Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
650 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY M.K DIPUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG TANGGAL 07 MEI S/D 26 JUNI 2018.
Latar Belakang: AKI di NTT berdasarkan laporan Profil Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2016 menunjukkan bahwa konversi AKI per 100.000 kelahiran hidup selama periode 3 (tiga) tahun (Tahun 2013-2015) mengalami fluktuasi.Jumlah kasus kematian ibu pada tahun 2013 berjumlah 176 atau 185,6 per 100.000 kelahiran hidup, selanjutnya pada tahun 2014 menurun lagi menjadi 158 kasus atau 169 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan pada tahun 2015 meningkat menjadi 178 kematian atau 133 per 100.000 kelahiran hidup. Sedangkan pada tahun 2016 menjadi sebesar 893 kasus atau AKI sebesar 131 per 100.000 kelahiran hidup, berarti terjadi peningkatan kasus. Dengan dilakukan asuhankebidanansecaraberkelanjutanpadaibuhamil trimester III sampai perawatan masa KB diharapkandapatmemberikankontribusidalamupayamenurunkan AKI dan AKB di Indonesia sertatercapaikesehatanibudananak yang optimal.
Tujuan Penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan sampai dengan perawatan masa nifas, BBLdanKB dengan pendekatan dengan manajemen kebidanan di Puskesmas Alak periode 07 maret s/d 26 Juni 2018.
Metode Penelitian: Menggunakan metode penelaahan kasusatau case study. Populasi di lakukan pada semua ibu hamil TM III di puskesmas alak dan sampel pada Ny M.K G4P3A0AH3 UK 38 minggu
Hasilnya:Ny M.K selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat, dalam memberikan asuhan persalinan penulis melakukan asuhan bersama bidan dalam menolong persalinan dengan presentasi kepala dan tidak ada lilitan tali pusat, pada kunjungan 2 jam hingga 6 minggu post partum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan normal dan tidak terdapat penyulit.
Simpulan: Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M.K yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran,ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaan baik
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) DAN INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSUD S. K. LERIK KOTA KUPANG.
Efikasi diri merupakan keyakinan yang dimiliki oleh seseorang untuk mengontrol dirinya sehingga ia mampu mengatasi berbagai persoalan dan menjalankan setiap kegiatannya guna mencapai suatu tujuan.
Individu yang memiliki efikasi diri rendah akan mempengaruhi kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaannya, sehingga mudah mengalami kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian pribadi yang disebut dengan Burnout.Perawat yang memiliki efikasi diri tinggi akan mampu mengatasi burnout yang dialami.Perawat yang tidak yakin akan kemampuannya tidak dapat mengatasi segala stresor yang ada sehingga mudah mengalami burnout. Dengan kata lain pekerjaan dapat menjadi ancaman dan sumber stres bagi individu yang tidak memiliki efikasi diri yang tinggi, serta meyakini bahwa individu tersebut mampu mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan efikasi diri dengan burnout pada perawat.
Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat di ruangan IGD dan ICU sebanyak 34 perawat,yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Efikasi diri dan Burnout. Analisis data menggunakan uji Chi square dengan tingkat kesalahan α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara Efikasi diri dengan Burnout pada perawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Intensive Care Unit (ICU) RSUD S. K. Lerik Kupang, uji statistic (Chi Square) diperoleh ρ value = 0,025 ≤ 0,05
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA, MOTIVASI KELUARGA DAN AKSES KE PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN KONTROL BEROBAT PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA NAIMATA KUPANG.
Skizofrenia merupakan gangguan neurologis yang memengaruhi persepsi, cara berpikir, bahasa, emosi dan perilaku sosial orang yang mengalaminya. Pengobatan dan perawatan skizofrenia harus dilakukan secara terus menerus untuk mencegah kekambuhan sehingga pasien dapat produktif dalam menjalani kehidupannya. Beberapa hal yang berperan pentig dalam kepatuhan kontrol berobat pasien skizofrenia adalah pengetahuan keluarga, motivasi keluarga dan Akses kepelayanan kesehatan.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga, motivasi keluarga dan akses ke pelayanan kesehatan dengan kepatuhan kontrol berobat pasien skizofrenia di Poli Jiwa Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasi, dan rancangan penelitian Cross-Sectional.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian ini ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan kontrol berobat (ρ=0,016;OR=0,265), ada hubungan motivasi keluarga dengan kepatuhan kontrol berobat (ρ=0,005;OR=4,833) dan ada hubungan akses dengan kepatuhan kontrol berobat (ρ=0,000;OR=8,643)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL 70% DAUN KIRINYUH (Cromolaena odorata L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI SUKROSA.
Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan insulin yang cukup maupun ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Hiperglikemia atau peningkatan kadar gula darah merupakan gejala umum dari diabetes yang tidak terkontrol. Tumbuhan kirinyuh (Chromolaena odorata L.) telah dimanfaatkan secara tradisional untuk mengobati diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol 70% daun kirinyuh (Cromolaena odorata L.) terhadap penurunan kadar gula darah pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar yang diinduksi sukrosa.Tikus dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol negatif diinduksi Na-CMC 0,5%, kontrol positif diinduksi glibenklamid, dosis I 175 mg/kgBB tikus, dosis II 200 mg/kgBB tikus dan dosis III 225 mg/kgBB tikus. Berdasarkan hasil uji analisis post hoc Student-Newman-Keuls penurunan kadar gula darah terdapat perbedaan yang signifikan (p > 0,05) antara kelompok kontrol negatif dengan semua kelompok perlakuan. Sedangkan pada penurunan kadar gula darah kontrol positif dengan kelompok dosis I, dosis II dan dosis III menunjukkan tidak berbeda signifikan. Adapun nilai penurunan kadar gula darah yang lebih besar berturut-turut yaitu dosis III (225 mg/kg BB tikus), dosis I (175 mg/kg BB tikus), dosis II (200 mg/kg BB tikus) dan kelompok kontrol positif (glibenklamid). Penurunan kadar gula darah menunjukkan bahwa kelompok dosis III (225 mg/kg BB tikus) mempunyai efek penurunan kadar gula darah yang lebih besar
AKTIVITAS KOMBINASI MINYAK KEMIRI (Aleurites moluccana L.) DAN MINYAK KEDELAI (Glycine max (L.) Merrill)SEBAGAI HAIR TONIC PADA KELINCI JANTAN (Oryctolagus cuniculus)
Rambut merupakan suatu bulu yang keluar dari lapisan kulit yang terbentuk dari zat keratin. Rambut tidak hanya berfungsi untuk melindungi tubuh tetapi rambut juga berperan sebagai salah satu penunjang penampilan, jika rambut rontok maka fungsi pelindung dan estetika berkurang, sehingga rambut harus dirawat agar tetap kuat.Minyak kemiri dan Minyak kedelai dikenal luas memiliki manfaat sebagai penumbuh rambut (Hair Tonic). Minyak kemiri dan minyak kedelai mengandung senyawa yang berperan dalam pertumbuhan rambut, asam lemak dari minyak kemiri yaitu asam palmitat yang memiliki struktur molekul kecil dan hambatan ruang kecil sedangkan kandungan isoflavon genistein dan asam lemakminyak kedelai yaitu asam linoleat yang memiliki struktur molekul besar dan hambatan ruang besaryang berperan dalam proses pertumbuhan rambut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas kombinasi minyak kemiri dan minyak kedelai yang dibuat dalam 3 formula sediaan emulsi sebagai hair tonicterhadap pertumbuhan rambut pada hewan uji kelinci jantan. Formula I diberikan 15% minyak kemiri:15% minyak kedelai, formula II diberikan 10% minyak kemiri:20% minyak kedelai, dan formula III diberikan 20% minyak kemiri : 10% minyak kedelai. Hasil yang paling optimal menumbuhkan rambut pada kelinci jantan yaitu formula III dengan rata-rata pertumbuhan rambut 4,53mm – 9,46mm, dapat disimpulkan bahwa peranan utama pada pertumbuhan rambut disebabkan oleh asam palmitat dari pada asam linoleat karena struktur molekul kecil dan hambatan ruang kecil dari pada asam linoleat yang memilki struktur molekul besar dan hambatan ruang besar
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY E.O DIPUSKESMAS BAUMATA KABUPATEN KUPANG PERIODE 15 APRIL S/D 28 MEI 2019.
Pendahuluan: Penilaian status kesehatan dan kinerja upaya kesehatan Ibu dan anak penting untuk dilakukan.Fakta menunjukkan bahwa masih banyak kasus berupa gangguan yang mempengaruhi Kesehatan Ibu dan Anak sehingga dapat berujung pada kecacatan ataupun kematian. Data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2017 diketahui bahwa angka kematian Ibu mencapai 300 per kelahiran hidup, kasus dan angka kematian bayi mencapai 1.300 per kelahiran hidup, kasus pada tahun 2017.
