Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
650 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL EDMODO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JARINGAN KOMPUTER KELAS X SMA KRISTEN 1 KUPANG.
Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui perbedaan antara hasil belajar siswa kelas X TIK menggunakan media edmodo. Metode dalam Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control group design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Kristen1 Kupang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Purposive Sampling, yaitu pada kelas X IPA1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X IPA2 sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa masing-masing sebanyak 23 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda pada pretest dan posttest dan angket tanggapan siswa.
Teknik analisa data yang digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kedua kelas yaitu dengan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media edmodo dan metode konvensional. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebesar 83,70 dan 78,91. Hasil analisis uji-t nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 yang mempunyai arti H0 ditolak dan Ha diterima berdasarkan kriteria perumusan hipotesis.
Hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa yang signifikansi dengan menggunakan media edmodo dan media konvensional.
AN ANALYSIS ON FACTORS INFLUENCING THE THIRD SEMESTER STUDENTS WRITING ABILITY AT CITRA BANGSA UNIVERSITY.
The teacher are expected to be able to guide the students when they study to write. Writing skill is very important to human life. Before what the students do to improve their writing skill as a teacher, he/she must know what are the dominant factors that influencing his writing ability so the teacher will know what they want to do with students.
The aims of this study are to know the factors influencing the students writing ability and dominant factors influencing the students writing ability. The methods used to collect the data are observation, documentation, and interview; while the method used to analyze the data are transcription, classification, description and conclusion. The theory that is used in this study is students writing ability by Brown (2010).
The result of this study shows that there are two factors that influence students writing ability: (1) personality factors such as: Less of intention to write, Infrequency in Writing, Laziness, Infrequency in Reading, Less of Curiousity and Less of Motivation; (2) Social Factors such as: Susceptiblity to friends, Lecturer’s Insentivity in Teaching, The noise enviroment and Lightning in the class. While the dominant factors is personality factors
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. E.D DI PUSKESMAS KOTA BAJAWA TANGGAL 14 MEI S/D 06 JULI TAHUN 2020.
Latar Belakang: Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia cukup tinggi. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2017 diketahui bahwa angka kematian Ibu mencapai 300/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi mencapai 1.300/100.000 kelahiran hidup. Dengan dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III sampai ber KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia.
Tujuan Penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan, bayi baru lahir, nifas hingga KB dengan pendekatan manajemen kebidanan.
Metode Penelitian:Laporan Tugas Akhir menggunakan metode deskriptif kasus, lokasistudikasus di PuskesmasBajawa, dilaksanakantanggal 14 Mei sampai 06 juli 2020, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerjaPuskesmas Kota Bajawasampel yang diambiladalahibuhamil trimester III NY. .E.D umur 23 tahun G1P0A0AH0 UK 37 minggu1 Hari.
Hasil:Asuhan kebidanan Komprehensifyang diberikan pada Ny.E.D selama kehamilan TM III yaitu kunjunganrumahsebanyak 2 kali dan kunjungan di Puskesmassebanyak 1 kali, Ny. .E.D melahirkan di RSUD BAJAWA 22 Mei 2020, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin perempuan, keadaan bayi normal, dilakukan pemantauan bayi baru lahir (KN1-KN3) dan pemantauan ibu nifas (KF1-KF3), serta atas persetujuan suami/istri ibu mengikuti KB pada tanggal 6 Juli 2020.
Kesimpulan:Penulis telah melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.M.J dengan hasil keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan normal, masa nifas berjalan normal dan ibu sudah menggunakan alat kontrasepsi
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY.S DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG DENGAN INDIKASI MAKROSOMIA PERIODE 08 MEI S/D 02 JULI TAHUN 2020.
Latar Belakang: Asuhan kebidanan berkelanjutan adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Masalah ibu dan bayi masuk dalam salah satu Goals SDG’s (Sustainable Development Goals) yang dalam targetnya mengatakan pada tahun 2030 mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) di bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup dan mengakhiri kematian bayi dan balita yang dapat dicegah dengan seluruh Negara berusaha menurunkan angka kematian neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dan angka kematian balita 25 per 1.000 kelahiran hidup (Bappenas, 2016). Berdasarkan PWS KIA di Pustu Tenau, target ibuhamiltahun 2019 berjumlah 183, cakupan K1 225 (122,9%)K4 200(109,2%). Target persalinan 175 ibu, dimana yang bersalin di faskes sebanyak 235 (134,2%) dan yang melakukan persalinan di rumah tanpa faskes 10 (5,7%).
