Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
    650 research outputs found

    ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. D.P DI PUSKESMAS TARUS KABUPATEN KUPANG TANGGAL 28 MEI – 9 JULI TAHUN 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang : Menurut data dari Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI (tahun 2016) dalam Profil kesehatan Indonesia, jumlah ibu hamil yang terdaftar di fasilitas kesehatan pada tahun 2016 adalah sebesar 5.355.710. Jumlah ibu hamil yang melakukan K4 sebesar 85,35%, dan telah melampaui target Renstra tahun 2016 yakni 77%, tetapi sebanyak 80,48% saja ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan. Kunjungan Neonatal (KN 1) menunjukkan angka 91,2% dari 4.431.573 neonatus yang tercatat di fasilitas kesehatan, dan cakupan kunjungan Nifas sebesar 84,41%. Jumlah Pasangan Usia Subur tahun 2016 sebesar 48.536.690 pasangan, tetapi cakupan peserta KB baru tahun 2016 hanya sebesar 13,73%. Survey demografi dan kesehatan membuktikan bahwa kehamilan dapat berkembang menjadi masalah atau membawa resiko bagi ibu dan apabila tidak ditangani sejak kehamilan maka akan terus berdampak pada persalinan, nifas maupun bayi baru lahir. Tujuan : menerapkan teori yang didapat di institusi pendidikan mengenai Asuhan Kebidanan secara komprehensifkepada Ny D.P di Puskesmas Tarus periode tanggal 28 Mei sampai tanggal 08 Agustus tahun 2018. Metode : penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi penelaahan kasus yang terdiri dari unit tunggal, yang berarti penelitian ini dilakukan kepada seorang ibu dalam menjalani masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan KB. Penelitian tentang studi kasus asuhan kebidanan komprehensif Ny D. P umur 32 tahun, G2 P1 A0 Ah0, UK 38 minggu 5 hari, janin tunggal, hidup, letak kepala, intrauterin, keadaan ibu dan janin baik. Hasil :dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.D.P mulai dari kehamilan, persalinan, bbl, nifas dan KB mendapatkan hasil yang fisiologis meskipun terdapat beberapa kesenjangan antara teori dan praktik

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY N.W DI PUSKESMAS OEPOI KOTA KUPANG PERIODE TANGGAL O3 JULI S/D 18 AGUSTUS 2018.

    Get PDF
    Latar belakang Asuhan kebidanan komprehensif mencakup lima kegiatan pemeriksaan berkesinambungan diantaranya asuhan kebidanan kehamilan (antenatal care), asuhan kebidanan persalinan (intranatal care), asuhan masa nifas (postnatal care), asuhan kebidanan bayi baru lahir (neonatal care) dan KB (Varney, 2006). Tujuan Untuk meningkatkan kemampuan dalam menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny N. W Di Puskesmas Oepoi Periode 03 Juli S/D 18 Agustus 2018 dengan pendokumentasian secara SOAP. Metode penelitian studi penelaan kasus yang terdiri dari unit tunggal. Tunggal. Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Oepoi. Sampel yang diambil peneliti adalah Ny.N.W G3P2A0AH2 usia kehamilan 39 minggu hari janin tunggal, hidup, intra uterin, presentasi kepala keadaan ibu dan janin baik diwilayah kerja Puskesmas Oepoi. Hasil Asuhan pada Ny.N.W, sudah diberikan asuhan secara komprehensif sebanyak 9 dan tidak di temukan tanda bahaya yang dapat membahayakan ibu dan janin. Ibu melahirkan di RSIA Dedari tanggal 09 Juli 2018, asuhan yang diberikan dengan 60 langkah APN, persalinan berjalan secara fisiologis dan tidak ditemukan masalah pada ibu dan janin. Asuhan yang diberikan pada bayi baru lahir adalah sesuai dengan langkah-langkah APN dan perawatan pada bayi baru lahir, dapat berjalan dengan normal dan tidak ditemukan tanda bahaya pada bayi baru lahir. Asuhan yang diberikan pada ibu nifas adalah sesuai kunjungan masa nifas yaitu KF 1, 2 dan 3 secara normal dan tidak ditemukan tanda bahaya pada masa nifas. Asuhan diberikan pada calon akseptor KB dan ibu setuju untuk menggunakan alat kontrasepsi yang dipilih dan tidak di temukan masalah. Simpulan : Ny. N.W pada masa kehamilan berjalan normal tidak ada masalah atau komplikasi, pada proses persalinan berjalan dengan normal. Selama memberikan asuhan kebidanan pada masa neonates tidak ditemukan adanya masalah, pada masa nifas berjalan secara normal, dan dalam memberikan asuhan kebidanan KB ibu telah diberi konseling dan memutuskan KB implant