Tujuan penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan, bayi baru lahir, nifas hingga KB dengan pendekatan manajemen kebidanan.
Metode Penelitian: Metode penelitian ini berupa metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus atau case study menggunakan subjek unit tunggal. Populasinya adalah seluruh Ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Baumata. Sampel yang diambil adalah Ny.E.O G1P0A0AH0 usia kehamilan 38 minggu 4 hari di Puskesmas Baumata.
Hasil: Asuhan pada Ny. E.O sudah diberikan secara komprehensif mulai dari masa kehamilan tidak ditemukan adanya tanda bahaya yang dapat membahayakan ibu dan janin, asuhan persalinan sesuai dengan 60 langkah APN di Puskesmas Baumata pada tanggal 20 April 2019 yang berjalan secara fisiologis, asuhan bayi baru lahir pada KN1,2, dan 3 secara normal dan tidak ada tanda bahaya pada bayi, asuhan masa nifas pada KF1, 2, dan 3 juga berjalan normal dan tidak ditemukan tanda bahaya, dan pada 40 hari masa nifas ibu memutuskan untuk menjadi akseptor KB Suntik di Puskemsas Baumata.
Simpulan: Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.E.O dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas berjalan normal dan ibu sudah menggunakan alat kontrasepsi
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.T.R.H DI PUSKESMAS KUPANG KOTA TANGGAL 05 MARET S/D 06 JUNI TAHUN 2018.
Latar Belakang: Masalah kesehatan ibu dan anak masih menjadi masalah nasional yang perlu mendapat prioritas utama karena sangat menentukan kualitas sumber data pada generasi mendatang. Tingginya angka kematian ibu dan kematian bayi sertalambatnya penurunan kedua angaka tersebut menunjukan bahwa kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak sangat perlu ditingkatkan yaitu dengan dilakukannya asuhan kebidanan komperhensif pada ibuhamil Trimester III sampai program Keluarga Berencana diharapkan memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai Kesehatan Ibu dan Anak yang optimal.
Tujuan Penelitian: Mahasiswa mampu menerapkan asuhan kebidanan komperhesif pada Ny. T. R. H di Puskesmas Kupang Kota dengan pendekatan Manajemen Kebidanan dan pendokumentasian SOAP.
Metode Penelitian: Laporan Tugas Akhir menggunakan metode penelaan kasus, lokasi studi kasus di Puskesmas Kupang Kota, subjek Ny. T. R. H, dilaksanakan tanggal 05 Maret sampai 28 Maret 2018 menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana dengan menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder, populasinya adalah semua ibu hamil trimester III dan sampelnya adalah ibu G1P0A0AH0.
Hasil dan Pembahasan: Ny. T. R. H selama masa kehamilannya ibu dalam keadaan Normal, proses persalinan ibu mengalami kendala yaitu partus lama serta PEB, mendapat jahitan karena adanya laserasi derajat 2, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi dalam keadaan sehat, konseling ber-KB ibu memilih metode MAL
Simpulan: Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. T. R. H ditandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, selama hamil berjalan dengan normal, melahirkan di fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, dan bayi dalam keadaan sehat
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.G.M DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG TANGGAL 01 MEI S/D 12 JULI TAHUN 2018.
Latar Belakang : Ibu dan anak merupakan anggota keluarga yang perlu mendapat prioritas dalam pelayanan kesehatan karena ibu dan anak merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai komplikasi kesehatan. Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015, AKI di Indonesia sebesar 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. BerdasarkandataSUPAS2015, Angka Kematian Bayi di Indonesia sebesar 22,23 per 1.000kelahiran hidup. Asuhan kebidanan secara komprehensif merupakan salah satu cara untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi.
Tujuan : Mahasiswa mampu menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny.G.M di Pustu Tenau periode 01 Mei sampai 12 Juli 2018.
Metode: metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penentuan Populasipenelitianadalah ibu hamil trimester III di PustuTenau.
Pembahasan : asuhan dilakukan pada Ny.G.M. dilakukansecarakomprehensif. Masa kehamilan berlangsung nor\mal, persalinan berlangsung normal ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan, bayi lahir spontan pervaginam, masa puerperium berlangsung normal dan setelah pada hari ke-42 pasca persalinan, ibu menggunakan kontrasepsi IUD.
Simpulan: berdasarkan asuhan yang diberikan mahasiswa telah mampu melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensi
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY V.Y.N DI PUSKESMAS PASIR PANJANG KOTA KUPANG TANGGAL 21 JUNI S/D 23 AGUSTUS TAHUN 2018.