Jumlah cakupan bayi baru lahir yang melakukan kunjungan secara lengkap191 (78,9%) dan jumlah cakupan ibu nifas yang melakukan kunjungan nifas secara lengkap 171 (69,7%). Sasaran PUS berjumlah 923 tetapi hanya 577 (62,5%), PUS yang menggunakan alat kontrasepsi, diantaranya IUD 63 (10,9%), Implant 71 (12,3%), Suntik 329 (57,0%), dan Pil 74 (12,8%).
Tujuan : Melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan dengan pendekatan manajemen kebidanan menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada Ny. S di Puskesmas Pembantu Tenau Kupang tanggal 08 Mei s/d 01Juli 2020.
Metode : Penelahan kasus. Populasi seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Tenau sampel ibu hamil trimester III Ny.S umur 33 tahun G4P3A0 AH3UK 37 minggu 2 hari di Puskesmas Pembantu Tenau periode 08Mei s/d 02 Juli 2020.
Hasil: Asuhan kebidanan secara berkelanjutan yang diberikan pada Ny.S selama kehamilan TM III yaitu kunjungan ANC nya teratur, TM1 2x,TM II 4x,TM III 9x, Ny. S melahirkan di Rumah Sakit Mamami Kupang lahir secara SC dengan indikasi bayi besar pada tanggal 03 Juni 2020pukul 08.00wita, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin Laki-Laki, dilakukan IMD selama 1 jam, hasil pemeriksan antropometri yaitu BB bayi 3.800 gram, PB 50 cm, LK 35 cm, LD 31 cm, LP 29 cm,kedaan bayi sehat. Selama proses persalinan berjalan normal kunjungan nifasselama KF1, KN 1 sampai KF3 dan KN3 3 kali, ibu diberi konseling dan atas persetujuan keluarga/istri ibu mengikuti KB Implant pada tanggal 01 Juli 2020.
Simpulan: Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. S yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, , ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaan baik serta menggunakan KB implant
PERBANDINGAN PREFERENSI KONSUMEN DALAM MEMILIH OBAT TRADISIONAL DAN OBAT SINTETIK DI APOTEK KASIH KUPANG.
Preferensi adalah proses seseorang dalam memilih informasi atau sesuatu hal yang lebih disukai oleh konsumen terhadap suatu produk barang yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandinga npreferensi konsumen dalam memilih obat tradisional dan obatsintetik pada pasien di Apotek Kasih Kupang. Metode penelitian asosiatif dengan desain komparatif dengan teknik sampling non-probability sampling yaitu consecutive sampling dengan menggunakan kuesioner pada 120 responden untuk mendapatkan data. Data yang diperoleh di analisa menggunakan uji perbandinganya itu uji Chi Square untuk mengetahui perbedaan preferensi konsumen dalam memilih obattradisional dan obatsintetik, dengan tampilan diagram dan persentase.Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan preferensi konsumen dalam memilih obattradisional dan obat sintetik terhadap total responden dengan nilai signifikansi dari uji Chi Squareyaitu 0,033 (>0,05).Berdasarkan karateristik preferensi, karateristikusia dan status pernikahan memiliki perbedaan pemilihan oleh konsumen dengan nilai signifikansi yaitu 0,001 (>0,05) pada karakteristik usia dan 0,024 (>0,05)pada karakteristik statu s pernikahan.Berdasarkan faktor preferensi konsumen menunjukan perbedaan pereferensi dengan signifikansi pada faktor ekonomi dari uji Chi Squareyaitu 0,001, 0,031, (>0,05) terhada ppernyataan 1 dan 3, menunjukan perbedaan pemilihan dikarenakan kemudahan memperoleh obat dan kecepatan dalam penyembuhan penyakit. Berdasarkan hasil dari signifikansi pada faktor budaya didapatkan hasil yaitu 0,000 (>0,05) terhadap pernyataan 1, menunjukan perbedaan preferensi pemilihan obattradisional dan obat sintetik dikarenakan pandangan budaya responden dapat menerima penggunaan obat tersebut. Berdasarkan hasil dari signifikansi pada faktor psikologi didapatkan hasil yaitu 0,080 dan 0,000 (>0,05) terhadap pernyataan 2 dan 3, menunjukan perbedaan preferensi pemilihan obat dikarenakan manfaat obat yang sudah diketahui dan kepercayaan konsumen
HUBUNGAN PELAYANAN INFORMASI OBAT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BERU KABUPATEN SIKKA.
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang membutuhkan kepatuhan pasien dalam terapinya sehingga tekanan darah terkontrol. Pelayanan informasi obat merupakan bagian dari standar pelayanan farmasi klinik di Puskesmas yang berperan dalam meningkatkan pengetahuan pasien tentang obat dan penyakitnya. Salah satu informasi obat yang diberikan adalah informasi tentang indikasi obat yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pasien, terutama pada penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelayanan informasi obat dengan tingkat kepatuhan pasien hipertensi di Puskesmas Beru Kabupaten Sikka periode 28 Mei – 28 Juni tahun 2019.
Jenis penelitian ini adalah korelasi bivariate. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien hipertensi yang menerima resep obat antihipertensi di Puskesmas Beru Kabupaten Sikka Periode 28 Mei – 28 Juni tahun 2019. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling dan jumlah sampelnya adalah 42 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist dan kuesioner yang dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Hasil Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kendall’s tau.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pelayanan informasi obat dengan tingkat kepatuhan pasien hipertensi di Puskesmas Beru Kabupaten Sikka periode 28 Mei – 28 Juni tahun 2019, dengan nilai signifikansi p = 0,031(p < 0,05).
Nilai koefisien korelasi r = 0,312 yang menunjukkan hubungan positif, yaitu peningkatan pemberian pelayanan informasi obat berhubungan dengan peningkatan kepatuhan pasien hipertensi tetapi hubungannya lemah
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN ANTIDIABETIK ORAL KOMBINASI PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD PROF DR. W.Z JOHANNES KUPANG.
Diabetes melitus adalah kelainan metabolik yang ditandai dengan resistensi terhadap aksi insulin, sekresi insulin tidak mencukupi, atau keduanya, dengan manifestasi klinis berupa kondisi hiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dengan menilai terkendalinya kadar gula darah berdasarkan hasil laboratorium GDP terkendali setelah pemberian obat antidiabetik kombinasi yang diberikan pada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes Kupang pada tahun 2018.Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional non eksperimental dengan metode pengambilan data secara retrospektif. Penentuan Populasi dalam penelitian ini adalah semua data rekam medik pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 yang mendapatkan pengobatan antidiabetik oral kombinasi yang berkunjung di RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang pada tahun 2018. Jumlah sampel yang dibutuhkan pada tahun 2018 adalah 30 orang yang mendapat antidiabetik oral kombinasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas obat antidiabetik dilihat selama 1 bulan pasien mendapat terapi pengobatan sehingga kadar gula darah pasien bisa terkontrol setelah pemberian obat antidiabetik oral kombinasi di instalasi rawat jalan RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang pada tahun 2018. Obat antidiabetik oral kombinasi yang diberikan kepada pasien diabetes melitus tipe 2 mampu mengontrol kadar gula darah pada pasien tersebut
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY M.S DI PUSKESMAS MANUTAPEN KOTA KUPANG TANGGAL 14 MEI S/D 08 JULI TAHUN 2019
Latar Belakang: Angka kematian di Kota Kupang cukup tinggi pada tahun 2017 diketahui bahwa angka kematian ibu mencapai 49/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian Bayi mencapai 4,57/1.000 kelahiran hidup.Dengan dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibuhamil Trimester III sampai berKB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Kota Kupang (Profil Kesehatan Kota Kupang Tahun 2017). Tujuan dari asuhan komprehensif yaitu untuk menerapkan asuhan kebidanan komprehensif sejak masa kehamilan TM III sampai menggunakan KB dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dan rancangan studi kasus. Populasinya seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Manutapen. Sampel yang diambil penelitian adalah Ny.M.S di wilayah kerja Puskesmas Manutapen.
Hasil : Asuhan kebidanan Komprehensif pada Ny. M.S telah dilakukan dan tidak ditemukan kegawatdaruratan.
Kesimpulan: Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. M.S yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran,ibu melahirkan di fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaan baik, dan ibu sudah menggunakan alat kontraseps
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. Y.N DI PUSKESMAS OESAPA KOTA KUPANG PERIODE 2 MEI S/D 26 JUNI TAHUN 2018.
Latar Belakang: Asuhan kebidanan komprehensif merupakan penerapan fungsi dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab Bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada klien secara menyeluruh sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta Keluarga Berencana. Profil Kesehatan Kota Kupang tahun 2016 menunjukkan bahwa capaian pelayanan K1 sebesar 98, 60%,capaian pelayanan K4 83,90%, sebesar salin nakes sebesar 97%, Kunjungan nifas lengkap (KF3) sebesar 94,6%,Kunjungan neonatus lengkap (Kn3) sebesar 92,24%, kepersertaan KB aktif sebesar 24.789 orang. Profil Kesehatan Puskesmas Oesapa tahun 2016 menunjukkan capaian pelayanan K1 sebesar 964 orang, capaian pelayanan K4 sebesar 660 orang, salin nakes sebesar 359 orang, Kunjungan nifas lengkap (KF3) sebesar 3788 orang, Kunjungan neonatus lengkap (Kn3) sebesar 815 orang, kepersertaan KB aktif sebesar 6.705 orang.
Tujuan Penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan secara Komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan sampai dengan perawatan masa nifas, BBL, KB dengan pendokumentasian secara SOAP di Puskesmas Oesapa periode 2 Mie S/D 26 Juni 2018.
Metode: Studi kasus menggunakan penelaahan kasus, Populasi seluruh ibu hamil Trimester II di Puskesmas Oesapa dan Sampel adalah Ny Y.N G5P4A0AH4 kehamilan Trimester III di Puskesmas Oesapa
Hasil: Setelah dilakukan asuhan kebidanan Komprehensif pada Ny Y.N penulis hasil dimana pada masa kehamilan, ibu melakukan kunjungan sesuai anjuran dan memberikan asuhan tidak
terdapat penyulit apapun, pada masa persalinan memberikan asuhan pada kala I sampai kala IV tidak terdapat penyulit dan prosesnya berjalan normal, pada masa nifas ibu melakukan kunjungan 2 jam sampai 4 minggu postpartum, pada bayi baru lahir berjalan dan tidak terdapat penyulit, konseling ber-KB ibu memilih KB Implant.
Simpulan: Setelah dilakukan asuhan kebidanan Komprehensif yang di mulai dari masa kehamilan, masa persalinan,masa nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana tidak terdapat penyulita
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M.B DI PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG PERIODE 04 APRIL S/D 08 JUNI 2018.
Latar Belakang :Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan kebidanan yang dilakukan mulai Antenatal Care (ANC), Intranatal Care (INC), Postnatal Care (PNC), dan Bayi Baru Lahir (BBL) dan Keluarga Berencana secara berkelanjutan(Varney,2006). Pada tahun 2016Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 48 kematian Per 100.000 Kelahiran Hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kota Kupang pada tahun 2016 sebesar 2,05 per 1.000 kelahiran hidup,(Profil Kesehatan Kota Kupang, 2016).Pada tahun 2017 di Puskesmas Bakunase jumlah ibu hamil 1.216, yang berkunjung KN 1 ,405 orang, KN 2 ,405 orang, KN 3 ,405 orang. Sasaranibubersalin yang diperoleh376 ibu bersalin, yang persalinan normal 261 ,dirujuk 102.Kunjungan nifas bulan maret hingga bulan oktober tahun 2017 di Puskesmas Bakunase yaitu dari 1,240 ibu mendapatkan KF 1 ,27 orang , KF 2 ,27 orang KF 3,27 orang pasca persalinan. Kunjungan neonatus bulan maret hingga oktober 2017 adalah 440 neonatus atau 100% dari 440 persalinan, KN 1, 146 orang, KN 2 ,146 orang, KN 3 ,146 orang. Data PuS yang mengikuti Kb tahun 2017 di Puskesmas Bakunase 7 askeptor IUD, 750 askeptor MOW, 347 akseptor MOP,20 akseptor kondom, 125 aseptor Implant, 559 aseptor suntik, 1457, akseptor Pil 497.
Tujuan: Mampu Menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada dari kehamilan trimester III, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan KB di Puskesmas Bakunase dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan SOAP.
Metode penelitian :Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelahaan kasus (case study). Lokasi di Puskesmas Bakunase, subyek Ny.M.B. Menggunakan format asuhan kebidanan pada ibu hamil sampai Keluarga Berecana dengan menggunakan metode SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder.
Hasil : Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komperhensif pada Ny.M.Byang ditandai dengan ibu mengikuti semua asuhan yang diberikan, ibu melahirkan di fasilitas kesehatan di Puskesmas Bakunase, keadaan ibu dan bayi baik, dan ibu telah mengikuti jenis kontrasepsi suntik 3 bulan(Depo Medroxy Progesterone Acetat).
Kesimpulan : Asuhan kebidanan komperhensif yang diberikn pada Ny.M.B telah dilakukan dengan baik dan sistematis serta ibu dan bayi sehat hingga masa nifas dan KB