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NYM.S DIPUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG TANGGAL19 MARET S/D 06 JUNI 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang:Angka kematian diwilayah NTT terutama dikota kupang terbilang cukup tinggi. Berdasarkan laporan BPS Propinsi NTT 2016 menunjukan kasus kematian ibu pada tahun 2015 meningkat menjadi 178 kasus atau AKI 133 per 100.000 KH, selanjutnya pada tahun 2016 menjadi sebesar 893 kasus atau AKI sebesar 131 per 100.000 KH. Dengan dilakukan asuhankebidanansecaraberkelanjutanpadaibuhamil trimester III sampai perawatan masa KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal. Tujuan Penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibuhamil Trimester III, persalinansampaidenganperawatanmasanifas, KB dan BBL dengan pendokumentasian secara SOAPdi PuskesmasAlakperiode 19 maret s/d 06 Juni 2018. Metode Penelitian : Menggunakan metode penelaahan kasus atau case study Hasilnya:Ny.M.S selama masa kehamilannya dalam keadaan sehat, dalam memberikan asuhan persalinan penulis melakukan asuhan bersama bidan dalam menolong persalinan dengan presentasi kepala dan tidak ada lilitantalipusat, padakunjungan 2 jam hingga 6 minggu post partum serta kunjungan pada bayi baru lahir berjalan normal dan tidak terdapat penyulit. Simpulan :Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. M.S yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal,bayi baru lahir dalam keadaan baik

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY Y.S DIPUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG TANGGAL 23 MARET S/D 31 MEI TAHUN 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang: Asuhan kebidanan komprehensif merupakan penerapan fungsi dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab Bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada klien secara menyeluruh sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta Keluarga Berencana (Purwoastuti, Endang 2014) Metode penelitian: Studi kasus ini terdiri dari unit tunggal,jenis penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif.Populasinya seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sikumana. Sampel yang diambil peneliti adalah Ny.Y.Sdi wilayah kerja Puskesmas Sikumana. Hasil : Setelahdilakukanasuhankebidanan komprehensif pada Ny.Y.S dari hamil hingga KB penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori dan praktik pada saat melakukan asuhan dantidakterdapat penyulit. Kesimpulan: Asuhan kebidanan pada ibu hamil Ny. Y.S umur 31 tahun , G3P1A1AH1, usia kehamilan 37-38 minggu, janin tunggal hidup, intra uterine, keadaan ibu dan janin baik di Puskesmas Sikumana, pemeriksaan ANC sebanyak 8 kali dengan standar 10 T, proses persalinan, nifas, bayi baru lahir berlangsung normal, dan ibu sudah mengikuti KB implant

    ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY A. H DI PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG TANGGAL 30 APRIL S/D 27 MEI 2018.

    Get PDF
    Latar Belakang :Data dalam profil kesehatan NTT menunjukan presentasi rata-rata cakupan kunjungan ibu hamil sebesar 51,46% dari 148.534 ibu hamil pada tahun 2016 tetapi cakupan persalinan Nakes berjumlah 62,24%. Kunjungan neonatal tahun 2016 sebesar 63,65% (Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, RI). Data PUS 2016 sebesar 703.754 dan pasangan pengguna KB baru berjumlah 11,68% sedangkan PUS yang termasuk peserta KB aktif berjumlah 63,24% (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana, 2017). Tujuan Penelitian:menerapkan Asuhan Kebidanan Berkelanjutan dengan pendekatan manajemen kebidanan Varney pada Ny A.H Di Puskesmas Bakunase periodeTanggal 30 April S/D 27 Mei Tahun 2018. Metode Penelitian:Studi kasus menggunakan metode penelahan kasus, populasi semua ibu hamil, Sampel Ny. A.H uk 37+4 hari , lokasi studi kasus di Puskesmas Bakunase, subjek studi kasus adalah Ny A.H mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana dengan pendekatan manajemen kebidanan. Hasil dan pembahasan:Ny. A. H selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, keluarga berencana, tidak ditemukan adanya tanda-tanda patologi, keadaan ibu serta janin sehat. menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. A. H mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana tidak ditemukan adanya kesenjangan. Simpulan:Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. A. H mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana tidak ditemukan adanya kesenjangan

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY M L DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG TANGGAL 20 MARET S/D 26 APRIL TAHUN 2018.