Pemeriksaan kehamilan sampai dengan K4 sebanyak 4.606.215 orang (86,57%), ibu bersalin dan nifas sebanyak 5.078.636 orang (92,8%), tetapi hanya terdapat 4.222.506 orang (83,14%) ibu bersalin yang bersalin di fasilitas kesehatan dan ditolong oleh tenaga kesehatan serta yang melakukan kunjungan neonatus atau KN hanya 4.448.532 orang (91,96%), (DepKes, 2017). Asuhan kebidanan secara komprehensif merupakan salah satu cara untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi.
Tujuan :Dapat melakukan Asuhan Kebidanan Kehamilan TM III, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana pada Ny V.Y.A Di Puskesmas Pasir Panjang Tanggal 21 Juni S/D 23 Agustus Tahun 2018.
Metode: Studi kasus menggunakan metode penelaahan kasus, lokasi studi kasus di Puskesmas Pasir Panjang, subjek studi kasus adalah Ny V.Y.A dilaksanakan tanggal 21 Juni S/D 23 Agustus Tahun 2018 dengan menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan metode Varney dan pendokumentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder.
Hasil: Setelah dilakukan asuhan kebidanan kompherensif pada Ny V.Y.A penulis mendapatkan hasil dimana pada kehamilan, ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran dan memberikan asuhan tidak terdapat penyulit apapun, dalam memberikan asuhan pada kala I tidak terdapat penyulit, kala II tidak terdapat penyulit, kala III sampai kala IV persalinan tidak terdapat penyulit dan prosesnya berjalan normal, pada kunjungan 6 jam sampai 4 minggu postpartum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan normal dan tidak terdapat penyulit. konseling ber-KB ibu memilih suntikan 3 bulan.
Simpulan:Setelah dilakukan asuhan kebidanan kompherensif keadaan pasien baik mulai dari kehamilan sampai pada bayi baru lahir.
Kata Kunci :Asuhan Kebidanan Kompherensif, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir dan Keluarga Berencan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY A.R DIPUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG TANGGAL 03 JULI S/D 20 AGUSTUS 2018.
Latar Belakang :Asuhan kebidanan komperhensif merupakan pelayanan kesehatan utama yang diberikan kepada ibu dan anak. Angka kematian di wilayah NTT terutama Kota Kupang terbilang cukup tinggi. Berdasarkan Laporan BPS Provinsi NTT tahun 2016 menunjukan kasus kematian ibu pada tahun 2015 meningkat menjadi 178 kasus atau 133/100.000 KH, selanjutnya pada tahun 2016 menjadi 893 kasus atau 131/100.000 KH. Dengan dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil Trimester III sampai dengan perawatan masa nifas dan KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal.
Metode : Menggunakan metode penelaahan kasus, lokasi studi kasus di PuskesmasAlak, subjek studi kasus adalah Ny. A.R dilaksanakan pada tanggal 03 Juli sampai 20 Agustus 2018 format asuhan kebidanan pada ibuhamil, bersalin, BBL, nifas dan KB dengan metode 7 langkah Varney dan pendoku mentasian SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Alak sampel yang diambil adalah ibu hamil trimester III NY.A. R umur 34 tahun G4P3A0AH3 UK 37-38 minggu di Puskesmas Alak periode 03 Juli s/d 20 Agustus 2018.
Hasil :Asuhan kebidanan secara berkesinambungan yang diberikan pada Ny.A. R selama kehamilan TM III yaitu usia kehamilan 37-38 minggu. Ny A. R melahirkan di puskesmas Alak lahir secara spontan pervaginam pada tanggal 09 juli 2018 pukul 09.25 wita, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin perempuan, dilakukan IMD selama 1 jam, hasil pemeriksa nanntropometri yaitu BB bayi 2500 gram, PB 49 cm, LK 32 cm, LD 30, LP 29 cm, diberikan salepmata dan Vitamin K 1 jam setelah persalinan, HB0 1 jam setelah pemberian vit K dan salepmata, kedaan bayi sehat. Selama proses persalinan berjalan normal, pengawasan selama 2 jam post partum, dilakukan pemantauan selama KF 1, KN 1 sampai KF 3 dan KN 3, ibu diberi konseling dan atas persetujuan suami/istri ibu mengikuti KB implant tanggal 20 agustus 2018
Simpulan :Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A. R yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaanbaik