Repository UCB Kupang (Universitas Citra Bangsa)
Not a member yet
650 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A.K DI PUSKESMAS ALAK KOTA KUPANG TANGGAL 13 JUNI S/D 06 AGUSTUS TAHUN 2019
LatarBelakang: Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah Asuhan Kebidanan yang dilakukan mulai dari Anternatal Care (ANC), Intranatal Care (INC), Bayi Baru Lahir (BBL) dan postnatal care (PNC) secara komprehensif pada ibu. Ukuran yang dipakai untuk menilai baik buruknya keadaan pelayanan kebidanan (Maternity Care) dalam suatu Negara atau daerah pada umumnya ialah kematian maternatal dan neonatal (Menurut definisi World Health Organizatio).
Masalah kesehatan ibu dan anak juga sebagai salah satumasalah international yang penanganannya termasuk dalam targetSDG’s (Sustainable Development Goals). Target SDG’s pada tahun 2030, yaitumengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) di bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup dan mengakhiri kematian bayi dan balita 25 per 1.000 kelahiran hidup serta menurunkan angka kematian neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup.
Tujuan Penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan sampai dengan perawatan masa nifas, BBL dan KB dengan menejemen kebidanandan pendokumentasian SOAP di Puskesmas Alak.
Metode Penelitian:Menggunakan metode penelaahan kasus atau case study.
Hasilnya: Setelah dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A.K dari hamil hingga KB penulis menemukan perbedaan antara teori dan praktik pada saat melakukan asuhan dan tidak terdapat penyulit.
Simpulan:Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. A.K yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran,ibu melahirkan fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaan baik
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MEROKOK KELUARGA DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG.
Pneumonia merupakan kondisi dimana salah satu paru-paru mengalami peradangan. Infeksi ini diawali dengan menggangu sistem pernapasan bagian atas (hidung dan tenggorokan), kemudian menghambat pergerakan udara dalam paru-paru, sehingga mengalami kesulitan dalam bernapas. Anak usia dibawah lima tahun (balita) merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi dan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang dialami oleh balita adalah pneumonia.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok keluarga dengan kejadian pneumonia pada balita dipuskesmas Bakunase.
Jenis penelitian yang digunakan adalah case contro. Populasi adalah Seluruh balita dengan diagnosa medis pneumonia di Puskesmas Bakunase Kota kupang. Data di analisis menggunakan uji chisquare. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara perilaku merokok keluarga dengan kejadian pneumonia pada balita di Wilayah Kerja puskesmas Bakunase Kota Kupang.
Dari hasil penelitian ini di sarankan bagi petugas kesehatan yang ada di puskesmas bakunase lebih mengoptimalkan pemberian informasi kesehatan tentang perilaku merokok keluaraga dengan kejadian pneumonia pada balita
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PENGOBATAN PNEUMONIA ANAK DI RSUD SOE MENGGUNAKAN METODE GYSSENS
Pneumonia didefinisikan sebagai infeksi saluran pernapasan bawah yang biasanya ditandai dengan demam, gejala pernapasan, yang diketahui melalui pemeriksaan fisik atau adanya infiltrat pada radiografi dada. Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi yang paling sering menyebabkan kematian pada anak usia dibawah 5 tahun. Data World Health Organization menunjukkan bahwa, pneumonia menjadi penyebab kematian 920.136 anak dibawah usia 5 tahun atau sebesar 16% pada tahun 2015. Pengobatan pneumonia dengan terapi antibiotik yang tepat dan rasional akan menentukan keberhasilan pengobatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran rasionalitas penggunaan antibiotik terapi pneumonia pada pasien anak penderita pneumonia di RSUD Soe. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien anak yang terdignosa pneumonia yang di rawat di instalasi rawat inap RSUD Soe periode Januari-Juni 2018.Hasil penelitian menunjukan bahwa rasionalitas antibtiotik dengan metode Gyssens pada kategori V adalah 0%, kategori IVa sebanyak 11,36%, kategori IVb adalah 0%, kategori IVc adalah 0%, kategori IVd 0%, kategori IIIa sebanyak 11,36%, kategori IIIb sebanyak 15,91%, kategori IIa sebanyak 56,82%, kategori IIb adalah 0%, kategori IIc adalah 0%, kategori I adalah 0%, serta kategori 0 sebanyak 4,55%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik untuk terapi pneumonia di RSUD Soe jika dibandingkan dengan British National Formulary For Children 2011-2012 dan Pedoman Tatalaksana Standar Pneumonia terdapat ketidakrasionalan pada kategori dosis, kefektifan dan lama pemberian obat
UJI AKTIVITAS ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) JANTAN YANG DIINDUKSI DIET LEMAK TINGGI.
Hiperkolesterolemia adalah peningkatan kadar kolesterol dalam darah melebihi kadar normal yang dapat membentuk aterosklerosis sehingga menyebabkan terjadinya stroke dan penyakit jantung koroner. Daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) merupakan salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai alternatif antihiperkolesterolemia, karena memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin tanin dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperkolesterolemia dan mengetahui dosis yang paling baik dari ekstrak etanol daun kirinyuh, yang dapat menunjukkan efek antihiperkolesterolemia pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi diet lemak tinggi.
Sebanyak 25 ekor tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Semua kelompok diadaptasi selama 7 hari dan diukur kadar kolesterol totalnya (T0). Selanjutnya selama 10 hari, tikus dibuat hiperkolesterolemia dengan pemberian 10 ml/kgBB kuning telur puyuh. Kadar kolesterol totalnya kemudian diukur (T10). Setelah itu, setiap kelompok diberikan perlakuan berbeda selama 14 hari yaitu kelompok I diberikan simvastatin 0,18 mg/200gr BB, kelompok II diberikan Na CMC 0,5%, kelompok III, IV dan V diberikan ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) masing-masing 20 mg/Kg BB, 40 mg/Kg BB dan 60 mg/Kg BB dan diukur kadar kolesterol totalnya (T24). Pengukuran kadar kolesterol total menggunakan metode CHOD-PAP. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Kruskal-wallis dan Mann whitney.Hasil analisis statistik menunjukkan adanya efek antihiperkolesterolemia pada ketiga dosis ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.). Dosis yang paling baik dalam menurunkan kadar kolesterol total dibandingkan dengan simvastatin adalah 60 mg/Kg BB
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN ANTIDIABETIK ORAL KOMBINASI PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD PROF DR. W.Z JOHANNES KUPANG.
Diabetes melitus adalah kelainan metabolik yang ditandai dengan resistensi terhadap aksi insulin, sekresi insulin tidak mencukupi, atau keduanya, dengan manifestasi klinis berupa kondisi hiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dengan menilai terkendalinya kadar gula darah berdasarkan hasil laboratorium GDP terkendali setelah pemberian obat antidiabetik kombinasi yang diberikan pada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang menjalani rawat jalan di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes Kupang pada tahun 2018.Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional non eksperimental dengan metode pengambilan data secara retrospektif. Penentuan Populasi dalam penelitian ini adalah semua data rekam medik pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 yang mendapatkan pengobatan antidiabetik oral kombinasi yang berkunjung di RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang pada tahun 2018. Jumlah sampel yang dibutuhkan pada tahun 2018 adalah 30 orang yang mendapat antidiabetik oral kombinasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas obat antidiabetik dilihat selama 1 bulan pasien mendapat terapi pengobatan sehingga kadar gula darah pasien bisa terkontrol setelah pemberian obat antidiabetik oral kombinasi di instalasi rawat jalan RSUD Prof Dr W.Z Johannes Kupang pada tahun 2018. Obat antidiabetik oral kombinasi yang diberikan kepada pasien diabetes melitus tipe 2 mampu mengontrol kadar gula darah pada pasien tersebut
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. T.T DI PUSKESMAS NAIONI KOTA KUPANG PERIODE 15 JULI S/D 10 SEPTEMBER TAHUN 2018
Latar belakang: AKI dan AKB di indonesia merupakan salah satu indikator penting untuk menilai kualitas pelayanan di suatu wilayah, menurut Profil Dinkes Kota Kupang AKI pada tahun 2015 sebesar 60/100.000 kelahiran hidup dan AKB 39/1000 kelahiran hidup. AKI dan AKB dapat ditekan malalui pelayanan asuhan kebidanan secara komprehensif yang berfokus pada asuhan sayang ibu dan sayang bayi yang sesuai dengan standar pelayanan kebidanan. Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus – menerus antara seorang wanita dengan bidan
Tujuan: Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif dengan menggunkan pendekatan manajemen Kebidanan. pada Ny “T.T” di wilayah kerja Puskesmas Naioni periode 15 Juli – 10 September 2018.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Studi kasus ini terdiri dari unit tunggal. Populasinya: adalah seluruh ibu hamil trimester III. Sampel yang diambil peneliti adalah Ny.T,T G1P0A0AH0, umur 19 tahun usia kehamilan 37 minggu 2 hari, janin tunggal hidup, intrauterin, presentasi kepala, keadaan ibu dan janin baik di wilayah kerja Puskesmas Naioni Hasil: Ny. T.T, umur 19 tahun, G1P0A0AH0, usia kehamilan 37 minggu 2 hari, janin tunggal hidup, intrauterine, keadaan ibu dan janin baik. dalam pemeriksaan kehamilan tidak di temukan adanya komplikasi atau masalah pada ibu dan janin. persalinan di tolong sesuai 60 langkah APN, nifas dan bayi baru lahir di lakukan kunjungan sebanyak 3 kali didapatkan hasil keadaan ibu dan bayi baik, ibu memilih menggunakan KB suntikan 3 bulan.Kesimpulan: Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. T.T dari kehamilan usia 37 minggu 2 hari di lakukan pemeriksaan ANC sebanyak 9 kali dengan standar 10 T berlangsung normal, proses persalinan, nifas, bayi baru lahir berlangsung normal, dan ibu sudah mengikuti KB Suntikan 3 bulan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. W. L DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG 14 JUNI S/D 11 AGUSTUS TAHUN 2018
Latar Belakang : Program pembangunan kesehatan di Indonesia masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. Angka kematian ibu di Kota Kupang mengalami penurunan dari tahun 2015 sebesar 61/100.000 kelahiran hidup menjadi 48/100.000 kelahiran hidup pada tahun 2016 hal yang sama pula terjadi dengan angka kematian bayi yang menunjukan adanya penurunan dari tahun 2015 yang berjumlah 3,88/1.000 kelahiran hidup menjadi 2,05/1.000 kelahiran hidup pada tahun 2016 dengan melaksanakan program Revolusi KIA yakni setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan yang terampil dan memadai, selain itu pelayanan antenatal di fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta dan praktik perorangan/kelompok perlu pelaksanaan secara komprehensif dan terpadu, mencakup upaya promotif, preventif, sekaligus kuratif dan rehabilitative atau sesuai standar 14T diharapkan dapat menekan AKI dan AKB.Tujuan : Melakukan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen kebidanan pada Ny. W. L di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Tenau periode 14 Juni – 11 Agustus 2018.Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi penelahaan kasus (case study). Lokasi di Pustu Tenau, sampel Ny. W. L, menggunakan metode 7 langkah (Varney) dan SOAP, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder.Hasil penelitian : Asuhan pada Ny. W. L sudah diberikan asuhan secara komprehensif sebanyak 8 kali dan tidak ditemukan tanda bahaya yang dapat membahayakan ibu dan janin. Ibu melahirkan di Pustu Tenau pada tanggal 8 Juli 2018. Asuhan yang diberikan dengan 60 langkah APN, persalinan berjalan secara fisiologis dan tidak ditemukan masalah pada ibu dan janin. Asuhan yang diberikan kepada bayi baru lahir adalah sesuai dengan langkah-langkah APN dan perawatan bayi baru lahir berjalan dengan normal serta tidak ditemukan tanda bahaya pada bayi baru lahir. Asuhan yang diberikan pada masa nifas adalah sesuai kunjungan masa nifas yaitu KF 1, 2, dan 3 secara normal dan tidak ditemukan tanda bahaya pada masa nifas. Asuhan Keluarga Berencana diberikan pada Ny. W. L dengan menggunakan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dan tidak ditemukan masalah.Kesimpulan : Kehamilan Ny. W. L berjalan dengan normal, tidak ada masalah maupun komplikasi, dan proses persalinan berjalan dengan normal. Selama memberikan asuhan pada masa neonatus tidak ditemukan adanya masalah. Masa nifas juga tidak ditemukan masalah. Dalam memberikan asuhan kebidanan keluarga berencana, ibu telah diberikan konseling dan ibu menggunakan KB suntik 3 bulan depo provera
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADANY. B.T DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KUPANG TANGGAL 14 MEI S/D 05 JULI TAHUN 2019.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. B.T di Puskesmas Pembantu Tenau Kupang Kota tanggal 14 Mei sampai 5 Juli 2019
Latarbelakang: Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah Asuhan Kebidanan yang dilakukan mulai Antenatal Care (ANC), Intranatal Care (INC), Postnatal care (PNC), dan Bayi Baru Lahir (BBL) secara komprehensif pada ibu, Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Provinsi NTT (2017), hasil konversi jumlah kasus kematian pada bayi mengalami fluktuasi dari tahun 2014-2017. Pada tahun 2017 meningkat menjadi 1104 kasus dengan AKB 77 per 1000 kelahiran hidup, Hal ini karena ada peningkatan jumlah kelahiran. Kasus kematian ibu dari tahun 2014-2017 mengalami fluktuatif dimana pada tahun 2017 jumlah kasus kematian ibu berjumlah 163 kasus.
Tujuan: Mampu menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif dengan pendokumentasian secara Varney dan SOAP pada ibu hamil Ny. B.T di Puskesmas Pembantu Tenau Kupang periode tanggal 14 Mei- 5 Juli 2019.
Metodepenelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelaan study kasus, populasi semua ibu hamil trimester III di puskesmas kupang kota, sampel adalah ibu hamil Ny. B.T di Puskesmas Pembantu Tenau Kupang periode 14 Mei – 5 juli 2019.
Hasil: Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. B.T, selama kehamilan TM III yaitu usia kehamilan 39 minggu 5 hari dilakukan ANC. Melahirkan di Rumah sakit Bhayangkara secara spontan pervaginam pada tanggal 25 mei 2019 pukul 03.55 WITA, bayi lahir lansung menangis, jenis kelamin laki-laki. Selama proses persalinan berjalan normal, pengawasan selama 2 jam post partum, dilakukan pemantauan selama KF1, KN1 sampai KF 3 dan KN 3, ibu diberi konseling dan atas persetujuan suami/istri ibu memilih kontrasepsi suntikan 3 bulan.
Kesimpulan:penulis telah menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. B.T yang ditandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan pada fasilitas kesehatan, masa nifas berjalan normal, bayi baru lahir dalam keadaan baik
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY F.M DI PUSKESMAS PEMBANTU TENAU KOTA KUPANG TANGGAL 01 JULI S/D 23 SEPTEMBER 2018.
Latar Belakang: Angka kematian di Indonesia terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2016 diketahui bahwa angka kematian Ibu pada tahun 2016 mencapai 4912 kasus dan angka kematian bayi pada tahun 2016 mencapai 32.007 kasus. Dengan dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III sampai dengan perawatan masa nifas dan KB diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB di Indonesia serta tercapai kesehatan ibu dan anak yang optimal.
Tujuan Penelitian: Menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Trimester III, persalinan, bayi baru lahir, nifas hingga KB dengan pendekatan manajemen kebidanan. Studi kasus menggunakan metode deskriptif kasus, lokasi studi kasus di Puskesmas Pembantu Tenau, subjek studi kasus adalah Ny. F.M dilaksanakan tanggal 01 Juli sampai 23 September 2018 dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan, teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Tenau sampel yang diambil adalah ibu hamil trimester III NY.F.M umur 25 tahun G1 P0 A0 AH0 UK 37 minggu 5 hari di Puskesmas Pembantu Tenau tanggal 01 Juli sampai 23 September 2018.
Hasil:Asuhan kebidanan Komprehensif yang diberikan pada Ny. F.M selama kehamilan TM III yaitu usia kehamilan 37 minggu 5 hari dilakukan kunjungan rumah sebanyak 2 kali dan kunjungan di Puskesmas Pembantu (Pustu) sebanyak 4 kali, Ny. F.M melahirkan di pustu Tenau lahir secara spontan pervaginam pada tanggal 12 Juli 2018 pukul 09.30 wita, bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin Laki-laki, dilakukan IMD, hasil pemeriksan antropometri yaitu BB bayi 3.000 gram, PB 52 cm, LK 34 cm, LD 33 cm, LP 30 cm, diberikan salep mata dan Vitamin K 1 jam setelah persalinan, HB0 1 jam setelah pemberian vit K dan salep mata, kedaan bayi sehat. Selama proses persalinan berjalan normal yaitu kala I 7 jam, kala II 7 menit, kala III 5 menit, pengawasan selama 2 jam post partum, dilakukan pemantauan selama KF1, KN 1 sampai KF3 dan KN3, ibu diberi konseling dan atas persetujuan suami/istri ibu mengikuti KB Suntik pada tanggal 23 September 2018.
Kesimpulan:Penulis telah menerapkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.
F.M yang di tandai dengan ibu sudah mengikuti semua anjuran, keluhan ibu selama hamil teratasi, ibu melahirkan fasilitas kesehatan, bayi baru lahir dalam keadaan baik, masa nifas berjalan normal dan ibu sudah menggunakan alat kontrasepsi pascasalin
ASUHAN KEBIDANAN PADA INTRAPARTAL NORMAL DI RUANG BERSALIN PUSKESMAS BAKUNASE TANGGAL 16 S/D 18 JULI 2016.
Latar Belakang : Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun kedalam jalan lahir. Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala, tanpa komplikasi baik ibu maupun janin. Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas, dibutuhkan tenaga kesehatan yang terampil juga didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Salah satu upayanya yaitu dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas kesehatan dalam menolong persalinan berdasarkan konsep asuhan persalinan normal.
Tujuan : Mampu Memberikan asuhan layanan yang komprehensif sesuai dengan Manajemen Kebidanan yaitu 58 langkah APN.
Metode Penelitian : Metode penelitian deskriptif, populasi: semua ibu inpartu yang di rawat di Puskesmas Bakunase, sampel: 1 orang inpartu yang berada di Puskesmas Bakunase.
Hasil : Penulis melakukan pengkajian dan pemberian asuhan pada Ny. N.N dengan persalinan normal, manajemen kebidanan yang digunakan adalah 58 langkap APN. Selama proses persalinan setiap langkah pada 58 langkap APN dilakukan sesuai teorinya, setelah di berikan asuhan sesuai 58 langkah APN didapati Ibu dan bayi sehat, penulis tidak menemukan kesenjangan antara teori dan asuhan yang diberikan.
Simpulan : Dari hasil studi kasus ini, sudah dilaksanakan asuhan kebidanan dengan pendekatan manajemen 7 langkah varney dan 58 langkah APN pada ibu intrapartal di Puskesmas Bakunase