    Get PDF
    Latar belakang: Asuhan kebidanan Komprehensif adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus – menerus antara seorang wanita dengan bidan. Tujuan asuhan komprehensif yang diberikan yaitu untuk memberikan asuhan kebidanan secara intensif kepada ibu selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana sehingga mencegah agar tidak terjadi komplikasi (Pratami, 2014) Tujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menerapkan asuhan kebidanan berkelanjutan dengan pendokumentasian secara (SOAP) pada Ny “M. L” di wilayah kerja Puskesmas Sikumana tanggal 20 Maret – 26 April 2018. Metode penelitian: studi kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal disini dapat berarti satu orang ibu yang diberikan asuhan sejak masa kehamilan hingga KB dengan menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu menggambarkan atau memotret masalah yang terjadi serta menyusun perencanaan perbaikan masalah tersebut (Notoatmodjo, 2012). Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sikumana. Sampel yang diambil peneliti adalah Ny.M.L G4P3A0AH3, umur 35 tahun usia kehamilan 38-39 minggu janin tunggal, hidup, intra uterin, presentasi kepala keadaan ibu dan janin baik di wilayah kerja Puskesmas Sikumana. Hasil Ny.M.L, umur 35 tahun , G4P3A0AH3, usia kehamilan 38-39 minggu, janin tunggal hidup, intra uterine, keadaan ibu dan janin baik. Ibu mengatakan ia dalam keadaan baik dan merasakan pergerakan janin ± 10 kali sehari, tidak ada keluhan, dan belum mendapatkan tand-tanda persalinan. Dilakukan pemeriksaan umum sebagai berikut : Tekanan darah : 120/80 mmHg, Nadi : 80x/menit, Suhu 36,5º C, RR: 18x / menit. Kesimpulan: asuhan kebidanan pada ibu hamil Ny. M.L umur 35 tahun , G4P3A0AH3, usia kehamilan 38-39 minggu, janin tunggal hidup, intra uterine, keadaan ibu dan janin baik. di puskesmas sikumana, pemeriksaan ANC sebanyak 7 kali selama kehamilan, proses persalinan, nifas, bayi baru lahir berlangsung normal, dan ibu sudah mengikuti KB implan

    ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN NEONATUS CUKUP BULAN SESUAI MASA KEHAMILAN DAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUANG PERINATOLOGI.

    Get PDF
    Latar Belakang:BBLR adalah bayi yang berat badanya saat lahir <2500 gram (sampai dengan 2499 gram). BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat lahir <2500 gram tanpa memandang kehamilan yang ditimbang setelah 1 jam setelah lahir. Secara statistik menunjukkan 90% kejadian BBLR didapatkan di negara berkembang. Angka kejadian di indonesia sangat bervariasi antara satu daerah dengan daerah lainnya, yaitu berkisar 9-30%. Laporan profil kesehatan kabupaten Kupang tahun 2010 bahwa bayi dengan BBLR sebanyak 4.148 dari total bayi lahir. Presentase kabupaten/kota se-provinsi NTT dengan BBLR tertinggi terdapat dikabupaten Sikka. Tujuan:Pembuatan Laporan Tugas Akhir ini agar mahasiswa dapat mengetahui masalah klien dan memberikan asuhan kebidanan secara komperehensif pada Bayi Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan dan BBLR. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan. Studi kasus di laksanakan di Ruang Perinatologi pada tanggal 01 s/d 11 Juni 2017. Pembahasan: Berdasarkan asuhan yang dilakukan dengan manajemen 7 langkah varney, dari pengumpulan data dasar sampai evaluasi, yaitu jelaskan pada ibu dan keluarga tentang kondisi bayi, observasi tanda-tanda vital, observasi tanda-tanda infeksi pada bayi, dan berikan kehangatan agar tidak terjadinya Hipotermi dan Hipoglikemia. Hasil:Studi Kasus menunjukkan bahwa By. Ny. S. TNeonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan dan BBLR. Setelah 11 hari menjalani perawatan tidak terdapat komplikasi sehingga bayi diperbolehkan pulang dengan berat badan bertambah 1800 gram

