakang: Asuhan kebidanan komperhensif adalah asuhan kebidanan yang dilakukan mulai AntenatalCare (ANC), intranatal Care (INC), Posnatal care (PNC), dan bayi baru lahir (BBL) secara komperhensif pada pasien, ukuran yang dipakai untuk menilai adalah baik-buruknya keadaan pelayanan kebidanan (matemity care) dalam suatu negara atau daerah. Tujuan: Menerapkan Asuhan Kebidanan Komperhensif pada Ny. Y. B. di Puskesmas Oesapa. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelahan kasus (case study). Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada diwilayah kerja Puskesmas Oesapa. Sampel yang diambil adalah Ny. Y. B. G2P1A0AH1 Usia kehamilan 38-39 minggu di Puskesmas Oesapa. Hasil: Berdasarkan asuhan yang diberikan, diperoleh keadaan ibu dan bayi baik, bayi masih aktif menyusui, ibu menggunakan KB suntik 3 bulan. Kesimpulan: Asuhan Kebidanan Komperhensifyang diberikan kepada Ny. Y.B. sebagian besar telah dilakukan dengan baik dan sistematis, serta ibu dan bayi sehat hingga masa nifas

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA MULTIGRAVIDA DI PUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG TANGGAL 07 MARET S/D 27 APRIL TAHUN 2018.

    Get PDF
    Latar belakang :Asuhan kebidanan Komprehensif adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus – menerus antara seorang wanita dengan bidan. Tujuan asuhan komprehensif yang diberikanya itu untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif secara intensif kepada ibu selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana sehingga mencegah agar tidak terjadi komplikasi (Pratami, 2014) Tujuan :Melaksanakan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Multigravida di Puskesmas Alak dengan dan pendokumentasian secara SOAP. Metode :Penelitian studi kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal disini dapat berarti satu orang ibu yang diberikan asuhan sejak masa kehamilan hingga KB dengan menggunakan yang terjadi serta menyusun perencanaan perbaikan masalah tersebut (Notoatmodjo, 2012). Populasi :Seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Alak. Sampel Ny.O.B G4P3A0AH2, umur 41 tahun usia kehamilan 39 minggu . Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny.O.B G4P3AOAH2 UK 39 minggu kehamilan berjalan dengan fisiollogi,ada pun keluhan pada kunjungan pertama yaitu sering kencing dan sering buang air kecil. penulis telah melakukan penatalaksanaan sesuai teori sehingga dapat mengurangi keluhan ibu. Proses persalinan berjalan dengan normal di RSUD W.Z Yohanes kupang. Pada tanggal 17-3-2018 pukul 07.00 Wita telah lahir bayi berjenis kelamin perempuan, langsung menangis, tonus ototbaik, warna kulit kemerahan, berat badan 3650 gram dan panjang badan 51cm. Pada kebidanan masa nifas ibu dapat berjalan dengan dengan fisiologis. Kunjungan Keluarga Berencana dilakukan sebanyak 2 kali pada kunjungan pertama memberi konseling tentang jenis-jenis kontrasepsi dan pada kunjungan berikutnya ibu mengambil keputusan mengikuti MAL. Simpulan :Ny.O.B G4P3AOAH2 UK 39 minggu masa kehamilan berjalan normal tidak ada masalah atau komplikasi, persalinan berjalan dengan normal. Selama memberikan asuhan kebidanan masa neonatus tidak ditemukan adanya masalah semuanya berjalan normal, masa nifas berjalan secara normal, dalam memberikan asuhan kebidanan, KB ibu telah diberi konseling dan memutuskan mengunakan MAL

    ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA IBU MULTIPARA DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU TANGGAL 03 MEI S/D 13 JUNI TAHUN 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang:Masalah kesehatan ibu dan anak tidak hanya berkisar tentang angka kematian, tetapi juga menyangkut angka kesakitan dan morbiditas. Adapun indikator untuk menentukan derajat kesehatan anak meliputi angka ke matian bayi, angka kesakitan bayi, status gizi dan angka harapan hidup saat lahir (WHO, 2016) Keselamatan dan kesejahteraan ibu secara menyeluruh merupakan perhatian yang utama bagi seorang bidan. Bidan bertanggung jawa memberikan pengawasan, nasehat serta asuhan bagi wanita selama masa hamil, bersalin dan nifas. Asuhan kebidanan yang diberikan termasuk pengawasan pelayanan kesehatan masyarakat di komunitas, baik di rumah, Posyandu maupun Polindes. Asuhan kebidanan dilaksanakan secara mandiri, kolaborasi dan rujukan serta melakukan pencatatan secara lengkap, akurat, singkat dan jelas mengenai keadaan/kejadian yang ditemukan dan dilakukan dalam memberikan asuhan kebidanan dalam bentuk manajemen kebidanan berkelanjutan. Tujuan Penelitian: mampu menerapkan asuhan kebidanan Komprehensif pada Ibu multipara diPuskesmas Pembantu Tenau Kecamatan Alak dengan pendekatan manajemen kebidanan SOAP di Puskesmas Tenau Tanggal 03 mei s/d 13 juni 2018. Metode Penelitian: Menggunakan metode penelaahan kasus atau case study populasi semua ibu hamil TM III di Puskesmas Pembantu Tenau, sampel : Ny. T. L G3P2A0AH2 umur 25 tahun usia kehamilan 39+2 minggu. Hasilnya:Setelah dilakukan asuhan kebidanan Komprehensif padaNy.T.L peneliti mendapatkan hasil dimana pada kehamilan, ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran dan memberikan asuhan tidak terdapat penyulit apapun, dalam memberikan asuhan pada kala I tidak terdapat penyulit, kala II tidak terdapat penyulit, kala III sampaikala IV persalinan tidak terdapat penyulit dan prosesnya berjalan normal, pada kunjungan 6 jam sampai 4 minggu postpartum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan nor mal dan tidak terdapat penyulit. Konselingber-KB ibu memilih suntikan 3 bulan. Simpulan: Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. T.L yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran,ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal,bayi barulahir dalam keadaan baik

    ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY W. B DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBANTU TENAU, KOTA KUPANG TANGGAL 02 MEI S/D 12 JUNI 2018.

    Get PDF
    kebidanan yang dilakukan mulai Antenatal Care (ANC), intranatal Care (INC), Posnatal care (PNC), dan bayi baru lahir (BBL) secara berkelanjutan pada pasien, ukuran yang dipakai untuk menilai adalah baik-buruknya keadaan pelayanan kebidanan (matemity care) dalam suatu negara atau daerah. Multigravida adalah seorang ibu yang hamil lebih dari 1 sampai 5 kali. Tujuan:Mampu Melakukan Asuhan kebidanan berkelanjutan dengan pendekatan menejemen asuhan kebidanan pada Ibu Multigravida mulai dari kehamilan TM III, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir dan Keluarga Berencana Diwilayah Puskesmas pembantu Tenau tanggal 04 Mei s/d 12 Juni 2018. Metode:Studi kasus menggunakan metode penelaahan kasus, lokasi studi kasus di PuskesmasPembantu Tenau subjek studi kasus adalah Ny. W.B dilaksanakan tanggal 04 Mei S/D 12 Juni Tahun 2018 dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan metode Varney dan pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil:Setelah dilakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. W.B peneliti mendapatkan hasil dimana pada kehamilan, ibu melakukan kunjungan sesuai dengan anjuran dan memberikan asuhan tidak terdapat penyulit apapun, dalam memberikan asuhan pada kala l tidak terdapat penyulit, kalla ll terdapat penyulit yaitu pada penggunaan APD, kala ll sampai kala lV persalinan tidak terdapat penyulit dan prosesnya berjalan normal, pada kunjungan bayi baru lahir normal tidak terdapat penyulit, pada kunjungan postpartum terdapa penyulit yaitu penulis tidak melakukan kunjungan lll, pada konseling ber-KB ibu memilih suntikan 3 bulan. Simpulan:Penerapan Asuhan Kebidanan Berkelanjuran pada kehamilan TM lll, persalinan, dan nifas ibu dalam keadaan sehat, sampai ibu mengikuti KB dan bayi sudah mendapatkan imunisasi VIT-K, HB0, BCG, dan POLIO

    643

    full texts

    650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