    ASUHAN KEBIDANAN PADA NEONATUS CUKUP BULAN KECIL MASA KEHAMILAN DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUANG BERSALIN PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Latar Belakang : BBLR adalah bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram. Pada BBLR dimana berat lahirnya yang kurang dari 2500 gram disini rentang terjadinya komplikasi karena melihat dari usia kehamilan yang belum matur, berat badan yang kurang dari normal sehingga pada Bayi Berat Lahir Rendah ini perlu perhatian khusus serta penanganan yang tepat. Untuk dapat mencapai target dan tujuan diatas serta untuk mewujudkan Indonesia sehat 2010 dalam dunia kesehatan dan masyarakat diperlukan kerjasama yang baik antara tenaga kesehatan yang berkualitas, baik dokter, bidan perawat maupun tenaga kesehatan yang lain yang berkecimpung di dalamnya (Mochtar, 1998). Data Puskesmas Bakunase periode januari – agustus 2015, jumlah bayi yang lahir 362 (8,3%) bayi dan jumlah tersebut terdapat 20 bayi yang Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dimana 5 bayi lahir dengan umur kehamilan kurang dari 37 minggu sedangkan 15 bayi lahir dengan kehamilan 37 – 42 minggu (register persalinan puskesmas bakunase 2015). Tujuan: Asuhan kebidanan pada By Ny Y.R dengan Berat Badan Lahir Rendah melalui pendekatan manajemen kebidanan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan. Mahasiswa mampu memberikan Asuhan Kebidanan secara menyeluruh pada Neonatus Cukup Bulan Kecil Masa Kehamilan dengan Berat Badan Lahir Rendah. Pembahasan: Berdasarkan asuhan yang dilakukan berdasarkan 7 langkah varney yaitu pengumpulan data sampai evaluasi ditemukan ada sedikit kesenjangan antara teori dan praktek di lapangan. Hal ini ditunjukan dimana pada saat pasien masuk terjadi kekeliruan dalam penentuan diagnose. Kesimpulan: Berdasarkan hasil asuhan yang diberikan pada neonatus cukup bulan kecil masa kehamilan dengan berat badan lahir rendah, disimpulkan bahwa penyebab dari BBLR dipengaruhi oleh beberapa faktor ibu, factor janin, dan factor lingkungan

    EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI DI PUSKESMAS SIKUMANA KOTA KUPANG.

    Get PDF
    Pengelolaan obat dan Bahan Medis Habis Paka imerupakan suatu rangkaian kegiatan yang terdiri dari tahap seleksi, pengadaan, distribusi, dan penggunaan, tujuannya adalah untuk menjamin ketersediaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai yang efisien, efektif, dan rasional serta menjamin khasiat, keamanan dan mutu obat yang diproduksi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental yang bersifat deskripstif dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dan concurrent. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, pengelolaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai di Puskesmas Sikumana belum sesuai standar karena hasil persentase pada beberap aindikator masih dibawah standar, yaitu :1) Kesesuaian item obat yang tersedia dengan Formularium Nasional sebesar 71,87%, dan Kesesuaian item obat yang tersedia dengan Daftar ObatEsensial Nasional sebesar 60,94%. 2) Ketepatan perencanaan sebesar 92,94%, Kesesuaian item dengan jumlah permintaan sebesar 100%, dan Kesesuaian item penerimaan sebesar 86,21%. 3) Kesesuaian fisik sebesar 100%, Item yang kadaluwarsa sebesar 1,60%, Kesesuaian penyimpanan dengan aturan FEFO sebesar 91,81%, Tingkat ketersediaan 14 bulan, dan Item yang tidak di resepkan selama 3 bulan sebesar 26,60%. 4) Jumlah item obat perlembar resep sebesar 2,65%, Peresepan obat generic sebesar 91,14%, Penggunaan antibiotik pada pasienispa non-pneumonia 0,59%, Penggunaan antibiotik pada paseindiare non-spesifiksebesar 0,67%, Peresepaninjeksi sebesar 0%, Rata – rata kecepatan pelayanan resep racikan adalah 15 menit dan untuk resep non racik adalah 8 menit, pelabelan obat sebesar 0%

    HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG UPAYA PENCEGAHAN JATUH DENGAN RESIKO JATUH PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARUS KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG.

    Get PDF
    Larat belakang: Seiring meningkatnya jumlah populasi warga usia lanjut di Indonesia, pengetahuan tentang upaya pencegahan jatuh pada lansia menjadi suatu hal yang sangat penting. Jatuh merupakan suatu kejadian yang mengakibatkan seseorang mendadak terbaring atau tidak sengaja tergeletak dilantai atau tempat yang lebih rendah. Jatuh dapat menimbulkan trauma dan perlukaan bagi lansia, sehingga untuk menghindari resiko jatuh, diperlukan pengetahuan keluarga yang baik dalam merawat lansia untuk meningkatkan status kesehatan lansia. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga tetang upaya pencegahan jatuh dengan resiko jatuh pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Metode penelitian ini bersifat analitik korelasi dengan rancangan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Simple random sampling dan sampel yang diambil yaitu 154 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji spearman rho. Hasil penelitian: Menunjukan bahwa pengetahuan keluargadi Wilayah Kerja Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang mayoritas memiliki pengetahuan baik sebanyak (50,6%) dan resiko jatuh tinggi sebanyak (72%). Hasil uji Spearman Rho didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang artinya ada hubungan antara pengetahuan keluarga tentang upaya pencegahan jatuh dengan resiko jatuh pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Diharapkan keluarga lansia dapat mempertahankan dan selalu memberikan dukungan kepada lansia serta memperhatian kesehatan lansia, kebutuhan sehari-hari lansia dan memodifikasi lingkungan yang aman sehingga lansia terbebas dari resiko jatuh

    643

    full texts

    650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